Namsan! I’m in Love #2 ~QueenX~

Namsan! I’m in Love #2

poster

Author

QUEENX

 

 

Genre : ROMANCE, FLUFF, SCHOOL LIFE

 

 

Main Cast :

OH SEHUN

KIM YOOJUNG (OC)

 

Length : Chaptered (Less than 2k Words)

 

Rating : Teen

 

 

 

 

 

.

 

Inspired By : Eiffel, I’m in Love

 

.

 

 

 

All in Author’s POV

 

.

Busan adalah kota yang indah. Meski dialek warga Busan sering ditertawakan orang Seoul, tetapi aku tetap bangga menjadi gadis Busan. Namaku Kim Yoojung. Dan ini… adalah kisah cintaku, kisah yang tak terduga, penuh kejutan dan… selamat membaca!

.

.

.

“Hey…kau tidak bisu…ataupun tuli, kan?” panggil pria itu lagi agar Yoojung segera kembali ke alam sadarnya, semoga saja.

Yoojung segera menggelengkan kepalanya dan berdiri, namun saat akan berdiri, ia malah melakukan sebuah kesalahan dan

DUG!

Keningnya dan kening pria di hadapannya malah saling berbenturan.

“Awww!” pekik Yoojung, sementara pria di depannya langsung melotot kesal.

“Yak!”

“Ma-maaf.” Lirih Yoojung.

“Aku bertanya padamu! Kau Kim Yoojung bukan!?” tanya pria tersebut galak.

“Nona…nona saya sudah bertemu dengan Tuan Oh Sanghyuk nona. Ini, silakan Tuan. Ini Nona Yoojung. Anak dari Tuan Kim Bum Soo.” Tiba-tiba datang sopir ayah Yoojung sambil membawa dua buah koper berukuran besar disusul seorang pria berbadan gempal namun tinggi di belakangnya.

“Ah, benar kan? Kau Kim Yoojung. Dasar kau ini! Kami sudah menunggumu sejak satu jam yang lalu. Bahkan mungkin lebih. Kemana saja kau sejak tadi, huh? Apakah kau pura-pura lupa untuk tidak menjemput aku dan ayahku, hah!?” gertak pria asing tersebut, Yoojung meringis dan menunduk menyesali keterlambatannya. Memang ini adalah kesalahannya, tapi… tetap saja pria asing yang menegurnya ini sudah sangat membuatnya kesal dan juga sedih karena ucapannya.

“Sudahlah, Hun. Kau ini selalu temperamen pada perempuan di sekitarmu. Ah, nak Yoojung, jangan kau masukkan ke dalam hati, ya? Uri Sehun memang seperti itu.” Tutur Tuan Oh Sanghyuk kemudian.

Ah, jadi pria angkuh ini anak dari Paman Sanghyuk? Astaga, bagaimana bisa Paman Sanghyuk yang seramah itu memiliki anak yang sarkastik seperti pria ini. Cih! Wajahnya saja yang tampan, tetapi kelakuannya benar-benar seperti iblis. Apalagi saat ia sedang berbicara, dasar pria angkuh!—batin Yoojung dan menatap benci pada pria bernama Sehun yang kini juga membalas tatapan benci Yoojung padanya.

“Apa kau lihat-lihat!? Minta kuterkam!?” gertak Sehun kemudian.

Ish, selain angkuh dan menyebalkan, dia juga menyeramkan…apakah dia seorang pemakan manusia?—batin Yoojung lagi.

“Pa-paman, maaf ya aku terlambat menjemput paman.” Dan kemudian Yoojung menunduk sedalam-dalamnya di hadapan Tuan Oh.

“Sudahlah sayang, ini bukanlah masalah besar. Aigo, aigo…apakah kau Kim Yoojung yang gemar bermain pasir itu? Aigo, lama tak berjumpa kau sudah sebesar ini.” Tutur Tuan Oh lalu merangkul Yoojung dan membawa Yoojung menjauh dari Sehun. Di belakang, sambil menggendong tas punggungnya Sehun hanya menatap datar momen kebersamaan ayahnya dan gadis bernama Kim Yoojung itu.

“Kau tahu? Dulu, saat usiamu masih tujuh tahun, kau sering sekali mengajak Sehun pergi ke pantai dan bermain disana sampai sore. Kulit kalian berdua sampai gosong karena terlalu sering pergi ke pantai.” Jelas Tuan Oh lagi.

“A-aku dan Se…hun?” tanya Yoojung hati-hati.

“Aigo, apakah uri Yoojung lupa dengan masa kecilnya? Bahkan kau masih berusia lima tahun dan Sehun berusia enam tahun, kalian berdua lari bersama datang ke rumahku sambil bergandengan tangan dan berkata kalau saat besar nanti kalian berdua akan menikah dan hidup bahagia seperti cerita dongeng.” Lanjut Tuan Oh yang seketika membuat pipi Yoojung memerah, Yoojung bahkan merasa tidak mengenal sama sekali anak Tuan Oh bernama Sehun ini.

“Be-benarkah itu paman?” tanya Yoojung tidak percaya.

“Sudahlah, appa. Jangan dibahas lagi.” Protes Sehun yang sebenarnya lebih ke arah malu jia mendengar cerita berlebihan ayahnya.

*

“Selamat datang di Busan Oh Sanghyuk!” sambut Tuan Kim di depan kediamannya bersama dengan istri juga anak sulungnya.

“Maaf atas keterlambatan putriku menjemput kalian saat di stasiun kereta tadi.” Sambung Nyonya Kim.

“Ah, santai saja. Lagipula, berkat Yoojung yang datang terlambat, aku jadi bisa sedikit berbincang dengan putraku yang sekarang super sibuk dengan dunia kuliahnya. Hahaha.”

“Aigooo, uri Sehunnie sudah sedewasa ini sekarang? Aigo, sudah berapa banyak perempuan yang terjerat dalam pesonamu, huh?” goda Tuan Kim.

“Pasti sudah banyak sekali, appa. Atau mungkin…bisa jadi kan Yoojung juga terpikat oleh pesona Oh Sehun.” Goda Seokjin yang langsung mendapatkan death glare dari adiknya.

“Seokjin-ah, kau selalu saja menggoda adikmu. Ayo semuanya silakan masuk, makan siang sudah menanti. Aku tahu kalian semua pasti sudah lapar.” Ucap Tuan Kim lalu mempersilakan Tuan Oh untuk masuk terlebih dahulu.

Sementara di pintu depan masih ada Sehun yang menatap Yoojung dengan tatapan angkuhnya, “Apa!?” tanya Yoojung galak.

“Dasar pendek!” ucap Sehun lalu melangkah masuk ke dalam rumah.

“MWO!? APA KATANYA TADI!? PENDEK???”

*

“Yoojung, temani Sehun ke atas dan tunjukkan kamar tidurnya, ya?” titah Nyonya Kim.

“Baik, eomma.” Jawab Yoojung patuh.

Keduanya kemudian jalan bersebelahan, ketika akan menaiki tangga, secara tidak sengaja bahu mereka bersentuhan, membuat Yoojung seketika menghentikan langkahnya.

“Kau kenapa?” tanya Sehun heran.

“Kau saja yang naik duluan!”

“Aku? Kau ini lucu sekali, sih. Ini kan rumahmu.”

“Pokoknya kau cari saja—”

“Heh, pendek! Jika kau tak naik dan menunjukkan dimana kamarku, akan kubuat kau menjadi semakin pendek.”

“Hey tuan kelebihan hormon peninggi badan, bisakah kau memanggilku dengan namaku saja, huh? Kim Yoojung! Bukan pendek!” protes Yoojung dan akhirnya melangkah naik menuju lantai atas disusul dengan Sehun yang tersenyum kecil lalu menggeleng melihat tingkah lucu Yoojung.

“Ini kamarmu dan ayahmu.” Tutur Yoojung.

“Apa? Aku dan ayahku?”

“Tentu saja! Memangnya kau mau tidur dengan siapa? Tikus? Kalau begitu kau bisa pergi ke gudang belakang.”

“Hey, pen—Yoojung maksudku. Mana mungkin pria yang sudah beranjak dewasa sepertiku kau suruh tidur dengan ayahku!?”

“Memangnya salah? Dia kan ayahmu sendiri, ia tidak akan melakukan hal yang macam-macam padamu.”

“Yak! Apa yang kau maksud dengan hal macam-macam, huh?”

“Kau tebak saja sendiri!” Yoojung kemudian menjulurkann lidahnya dan membuka pintu kamar yang tepat berhadapan dengan kamar Sehun dan masuk ke dalam kemudian menguncinya.

*

“Benarkah itu? Apakah dia tampan?”

“Bolehkah kami berkunjung ke rumahmu?”

“Sekarang, ya?”

“Tidak, tidak! Kalian ini, selalu heboh jika aku bercerita tentang seorang pria.”

“Lalu siapa yang lebih tampan? Dia atau Seokjin oppa?”

“Yak! Bisakah kau tidak membawa nama oppa jelekku di dalam pembicaraan ini?”

“Siapa oppa jelek yang kau maksud, huh?” tiba-tiba saja Seokjin sudah berdiri di depan pintu kamar Yoojung sambil melipat tangannya di depan dada.

“O-oppa…”

“Ha-halo? Yoojung? Apakah ada Seokjin oppa disana?”

Seokjin tampak tersenyum sinis lalu berjalan mendekati adiknya. Dengan segera Yoojung mengakhiri panggilannya dan memasang senyum palsu di depan Seokjin.

“Aigo, aigo…berani betul kau mengatakanku oppa jelek pada teman-temanmu. Tidakkah kau tahu kalau aku adalah pria paling tampan semasa sekolah dulu, huh? Bahkan ada seorang guru yang rajin mengirimkan surat cin—”

“Cintanya untuk oppa dan oppa menolaknya karena usianya sepuluh tahun lebih tua dari oppa dan memiliki tiga orang putri. Mana mungkin oppa mau dengan perempuan seperti itu. Itu kan yang ingin oppa ucapkan? Aku bahan sudah sampai menghafalnya di luar kepala, oppa.” Cibir Yoojung yang kemudian berdiri dan mengusir kakaknya keluar dari dalam kamarnya.

“He-he-heeey! Aku bahkan belum menyampaikan kabar gembira untukmu!”

Yoojung langsung menghentikan aksinya dan menatap bingung pada Seokjin. “Kabar gembira?”

Seokjin mengjawab lewat anggukan, “Apakah Sehun ada di dalam kamarnya sekarang?” Yoojung mengangguk.

“Ada apa oppa? Apakah ini ada sangkut pautnya dengan pria itu?”

“Iya, dengan dirimu juga.”

“Mwo!? Aku juga?”

Seokjin mengangguk, “Kau harus mengetahui sebuah fakta.”

“Fakta apa?”

“Fakta bahwa…”

“Bahwa?”

“Kau…”

“Aku?”

“Kau akan dijodohkan dengan Oh Sehun, yeaaay!” pekik Seokjin girang.

“MWORAGO!?”

*

F I N

SORRY FOR TYPO(s)

.

Selamat menunggu chapter ketiganya aja yaaa, heheu.

.

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenX

40 responses to “Namsan! I’m in Love #2 ~QueenX~

  1. Hahahahah.. udah kayak kucing sama tikus aja Yoojung sama Sehun… tp mau dijodohin… ya pekerjaannya berantem terus donk ntar

  2. Bhakkss si sehun sama yoojung lucu banget siii. Si sehun keknya juga suka suka gimana gitu ama yoojung. Si yoojung masa ga inget apa apa sama seuun sii, orang tamvan gitu dilupain ihh wkwk😄 ahh next nya yoo. Makin seru ihhh wkwk

  3. Mworago???

    mereka lucu banget si,ga disatui aja udah kaya kucing sama anjing,apa lagi kalo dijadian suami istri,apa ga bakalan perang dunia terus tu rumah hahahaha

    debak,aku bakalan nunggu smape ni ff selesi

    keep writing thor

  4. pakai pura” ketus ke yoojung padahal aslinya seneng banget tuh sehun bisa ketemu dengan cinta pertamanya….hihihihi
    seokjin ini mah suka banget ngerjain adeknya sendiri tapi bisa juga apa yang dikatakan seokjin bener. wah kehidupan yoojung bakalan seru setelah ini

  5. Uhuhuhuyy gemes ih , geli gitu denger sehun bilang pendek sama ekspresi mukanya uhuhu cieee dijodohin udah pasti , dari saling ejek jadi saling cinta ahay

  6. Haha kocak banget si seokjin jdi oppa. Adenya dijodohin malah dia girang sndri. Wkwk. Tpi Thor biasanya yoojunga bakal jadi adeknya kim jong in. Ini tumben jadi adeknya kim seok jin hehe.

    Okelah ditunggu kelanjutannya hehe

  7. what? sudah kuduga , ko yoojung gak inget sehun sih? pernah kecelakaan atau gimana?
    oke ditunggu next chapternya

  8. Awwwwwwwwwww, lanjut QueenXissi, menarik, jasi senyam-senyum sendiri. Oh ya, itu poster, fotonya siapa sih? Soalnya kamu kayaknya sering pakek foto perempuan itu.

  9. ya elah yang dijodohin siapa yang seneng siapa dasar seok jin, tapi punya oppa kaya seok jin enak juga ya, si sehun mah mau modusin yoojung doang

  10. Aaaa..
    Mereka dijodohkan kebayaang saat mereka menikah nanti,pasti mereka suka bertengkar…..
    Omongan mereka waktu kecil akhirnya dikabulkan oleh org tua mereka.

  11. sehun sedikit galak yæ yoojung, ms yoojung gak ingat sehun diakan temannya waktu kecil, mereka beneran mau di jodohin ? nextt chapter di tunggu

  12. Pingback: Namsan! I’m in Love #3 ~QueenX~ | SAY KOREAN FANFICTION·

  13. Bagian yoojung bilang seokjin di sukai wanita 10 tahun lebih tau dan punya anak 3,aku ketawa ngakak bgt.baru part 2 udah seru.
    Lanjut baca ya min 😊

  14. ngebayangin lucuuunya yoojung kecil dan sehun kecil ^^
    yoojung dikekang banget ya critanya.. lanjut baca eonni

  15. dijodohin mereka hah jiahahah selamat huhu makin seru ceritanya…
    btw comentku dichap 1 kok gk muncul ya?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s