[5/6] Break My Fall : 9 Letters and 1

box-girl-letters-mail-photography-favim_fotor1

by Tamiko

Chaptered || Romance & Hurt/Comfort || PG-17

Cast : Jooyoung (OC), Sehun (EXO), Jaehyun (NCT),

Let this love letters say it all

Summary : Sepuluh surat yang diterima Jooyoung akhir musim panas hingga awal musim dingin 2006

PreviousSummer of 17 || Surrogate || Devoted To You || Her Other First Thing

Warning : Filler Chapter

ℑζ

Toronto, 12 September 2006

Untuk Jooyoung

Aku mengirimimu surat dari Kanada karena aku sama sekali tidak bisa menghubungi ponselmu. Bagaimana kabarmu di Korea? Aku merindukanmu. Kanada begitu sepi dan aku tidak punya teman di sini. Semua orang berbicara dengan aksen yang sangat aneh dan selalu menggunakan kata-kata Prancis setiap berbicara. Apa kau masih marah denganku? Hubungi aku, oke?

Kepala Pinkmu

Toronto, 18 September 2006

Kepada Gadis Musim Panasku

Hai, ini surat kedua yang kutulis untukmu. Dan ibuku tidak mau berhenti tertawa karena katanya aku sangat old fashioned. Memangnya siapa lagi yang menulis surat di abad ke 21 ini? Ngomong-ngomong di sini sudah memasuki musim gugur dan seluruh jalan penuh dengan daun-daun coklat. Sekolah baruku sangat menyebalkan. Teman-teman dan guruku tidak bisa membedakan antara Korea dengan Cina. Sudah kubilang aku dari Korea bukan Cina. Tapi mereka tetap memanggilku Chinese boy. Aku rindu Korea. Dan juga dirimu.

Kepala Pink

Toronto, 24 September 2006

Gadis musim panasku

Hei kudengar kau berulang tahun bulan September. Tapi tidak tahu tepatnya hari apa. Jangan tanya aku dengar dari siapa oke? Aku sangat rindu mendengar suaramu dan memandang wajahmu. Setiap aku melihat perempuan berambut hitam panjang di sekitarku, hal pertama yang muncul di kepalaku adalah namamu. Dan aku hampir setiap malam bermimpi tentangmu. Jangan tanya mimpi seperti apa ㅋㅋㅋ. Ngomong-ngomong selamat ulang tahun. Aku sangat ingin merayakan ulang tahunmu bersama tapi jarak kita begitu jauh. Terpisah oleh samudra. Kuharap aku ada di sampingmu dan menciummu sekarang. Apa kau berharap aku ada di sana juga denganmu dan memandangmu saat meniup tujuh belas lilin?

Kepala Pink

P.S. rambut pinkku sudah hilang seutuhnya jadi secara teknis kau tidak bisa menyebutku kepala pink lagi :p sekarang aku berencana mewaranai rambutku blonde. Bagaimana menurutmu?

Toronto, 5 Oktober 2006

Gadis musim panasku

Hai Jooyoung. Sudah berapa lama sejak suratku yang terakhir? Aku masih merindukanmu di sini. Hari ini aku pergi ke laut dengan temanku. Yeah ide buruk pergi ke laut di suhu seperti ini. Sepanjang jalan penuh daun mapel kering yang gugur. Sangat indah sebenarnya. Tapi angin kencang membuat daun-daun itu beterbangan ke wajahku. Udara akhir-akhir ini semakin dingin saja dan aku tidak bisa keluar tanpa menggunakan setidaknya lima lapis pakaian ditambah mantel tebal dan syal. Saat dingin seperti ini rasanya ingin memelukmu saja.

Ngomong-ngomong pantai disini indah sekali tapi aku tetap lebih suka laut yang sering kita datangi berdua. Biar bagaimanapun laut itu adalah yang terbaik yang pernah kudatangi, belum ada pemandangan lain yang mampu mengimbanginya. Saat aku mengangkat kepala dan wajahmu pertama terlihat dengan latar belakang ombak. Ya Tuhan aku betul-betul merindukannya. Memandangmu berdiri di ujung pantai membelakangi matahari yang hampir tenggelam adalah masterpiece Tuhan yang tidak pernah berhenti membuatku kagum. Kau adalah salah satu keajaiban alam.

Karena itu hari ini saat menginjakkan kaki di pasir, wajahmu adalah yang pertama terbayang dalam otakku. Kuharap nanti aku bisa membawamu kesini. Kita boleh berenang di laut dini hari seperti waktu itu dan aku akan menciummimu sampai puas di bawah bintang. Ugh maaf kalau itu terdengar terlalu cheesy.

Apa kau masih marah kepadaku? Kuharap tidak. Aku sangat merindukanmu. Kuharap kau akan memballas suratku atau setidaknya menghubungiku.

Kepala Pink

p.s. apa kau masih belum ingat dengan namaku?

Toronto, 11 Oktober 2006

Gadis musim panasku

Aku betul-betul merindukanmu. Apa kau bahkan membaca surat-surat yang kukirim? Aku merindukanmu. Sangat sangat sangat sangat rindu.

Kepala Pink

Toronto, 17 Oktober 2006

Gadis Musim panasku

Hei jadi aku dengar ini dari Kai yang mendengarnya dari Krystal yang katanya diberitahu olehmu. Kau benar-benar sangat marah kepadaku ya? Kurasa ada kesalahpahaman di antara kita. Aku sama sekali tidak mempermainkanmu Joo. Aku sangat mencintaimu. Memangnya untuk apa aku mencarimu lagi setelah malam itu? Karena aku tidak bisa melupakanmu. Dan aku sudah betul-betul jatuh dalam pesonamu. Bibirmu, matamu, senyummu, rambutmu, tanganmu, ciuman kita, kulitmu, caramu memanggilku Kepala Pink. Aku sangat mencintai semua aspek dalam dirimu. Karena itu mendengar kau meragukan cintaku seperti ini rasanya sangat menyakitkan.

Kumohon beri balasan untuk surat-suratku atau setidaknya hubungi aku. Aku minta maaf karena sudah menyakitimu. Aku mencintaimu.

Kepala pink

Toronto, 31 Oktober 2006

Jooyoung, satu-satunya gadis musim panasku

Happy halloween kekasihku. Trick or treat? If you don’t treat you’ll be tricked. Ternyata halloween di sini benar-benar perayaan besar. Kau tidak akan percaya sebelum melihat sendiri bagaimana jalan-jalan dihiasi dan semua orang terlihat begitu semangat. Ngomong-ngomong ini kusertakan fotoku dalam kostum vampir. Apa aku cocok menjadi vampir? Hahaha kalau aku jadi vampir dan hidup abadi aku akan mendatangimu setiap malam dan merubahmu jadi sama sepertiku. Lalu kita bisa bahagia selamanya dalam keabadian.

Bayangkan betapa menyenangkan kalau kita bisa bersama bukan hanya selama puluhan tahun sampai mati, tapi berabad-abad. Kita berdua selamanya. Dalam keabadian. Ah tapi apa kita masih bisa ke laut setelah itu? Pertanyaan bodoh, tentu saja bisa haha. Tapi kita tidak bisa melakukannya siang hari. Terpaksa kita harus melakukan kencan di laut hanya malam-malam seperti waktu itu. Dan aku tidak perlu menjemputmu dengan motorku, ngomong-ngomong motor itu sudah tidak ada, dan rasanya sangat sulit hidup tanpa motor itu. Tapi tidak apa-apa juga. Toh aku juga pasti merasa kesepian kalau mengendarai motor sebesar itu kalau tidak ada kau di belakang memeluk pinggangku. Ya Tuhan rasanya rindu sekali memiliki tanganmu terlingkar erat di pinggangku. Baik saat kita naik motor atau saat melakukannya. Haha kalau kau tahu apa maksduku.

Kembali ke topik awal. Kita akan berkencan di laut malam hari dan bercinta di atas pasir sampai sebelum matahari terbit. Sedangkan siang kita habiskan dalam kamar yang tertutup dan tidak ada cahaya mataharinya, main video game dan makan mie dingin atau popsicle. Setiap hari kita habiskan hanya berdua. Selamanya. Kau ingat pernah bilang ingin menghabiskan sisa hidup denganku kan? Ayo kita wujudkan itu. Itu gagasan yang sangat menyenangkan. Bagaimana menurutmu?

Kepala Pink

Toronto, 11 November 2006

Gadis musim panasku

Akhir-akhir ini begitu sibuk. Aku hampir tidak punya waktu pribadi dan sama sekali tidak bisa menulis untukmu. Sekolah di Toronto jauh lebih santai daripada di Korea. Sistem pembelajarannya juga sangat berbeda. Tapi tetap saja aku stres dan tertekan karena banyaknya tugas. Ditambah lagi aku harus memperbaiki kemampuan berbicara bahasa inggris yang rasanya masih sangat kurang.  Aku penasaran bagaimana denganmu. Ngomong-ngomong ibuku akan segera menikah. Dan waktu aku bilang segera, sebenarnya berarti beberapa jam lagi. Aku sangat nervous Joo. Ibu juga terlihat jauh lebih nervous.

Sebenarnya ini alasan aku pindah ke Amerika. Ibuku akan menikah dengan kekasihnya yang sudah berkencan selama beberapa tahun terakhir. Dan ini sudah direncanakan jauh sebelum kita bertemu. Jujur saja pertemuan kita malam itu bukan sesuatu yang kurencanakan. Dan aku sudah tidak ingin membuat banyak kenangan di Korea untuk sisa satu bulan yang kudapat tinggal di sana. Tapi tetap saja kita sudah bertemu dan kau membangkitkan naluri untuk mencintaiku lagi. Saat aku tidak mendapatimu di kamarku lagi pagi itu, aku berusaha mengabaikan rasa kecewa di hatiku. Toh aku juga akan segera pergi dari negara ini begitu pikirku.

Tapi ya Tuhan desahanmu adalah melodi indah yang pernah kudengar dan matamu yang sudah membuatku mabuk kepayang itu, aku tidak bisa melupakannya. Meski kupaksa diri untuk berhenti memikirkan bagaimana bibirmu terasa begitu tepat terkunci dengan bibirku dengan mencari kesibukan baru, aku tetap tidak bisa. Suaramu selalu terngiang-ngiang di kepalaku dan lidahku seperti lupa cara menyebut kata apapun yang bukan namamu.

Kau begitu menyihirku. Hanya dengan satu malam bersama, hatiku betul-betul dijadikan budak olehmu dan aku tidak bisa berhenti mencarimu. Jadi kupaksa Kai untuk mempertemukan kita lagi. Aku senang karena ternyata kau juga merasakan hal yang sama denganku. Dan kita menghabiskan satu musim panas yang begitu luar biasa berdua.

Laut dan musim panas, dua hal favoritku di dunia ini. Tapi aku sudah tidak setergila dulu lagi pada dua hal itu. Karena aku tidak perlu mencari jauh, di matamu ada kombinasi keduanya. Dan tidak usah ditanya lagi, aku ingin selalu tenggelam dan terperangkap dalam mata coklatmu.

Setelah sekian lama baru aku menyadari betapa salah keadaan kita. Kita bertemu dalam waktu yang buruk dan gagal mengkomunikasikan kesalahan kita dengan benar. Aku tidak pernah pandai dalam berkata sedang kau juga bukan tipe yang ma mendengar. Kukira dengan memberimu sedikit ruang untuk menenangkan perasaan maka semua akan kembali menjadi baik. Kurasa di situlah aku kecurian. Aku gagal mengerti hati dan sifatmu. Tidak kusangka kepergianku begitu menghancurkanmu dan membuatmu berbalik membenciku. Jika bertemu lagi nanti kuharap aku akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki denganmu. Kuharap aku bisa mengulang semuanya denganmu.

Menyalakan rokok untukmu sekali lagi, menciummu sekali lagi, menyentuh kulitmu lagi, membawamu menaiki motor dan berkendara ke laut, berenang berdua dini hari, minum bubble tea, semua hal yang kau lakukan pertama kali denganku. Kuharap bisa mengulangnya hingga jutaan kali. Dan ayo melakukan hal lainnya untuk pertama kali bersama-sama.

Ini adalah surat paling panjang yang pernah kutulis untukmu. Entah mengapa aku merasa begitu melodramatis hari ini. Mungkin pengaruh karena aku akan segera punya seseorang yang kupanggil ayah beberapa jam lagi. Atau hanya karena aku masih belum siap berbagi ibu dengan adik baruku. Entahlah.

Kuharap kau ada di sini menggenggam tanganku.

Kepala pink

Toronto, 19 November 2006

Gadis musim panasku

Punya ayah dan adik ternyata cukup menyenangkan. Walau masih sedikit canggung, keluarga kecil bahagia kami cukup menyenangkan juga. Aku biasa menjadi anak tunggal, jadi punya adik terasa sangat baru untukku. Haha apa yang harus kulakukan Joo? Adik tiriku usianya hanya setahun di bawahku tapi dia sangat dewasa dan baik. Kalau bukan karena sifat penyabar dan cerianya, aku tidak tahu hubungan keluarga ini akan seperti apa. Pasti kami semua sangat canggung.

Jaehyun, adikku, sudah tinggal di Kanada sejak kecil . Dia hanya berkunjung ke Korea sekali-sekali untuk bertemu neneknya. Jaehyun tahu sangat banyak tentang kota ini dan selalu memberitahuku kemana harus pergi atau jalur mana yang harus kuambil untuk sampai ke suatu tempat. Anak yang sangat baik. Aku sering pergi jalan-jalan berdua dengannya. Orang-orang bilang kami terlihat lebih seperti sahabat daripada kakak adik haha. Aku tidak keberatan juga sih. Terserah mau jadi sahabat atau saudara.

Ngomong-ngomong aku menceritakan tentangmu kepadanya. Kau tidak keberatan kan? Dia sangat senang mendengar tentang cerita kita dan tidak bosan mendengarkan walau aku mengulang cerita yang sama sampai ribuan kali. Bagian favorit anak itu adalah saat kita pergi ke laut berdua pukul tiga dini hari itu dan pernyataan cinta yang katanya sangat istimewa.Begitu romantis seperti adegan dari drama katanya. Haha itu sebenarnya bagian favoritku juga. Aku jadi ingin tahu bagian favoritmu yang mana.

Jaehyun bilang supaya aku menyampaikan salam darinya kepadamu. Dia sangat mengagumi matamu meski belum pernah melihatnya secara langsung. Haha maafkan keanehannya.

Sudah tiga bulan sejak terakhir kudengar kabar darimu. Kai bilang dia sama sekali tidak pernah bertemu denganmu lagi. Apa kau baik-baik saja? Masih marah denganku? Kuharap hatimu akan berbalik lagi. Aku sangat mencintaimu dan selalu merindukanmu sepanjang waktu.

Apa yang kulakukan kepadamu benar-benar kejam. Aku sangat menyesalinya. Tapi salahkah jika aku masih berharap. Saat kau mengingat tentang seorang pria kejam tak berhati saat membicarakanku, aku ingin kau tahu. Bahwa aku, aku memiliki hati. Dan ini adalah hati yang sama dengan yang hancur begitu kau melempar popsicle mu di pantai dan berjalan menjauhiku akhir musim panas kemarin. Hati ini, biar bagaimanapun, adalah hati yang sama dengan yang kuserahkan untuk menjadi milikmu seutuhnya.

Semua orang bilang bahwa lelaki adalah manusia yang realistis. Bahwa ketika perempuan yang mereka cintai sudah tak memungkinkan lagi untuk membalas hatinya, mereka akan menyerah dan move on. Benar aku adalah lelaki dan benar aku seorang yang realistis. Jika kau berhenti mencintaiku, maka akan kuterima dengan berhati besar. Tapi jangan pernah mengira bahwa hanya perempuan yang bisa bertahan dengan cinta kepada seseorang yang sudah bukan lagi menjadi bagian hidup mereka. Karena percayalah akan bagaimanapun keadaannya aku akan tetap selalu mencintaimu. Bahkan setelah musim panas berakhir, bahkan jika kita tak bisa kembali lagi ke laut mengulang kisah cinta kita, bahkan sampai rambutku berubah menjadi berwarna putih alami sehingga kau boleh memanggilku si kepala putih, bahkan sampai tak ada lagi bintang di semesta langit saat kita berciuman di atas laut malam hari. Rasa cinta ini akan tetap bertahan.

Tapi untuk saat ini aku akan bersabar dan memberimu ruang untuk bernafas tanpa namaku menghantui dalam setiap oksigen yang kau hirup. Karena sepertinya surat-surat yang kukirimkan untukmu sangat mengganggu dan hanya akan mengorek lukamu semakin dalam. Maafkan keegoisanku. Aku tidak mengerti keadaanmu. Krystal meyuruhku berhenti mengirim surat. Karena itu aku akan melakukannya. Ini akan menjadi surat terakhir yang kutulis.

Tersenyumlah Joo. Dan berbahagialah.

Oh Sehun

p.s. kucantumkan nama asliku supaya kau punya sebuah nama untuk diingat dan bukan hanya kepala pink. Suatu hari nanti jika kau mendengar namaku, ingatlah bahwa aku adalah lelaki yang akan selalu mencintaimu dan masih berharap untuk memperbaiki segalanya denganmu.

Toronto, 28 November 2006

Gadis musim panas

Aku jatuh cinta dengan matamu meski belum pernah benar-benar melihatnya. Mendengar semua cerita tentangmu dari hyung membuatku tidak tahan untuk memberitahumu ini. Suatu hari nanti kau akan bertemu seseorang yang akan menyembuhkan luka hatimu yang sudah dibuat oleh Sehun hyung. Entah itu Hyung sendiri atau orang lain. Musim panas sudah berlalu dan mungkin sekarang hatimu begitu berduka melihat daun-daun yang berguguran di sepanjang jalan. Diikuti dinginnya temperatur semakin mendekati musim dingin ini. Tapi percayalah matahari akan tetap terbit dan musim semi tidak akan mengkhianati rangkaian siklus anomali cuacamu. Kau akan mekar lagi. Sampai hari itu datang, kau harus bertahan. Tersenyum dan berbahagialah.

J-

p.s. maafkan aku yang terlalu suka ikut campur

.

.

Hati Jooyoung begitu tidak menentu kala membaca setiap huruf yang dituliskan Sehun untuknya. Dan sesungguhnya dia tak kuasa untuk tidak membiarkan rasa rindu kepada wangi rokok yang selalu menguar dari tubuh pria itu memenuhi sistemnya.

Sepuluh surat yang diterima sepuluh tahun lalu tapi terlalu malas untuk dibukanya, siapa sangka berisikan kata-kata cinta yang begitu luar biasa. Dan siapa sangka satu di antaranya bukan milik Sehun.

Joooyoung tak pernah membayangkan bahkan dalam fantasi paling liarnya sekalipun bahwa akan ada kenyataan seperti ini. Sehun meminta maaf begitu banyak. Dan Jaehyun meyakinkan bahwa hatinya akan sembuh lagi lebih lama dari yang sudah terpikir oleh siapapun. Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Dan siapa  bisa mengira bahwa Jaehyun sendiri yang berperan dalam proses penyembuhan itu. Betul-betul takdir yang buruk untuk mereka bertiga.

Sekarang semua terasa serba salah.

Karena semakin jauh terlibat dalam hubungan ini, Jaehyun menjadi semakin luar biasa. Tapi pada saat yang sama pula Sehun tak berhenti menghantui pikian Jooyoung. Dan tiba-tiba saja sekarang pria itu menjadi tak begitu jahat lagi dalam persepsi Jooyoung setelah membaca surat-suratnya.

Dan untuk pertama kali setelah sepuluh tahun, Jooyoung membiarkan pertahanan dirinya benar-benar jatuh ke tanah. Untuk kali ini saja, biarlah. Pikir Jooyoung. Untuk kali ini saja dia akan membiarkan nama Sehun memenuhi pikirannya. Untuk kali ini saja Jooyoung akan melupakan bahwa Sehun sudah menghancurkan mimpi indahnya tentang cinta pertama. Untuk kali ini saja dia akan berpura-pura Jaehyun yang dengan baik hati menambal luka yang menganga di hatinya tidak pernah ada.

Untuk kali ini saja biarkan Jooyoung tinggal di sini bersama surat cinta yang dkirim Sehun —mengabaikan satu surat lain dari kekasihnya— ditambah sekotak Dunhill.

-kkeut-

Hahaha aku kembali

Apa aku kemarin bilang kalau chapter terakhir dibagi dua? Hahaha forgive me lagi-lagi mengingkari kata-kata sendiri, rasanya plotnya gak selesai-selesai, help meeeeeehhhh

Maaf karena lagi-lagi ini bukan part terakhir yang kalian tunggu, hanya filler chapter untuk menjelaskan kejadian sepuluh tahun lalu dari persepsi Sehun dan apa aja yang ditulis si kepala pink dalam sepuluh surat yang diterima Jooyoung.

Dan well bagaimana menurut kalian? Terutama dengan surat terakhir lol

I’ll be back again to drop another chapter. This story will end. Soon. Till then, see you.

Lots of Love

Tamiko

80 responses to “[5/6] Break My Fall : 9 Letters and 1

  1. Kirain ini part terakhir, tp pas baca ‘filter chapter’ kok kaya kopi filter wkwkwk *peace eonn

    Tapiii… Kan jadi tau isi surat sehun apa aja…
    Hmmm bisa dibilang melow chessy si cadel😄 rajin bgt ngirimin surat.. Tipe setia… Coba smpe skrg msh ngirim surat ke jooyoung, entah udah setinggi apa itu tumpukan surat ckckck

    Daaannn… Jooyoung sendiri gimana skrg hatinya? Milih sehun/jaehyun kah?
    Jgn jadi yeoja jahat joo…. Pilih 1 tegas, nanti pihak yg lain tambah sakit hati…

    Nextnya ditunggu eonn😄 keep writing~

  2. Eh anjir ternyata sehun lebih romantis dari yang aku kira😍 Kata”nya itu lhooo >.< astaga joo tuh kan kenapa gk dibaca dari dulu, biar tau yg sebenernya terjadi. Tuh kan bener, sehun itu gak jahat. Malah dia cinta mati sm jooyoung😗 okesip aku suka banget sm ff yg satu ini. Ditunggu chapter selanjutnya^^

  3. wah aku kira cerita ini hanya sampai chapter 4 ternyata masih ada lanjutannya.
    next thor cerita seru!!!!!
    ditunggu nya^^

  4. Yaudahlah aku baper sendiri grgr surat sehun , astaga segitunya dia setia , segitunya dia selalu ngutarain cinta + maaf ke jooyoung selama ini 😭 tapi ga pernah dibaca 😭😭😭 aelah tau deh mana si jaehyun pake udah suka juga 😖 #teamsehun hehehe

  5. Huwaa.. sehun ah~
    Yah jooyoung nya dilema.. kekeke
    Nggak nyangka banget jaehyun yg ngirim surat yg ke 10.
    Nggak nyangka banget sama jalan ceritanya. Huhuhu
    Agak kecewa sebenarnya krn ini bukan chapter terakhir, padahal udah penasaran banget siapa yg bakalan dipilih jooyoung.
    Semoga sehun, mianhae jaehyun ah~

  6. Demi Laut yg ga pernah berhenti berombak! *nahLoh.. aku terrhanyut sama suratnya Sehun.. ah bgaimana ini? surtx bxk berisikan ungkpn cinta dan maaf utk Jooyoung! Dan kaget pas Sehun cerita ttg Jaehyun, DAN lbih kaget lagi kalo suart terakhir dtgnya dari Jaehyun… Takdir kamu kok begitu menyedihkan sih Jooyoung???😦 Tapi aku spertinya tahu bhwa kamu juga msih syg kan sma Sehun?? Author! Biarkan sja mrk bersama_nanti biar Jaehyun dijodohin sama aku, boleh???hahahah *peace* Suka bgt n can’t wait for the next

  7. Tdinya sempet mikir2 isi suratnya sehun apa yah,,,ternyata ada dan gak nyangka ada surat dari jaehyun jugaaa aaakh…

    Kata2nya itu loh manis bangeet,,,

    Ditunggu endingnya yah :):)

  8. Sehun… Kesian bangett sii, aduhh gakuku ganana ama kata2 Sehun yg 100% menyentuh banget, aslii gue baper *hiks
    Padahal dia tetep bertahan ama cintanya buat Jooyoung tp Jooyoung yg keburu salahpaham jadi ngbiarin Sehun ngrasain yg namanya penantian tak berbalas *cieelah (lg kesambet ka wkwk), duhh surat segitu banyak + panjang lebarnya dikirim tp gadapet balesan itu rasanya sakittt, tp Sehun tetep keukeuh ama persaannya kan, malah dia ngrasa paling bersalah tentang Jooyoung yg jadi benci ama dia
    Musim panas punya Sehun, musim semi punya Jaehyun😥
    Coba aja senggaknya Jooyoung baca dulu lah buat tau penjelasan dari Sehun, jan negtive thinking dulu
    Di part ini gue ngrasa makin cinta banget ama Sehun, buat perasaan, cinta, kasih sayang yg tulus buat Jooyoung, juga kekecewaan yg didapet tp tetep ga berpaling dr mata musim panas + laut punya Jooyoung… Luv you, babe!! Much than all^^
    Ka ko part ini ga diselesein skalian sii?? Seneng banget bikin penasaran berkepanjangan-_- *hiks padahal udah ngarep liat endingnya wkwk
    Ditunggu banget next part ka *lopyutooo

    • Pertama aku mau minta maaf krn mempermainkan hati para pembaca T^T yaaaa sehun sebenernya sangat baik dan setia sm Jooyoung. Aku nulis surat2 ini di chapter 1 for a reason :”
      Dan well musim panas buat sehun musim semi buat jaehyun. Dan jooyoung cuman boleh milih satu :” *kai apakabar
      Maapkan aku yg motong2 ceritanya😄 soalnya kalo aku kasih satu chapter aja panjangnya minta ampun wkwkwk

  9. Paraaah aku yg baca jadi baper,gak nyangka karakter sehun bakal kayak gini,entah mau bilang apa lagi yg jelas ditunggu banget lanjutannya

  10. Aaaaaaa baperr wkwk
    Ffnya bagus teuu-
    tiap chapnya jelas ceritanya
    Updatenya cepet lagi
    Unnie author jan lama2 endingnya ya nanti keburu bosen hehehe
    Kalo diposisinya jooyoung gw juga gabisa milih jaehyun apa sehun
    Tapi kayanya gw bakal milih jaehyun soalnya dia baik banget wkwkwk #pengenbanget
    Sepertinya jooyoung bakal happy ending bareng sehun *menurut pandangan aku*

  11. Pasrah aja deh sama takdir.. Yahh walaupun nggak tega sehun atopun jaehyun tersakiti..
    Hikss.. Sedih juga sih.. Kenapa setiap chapter kamu membolak-balik hatiku kak… Kenapa aku malah mikirnya jooyoung yg jahat.. Kenapa aku mikirnya jooyoung yg antagonis.. Padahal disini dia itu tokoh utamanya.. Hahaaa aduh.. Akunya makin ngaco.. Ditunggu aja sih akhirnya sama siapa.. Atau dibuat jooyoung nggak sama siapa2 gitu biar adil buat sehun sama jaehyun.. Haha kan malah tambah nglantur..
    Aku tunggu next chapter kak.. Semangat…

    • Salah satu pasti bakal tersaiti T^T either way aku berharap kalian gabakal nyumpah serapahin aku heuheuheu
      Di chapter2 awal sbnrnya aku udh jelasin kalo karakter jooyoung emang egois wkwkwk, dia protagonis yg jahat lol
      Semoga siapapun yg jadi sm jooyoung, semua bakal bahagia hehehe

  12. woah~ speechless, yg terbaik aja deh buat jooyoung, berharapnya sih sehun mendapat kesempatan lgi krna ini tdk.spnhnya salah sehun, but kasihan jga si jaehyun…pkoknya d tunggu next chapternya author-nim..hwaitinggg!!!

  13. Wahhh sumpah kenapa sekarang aku jadi bingung,, kenapa aku jadi ngerasa bersalah bilang kalo uri sehun oppa jahat?? Ahh ga adil, tapi kenapa sekarang posisi jaehyun kek tergantikan sama sehun lagi??? Kyaaa bener deh eonni bener bener berhasil suguhin cerita yg bikin readernya bener bener kebawa sama cerita ff ini /bener bener aja terus wkwkw/
    Aku tunggu next chap ya hwaiting eonni aku pengen tau kejutan apa lagi di chap selanjutnya

    Semangat ^^

  14. Haduhh habis baca suratnya sehun aku jadi baper kaya si jooyoung. Gatau mau ngerespon gimana tapi menurutku jooyoung tetep harus milih salah satu antara jaehyun atau sehun krn kalo gak dia bakal menyakiti hati kedua orang itu. Duh speechless banget deh pokoknya chapter ini.

    Kalo usulan aku jooyoung mending balik sama sehun aja deh. Udah cocok banget soalnya. Apalagi pas udh baca surat2 sehun, aku jadi lebih pengen kalo jooyoung sama sehun ajaaa…

    Okedeh aku tunggu ya next chapternyaa…

  15. isi suratnya romantis romantiiiiiis. bikin luluh yaaaah. daan bagaimana ituuu jaehyun sehun mencintai org yg sama. aah tidak2 jaehyun si penyembuh dari luka yg terbuat. hohohi .gemeees. iih trus ini gimana gak bisa nebaak. bakal kembali ama siap

  16. Semakin kesini semakin jooyoung baper yaa. Nyesel kan sekarang kenapa gak baca surat2 sehun dari dulu. Klwpun baca mungkin kondisinya gak kyk begini.
    Dan kyknya sih jooyoung bakal balik sm sehun, dan jaehyun nerima dgn lapang dada. Kyknya sih begitu.
    Tapi masih berharap aja jooyoung lebih milih jaehyun yg bisa ngeobati luka dihatinya

  17. Huaaa 😱😭😭 demi apapun aku sedih banget baca inii. Si sehun tuh ga jahat jahat amat padahal kann?? Dia setia sama jooyoung. Tapi salah dia juga sii pernah ninggalin joo gitu aja. Aku oengen mereka bersatu lagi, tapi ada jaehyun 😵 ihh yaampun, ikutan galau akunyaaa, jooyoung serba salah ihh. Tapi kasian juga dia udah di php in terus. Coba dari dulu dia buka surat dari sehun, ga akan begini kann?? Duhh aku makin ga sabar sama endingnya. Smoga mereka bersana yaa. Pliss, jangan kasih sad end :(( kasian joo nya T.T smoga dia sama sehun yakkk. Jeballl😄

  18. Awalnya aku emang bener2 penasaran sama isi surat yg dikirim sehun, and then.. jengjengjeng dipublish juga isi suratnya 😅
    Penasaran sih enggak lagi, tp bapernya ga ilang2 wkwkwk.Tp masih ngeri jg ama surat terakhir yg blm dibaca, sepertinya itu yg jd inti dan terpenting ummm.. Sumpah ya, ga nyangka Sehun segitu setianya.. Kasian Jaehyun jdnya di sini, klo dia tau pasti dia merasa bersalah banget ma sehun. Jaehyun tau banget gimana perasaan sehun ke jooyoung, tp nyatanya dia blm tau wanita yg dicintai sehun ternyata pacarnya sendiri yg jg dicintainya begitu dalam.. omegat 😱
    Author, jgn ditambah2 lg chapternya ya? 😢Menurutku, konfliknya udah bagus udah kek diujung tanduk gtu. Tinggal sekali sentak, nah tau deh hasilnya gimana. Klo dipanjangin lg ntar kek sinetron indo nambah2 trs 😅 #maafcumapendapat authornya jg ntar bingung mau ngakhirin kek gmana, ntar bisa stres. Soalnya, dri pengalaman aku baca ff ada sebagian author yg tiba2 bingung dan ga srek lg ama ffnya eh ffnya malah ga dilanjut, katanya ga dapet feelnya. Aku takutnya gitu sih, soalnya sayang cerita udah bagus gini ntar kejadian kek begitu 😭 ga rela.Tp aku yakin kok, author BMF ga bakal begitu, walaupun aku tahu menulis itu amat sangat berat dan menguras otak drpda kita yg sekedar menikmati tulisannya saja.
    Author tetap semangat yaa!! 💪💪
    Berharap happy ending jadinya..
    #HunJooshipper 😂

    • Heuheuheu ituuuu anu suratnyaaaaa duh maap terlalu membaperkan😄 btw itu suratnya udh dibaca semua kok :O jadi ada total 10 surat, 9 dr sehun tambah 1 dr jaehyun.
      Dan next chapter bakal jd final chapter loooh *throw confetti* jadi ditunggu yah ^^ Ini dr awal aku udh kasih plot yg jelas kok wkwkwk. Ini chapternya ditambah terus krn trnyata gabisa ngwrap up ceritanya dlm satu chapter heuheueheu

  19. waah jooyoung d bikin baper mulu sama mereka,, dilemanya ga kelar-kelar,, penasaran dengan siapa jooyoung akhirnya bersama

  20. Please jooyoung sama jarhyyn aja thor, mau sehun tersakiti juga jooyoung jangan jahat banget gitu ke jaehyun, jaehyun terlalu baik:’ ditunggu nextnya yaaa

  21. Kok jd aku yg sedih mik baca ini surat.. knp serasa gw yg jd jooyoung.. malah galau ttp ama jahe ap pndah ke sehun.. aduhhh ff km bneran bkin baper.. bagus banget.. kata2 cinta sehun disuratny jg bkin terenyuh.. ditunggu chapt trkhir yahhh..

  22. isi suratnya Sehun cukup laahh ya mewakili seberapa cintanya tu orang ke jooyoung..
    Pantes jooyoung nyesek sekaligus reda sakit ati nya pas abis baca..
    Tp ttep aja ga nyangka jaehyun prnah ngikut ngirimin surat..
    ditunggu next chap nya ^^b🙂

  23. jadi ini suratnya …. koo aku baper yah :(((( sehun kamu kok gini amat sih :(((( aku aja baper apalagi jooyoung :((( tpi yang ga disangka jaehyun pernah ngirimin suratnya juga ya ampun takdir macam apa ini😦.

    jujur aja nih aku masih ga tega sama jaehyun 😭😭😭😭😭 kebaikan dia mah :(( aku ga tega tapo mau gimana kalo ntar jooyoung sama sehun😦 jaehyunnya kasian kak :(((( tapi gimana kalo jooyoung sama jaehyun ,lah sehunnya yang kasian :(( sebenernya aku mau jooyoung sama siapa sih😦

    aku jadi galau suer ,sampe sekarang aku bingung shipperin jooyoung sama siapa ._.

  24. Guweh speechlezzz… Sumpah si kepala pink kok romantisny kbangetan… But the last letter 😭😭
    Aku yg chapter kmaren baper akut gegara issue perselingkuhan.. Masi tetep baper,, apalagi aku ngrasa jae udah cinta sbelum ketemu jooyoung.. Aku g rela jae tersakiti,, untuk authornim biarkanlah jooyoung dan sehun menjadi masalalu,, g sbar nunggu ending…

  25. Yalord suratnya bikin baper sumpah ini manis bgt apalagi yg terakhir
    Mampuslah joyoung pilih mana lu, gw aja jd galau dukung siapa, omonaaaaaaaa, kasih end yg terbaik ajalah chingu gakuat kalo liat jaehyun sakit tp sehun ternyata setianya pake bgt hffft

  26. Mampus ada suratnya jaehyun
    Aku speechless, sekarang gatau milih siapa. Pingin balik an sama sehun tapi terlalu jahat buat jaehyun. Gmana dooong?

  27. omg sehun betapa romantisnya kamu
    semuanya memang karna kesalahlahaman dan ditambah situasi yang tak mendukung keduanya
    aku jadi jooyoung,pingsan ajalah
    kan bingung gelisah galau baper astaga hati berasa diaduk aduk
    emang sehun pilihan terbaik hati jooyoung juga menginginkannya tapi jaehyun hadeuhhhhh

  28. Untuk pertama kalinya aku ga muntah baca kata2 cheesy😂 good job buat kakak.
    Chapter nambah terus ga masalah. Ditunggu next chapternya kak^^

    P.s.
    Woles itu santai kak artinya.
    Itu dari commentku kmrn :3

  29. Itulah knpa aq sllu bilang pda driq sndri ataupun orang lain utk jgn tidak terlalu gegabah menilai dan memutuskan sesuatu. kalau memang sakit ya harus dilewati, itu konsekuensi dalam mencinta bukaannya hukuman. selesaikan jika bisa dselesaikan scepatnya.. jgn hanya menyalahkan dan mmbuang smuanya.
    smoga crita ttg jooyoung ini sedikit bnyak bisa mengubah jalan pkir seseorang yg terlalu pendek..
    maaf kalau kata2 sya ada yg mnyinggung..
    proud for the author.
    keep writing ^^

  30. Jae kenapa kamu juga nulis surat yaampun. Tapi ya suratnya Sehun juga menjelaskan segalanya. Mungkin salah Jooyoung yang ngga mau baca dari dulu. Kan kalo udah gini malah ribet😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s