[IM]PERFECT[ION] AFTER STORY (3) — by IMA & Neez

untitled-1

[IM]PERFECT[ION]

Kim Jong In (Kai), Kim Joon Myun (Suho), Lee Hana (OC), Oh Jaehee (OC)

Kim Jaehyun & Kim Herin 

IMPERFECTION Universe, Fluff, Family, Married Life

PG || Drabble

In Correlation With

IMPERFECTION by IMA || [IM]PERFECTION by Neez

[IM]PERFECT[ION] After Story (1) || [IM]PERFECT[ION] After Story (2)

© IMA & Neez

***

   Menjelang tiga tahun usia pernikahan, hubungan Kai dan Hana tidak pernah dihiasi pertengkaran hebat atau semacamnya. Mereka hanya akan berdebat singkat dan mengakhiri perdebatan itu dengan berdiam diri satu sama lain. Sesuai komitmen yang pernah disepakati agar tidak bertengkar di depan anak mereka. Di penghujung hari sebelum tidur, biasanya mereka akan membahas hal yang menjadi perdebatan dan memutuskan untuk saling meminta maaf satu sama lain. Dan ya, hanya begitu saja.

   Selama hampir tiga tahun itu pula, Hana tidak pernah tidur secara terpisah dari suaminya apapun yang terjadi. Jika Kai mendapatkan jadwal ke luar kota, maka Hana akan berusaha menemani dan meminta izin dari rumah sakit –sekalian membawa Herin liburan. Lagipula jadwal ke luar kota suaminya masih bisa dihitung jari dalam satu tahun, jadi tidak pernah ada yang keberatan memberikan Hana izin. Namun rekor tidak pernah terpisah itu dipatahkan dengan perjalanan Kai ke luar negeri selama tiga hari dan tidak bisa mengajak Hana atau pun Herin pergi bersama.

   “Herin-ah,” Hana memperhatikan putrinya yang tengah bermain boneka di atas tempat tidur bersamanya dan seketika berhenti karena mengingat Kai yang berbeda pulau darinya malam itu.

   “Eung eomma,” Herin masih sibuk menata beberapa boneka kecil berbentuk binatang itu duduk melingkar di atas tempat tidur tanpa melihat Hana yang duduk dengan gelisah di depannya.

   Hana menghela napas panjang seraya mengusap rambut sebahu Herin. “Appamu sedang apa ya di sana.”

   Namun Herin tidak menjawab dan sibuk menata mainan barunya dan membuat percakapan kecil dengan nada pelan –yang tidak begitu jelas hingga membuat kening Hana berkerut. Seulas senyum geli muncul di bibir Hana karena putrinya yang menggemaskan itu tengah membuat dialog dengan boneka-boneka itu.

   “Eomma,” panggil Herin seraya mengangkat kepalanya dan menatap Hana dengan sepasang mata bulatnya. “Appa tidak pulang, ya?”

   “Eoh, appa baru bisa pulang besok lusa,” Hana kembali mengusap kepala anak perempuannya yang masih berusia dua tahun lebih beberapa bulan itu dengan helaan napas panjang –lagi. “Herin tidur disini, ya?”

   “Helin kangen appa,” ekspresi anak itu berubah seketika, menjadi cemberut dan hampir menangis hanya karena mengingat Kai.

   “Eomma juga,” sahut Hana seraya mengangkat tubuh Herin berada di atas pangkuannya dan menenangkan putrinya yang mulai terisak.

   Hana meraih ponselnya di atas nakas dan menemukan pesan dari Kai –yang memberi kabar baru tiba di hotel hampir setengah jam yang lalu. Tanpa menunggu apapun, Hana segera menekan tombol video call, menunggu hingga beberapa saat sebelum Kai menjawab panggilannya. Muncullah wajah Kim Jong In –yang sepertinya baru selesai mandi dengan kemeja kotak-kotak hitam putih dan rambut berantakan.

vlcsnap-2016-10-17-22h54m44s97

   ‘Uwaaa!! Aku baru mau meneleponmu lewat face time, Han-ah.’

   Appa!!” pekik Herin heboh seraya mengambil ponsel dari tangan Hana dan mendominasi layar ponsel dengan wajah mungilnya, berhadapan langsung dengan ayah kesayangannya. “Appa dimana?”

   ‘Di hati Herin kok. Memangnya appa kemana?’

   Hana memutar bola matanya mendengar ucapan Kai yang membuat bulu kuduknya meremang. Ia mendengar suara tawa geli Herin yang menggelitik, hingga Hana kembali mengarahkan layar ponsel ke hadapannya agar wajah mereka bisa masuk bersama-sama. Ia juga ingin melihat wajah Kai yang sudah terpisah lebih dari 12 jam darinya itu.

   “Hari ini acaranya apa saja?” tanya Hana dengan kening berkerut karena Kai sibuk mengatur posisi kamera hingga hanya menemukan gambar bergoyang-goyang tidak jelas.

   ‘Meeting saja. Besok baru ada showcase,’ Kai terlihat duduk di kursi setelah meletakkan ponselnya di sudut meja dan Hana bisa melihat background kamar hotel yang ditempati suaminya.

   “Huft,” kedua pipi Hana menggembung, tidak bisa membayangkan malamnya yang akan terasa dingin tanpa kehadiran Kai. Walaupun ia bisa memeluk Herin, tapi ‘kan tubuh anak itu tidak bisa memberikan kehangatan. Mungkin lebih tepatnya ia yang menghangatkan Herin.

   “Appa, tadi ada samcheon milip appa datang ke lumah,” Herin tiba-tiba berujar di luar perkiraan yang membuat Hana menegang dan memucat seketika. “Samcheon itu bawa banyak boneka lucu, dali Amelika katanya.”

   ‘Samcheon mirip appa? Siapa?’

   Kedua mata Hana terpejam ketika menyadari suara Kai yang berubah menjadi dingin. Padahal ia tidak ingin merusak momen seperti itu, tapi ia tidak bisa menyalahkan Herin juga. Karena Herin, Hana terpaksa harus jujur.

   “Eomma, Helin lupa siapa nama samcheonnya,” dengan polosnya Herin mengarahkan kamera ke wajah Hana –yang sudah memucat dan hanya memberikan seulas senyum tipis pada suaminya.

   “Taemin samcheon, Herin-ah,” jawab Hana pelan, namun cukup bisa didengar oleh Kai di seberang sana.

   Diamnya Kai sedetik kemudian dengan wajah kesal membuat Hana tidak bisa berkata apapun. Sementara Herin masih tertawa geli sambil bercerita panjang lebar kedatangan Taemin ke apartemen –untuk bertamu sekaligus melihat Herin. Namun Kai di seberang sana hanya merespon seadanya dengan senyum tipis ketika mendengarkan cerita Herin. Membuat Hana merasa bersalah karena putri kesayangannya harus melihat Kai dalam mode seperti itu.

   “Eomma, Helin ngantuk,” Herin tiba-tiba menyerahkan ponsel Hana kembali setelah menguap lebar. “Appa~ Besok appa telepon lagi ya, Helin mau bobo.”

   ‘Ne~, tidur yang nyenyak ya, sayang. Appa juga mulai ngantuk.’

   “Jong In-ah,” rajuk Hana seraya bangkit dari tempat tidur mencegah Kai mematikan video call seraya menyelimuti Herin, mematikan lampu kamar dan melangkah cepat ke ruang tengah. “Aku bisa jelaskan.”

   ‘Kau bisa jelaskan maksud datang ke rumah, membawakan mainan untuk Herin, dan makan malam bersama tanpa suami di rumah?’

   Ya~, dia baru datang dari New York dan langsung kesini. Dia juga mencarimu, tapi kau sedang pergi ke Jepang,” Hana melihat Kai pura-pura sibuk menulis di meja, seolah tidak mendengarkan penjelasannya. “Makan malam bersama juga tidak sengaja…. Aku baru selesai masak saat Taemin datang tadi.”

vlcsnap-2016-10-17-22h53m34s166

   ‘Aku tidak suka. Kenapa kau bawa masuk laki-laki lain ke rumah saat aku tidak ada? Dan ini Taemin, Lee Taemin! Mantan pacarmu dan aku tidak tahu apa yang kalian lakukan di sana.’

   “Astaga, Jong In. Aku minta maaf, oke? Aku dan Taemin hanya mengobrol di meja makan, ada Herin juga, memangnya aku mau melakukan apa?” balas Hana setengah emosi, namun berusaha tidak mengeraskan suaranya agar tidak didengar Herin di dalam kamar.

   Kai kembali melihat ke layar ponsel, terlihat tidak senang dengan penjelasan Hana. ‘Kalau tidak ada Herin? Ah molla, aku tetap tidak suka! Kau tidak tahu aturannya kalau tidak boleh bawa laki-laki asing ke rumah saat tidak ada suami?’

   Kali ini Hana terdiam, menundukkan kepala sambil menggigit bagian dalam bibirnya. Tidak akan menangis kok, hanya menunjukkan rasa bersalahnya pada lelaki itu. “Ara, aku minta maaf. Taemin akan datang lagi kalau kau sudah di rumah.”

   ‘Datang lagi?’

   Hana merutuki bibirnya sendiri yang berbicara di luar kendali dan menyebabkan Kai mendengus di seberang sana. “Eh, dia yang bilang tadi, aku juga—.”

   ‘Lee Hana. Kalau Herin tidak cerita tadi, apa kau akan bilang Taemin datang ke rumah hari ini?’

   “Eoh, aku pasti cerita. Tapi saat kau pulang ke rumah nanti, lagipula Herin—.”

   ‘Lee Hana. Kau. Akan. ‘Puasa’. Selama. Satu. Minggu. Setelah. Aku. Pulang. Nanti. Mengerti?’

   Hanya senyum miring yang diberikan Hana seraya memutar bola matanya karena mendengar penekanan di setiap kata oleh suaminya. “Yakin? Bukan kau yang lebih tersiksa?”

   ‘Nope. Aku akan pastikan kau yang akan tersiksa nanti.’

   Tiba-tiba Hana menyesali kata-katanya dan baru saja akan meminta maaf lagi ketika wajah Kai hilang dari layar ponselnya. Lelaki itu memutuskan secara sepihak sambungan video call mereka.

   “Ya! Ya! Kim Jong In!” Hana berusaha memanggil melalui video call lagi, tapi tidak mendapat jawaban apapun. Hingga muncul satu chat dari Kai yang membuat Hana kembali merasa bersalah.

Urus saja mantan pacarmu.

   Tetapi sungguh, Kai dalam mode posesif dan mudah cemburu seperti itu terkadang lebih menyusahkan daripada Herin yang merengek tidak dibelikan mainan. Merajuk pada Kai yang tengah marah padanya bahkan lebih sulit daripada merajuk atasannya sendiri untuk memberikan izin libur. Apalagi ini menyangkut Taemin, yang jelas-jelas bisa membuat ia dan Kai perang dunia sebentar lagi.

   Eh tunggu, tiba-tiba Hana mendapat ide di dalam kepalanya.

   Hana tentu yakin bahwa Kim Jong In tidak akan bisa menolaknya yang akan memakai lingerie tipis dan transparan ketika menyambut lelaki itu pulang nanti. Hana ingin lihat siapa yang bisa tahan seminggu tidak menyentuh satu sama lain. Dirinya atau Kim Jong In.

***

Jaehee menaruh botol susu terakhir yang ia cuci ke dalam kabinet sebelum melepaskan sarung tangan karet, dan menaruhnya di gantungan, sebelum mendengar ponselnya berbunyi nyaring dari stool dapur. Tergopoh-gopoh, Jaehee meraih ponselnya dan wajah suaminya, yang merangkul dirinya sambil memangku Jaehyun muncul di layar ponselnya.

   Jaehee buru-buru menggeser ikon berwarna hijau untuk mengangkat panggilan suaminya yang tengah dalam perjalanan bisnis ke Busan, sebagai perwakilan JH Entertainment, bersama Jongin. ”Poppy~”

   ”Halo Sayang~ apa kabarmu?” tanya Joonmyun sambil tersenyum pada Jaehee meski terpisah jarak, Jaehee masih bisa merasakan betapa hangatnya senyum dan nada bicara Joonmyun.

   ”Hing~” rengek Jaehee sambil berjalan menaiki tangga menuju lantai dua rumah, dimana kamar tidurnya berada. ”Bogoshippo~”

   “Arasseo. Lain kali kalau Jaehyun tidak pilek, kalian semua harus ikut kemana pun aku pergi.” Bujuk Joonmyun lembut. ”Aku merindukanmu juga. Kau tidur dengan Hyunnie malam ini, kan?”

   ”Eoh, tidak ada yang memelukku jadi aku peluk Jaehyun saja malam ini. Dia bahagia bisa tidur dengan Mommy-nya.” Ujar Jaehee sambil membuka pintu kamar, mendapati Jaehyun sedang heboh memainkan Lego barunya di atas tempat tidur sampai-sampai tidak menyadari Mommy-nya masuk ke dalam kamar.

   ”Ne, tapi tidak ada tidur dengan Mommy dan Poppy, kecuali akhir pekan.” Joonmyun seperti biasa mengingatkan dengan tegas.

   ”Iya~” seloroh Jaehee, yang jauh lebih lunak pada putra tunggal mereka.

   ”Facetime, Sayang… aku mau bicara dengan Jaehyun.”

   Jaehee melepaskan ponsel dari telinganya dan menekan ikon face-time, mendapati wajah tampan suaminya dengan rambut masih tertata rapi, dalam balutan kemeja dan celana panjang yang khas. Wajahnya sedikit letih, dan sepertinya ia duduk di sofa kamar hotelnya setelah pulang dari konferensi.

   ”Hyunie, Poppy telepon, Sayang…”

   ”Poppy!” seru Jaehyun heboh berdiri dengan susah payah diantara tumpukan selimut tebal dan menghampiri Mommy-nya yang duduk di tepi tempat tidur, mengulurkan kedua tangannya ke depan, sambil mengangkat ponselnya tinggi, agar Joonmyun bisa melihat mereka berdua dengan jelas.

   ”Hi, Kiddo… not sleeping yet?” sapa Joonmyun ceria, dua matanya melengkung membentuk bulan sabit saat melihat wajah putranya yang merupakan kloningan dirinya sendiri.

screenshot_2016-10-18-01-59-14_com.naver_.vapp_1476730791235.jpg

   Jaehyun menggeleng, kedua mata cling-clingnya (kata Joonmyun) masih berbinar, meski waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. ”Aku masih mau main, aku malam ini bobo sama Mommy, boleh kan, Poppy?” bujuk Jaehyun sambil memeluk leher Mommy-nya dengan dua tangan mungil, dan meletakkan kepalanya di pundak Jaehee.

   ”Of  course, you should take care of Mommy when Poppy not around, okay Kiddo? Tapi ini sudah malam, you should sleep.

   Jaehyun cemberut, ”Ollait! Poppy, kalau Poppy pulang nanti. Kita harus main sama-sama ya… Icing Samcheonie bought me Lego.” Mata Jaehyun berbinar-binar, sementara Jaehee langsung salah tingkah, namun tak bisa menghentikan cerocosan polos nan jujur putranya, ”Tadi Hyunie dan Mommy diajak jalan-jalan sama Icing Samcheonie.”

   ”Oh?!” Joonmyun terlihat kaget mendengar ucapan putranya.

   ”Igeo… Lego yang Hyunie mau… yang kata Poppy akan dibelikan kalau Hyunie pintar… tapi Icing Samcheonie sudah belikan Hyunie. Jadi Poppy tidak usah keluar uang lagi. Hyunie mau bobo biar besok bisa main, bye Poppy… Hyunie loves you sooo much.” Dan Kim Jaehyun yang polos itu mencium layar ponsel sebelum membereskan mainannya dan berjalan ke kamar mandi untuk sikat gigi sendiri, menyisakan Jaehee yang meringis di depan layar.

   Joonmyun menghela napas, dengan wajah datar berkata, ”Telepon aku lagi setelah Jaehyun tidur.”

   Jaehee langsung menunduk pasrah, karena Joonmyun memutus facetime begitu saja. Malam ini akan panjang. Jaehyun muncul dari pintu kamar mandi, sudah sikat gigi dan tak ada noda bekas pasta gigi di wajahnya, Jaehee membantunya mengganti pakaian dengan piyama kembarnya sebelum meninabobokannya tidur. Hanya butuh dua puluh menit untuk menunggu Jaehyun benar-benar pulas, sebelum Jaehee meraih ponselnya dan menghubungi Joonmyun lagi.

   ”Yeoboseyo.” Suara Joonmyun terdengar dingin, datar, dan kering. Suaminya pasti marah.

   ”Jaehyun mengatakannya salah,” rengek Jaehee yang pindah ke walk in closet agar putranya tidak terbangun. ”Bukan Yixing yang mengajak kami jalan. Tapi tadi, saat kami sedang jalan-jalan, kami bertemu Yixing. Dia menghampiri kami, dan mendadak menawarkan Jaehyun hadiah.” Repet Jaehee berusaha menjelaskan.

   ”Kau tahu kita tidak boleh memanjakan Jaehyun begitu saja kan, Jaehee-ya?” Humph tidak pakai Sayang. Joonmyun benar-benar marah. ”Dan Lego yang ingin kubelikan? Lego Star Wars versi kapal milik Han Solo?! Itu bukan barang murah!”

   ”Ya, tapi kan itu murah bagi Yixing. Jadi menurutku itu bukan hadiah yang besar-besar amat…” Jaehee merepet. ”Hyunie sangat ingin Lego itu, Myeonie…”

   “Aku bisa membelikannya! Tapi kita harus menunggu agar anak itu belajar bersabar. Jika kita selalu memberikan apa yang dia minta, dia akan manja.”

   ”Aku tahu… tapi kan Yixing menawarinya…”

   ”Humph!” dengus Joonmyun.

screenshot_2016-10-18-02-06-48_com.naver_.vapp_1476731357894.jpg

   ”Myeonie-ya… jangan marah~ itu kan hanya hadiah biasa untuk Hyunie dari teman Poppy dan Mommy-nya. Yixing bilang dia tak belikan Hyunie hadiah di ulangtahun Hyunie yang ketiga kemarin.”

     ”Jaehee-ya~” keluh Joonmyun. ”Kau juga tidak bilang kau akan jalan-jalan dengan Hyunie!”

   Jaehee merengek lagi, kebiasaan yang tak pernah bisa berubah meski usianya sudah nyaris kepala tiga dengan satu putra. ”Tapi aku dan Jaehyun tidak berencana lama-lama. Aku hanya mau belanja bahan makanan untuk makan malam, dan kami bertemu Yixing di COEX!”

   ”Lalu kau malah jalan dengan Zhang Yixing.”

   ”Ah Myeonie,” rengek Jaehee.

   ”Malhae, kalian ngapain saja tadi?”

   ”Apa maksudmu kami ngapain saja… kami tidak melakukan apa-apa…”

   ”Jalan? Beli mainan?”

   ”Err… ya makan malam…”

   “Makan malam?!”

   Jaehee jadi menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Jujur salah, tidak jujur Joonmyun pasti jauh lebih marah. Tapi, kan mereka sekarang sedang berjauh-jauhan. Ia tak mau bertengkar dan membuat Joonmyun khawatir di Busan sana.

   ”Cih, kalau Hyunie tidak bilang dia dapat lego tadi, kau tidak akan jujur padaku, geuchi?”

   ”Tentu saja tidak! Kau pasti akan tahu kalau dia mendapatkan hadiah Lego, kan? Ayolah, Myeonie jangan marah…” bujuk Jaehee.

   Tut. Tut. Tut.

   ”Myeonie… Myeonie-ya?! Kim Joonmyun?! AAAAAHHHHH dia marah~” rengek Jaehee sambil memandangi ponselnya, tapi tersenyum kecut. Tiga tahun belakangan ini hidup mereka penuh dengan Jaehyun. Seolah Jaehyun selalu bisa membuat mereka berdua sibuk, bahkan Jaehee sampai tidak ingat kapan terakhir kali ia dan Joonmyun menghabiskan waktu hanya berdua tanpa Jaehyun yang selalu penasaran dan ingin selalu berada diantara kedua orangtuanya.

   Setidaknya, tiga tahun usia pernikahan, Jaehee masih merasakan cinta Joonmyun yang sangat besar padanya, bahkan semakin besar semenjak kehadiran Jaehyun.

   Ah, PR Jaehee sekarang adalah harus merayu suaminya yang akan merajuk jika sudah pulang dari Busan nanti. Terkadang Joonmyun bisa lebih manja daripada Jaehyun.

-END-

boys-generation-smrookies-jaehyun-member-profile-and-facts

Kim Jaehyun

herin-sm-rookies

Kim Herin

.

.

.

.

Yang punya request mau liat episode-episode lucu rumah tangga kecil keluarga mereka atau punya ide skenario-skenario kocak soal Jongin-Hana-Herin dan Joonmyun-Jaehee-Jaehyun, boleh ditulis di komen ya, siapa tau bisa kita bikinin idenya😀

 

See you~

With Love,

IMA & Neez

34 responses to “[IM]PERFECT[ION] AFTER STORY (3) — by IMA & Neez

  1. wkwkw kocak banget ini kehidupan rumah tangga mereka ber 4 haha
    kalo anak udh mulai pandai ngomng emang kaya gtu suka jujur banget haha..
    ga yakin jongin bakalan tahan seminggu wkwkwk
    jaehee masih ngandelin rengek2 manja ke myeonie haha ya semoga masih mempan ya jaehee

    buat mereka liburan bareng dong ka neez dan ka ima heeh seru kayanaaa

  2. Hahahah…. nereka bener2 kocak deh… para suami overpritective bgt sama istrinya… Jongin,,,, Junmyeon… can erita mereka bner2 dinanti deh.. ga bakal percaya klo Jongin ga bakal nyentuh Hana.. terlalu imposibble.

  3. Haduuuh jadi keinget sama vapp kai, pas banget yaaa ada itu, yaampun daddy jongin tamvan sekali ku bisaa apaaaa aaaaaaa

    Tapi lucu juha siih kalau jongin ngerajuk gitu, sok2an pula nyuruh hana puasa itu haahah, semoga jongin yang gak tahan y

  4. ahahahahaha pada cemburu semua nih bapak herin dan jaehyun 😂😂
    jongin sok ngancam kaya gituuu emang situ kuat pak nahan(?) ahaha aku yakin diantara mereka gak bakalan ada yang menang cz dari dulu mereka kan pasangan yang hormonal (kata nya kaka IMA sih gitu) di imperfections kkkk

    manjanya jaehee masih gak ketulungan banget ya haha. Mas icing sihhh cari masalah hh wkwkwkw kw

    Btw Salut banget sama Kak ima dan Kak neez yang langsung dapat idea buat fanfic ini setelah nonton v app jongin sama suho yang pas di jepang. yang fotonya suho itu pasti yang posting an di Web page exo-l ya Kak.

    okayyy next series nya ditunggu ta Kak!
    fighting!!! yang lain ditunggu juga. especially yang campus scandal yang spin of nya (kaina) cz udah penasaran banget itu nyampe chap 2 masihan hehehehehe

  5. Hahaha…mereka tuch y lucu bgt…msh adja suka cemburu ma cwo lain..pdhl kan g sengaja mereka juga hihihi…

  6. wkwkwk,ad2 aj tu kelakuan dua suami y juawuh gt aj masih sempet2x cemburu buta ama mantan pcr sang istri🙂,hahah lucu bannget ank mreka bagaikn bom waktu y kon sj bs mledak kpn sj ky skrang🙂

  7. ada yg ketigaaaa😄 yaampun ini para bapak ngambek”an gegara mantan yaa hihii
    kocak bgt😄 ini dlanjutin aj Neez n Ima, penasaran ama Kamjong yg liat lingerine tipis nya Hana :v #plak
    gmna klo cerita ttg acara olahraga d sekolahnya Jaehyun n Herin yg mngharuskan ortu ikut main? ato wktu mereka mghabiskan wktu drumah d hari minggu, kyanya seruu deh 😆
    oke dtnggu next story nya Ima n Neez :* fighting!!! :* :*

  8. Gitu aja mereka itu.. konyolnya ga ketulungan….!😛 anehny lg dua couple ini kaya sodara kembar aja deh! haha masa’ apa apa peristiwa kejadian kok sama2 menimpa mereka! ckckckck bisa2 ortu mreka dlu ngrburin tembuni mreka disatu liang kali ya..?? #ah”oh😛

  9. Entah.mengapa liat foto Kai yang pertama itu bikin aq ketawa. Natural sih tapi bikin.ketawa. Haha entahlah…tapi keren nih sequelnya. Dua ayah.cemburuan yg sukses bikin katawa ketiwi.
    Ada series ke 4 kan,kak?

  10. …ternyata cowok2 klo ngambek nakutin juga ya wkwkww..
    pengentau mereka merajuknya kegimana klo pas udah pulang

    keepwriting^^

  11. Kageet bgt pas liat post-an inii…
    Aduuh mereeka lucuu bgtt deeh,lanjutt dong… gmana pas mereka pulangnyaa hehehee. Aku penasaranㅜㅜ

  12. cemburunya barengan wkwk lucu bgt ya mereka
    yg bikin geli tuh panggilan ‘poppy’ buat joonmyun :p asli konyol bgt cemburu gk jelas wkwk

  13. Hahahahhahahaha mrka merajuk nya bner2 deh….. Cba kita liat plng dr Busan pesona2 mahmud (mama muda) apa bisa bkin mrka puasa hahhhahhah
    Aq suka ne crta mrka…. Smuanya d selipin hal2 y kocak dn ringan… Apalgi d bah sma ank2 y lucu…. Klo inget crta mrka sblmnya aq malah jd ngakak sendiri penuh kesedihan dan air mata wkwkwkwkwk
    Bdw kak… Gmn klo selipin karakter Sehun d khdupan Jaehee Junmyeon sma Hana Jong In…. Kn blm two tuh akhirny gmn mrka… Apa Sehun baik jg sma anknya mrka?????

  14. appa” tampan ini lagi cemburu sama saingannya dulu hihihihi….
    lucu sih tapi seru juga kalo para suami sedang merajuk kayak gitu lalu ujung”nya akan luluh juga kalo udah dibujuk sama istrinya…
    duh jadi ga sabar baca cerita mereka yang lainnya deh. oh ya apa kabar sehun???tolong sehun tampilin dong di series depan, udah kangen nih dan bikin jongin cemburu lagi jadi tambah seru nantinya….hihihihi

  15. wahahaha hana puasa lah, yakin cuma hana yg kuat puasa??? 😂😂
    waaahh perang dunia nih junhee couple hahaha tp ntar juga joonmyun merajuk dan pasti jadi lebih manja dari jaehyun hihi

  16. Para istri lgi di cembokurin sama para suami…anak2 emang polos😀😀😀penasaran klo para suami udah pda balik nanti…😄😄😄

  17. Cerita keluarga mereka berenpat gak jauh2 banget dan yg ngambek para ayah😄
    Ini beneran lucu.
    Aku harap ada cerita mereka lagi piknik bareng dan gak sengaja ketemu mantan biar lebih greget ngambeknya haha

  18. kak aku pengen request mereka pergi liburan bareng dan aku pengen liat interaksi antara jaehyun dengan hyerin ^^
    next ya kak..

  19. yak… yak.. yak… knp pada cemburuan gini.. cciiieee….

    anak kecil itu emang polos ya.. dan jujur banget ckkk…. dan ember jg…

    kak eps selanjutnya… ceritakan bagaimana jaehee dan hana meredakan kecemburuan para suami.
    aiihaiii… aku penasaran sm jongin apa dia tahan ngeliat hana pakai baju seksi dan menggoda.. ckkk….

    d tunggu klanjutannya..

  20. menggemaskan sekaliiii sih kluarga mereka kekeke~~
    bkin 2 kluarga mereka liburann bareng. pngen liat jaerin moment keke~~ pastii cute bgt

  21. Sorry kak baru comment. Kelupaan. Ih kok para daddy ni jdi gampang bgt sih cemburu. Sama masa lalunya para istri ya.. Hehe
    Ditunggu next story kak ima, kak nisya….
    Fighting…!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s