Not a Fanfiction (By : QueenX)

CHIT CHAT (Not a Fanfiction)

Author

QUEENX

 

 

Apa kabar?

Huuuft, gak tau mau basa-basi apaan selain ngomong ‘apa kabar’. Sepi, ya? As always, atau cuma perasaanku aja kali haha, mungkin sepi dari author-author lama. Tapi ramai dengan author-author baru yang ceritanya jawh lebih daeeeebakkk daripada author lama. Mungkin memang sudah saatnya para author lama vakum dari dunia ngetik fanfic dan fokus dengan dunia nyatanya.

Mungkin cuma aku author lama (sok merasa senior) yang masiiiih aja bergelut sama dunia maya, padahal udah disuruh ‘menata-masa-depan’ oleh kedua orang tua wkwk.

Kayaknya gak lama lagi aku akan ikut jejak para author terdahulu yang mulai melupakan dunia mayanya dan hidup sepenuhnya di dunia nyata.

Aku juga belakangan mulai hilang selera sama kegiatan fangirling. Entahlah, tiba-tiba bosan, tiba-tiba hambar, tiba-tiba aja mulai menghapus sedikit demi sedikit kumpulan stuff mereka di dalam HDku. Waw, secepat itukah masa fangirlingku haha, baguslah, aku terlalu sering menguras uang orang tuaku karena kegiatan ini, mungkin sudah saatnya sadar dan kembali ke jalan yang benar.

Tapi tidak semuanya ya fangirl itu berada di jalan yang salah, selama masih ingat sama Tuhannya sih kalian terbaiklah memang haha.

(MAAF KALO KETERUSAN CURHAT)

Jadi gini loh, selain aku mulai jenuh aku juga gak mau kayak salah satu temen kuliahku (dia bahkan sempat jadi partner magangku) yang astaga, kalian harus tahu, dia udah seperti fans garis keras dari salah satu group KPOP ternama yang baru-baru ini kambek, udah gak baru banget sih, udah sekitar sminggu yang lalu kayaknya, (cari tahu sendiri ya apa nama dari grup itu).

Dia lebih dulu jadi fans mereka sih, dia lebih dulu kenal kipop daripada aku, dialah yang memperkenalkanku dengan dunia kipop. Masalahnya disini adalah, saat teman-teman seangkatannya TERMASUK AKU, udah menyelesaikan kuliah kami, dia MASIH TETAP JALAN DI TEMPAT, karena ya itu…dia tenggelam dalam dunia fangirlingnya. Dan sekarang dia tiba-tiba aja menghilang tanpa kabar, LUCUNYA adalah aku dan dia, juga para sahabatnya DULUNYA masih saling ‘follow-follow-an’ di berbagai akun sosmed, sekarang dia ngeBLOCK kami semua (aku dan sahabatnya sendiri) karena sepertinya kami dianggap ‘mengganggu ketenangannya melakukan kegiatan fangirling di SNSnya’. Kalian tahu? Padahal maksud kami itu baik, menghubunginya untuk berniat mengajaknya kembali (meski ada salah satu sahabatnya yang terlanjur menyindirnya habis-habisan karena tak kunjung mendapat respon yang baik dari dia), memberi dia semangat agar ia menyelesaikan skripsinya, tapi aku gak nyangka aja gitu, dia yang teman magangku, hidup dengan aku di luar kota selama magang lebih dari sebulan, memperlakukan aku bahkan sahabatnya sendiri seperti ini. Seketika, rasanya kita semua udah kayak orang asing di mata dia, 4 tahun mengenal dia gak ada artinya sama sekali dibanding dengan grup idolanya yang bahkan tidak mungkin mengenalnya lebih dari kita mengenalnya. It’s hurts, guys (meski terbaca LEBAY). Ini juga terhitung gak bener! Yeah, kalian boleh menggilai mereka lebih dari kalian menggilai siapapun di dunia ini (kecuali Tuhan), tapi setidaknya kalian juga gak melupakan dunia nyata kalian dong? Dan dia…aku gak nyangka dia jadi seperti itu. Kalau yang kayak gitu boleh aku sebut ‘terlampau fanatik’ kan?

Makanyaaaa, sebelum aku jadi mahkluk yang tidak jauh beda seperti dirinya, alangkah baiknya aku mulai menahan diri, tidak lagi menjerit tidak jelas di malam hari, tidak lagi membuang-buang pulsa demi mereka dan…tidak over lagi dalam mengonsumsi hal berbau kipop dalam hidupku (aku usahakan moonlight drawn by clouds dan scarlet heart ryeo akan menjadi 2 drama terakhir dalam sepanjang sejarah aku doyan nonton drama juga wkwk).

Sumpah ini susah -_- ini sangat menyiksa (LEBAY) karena terkadang masih aja dibuat kesengsem sama mereka kalau lagi melintas di timeline Instagram / facebook / akun line. Apalagi mereka juga baru-baru ini lagi kambek, holyshit aku masih gak bisa menahan diri buat gak streaming comeback mereka, tapi ya seenggaknya aku udah ‘sedikit berhasil’ untuk gak maruk jajan album mereka lagi, gak sampe menghubungi ayahku yang jauh-jauh kerja di luar kota hanya untuk meminta duit demi jajan album mereka, syukurlah kesadaran diri itu udah timbul dalam diri aku, jadi tinggal membuang kebiasaan doyan update info mereka.

Mungkin ini terbaca, “apaan sih nih author satu muncul-muncul bawa cerita nonsense kayak gini” atau mungkin “yah author ini lagi, pasti lagi cari sensasi, cari muka lagi”. Gak sama sekali ya gaesss, aku cuma mau menyadarkan aja, kali aja ada teman kalian, saudara kalian, atau mungkin diri kalian sendiri yang terlampau fanatik kayak temanku yang satu itu, dia masih aku anggap teman sih sampai sekarang meski dia udah ‘gitu banget’ sama aku dan sahabat-sahabatnya. Entahlah tapi aku sedikit berharap dia tahu SKF dan bukan wp ini untuk membaca sindiran penuh sayangku untuknya. Tapi gak yakin juga dia langsung sadar abis baca ini, you knowlah guys, mungkin jalan menuju kata sadar itu butuh proses, aku juga sedang dalam proses untuk sadar soalnya wkwkwk. Sadar kalau Jimin makin bre**sek pas kambek ini. Maafkan kalimat yang sebelumnya, abaikan bila perlu (bow-wow-wow).

Wake up gaesss! Jangan sampai seperti dia, ingat juga orang tua kalian yang membesarkan kalian sampai sekarang, jangan hanya membanggakan ‘mereka’ yang tampannya bagaikan malaikat yang jatuh dari surga (setidaknya malaikat dari surga gak oplas), tapi banggakan juga orang tua kalian di rumah, kalian tahu, cukup dengan menyelesaikan pendidikan kalian sampai tamat dengan hasil yang baik saja, orang tua kalian sudah bangga dengan prestasi kalian.

Tapi aku yakin sih, readers SKF tidak seperti temanku yang satu itu, aku yakin, karena mahkluk seperti dia, sebenarnya tidak sia-sia juga hidup di dunia ini, hanya saja dia tidak bisa menjalani hidupnya dengan benar, bagi dia mungkin benar, tapi di mata manusia normal, itu pasti salah dan membuang-buang waktu, jadiii… sekian curahan hatiku hari ini. Maaf bukannya memposting lanjutan cerita, malah jadi spam curhatan tidak penting ini, tapi aku harap ini sedikit penting dan berguna untuk menyadarkan kita, karena sebesar apapun kita mencintai bias kita, mengakui bias sendiri sebagai suami dan semacamnya, setidaknya kalian masih sadar dan mengikuti kodrat hidup kalian yang sebenarnya, fangirling itu wajar, fangirling itu tidak salah, tapi jangan sampai fangirling menjadi kiblat seumur hidup kalian dan membuat hidup kalian penuh penyesalan di saat tua nanti, jadikanlah fangirling sebagai kenangan manis, asem, asin kalian di masa tua nanti. Believe me, ini akan lucu banget saat kalian menceritakan pada anak cucu kalian kelak, aamiin semoga kita semua berumur panjang wkwk (tapi bisa berasa pait juga kalo misalnya bias kalian nanti dating atau nikah, yeaaay! Haha apaan sih, tapi pastikan kalian udah punya pacar/suami sebelum bias kalian punya pacar/istri, ya biar gak pait-pait banget riwayat fangirling kalian).

Sekian basa-basi gak gunaku, makasih udah membuang waktu berharga kalian untuk baca, makasih juga kalau kalian mau ikut nimbrung komen dan curhat tenang luapan hati kalian di kolom komentar di bawah~~~

Regards,

QueenX

13 responses to “Not a Fanfiction (By : QueenX)

  1. gtau mau komen apaan–”
    tpi, semoga aku dn yg lainnya ga ‘mengikuti jejak’ temenny kakak yaa^^ semoga cepet diberi hidayah bagi temen kakak itu atau siapapun yg fanatik maupun mendekati maupun biasa(?) buat aku juga semoga cepet diberi hidayah, biar ga selalu inget smaa oppadeul, dn selalu inget sma orang tua^^ *aku abis kesambet jdi rada alim gini(?)* (maaf kalau komenan ini tidak mutu dan aneh/membingungkan:’V

  2. Smogaa aja kpopera yg lain gak kayak temennya author yaa,soalnyaa aku suka mikir gitu jugaa…
    Author mau berhenti nulis ):
    oyaa,aku reader baruu… seinget aku,qku udh pernah baca disini tapi cmn sedikiitt. Nanti aku baca ff kakak lagii dehh,tpi skarang udh malem :” jadii insya allah besok aku baca ff kakak yaa~~ daan semangatt buat authorr (:

  3. Iseng baca ini dan yah aku pun akhir2 ini mulai sadar dan aku juga udah gak buang2 waktu untuk terlalu fanatik sama orang. Papaku said “suka karyanya, jangan orangnya” dan walau agak gimana, tapi yaudahlah sama bias mah aku juga sudah open eyes kalo jodoh nanti gak mungkin sama bias buakakak. Dan aku juga nyalurin ntn drama buat seneng2 aja. Baper2an gitu aja. Ada yang bash bias, ketawain. Bias dating cmn urut dada lolz.

    Intinya fangirling itu boleh hanya jangan overlah. Bias pun hanya anggep kita fans walau sayang, dll
    Tapi ingetlah kehidupan nyata kita. Kpop world itu sebagai dunia penyalur kesenengan aja. Semoga temennya kakak sadar ya :)))

  4. yahhh mau udahan nih thor buat munculin karya2nya? buat nuangin ide2nya yg katanya udah jadi buntu ya? duh padahal suka sama ceritanya. bakal kangen banget pasti sama couple sehun-yoojung huhuhu

  5. ya….Pdahal aku baeu aja menyesap manisx bca ff,walaupun ga bkln pernh segila teman eon it kyakx/plakk/,eh,makasih eon dah mengingatkan kodradnya manusia,yah…Eon bklan ga ax pdah aku udah suka banget sama ff y oen buat,tpi ga papa,bukankh membelokkan tujuan jalan untuk hal lbh baikkn itu hal y kuar buasa,terimakasih eon karena sudah mengisi hari2 jenuhku dgn ff hebak punyaan eon,trimakasih krna tlah mjdi author y mmbuat ff y sangat bagus

    hwaiting eon buat real lifenya,

    aku oasti bakalan kangen sma eon,oh iya akun ig eo ap ya,minta dong,biar ga putus2 amet gt

  6. saling sharing aja boleh ya (?)
    Aku jg mhsswi smter akhir nih tp masih bergelut dgn dunia menulis fiksi. Jika disuruh utk mninggalkan dunia menulis dan kmbali k khidupan nyata jujur aku ga bisa (?) Karena mereka sama” penting. Jd aku memutuskan untuk membagi waktu dan lbh mmproritaskan urusan kuliah dan real life namun tetap utk menulis disaat wkt senggang. karena menurutku begini, menghasilkan sebuah karya tdk mengenal batas dan umur. Kita bisa lihat ada byk org dewasa bahkan lansia pun masih menghasilkan karya dgn cara menulis pdhal mreka jg punya kesibukkan d real life mereka. Jadi ya kuncinya itu tadi bisa mengatur wkt chingu. Semangatt ^^v

    • Ralat ya komentarnya. Aku gak pernah MENYURUH. hanya mengajak. Diterima ya syukur gak diterima ya gapapa. Kalo kamu pintar membagi waktu ya Bagus, apalah aku yg kalo udah terjun ke satu dunia yg aku sukai aku akan tenggelam disana dan lupa sama duniaku yg lain. Jadi aku memutuskan keras untuk diri kusendiri. Makasih atas masukannya

  7. Ketika ada author udah curhat tentang dunia nyata dan mau pensiun rasanya sedih huaaaa tapi emang bener dunia nyata tuh penting bgt jgn ampe kita masuk dunia fangriling selamanya terus ngelupain dunia nyata gitu aja, allhamdulillah masih inget tuhan jd ga sampe gitu.
    Semangat ya, terus ingetin temennya juga thor kasian kalo kasusnya gitu, emang perlu bgt disadarin😀
    Fighting ^^

  8. Hi author ^^
    aku sampe skarang masih jadi fangirl dan belum bisa ninggalin dunia maya, tapi aku masih menomor satukan dunia nyata sih, dan alhamdulillah kuliah ga keganggu dan bulan kmarin baru wisuda (ga nanya) haha
    Aku ikut prihatin ya sama nasib temennya author, semoga temennya sadar dan berjalan dijalan yg benar *ceilahh haha
    Dan semoga jalan(?) yg diambil sama author tepat ya? Dan smoga sukses dg dunia nyata nya.
    Semangat author ^^

  9. bingung mau ngomong apaaa.
    jujur untuk ff karya QUEENX atau QUEENXIXI #itu sama kan ???
    aku hampir selalu ngikutin karna aku suka gaya tulisan dan bahasanya. alur ceritanya juga mnurut aku bagus.
    aku klo udh suka sama karyanya pasti yang aku liat stiap ada ff baru aku liat authornya. dan skarang salah satu author favorit aku mau hiatus😥😥😥 . #berasa jadi kaya keilangan temen seperjuangan

    jujur aku emang seorang fangirl, tapi justru aku malah ngga pernah smpe ngelakuin/ngejalanin/ngalamin hal yang begituu.
    aku ngga pernah beli albumnya hanya sebatas ngedownload entah itu dari mp3 atau MV nya. kalo buat ngejerit tengah malem mahh itu pastiii apa lagi klo liat bias si alien sekseh heheh.

    tapi kalo emang keputusan author sudah begituuu yaa aku mau bilang apa. nglarang pun tak mungkin. jadi aku cuma bisa dukung keputusannya. semoga jadi yang terbaik dan ngga bikin nyese dinanti”.

  10. Aku mulai dari mana ya? Hahha
    Mungkin author umurnya gak jauh beda denganku. Aku juga termasuk author tua dan dibilang udah gak anak gadis lagi (?) Maksudnya udah bisa disebut wanita…
    Aku 50% sependapat 50% nggak. Memang dibilang aku sudah bukan fangirl semasa ak masih imut dulu setidaknya masih ada draft lagu korea di hp hahaha…
    Ak setuju dgn pendapat kmu ttg utk sadar dgn dunia nyata. Menurutku mungkin agak sulit jika mereka masih diusia belia. Tapi jika usia udah se aku atau author mungkin dia masih belum menemukan jati dirinya yg sebenarnya. Belum menemukan yg membawanya menikmati indahnya dunia dan dirinya sendiri. Lebih sulit bilangin orang yg umurnya udah tua dari pada bocah menurutku hehehe
    Yups… semoga temen kmu dan fangirl yg terlalu ekstrem untuk usia kita dgn cpat sadar dan kembali ke dunianya dan menemukan jati diri ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s