[Sehun Version] Daddy’s Duty – Twelveblossom

img_20160813_215026

Twelveblossom (twelveblossom.wordpress.com) | Sehun, Jung Nara (OC), and Oh Rae (OC) | Family, Marriage Life & Fluff | General | Ficlet | Line@: @NYC8880L (use @)

Previous:

Daddy’s Problem

“Everday I’m so lucky.” ―Best Luck, Chen (Ost. It’s Okay, That’s Love)

Sehun perlahan-lahan membuka mata, ketika merasakan ada yang meniup-niup pipinya. Pria itu langsung tersenyum, melihat gadis kesayangannya berada tepat di hadapannya. Si gadis kecil masih mengenakan piama, bibir mengerucut lucu, dan surai tergerai berantakan.

“Daddy!” seru putri Sehun sambil beringsut kepelukan ayahnya. “Rae tadi sudah membangunkan Mommy, tapi Mommy tidak mau bangun, padahal Rae kan harus siap-siap pergi ke sekolah,” Rae merajuk.

Perlahan-lahan Sehun terduduk. Pria berusia akhir dua puluhan itu mencuri pandang pada istrinya yang masih terlelap. Dalam paras wanitanya ada lelah yang tersurat. Sehun bisa memaklumi karena Nara baru tidur pukul tiga pagi. Dia enggan membangunkan Nara dan berencana membiarkan istrinya beristirahat sejenak. Sehun mengecup puncak kepala wanita itu, lalu beranjak menggendong Rae.

“Sepertinya, Mommy masih capek, Sweetlemon. Bagaimana kalau Rae mandi sama Daddy saja?” tanya Sehun pada si gadis.

Rae menganggukkan kepala cepat-cepat sebab jarang sekali Daddy membantu Rae di pagi hari. Biasanya, Daddy sibuk sendiri mempersiapkan keperluannya untuk pergi ke kantor.

Jung Nara meraba sisi ranjang, seharusnya ada seseorang yang berbaring di sana. Ia hanya menemui kekosongan, sehingga membuat netranya yang terpejam sontak terbuka. Nara terkesiap, ia lekas memindai jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi.

“Astaga!” pekik wanita yang kini masih memakai gaun tidur. Terburu-buru ia mengayunkan tungkai keluar dari kamar. Tentu saja Nara panik karena jam setengah delapan, anak perempuannya harus pergi ke sekolah. Semestinya dia juga menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga kecilnya.

Akan tetapi, langkah Nara segera berhenti ketika melihat Sehun dan Rae telah duduk di kursi makan dengan pakaian yang sudah rapi. Sarapan pun sudah terhidang di meja makan.

Nara tersenyum. Hati wanita itu meletup ceria mendapati Sehun berusaha menguncir dua surai putrinya. Sementara Rae berceloteh mengenai teman barunya di sekolah dan tidak berhenti bergerak, sehingga menyusahkan Sehun untuk bisa menata rambut si gadis kecil.

“Selamat pagi, Sayang,” sapa Sehun, sewaktu mengetahui kehadiran Nara. Pria itu menarik Nara agar mendekat.

Good morning, Mommy,” ujar Rae yang menjungkitkan tawa lebar, mirip sekali dengan cara Sehun menunjukkan kebahagiannya.

“Selamat pagi,” balas Nara sembari mengecup pipi Rae yang merona. “Kau berbakat menjadi penata rambut, Oh Sehun,” imbuh Nara, menilai prakarya Sehun yang cantik pada surai anaknya.

“Aku berbakat dalam segala hal,” timpal Sehun, sembari mencuri satu kecupan singkat di bibir istrinya. Sehun menarik satu kursi, memersilahkan Nara agar duduk. “Silahkan, Ratuku,” rayunya.

Nara tertawa. “Tumben sekali,” ucap Nara, kemudian duduk.

“Kau tampak sangat lelah akhir-akhir ini, jadi aku harus sedikit membantu. Well, melakukan kewajiban sebagai seorang Daddy,” jelas Sehun. Ia mengambil alih piring Rae untuk menyuapi gadis kesayangannya. “Lagi pula, ada Sehun kecil kedua di dalam perutmu,” lanjut Sehun malu-malu.

Rae membulatkan maniknya. Bulu matanya yang lentik mengerjap-ngerjap. “Sehun kecil,” ulang si gadis berusia lima tahun itu. Ia menatap Mommy dan Daddy bergantian. “Apa di perut Mom ada mini Daddy?” tanya Rae.

Nara lagi-lagi membentuk senyum. Ia membelai surai Rae. “Iya, di perut Mommy ada adik buat, Rae.”

Rae menatap takjub pada perut Nara yang memang sudah mulai membesar. Rae mengelus dengan hati-hati perut Mommy. “Halo, mini Daddy,” celetuk Rae.

Sehun yang terlanjur gemas, langsung mengecup pipi Rae. “Nara, aku heran. Kenapa Rae bisa mirip sekali denganmu?” tanya Sehun, sambil mengacak-acak poni Rae.

“Karena aku yang melahirkannya, Sehun,” Nara mengingatkan. Wanita itu menggelengkan kepala dan berdecak, mendengar pertanyaan konyol dari suaminya.

“Punya satu Nara saja sudah membuatku sangat bahagia, apalagi dua,” gumam Sehun.

Nara melejitkan bahu. Wanita itu meminum susu cokelat sebelum merespon ungkapan Sehun, “You are so lucky.”

Sehun menatap Nara dan Rae. Ia memiringkan kepala. “Yes, I am. Everday I’m so lucky,” timpalnya, lalu tersenyum rupawan sebagai penghargaan atas keluarga kecilnya yang menjadi pusat dari dunia Sehun.

-oOo-

a/n: Aku lagi pengen nulis yang gemes-gemes gini hehehe. Selanjutnya mau siapa lagi yang dibuatin Daddy’s Duty?

Cerita yang lainnya dapat dibaca di  Track List.

 (Akun Line@ Twelveblossom: @NYC8880L – menggunakan @).

Oh ya bonus foto Oh Rae lagi mau berangkat sekolah, ini yang nguncir dua si Daddy Sehun. Hahahaha.

screenshot_2016-10-21-19-29-14-746

Daddy Sehun lagi nungguin Rae sekolah. Soalnya, Mommy Nara lagi mual-mual. Terpaksa yang nungguin di hari pertama Rae jadinya Daddy Sehun.

img_20160813_214849

Sehun sekarang sering mainin rambutnya Rae. Hasilnya jadi gini.

screenshot_2016-10-21-19-28-32-745

Credit Pictures: Sia Sung

18 responses to “[Sehun Version] Daddy’s Duty – Twelveblossom

  1. Oh myGod, super kereeeeenn. rae lucu banget ya ih pengen nyubit jadinya . mau daddy’s duty baekhyun dong hehe
    hwaiting

  2. iiihhh,,,, gemes banget sama keluarga inii…
    lucu, imuut, andai punya suami dan anak kayak sehun dan Rae, 😄
    bakalan bahagia bangeeettt,,,

  3. Jjiiiaaahhhh…. Sehun keren bgt dah jd appa… pengin punya pendamping kayak Sehun…
    Kemarin sempat mau comment d wp pribadinya kakak, tp ga bisa kak…

  4. Waaah pagi-pagi ud dikasih jus lemon sama author! bnerannyegerin banget! haha… critax asyik seru n ringan. Johajoha….😀 q mw req. Baekhyun n Minseok authornim… mreka kan brwjah imut gtu.. pgen tw kya’ gmn cra mreka merawat anaknya wehehhh😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s