Namsan! I’m in Love #4 ~QueenX~

Namsan! I’m in Love #4

 poster

Author

QUEENX

 

 

Genre : ROMANCE, FLUFF, SCHOOL LIFE

 

 

Main Cast :

OH SEHUN

KIM YOOJUNG (OC)

 

Length : Chaptered (Less than 2k Words)

 

Rating : Teen

 

Sebelumnya di Namsan! I’m in Love

 

 

 

.

 

Inspired By : Eiffel, I’m in Love

 

.

 

 

 

All in Author’s POV

 

.

Busan adalah kota yang indah. Meski dialek warga Busan sering ditertawakan orang Seoul, tetapi aku tetap bangga menjadi gadis Busan. Namaku Kim Yoojung. Dan ini… adalah kisah cintaku, kisah yang tak terduga, penuh kejutan dan… selamat membaca!

.

.

.

Yoojung pusing tujuh keliling, bukan karena tugas matematikanya belum selesai, bukan pula karena tugas kimianya yang tak juga kunjung terjawab sampai detik ini. Melainkan karena perjodohannya dengan Oh Sehun, pria yang tidak ia kenal—emm seharusnya kenal sih, mengingat Sehun ‘katanya’ adalah teman bermain Yoojung saat kecil dulu. Tapi sungguh Yoojung lupa. Dari sekian banyak teman bermainnya, Yoojung malah melupakan Sehun yang ternyata dulu juga adalah tetangganya sebelum akhirnya pindah ke Seoul karena ayah Sehun dipindah-tugaskan.

“Aish, ini pasti bohong. Lagipula eomma tidak berkata apa-apa padaku, itu pasti hanya akal-akalan Sehun saja agar aku… agar aku… emm tapi apa motivasinya membohongiku?” Yoojung kembali mengacak-acak rambutnya lalu kemudian mengangkat ponselnya dan menghubungi Clara. Mungkin dia tahu maksud dari semua ini.

“Ha, yeobseo Cla—”

“Aduh, Yoojung! Mengapa kau menghubungiku di saat seperti ini!? Aku benar-benar sedang sibuk, tapi aku janji nanti setelah kesibukanku selesai kau akan kuhubungi lagi, oke? Dua jam lagi, oke? Bye!”—panggilan langsung diakhiri oleh Clara. Membuat Yoojung mengumpat kesal lalu melempar ponselnya ke ujung kasurnya.

“Aih, dia pasti sibuk menyelesaikan game pokemon go bodohnya itu. Aish, benar-benar anak satu itu. Ah Yujin saja…eyy dia juga pasti sibuk menghabiskan hari-harinya bersama Jun Ki oppa. Aish, lalu aku harus bagaimana?” gerutu Yoojung.

TOK

TOK

TOK

“Siapa?”

“Sayang, ini eomma.”

Yoojung langsung tersenyum lebar, ia langsung berlari menuju ke pintu dan membukanya lalu menarik ibunya masuk ke dalam kamarnya.

“Ada apa ini?”

“Eomma! Ini sangat penting! Ketika tidak ada yang lain yang bisa kutanyakan, mengapa baru terpikir olehku kan ada eomma disini.”

“Apa maksudmu? Eomma tidak mengerti.”

“Eomma, apakah Paman Sanghyuk dan Sehun ada di bawah?”

“Iya, ada apa sayang?”

“Aku ingin bertanya tentang perjodohanku.”

“Perjodohan? Ap—”

“Bibi, paman dan yang lain sudah menunggu di bawah.” Tiba-tiba saja muncul Sehun di depan pintu kamar Yoojung.

“Ah, astaga…aku sampai lupa, ayo sayang kau harus segera turun, semua sudah menunggu untuk makan malam bersama.” Tutur Nyonya Kim yang langsung berdiri dari kasur anaknya dan menarik tangan Yoojung untuk segera ikut dengannya ke bawah.

Yaaah, aku kan tidak mungkin bertanya tentang hal itu di meja makan. Bisa-bisa kalau aku meminta membatalkannya, paman Sanghyuk akan… aish benar-benar Sehun ini, merusak rencanaku saja.—gerutu Yoojung dalam hati.

*

Usai makan malam, Yoojung langsung menyusul Sehun menaiki anak tangga menuju kamar mereka, pada akhirnya Sehun tidur sendiri di kamar atas sementara ayahnya tidur di kamar tamu bawah. Menurut Yoojung hal itu benar-benar kekanakan, bagaimana mungkin seorang anak tidak mau sekamar dengan ayahnya? Apalagi mereka hanya tamu di kediaman Yoojung, tapi Sehun benar-benar bertingkah seenaknya.

“Apa kau lihat-lihat!?” tutur Yoojung galak.

“Aku tidak akan membiarkanmu membatalkan perjodohan ini.” Bisik Sehun.

“Dan aku tidak akan membiarkanmu mempertahankan perjodohan konyol ini!”

“Konyol kau bilang!?”

“Tentu saja! Mengapa sih kau harus menerimanya? Apakah kau sudah jatuh cinta padaku sejak kecil dulu? Sampai-sampai kau tetap mempertahankan perjodohan ini?” protes Yoojung ketika sampai di depan pintunya.

“Siapa juga yang jatuh cinta pada gadis pendek seperti dirimu!”

“Mwo? Pendek katamu!?”

“Bahkan bentuk tubuhmu saja tidak ada yang menonjol, lelaki manapun akan kehilangan selera terhadap dirimu.”

Yoojung buru-buru menutup bagian dadanya. Dan menatap kesal pada Sehun.

“Jangan mengira aku mempertahankan perjodohan ini karena aku mencintaimu, buang pemikiran tolol itu jauh-jauh! Aku mempertahankannya karena ini adalah keinginan ayahmu juga ayahku sejak kita kecil dulu. Setidaknya kau bisa membanggakan kedua orang tuamu terlebihnya ayahmu dengan menyetujui perjodohan ini, apakah itu sulit?”

“Terang saja sulit, mengenalmu saja tidak. Aku memang ingat memiliki teman kecil bernama Oh Sehun dulu, hanya… mana aku tahu kalau Oh Sehun kecil itu ternyata besarnya menjadi semenyebalkan ini.” Balas Yoojung lalu membuka pintunya dan masuk ke dalam kamarnya.

“Pokoknya aku tidak akan pernah membiarkan perjodohan ini terjadi!” pekik Yoojung dari dalam kamar.

*

“Tapi mengapa Yoojung-ah?” tanya Clara heran.

“Dia itu terlalu tampan untuk ukuran seorang pria yang akan dijodohkan untukmu padahal.” Ucap Yujin.

“Jadi menurutmu aku terlalu jelek kalau disandingkan dengan Oh Sehun?” tanya Yoojung kesal.

“Hehehe, aku bercanda. Jangan marah begitu, hehe.”

“Lagipula mengapa kau harus repot-repot mencari segala cara untuk menolak perjodohan ini? Kalau aku jadi kau sih tanpa berpikir panjang aku akan minta segera dinikahkan. Kau tahu, pria seperti Sehun itu jika sudah didapatkan harus dijaga dengan baik.”

“Kau pikir dia peliharaan perlu dijaga segala?” ejek Yujin pada penuturan Clara.

“Kau tidak lihat saat kemarin ia ke sekolah kita, dalam waktu kurang dari sepuluh menit saja ia sudah berhasil mengantongi puluhan bahkan ratusan pasang mata yang terpikat karena ketampanannya?” ucap Clara tidak menggubris ejekan Yujin.

“Aku saja, jika disuruh memilih Jun Ki oppa atau Sehun, aku jelas akan memilih Sehun. Dalam urusan ketampanan ya, kalau cinta sih, tetap untuk Jun Ki oppaku.” Ucap Yujin malu-malu. Membuat Yoojung dan Clara saling berpandangan dan menoyor kening Yujin secara bersamaan.

“Aww! Kalian!”

“Selamat pagi bidadari-bidadari kelasku, selamat pagi Yoojung cantik.” Sapa Baekhyun lalu mengibaskan poninya.

“Pagi, Byun.” Tutur Yoojung ramah, sementara Clara dan Yujin hanya memhembuskan napas mereka kesal ketika melihat kedatangan playboy kelas udang di kelas mereka, Byun Baekhyun.

“Ah, apalagi jika dibandingkan dengan Baekhyun, jelas aku akan lebih memilih Sehun, Yoojung ah.” Tutur Yujin tiba-tiba.

“Ah, benar sekali Yujin-ah. Baekhyun sangat kalah jauh dibandingkan dengan Sehun. Aku yakin Sehun tidak memanfaatkan ketampanannya untuk memikat gadis-gadis di tempat kuliahnya. Tidak seperti pria satu ini yang terlalu gemar tebar pesona dimana-mana.” Ejek Clara kemudian.

“Eheeey, bisakah kalian tidak membahas pria menyebalkan itu di pagiku yang cerah ini? Dia benar-benar sudah merusak moodku kemarin dan hari ini kalian menyebut namanya lagi? Pergi sana ke bangku kalian!”

“Enak saja mengusir kami seperti itu. Kau itu yang harusnya kembali ke bangkumu, jelas-jelas kami yang duduk di dekat Yoojung.” Balas Yujin kesal.

*

Setelah pelajaran berakhir, Yoojung terburu-buru mengatur peralatan sekolahnya. Ia bahkan memasukkan secara asal buku tulis dan tempat pensilnya ke dalam tas dan langsung menggendong tasnya tanpa mempedulikan panggilan Clara, Baekhyun dan Yujin. Ia harus pulang lebih dulu agar Sehun tidak menjemputnya.

“Kau!?” tiba-tiba saja Yoojung terkejut melihat Sehun yang sudah berada di depan gerbang sekolahnya sambil memutar kunci mobil milik Seokjin di tangannya.

“Berniat pulang lebih dulu? Baguslah, jadi aku tidak perlu masuk ke dalam dan menjemputmu secara eksklusif di kelas.” Ucap Sehun lalu membuka pintu bagian penumpang.

“Cepat masuk!” perintahnya.

Baru percobaan pertama untuk kabur darinya, ternyata gagal.—batin Yoojung.

“Jangan memikirkan hal-hal aneh untuk mencoba kabur dariku, ya? Cepat masuk!”

“Iya! Iya! Dasar pria menyebalkan!” dan dengan berat hati Yoojung masuk ke dalam mobil.

“Pakai seatbeltmu!”

“Tidak mau. Seokjin oppa saja tidak pernah memaksaku untuk memakainya.” Protes Yoojung.

“Aku bukan Seokjin, jadi pakailah seatbeltnya.”

“Tidak ma—”

SREEETT

Sehun langsung menarik seatbelt di sebelah Yoojung dan memasangkannya di tubuh Yoojung, seketika napas Yoojung tertahan di tenggorokannya, wajah Sehun saat ini begitu dekat dengannya, bahkan jika ia bergerak sedikit saja, hidung Sehun pasti akan mengenai hidungnya.

Sehun kemudian tersenyum padanya, “Mudah, kan?” ucapnya lalu langsung kembali memasang wajah datar dan menyalakan mesin mobilnya dan melaju meninggalkan sekolah Yoojung.

“Besok dan lusa ayah ibumu akan pergi ke Pulau Jeju dengan ayahku.” Tutur Sehun.

“Kau tahu darimana? Dan… ada urusan apa selama itu mereka pergi kesana?”

“Mengatur tempat pertunangan kita.”

“A-apa? Secepat itu?”

“Aku bohong, ah begitu saja sudah percaya. Dasar gadis polos.”

Ih! Aku kan berbicara serius pria tinggi menyebalkan!”

“Ayahku membuka bisnis baru disana, jadi ibu dan ayahmu juga ikut karena ayahmu menanam saham juga dalam bisnis ayahku.”

Yoojung mengangguk paham, tapi setelah itu ia menatap Sehun dengan cepat, “Eh, Sehun.”

“Apa?”

“Jangan-jangan perjodohan ini…”

*

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

.

Jadwal update fanficnya masih sama seperti My Beautiful Yoojungie ya gaees, 3 sampai 4 hari setelah chapter sebelumnya diterbitkan. Jika lebih dari itu, tandanya aku sedang banyak urusan dan nggak sempat untuk posting. Selamat menunggu chapter selanjutnya yaaa.

.

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenX

33 responses to “Namsan! I’m in Love #4 ~QueenX~

  1. Jieee sehun tetep bersikukuh pertahanin perjodohannya hahhaha mau jugaaa dong dipasangin setbeltnyaaa😍😍😍 gerak dikit aja pa yoojung kecium tuh sm sehun hehe ahh pasti nyangkanya yoojung perjodohan ini cuma urusan bisnis kedua orang tua mereka ajaaa

  2. aq sih klo calonnya kyak sehun langsung mnta d nikahin aja…wkwkwkwkwkw
    keep writing author-nim…hwaitingg!!!

  3. aku curiga kalau ibunya yoojung gak tahu soal perjodohan itu, atau jangan2 itu cuma akal-akalan sehun sm seokjin aja atau itu mau-maunya sehun lg (ya alloh ampuni hambamu ini yg berburuk sangka amin)
    next chapter di tunggu…..

  4. APA APA AKU JUGA MAU KOKKKKKK SUWERRR KEWER KEWEERRR😂😂😂
    JANGAN2 APAAA SIHHHH ASTOGEEEE PUSYANG AKUUU

  5. oke mulai penasaran sama keterusan kata yang mau yoojung sampein, jangan jangan perkodohan ini…. untuk urusan bisnis :v haha saking kepo jadi sok tau😀
    oke ditunggu next nya

  6. Awww, makin lama makin sweet 😘😘😍 si sehun itu yakkk, visualisasi nya dqpet banget aku! Wkwk yoojung sama sehun beneran dijodohin ga sii?? Apa sebnrnya boongan kaya film eiffel i am in love? 😅 wkwl. Next ditunggu eonni. Ga bkalan bosen aku deh hehe

  7. Lagi seru2 baca tiba2 nggantung?? Ishhh!!! Serius kaka jahatnya😥 ampun dahh
    Mungkin ga si kalo Sehun yg bikin planning perjodohan? Kayanya sikap Sehun biasa aja tuh, apa karna cowo mikir simple, yg terjadi yaudah, gitukann… Ga kaya Yoojung yg super ribet wkwk
    Okelah anggep Yoojung naif gamau nerima Sehun wkwk
    Ditunggu next chapter ka, tengkyuu^^

  8. kok tbcnya bikin pertanya banget ya …😛 ,ciye sehun ga bakalan jatuh cinta sama yeoja pendek atau udah jatuh cinta nih sama Youjung😀😛 ,Ok Author nim aku bakalan tetep Nungguin Ff in kok

    Keep Writing Author

  9. Akal akalan si sehun. Padahal dijodohin aja kagak bhaks.. kalo suka ngomong aja kali hun kaga usah pake acara cuekcuek bebek trus ngomong kalo lu sama yoojung dijodohin😃

  10. Aduh…. penasaran bgt sama lanjutan kata2nya Yoojung….
    Sebenernya dia mau ngomong apaan sih… klo aku d jodohin sama Sehun malah seneng bgt.. wkwkkw

  11. Jangan2 karna saham? Jgn2 karna bisnis org tua?
    Knpa alasan diterima perjodohan by sehun se simple itu? Pasti ada imbalannya juga kan.
    Gimana authornim? Bener ato nggak? Jadi makin penasaran sma kelanjutannya

  12. Sehun sweet banget,pengen punya cowok kayak. Apa ya yang bakalan diomongin yoojung ke sehun,jad penasaran.ditungghu lanjutanya

  13. Pingback: Namsan! I’m in Love #5 ~QueenX~ | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s