[IM]PERFECT[ION] AFTER STORY (2) — BY IMA & NEEZ

untitled-1

[IM]PERFECT[ION]

Kim Jong In (Kai), Kim Joon Myun (Suho), Lee Hana (OC), Oh Jaehee (OC)

Kim Jaehyun & Kim Herin 

IMPERFECTION Universe, Fluff, Family, Married Life

PG || Drabble

In Correlation With

IMPERFECTION by IMA || [IM]PERFECTION by Neez

[IM]PERFECT[ION] After Story (1)

© IMA & Neez

***

”Ini warna apa?”

   ”Buuuu~”

   ”Pintar… kalau ini warna apa?”

   ”Eyyow…

   ”Ini?”

   ”Pupel…”

   ”Jalhanda, anak Mommy~” Jaehee mengelus kepala Jaehyun kecil yang kini sudah berusia dua tahun. Dua mata Jaehyun—satu-satunya bagian yang Jaehee turunkan pada bocah lelaki yang duplikat Joonmyun sekali ini, menatapnya berbinar-binar dan mengangkat kedua tangannya, meminta pelukan sebagai imbalan atas kepintarannya. Tentu saja, Jaehee langsung memeluk putranya erat-erat dengan gemas.

   Jaehyun tumbuh persis sekali seperti Kim Joonmyun, dengan kecerdasan diatas umurnya. Ia sudah pandai berhitung, mengenali huruf abjad baik dalam hangul maupun alfabet, dan tentu saja mengenali warna dalam bahasa inggris.

   ”Jja, sudah cukup belajarnya. Sekarang sudah malam… Jaehyunnie harus bobo, oke?”

   Jaehyun cemberut. Sayangnya, meski mendapatkan kecerdasan diatas rata-rata seperti sang ayah, Jaehyun juga mendapatkan sifat keras kepala seperti sang ibu. ”Jaehyun masih mau main sama Mommy…”

   ”Tapi ini sudah malam, Hyunnie… kalau besok bangun mata Mommy dan Hyunnie bengkak, bagaimana?” bujuk Jaehee geli.

   Jaehyun masih cemberut.

   ”Tidur ya, besok kita main ke rumah Herin.”

   ”Keulae.” Jaehyun mengangguk—dan Jaehee geleng-geleng karena anak ini jelas pandai sekali menirukan sikap kedua orangtuanya jika tengah berdebat. Toh, akhirnya Jaehyun mau juga digantikan piyama dan berbaring di tempat tidurnya. Jaehee menyelimuti putranya dengan selimut dan mengecup dahinya dalam-dalam.

   ”Selamat tidur, Jaehyunnie.”

   ”Poppy belum kiss Hyunnie.” Jaehyun cemberut dan melipat kedua tangannya.

   Jaehee terkekeh dan menekan baby monitor di nakas tempat tidur Jaehyun, memanggil suaminya yang langsung muncul, masih mengenakan kacamata bacanya. Ia menghampiri Jaehyun, mengecup dahi putranya dan mengajak tos anak itu, sebelum mematikan lampu kamar, meninggalkan lampu tidur Bulbasaur favorit putranya tetap menyala.

   ”Nite Mommy, Poppy… mimpikan Hyunnie ya~”

   ”Iya, Sayang iya…” dengan geli Jaehee menutup pintu kamar putranya sambil mengikuti Joonmyun kembali ke dalam kamar.

   Jaehee membersihkan diri, sementara Joonmyun meneruskan pekerjaannya kembali. Sekitar setengah jam kemudian, Jaehee selesai mandi dan menggunakan skincare, ia keluar dan mendapati suaminya sudah duduk di atas ranjang sambil berdecak menonton acara televisi, tanpa kacamatanya.

   Jaehee menggantung handuknya, dan bergabung dengan Joonmyun di ranjang. Baru saja ia mau merebahkan diri, suaminya sudah bergumam, ”Sayang, coba kau lihat berita-berita ini. Kau tahu Kim Yoojung, eoh? Aktris muda itu…”

   ”Hmm,” Jaehee berusaha mencari posisi yang pas dan merebahkan tubuhnya dan menjawab pertanyaan Joonmyun.

   ”Dia baru saja mengadakan press conference bahwa ia mengakui ia telah dihamili oleh model pria bernama Yeo Jingoo. Kau percaya itu?!”

   Alis Jaehee terangkat sebelah, melirik profil suaminya yang nampak berang itu.

   ”Anak-anak zaman sekarang… coba lihat itu!” Joonmyun berseru ke televisi, dimana Jaehee akhirnya mendongak dan melihat ke layar televisi dimana aktris muda Kim Yoojung tengah menangis di sebuah konferensi pers. ”Dia baru… astaga lima belas tahun, dan sudah hamil! Ckckckckckck, apa-apaan anak-anak zaman sekarang.” Joonmyun mematikan televisi dan meletakkan remote-nya di nakas, berbalik menatap Jaehee yang berbaring menatapnya heran. ”Kau tahu… apa kita harus menyekolahkan Jaehyun di sekolah kepribadian?”

   ”Ha?! Buat apa?!!”

   ”Kepribadian sejak usia dini. Bagaimana menurutmu, Sayang? Aku khawatir… lihat saja, usia lima belas tahun sudah hamil. Dan belum menikah pula!!!” seru Joonmyun sambil memegang kepalanya dengan berlebihan, ”Dan lihat, dia bahkan sudah tinggal bersama dengan pacarnya sebelum menikah. Sayang, bagaimana kalau Jaehyun sebelum menikah sudah tinggal bersama dengan kekasihnya?! Bagaimana kalau dia menghamili kekasihnya sebelum mereka menikah… bagaimana kalau kita punya cucu saat anak kita belum resmi menikah?!”

   Jaehee berdecak, ”YA! Kau ini amnesia atau apa?! Pertama, kita menikah sesudah aku hamil lima bulan. Kedua, ya… kita tinggal bersama jauuuuhhh sebelum kita menikah. Dan orangtuamu punya cucu sebelum kita resmi menikah!!!”

   Joonmyun menutup telinganya dengan jari-jari, ”AAAAA… JANGAN INGATKAN AKU, JANGAN INGATKAN AKU. Sayang, kita tidak bisa membiarkan anak kita terjerumus… Jaehyun masih suci, bagaimana kalau… anhi, dia tidak boleh pacaran. Dia tidak boleh punya pacar… dia…”

   Jaehee geleng-geleng dan mematikan lampu tidur disampingnya sambil memunggungi Joonmyun memeluk guling.

   ”Sayang! Ya, Oh Jaehee! Anak kita…”

   ”Jumuseyo… jaljayo.”

***

Masa-masa kehamilan berhasil dilewati Hana dengan penuh perjuangan dan beberapa kali pertengkaran dengan suaminya sendiri. Salahkan sang calon bayi yang memiliki keinginan aneh-aneh, bahkan sampai Hana tidak mau ‘disentuh’ oleh Kai. Mereka masih tidur di satu tempat tidur yang sama, namun tidak mau berjarak dekat karena Hana akan langsung mual saat menghirup aroma maskulin suaminya. Dan ya, Kai harus bisa menahan kebutuhannya selama sembilan bulan kehamilan Hana.

Semuanya berlalu begitu cepat hingga putri pertama mereka, Kim Herin, menginjak usia sepuluh bulan. Tidak ada lagi Hana yang moody dan menjauhi Kim Jong In. Lima bulan setelah melahirkan pun, Kai dan Hana kembali ke masa-masa romantis seperti sebelum menikah. Hanya saja kegiatan malam mereka kini lebih sering dihiasi tangisan bayi dan keributan saat mengganti popok.

Setelah menidurkan Herin di kamar yang hanya dihubungkan oleh sebuah pintu dengan kamarnya, Hana memberikan kecupan dalam di kening putri kesayangannya sebelum mematikan lampu dan menyalakan lampu tidur lalu kembali ke kamarnya sendiri. Ia menemukan suaminya duduk bersandar pada kepala tempat tidur, dengan tangan terlipat di depan dada, mengusap-usap dagu, ditambah dengan kerutan di kening, seolah sedang berpikir sangat keras.

Hana merapikan gaun tidurnya sebelum masuk ke dalam selimut di sebelah Kai. “Wae? Kenapa wajahmu seperti itu?”

Anhi, hanya sedang berpikir,” kedua mata Kai terpejam sejenak, masih dengan kening berkerut lalu menghela napas panjang.

“Ada masalah apa?” Hana menepuk bahu lelaki itu dengan nada khawatir, takut jika Kai memang tengah menghadapi masalah serius.

“Han-ah,” Kai meraih tangan Hana di bahunya dan menggenggam tangan wanita itu, masih dengan ekspresi penuh kebingungan. “Apa sebaiknya Herin sekolah di tempat khusus wanita saja sampai kuliah?”

Mwoya~, kenapa random sekali sih?” Hana menarik tangannya sambil memutar bola matanya, tidak habis pikir dengan pikiran aneh suaminya.

Kai mendesis pelan seraya memijat pangkal hidungnya. “Anhi, aku mau Herin fokus sekolah sebelum benar-benar cari pacar atau calon suami.”

Jinjja, kau itu salah makan atau sedang mabuk? Kenapa tiba-tiba mau mengubah rencana sekolah Herin? Kita ‘kan sudah sudah mau—.”

“Aku takut, Han-ah.”

Kali ini giliran kening Hana yang berkerut. “Takut apa?”

Kai menutup wajah dengan kedua tangannya sebelum menghela napas panjang, hingga sedetik kemudian memberanikan diri menatap Hana dengan serius. “Ya~, kau lupa kalau aku ini playboy semasa sekolah dulu? Ah jinjja~, aku takut kalau semua karma dari wanita-wanita yang aku sakiti waktu itu akan terjadi ke Herin. Bagaimana kalau Herin disakiti oleh pacarnya? Atau bagaimana kalau Herin nanti hamil sebelum menikah? Ottohke? Kau setuju kalau Herin di sekolah khusus wanita ‘kan?”

…………………

Hanya hening yang menjawab semua pertanyaan bertubi dari Kai. Sementara ekspresi Hana sudah seperti orang bodoh dengan mulut terbuka membentuk huruf ‘O’, masih sibuk mencerna ucapan suaminya. Hingga Hana menyeringai dengan tawa meremehkan, tidak habis pikir dengan cara berpikir lelaki itu.

Jinjja? Kim Jong In yeobo, Herin belum satu tahun dan kau berpikir sejauh itu?” tanya Hana tanpa bisa menyembunyikan nada kesalnya. Perbincangan di malam hari yang ia kira akan serius malah berubah menjadi khayalan aneh dari suaminya. “Ah molla molla.

Ya~, Lee Hana buin,” Kai merajuk ketika Hana malah berbalik memunggunginya seraya masuk ke dalam selimut. Ia mendekat dan menggoyangkan bahu istrinya dengan rengekan –yang sangat mengganggu. “Aku serius, Han-ah.”

“Memangnya apa yang kau lakukan padaku, eiish,” Hana menggumam pelan sambil berusaha menyingkirkan tangan Kai dari bahunya. “Kalau kau tidak lupa, aku juga hamil sebelum menikah.”

ANDWAE~! Aku tidak bisa membiarkan Herin disakiti pacarnya atau hamil sebelum menikah. Herin harus sekolah di tempat khusus wanita dan tidak boleh mengenal laki-laki selain Jaehyun sampai kuliah. Kau setuju ‘kan, Han-ah?”

Bahu Hana masih berguncang karena rengekan tidak penting Kai di malam hari. Ia menutupi bahunya dengan selimut dan memejamkan kedua matanya tanpa menjawab pernyataan lelaki itu. “Molla.”

LEE HANA~.”

Annyeonghi jumuseyo.”

-END-

boys-generation-smrookies-jaehyun-member-profile-and-facts

Kim Jaehyun

herin-sm-rookies

Kim Herin

.

.

.

.

See you~

With Love,

IMA & Neez

44 responses to “[IM]PERFECT[ION] AFTER STORY (2) — BY IMA & NEEZ

  1. Hahahhaha…. ada2 aja sih obrolan malam mereka… Jongin sama Joonmyun terlalu random bgt pikirannya… masa udah mikir kayak gtu… mereka terlalu overprotective ke anak mereka sendiri

  2. kok pemikiran joonmyun sama jong in terlaku over ya,aneh2 aj tu pikiran negative sang bapak sama anakx,tpi lucu gokil ngakak abis pas bcax ga ad komen lain

  3. sumpah deh jongin sama joonmyun gak ngacan ke dirI mereka sendiri. sabarr aja ya jadi hana dan jaehee. utamanya anak anak mereka si jaehyun dan kim herin untuk mrngabulkan permintaan aneh2 sang appa 😂😂😂

  4. joonmyeon sama jongin kaga nyadar apa merekaaa hamilin anak orang sebelm nikah wkwkwkwkw gikiran udah jadi bapa2 aja baru deh protect bnget sma anaknya padahal masih kecil2 bnget ckckc

  5. lucu banget nih couple, bisa-bisanya punya pemikiran yang sama. udah gitu istrinya sama-sama ninggalin buat tidur. parno gara-gara pengalaman sendiri, hahahha

  6. Ada2 aja kelakuan para papa muda ini….😀overprotektif bgt mrk…para papa jdi parno sama masalalu mrk…sampe2 para istri bete n ditiggal molor😄😄😄

  7. Junmyeon Jongin lucu hahaha overprotective nya gak ketulungan -,- gak sadar apa mereka dulu kaya gimana, ingat loh buah jatuh tak jauh dari pohonnya hohoho

  8. Astagaaa!! Aku, serius, ngakak banget kak. Di satu sisi para suami terlihat parno banget, tapi itu nunjukin mereka sayaaaaaang banget sama anak-anaknya. Dan para istri cuek sama keadaan soalnya keinget mereka dulu xexexe. Gak sabar nunggu after story selanjut-lanjut dan lanjutnyaaaa. Semangat Kak Ima dan Kak Neez 😆😆😆

  9. Hahaha~ ngakak bacanya, junmyeon sma Kai bakal jdi ayah yg protektif bgt pd anak2nya….
    d tunggu after story lainnya….

  10. Bwahahahahaaa…. ngakak guling2 bcanya…. ya ampun 2 bapak ittuuuu….. ga sadar ya qlo istri2 mreka pada hamil dluan??? wkwkwkwkwk… Ini menghibur sekali…..😀 Johda Johda! Great Job Authornim….😉

  11. wkwkk ngakak bacany, para bapak” rempong,, mereka takut anaknya mngalami hal yg sama kya mereka 😂
    sering” lah bkin sequel yg cem gini Ima n Neez, mghibur bgt 😁😁😁
    makasih sequel nya Ima n Neez 😘😘😘

  12. Jaehyun cakep, tinggi suaranya bagus 👍👍👍
    Mata haerin mirip mantannya kim kibum, lesung pipinya mirip aktris siapa gitu lupa namanya…
    Btw, komenku random sekali 😄😄

  13. waaa… kenapa mesti kompakan ya? mata batin mereka memang udah jadi satu mungkin ya?
    ini sequelnya keren thorr suka deh sama ceritanya
    next ditunggu ya thor

    keepwriting^^

  14. Yaampun ini bapak-bapak parno banget sama anak-anaknya wkwkwkwk
    Padahal juga mereka dulu blangsak abis pas mudaa ehh ternyata bisa khawatir juga sama anaknya dan kekhawatirannya sungguh tidak jelas 😂😂
    Serius ini konyol banget kelakukan kai sama joonmyeon 😂😂😂

  15. Kelakuan appa2 muda ne, bner2 deh tingkahnya bkin gemes haaaa
    Parahnny mrka kompak gk sdar body loh wkwkwkwk pdhal dlu mrka jg gtu haaaa
    Suka kak manis mantepppppppp

  16. hahaha…. aigooo… ini para bapak bapak apaan sih dengan pemikirannya

    joonmyun jongin takut kena karma hha…
    yg parah jongin..masa’ anak nya gak boleh kenal sm laki2.. hahaha.. ingat masa lalu ya jong… ckkk…

    ada lagi kah sequel nya..????

    kak ima d tunggu klanjutan deepest memories nya

  17. Dasar orang tuaa yg udh hamil sebelum nikah yaaa hahaha. Btw jangan2 nanti hyerin malah sama jaehyun wkwkwk

  18. hahahaha aduh para bapak ini gak punya kaca dirumah ? liat kelakuannya sendiri kek dulunya kayak apa hohoho
    tapi news nya kim yoojung kok ngeri yah aku kaget bacanya wkwk duuuh jingoo.-.

  19. Hahaha setuju tuh sama dua appa yg kece itu..biar buah jatuh jauh dari pohonnya ( ?? ) dua couple ini bener2 bikin addicted..buat after story nya lagi kaka…

  20. kecemasan appa appa mudaaa hahahah. lucuuuu. bayangin muka jae sama herin kecil masih unyu2 pasti awwww kyeoptaaa ><

  21. dasar nih pikiran kain jahee udh kemana2 sblm anknya dewasa wkwk salah siapa hamil dulu baru nikah kan kebalik

  22. Hwahahaha astaga junmyeon jongin kocak asli,,apa mereka ga inget sama kelakuan mereka waktu dulu. Sama2 hamil di luar nikah haha😄
    Masuk sekolah khusus wanita, ga boleh pacaran sampe kuliah? Ampun deh pikirannya msh kejauhan. Jgn terlalu over protektif bang nanti para Putra Putri nya ngerasa terkekang gimana kalo makin menjadi??
    Tp 2 jempol lah buat para daddy muda ini yg sayang bgt sama anaknya, ga mau terjerumus kaya mereka dulu #ups wkwk 😄
    Ahhh suka ceritanya ringan dan happy buat di baca.. di tunggu sequel selanjutanya dr kedua keluarga kecil ini. Semangat terus ka ima ka neez.. good luck 😀

  23. Sorry, kak baru comment skrng. Tapi suka kok sama ceritanya. Semoga ada lanjutannya trus. Ada sequel nya trus. Yuhuyyyy 😀😀
    Jongin sama Junmyeon hbs kesambet apa kok bisa pikirannya langsung melalang buana ke sana. Terlalu jauh….anak msh kecil” jg.
    Keep writing buat Kak Ima sama Kak Nisya. Kak Ima ditungguin lho kak Deepest memories nya hehe 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s