Kiss The Rain [Chapter 10A]

image-1

Cloversart Storyline

Kiss The Rain||Kim Jongin & OC’s||

Romance,Drama||PG-15||

Chapter 1|Chapter 2|Chapter 3A|Chapter 3B|Chapter 4|Chapter 5A|

Chapter 5B|Chapter 6A|Chapter 6B|Chapter 7A/Chapter 7B/Chapter 9

“mengejar dirimu”

                                                                             

 

Chapter Sebelumnya

Kai berjalan kearah hyenjin lalu memeluk gadis itu dari belakang.

“Apakah aku masih memiliki kesempatan kedua? Atau aku harus melepaskanmu?”

 

-chapter 10-

Hyenjin memejamkan matanya saat merasakan rasa nyaman menyelimuti tubuhnya.  Air mata itu terus mengalir dipipi mulusnya tanpa henti, sekuat tenaga gadis itu menahan isakannya dengan menggit bawah bibirnya.  Apakah aku harus menerimanya?

“apakah aku masih memiliki kesempatan kedua? Atau aku harus melepaskanmu?”tanya Kai kembali

Hyenjin menarik nafanya lalu melepaskan tangan Kai yang ada dipingganya. Tanpa berbalik, hyenjin mengatakan sesuatu yang membuat persaan Kai tak karuan saat itu juga

“saya harus pergi. Banyak pasien yang harus saya kunjungi. Jika anda memerlukan bantun tinggal tekan tombol disebelah ranjang anda. Saya permisi”

Kai menatap nanar punggung itu yang telah menghilang dibalik pintu kamar rawatnya. Dan pada saat Kai tahu jika dirinya telah ditolak.

“apakah begini sakitnya rasa penolakan yang Chanyeol rasakan?”

 

 

Setelah keluar dari kamar rawat itu, air mata yang sejak tadi keluar tak bisa ia hentikan saat ini. Perasaannya saat ini tak menentu. Hyenjin terus berjalan menyusuri taman rumah sakit setelahnya berhenti disebuah bangku taman.

Seluruh bayangan kejadian tadi terlintas dipikirannya. Mulai dari pernyataan itu. Pelukan hangat. Hingga pengharapan Kai ajuhkan.

Bohong. Jika dirinya tak mengharapkan pelukan seperti itu lagi. Hyenjin amat sangat ingin pelukan hangat itu, tetapi pikiran dan hatinya tak sesuai saat ini.

“melapaskan menyakitkan bukan? Kenapa tak berani berkata jujur? Dengan sikap kalian seperti ini? bertamba menyakitkan kalian berdua?”

Hyenjin mengadahkan kepalanya, menatap seseorang yang berdiri didepannya yang sedang tersenyum tipis. Park Chanyeol.

“mau soda? Mungkin ini dapat menenangkan pikiranmu”tawar Chanyeol kepada hyenjin yang masih menatapnya

Hyenjin mengalihkan tatapannya dari Chanyeol ke uluran yang diberikan pria itu. Lalu gadis itu mengambilnya.

Chanyeol tersenyum lalu duduk disebelah Hyenjin. Keduanya terdiam hanya sibuk dengan pikiran masing-masing saat ini.

“jika kau tahu bagaimana kehidupannya saat menghadapi penyakit itu. Kai sempat putus asa menghadapi penyakit itu yang selalu membuat kondisi tubuhnya tampak lemah didepan semua orang. Menurutnya itu bukan dirinya…”Chanyeol mencoba menceritakan apa yang terjadi 6 tahun lalu.

Pria itu menatap Hyenjin yang hanya menatap diam kedepan. Chanyeol menghela nafanya lalu melanjutkan ceritanya

“sampai akhirnya baekhyun memberikan kabar tentang Shinhye kepadaku. Saat ini hubunganku dengan Shinhye masih belum baik dan saat aku pergi bersama Kai, Baekhyun menjadi seseorang mata-mataku untuk mengetahui keadaan Shinhye. Pada saat itu juga, Kai menanyakan perihal tentang dirimu. Baekhyun mengatakan kalau dirimu pindah keluar negeri tanpa orang lain tahu.

Baekhyun pernah menanyakannya kepada nenekmu tetapi nenekmu tak memberikan tahu sekalipun. Nenekmu hanya mengatakn kalau kau pergi bersama kakakmu ke belahan dunia sana. Baekhyun pun hanya mengatakan begitu. Hal itulah membuat Kai semangat untuk sembu, sehingga jika dirinya sembu dia dapat menemukanmu. Tetapi, dibalik kepintaran Kai, ada sebuah hal yang membuatnya tampak bodoh di manapun dia berada”

Chanyeol menatap Hyanjin yang juga sekarang menatapnya. Chanyeol dapat melihat mata itu yang masih tampak sembab.

“kebodohannya adalah kepekaan dirinya. Ketidak mampunya dirinya dalam menafsir perasaannya sendiri dan juga sikap dinginnya menamba nilai plus untuk kehilangan dirimu untuk kedua kalinya”ujar Chanyeol kembali menatap kedepan. Memperhatikan para pasien rumah sakit yang sedang menikmati pemandangan taman yang menyejukkan mata

“Kai hanya terlalu lama terjebak dengan masa lalunya. Apakah kau ingin tahu suatu fakta yang tak pernah akan kau ketahui kecuali aku atau Kai cerita padamu. Apakah kau ingin mengetahuinya?”tanya Chanyeol pada Hyenjin

Hyenjin menarik nafasnya, lalu mengiyakan pertanya Chanyeol dengan suara yang serak

“sebuah fakta yang menyakitkan untuk Kai sehingga lelaki itu menjadi pria dingin seperti ini adalah Kakaknya sendiri”

Hyenjin menatap Chanyeol bingung, “Kai punya kakak?”

Chanyeol mengangguk lalu tersenyum kecil

“semua orang tahu kalau dia gak punya Kakak atau pun adik. Tetapi memang faktanya dia memiliki seorang kakak lelaki yang sangat dirinya sayang”

“tetapi apa hubungannya dengan dia menjadi pria dingin?”tanya Hyenjin mulai penasaran dengan ini semua.

Chanyeol menatap Hyenjin lalu tersenyum lebar, “nama kakaknya itu Kim Mingguk. Mingguk hyung sangat sayang dengan Kai dan juga tunangannya Park Boram. Awalnya keluarga Kai itu keluarga paling harmonis yang pernah aku liat. Ayah dan ibunya selalu ada untuknya, walau kedua orang tuanya sering pergi jauh. Tetapi kai mendapat kasih sayang dari kakaknya. Singkat cerita, Mingguk hyung meninggal dikarenakan frustasi melihat tunangannya meninggalkannya dan pergi bersama lelaki lain yang menurutnya lebih kaya. Mingguk hyung memutuskan bunuh diri dengan meminum pil obat tidur melebihi dosis yang dianjurkan…” Chanyeol menarik nafasnya

“apa kau tahu siapa yang memberitahu kepada Mingguk hyung perselingkuhan itu?” Hyenjin membuka bibirnya ragu

“apakah itu Kai?”

Chanyeol mengangguk, “kai yang memberitahunya kepada Mingguk hyung dan Kai juga yang melihat betapa frustasinya kakaknya saat tahu tentang itu dan memilih bunuh diri, meninggalkan Kai sendiri. Hal itulah membuat Kai bersikap dingin pada seluruh perempuan tapi lebih tepatnya seluruh manusia sepertinya. Kai menganggap seluruh perempuan itu sama. Hanya bisa menyakiti hati lelaki

Tetapi, saat bertemu dirimu sikap dingin itu mulai mencair. Kai mulai bisa membuka hatinya untuk perempuan yaitu dirimu. Namun, hanya dikarenakan taruan konyol Baekhyun semuanya berubah menjadi seperti ini”

Chanyeol mendesah nafasnya sedangkan Hyenjin memikirkan semua ucapan Chanyeol padanya

“kalau begitu? Kenapa kau menangis?”tanya Chanyeol

Hyenjin menghela nafasnya, “dia memintaku untuk memberikan kesempatan kedua padanya?”

“apakah kau akan memberikannya?”

 

 

Sungkyu berusaha duduk dari tidurnya setelah panas,batuk dan flu menyerangnya. Saat ini bertamba lagi yaitu pusing kepala membuat penglihatannya sedikit berputar-putar.

Pria itu mencoba duduk dari tidurnya. Setelahnya memijat kecil kepala yang masih terasa berdenyut didahi.

“aku seorang dokter tetapi kenapa ikutan sakit”gumam Sungkyu seketika. Mungkin tak hanya raganya yang sakit tetapi jiwanya juga sakit.

“perlu sesuatu,huh?”tanya seseorang yang berdiri, menyandar pada pilar pintu kamarnya.

Sungkyu mengangkat kepalanya sebentar lalu menghela nafasnya seketika, “jadi juga hyenjin memanggilmu kesini? Jika ku ingin mengomeliku, lebih baik kau kembali ke rumah sakit sekarang”

Seseorang itu menaikan alisnya lalu berjalan menujuh Sungkyu yang sedang duduk dipinggir tempat tidur.

“sebenarnya aku tak ingin pergi kesini. Namun adikmu yang memberikan perintah untuk aku kemarin. Tapi, jika si empuhnya ingin aku pergi. Ya lebih baik aku pergi saja”ucap seseorang itu yang ternyata adalah suster Lim Minhee.

Minhee berdiri didepan Sungkyu yang sedang menatapnya dengan pandangan sayu. Gadis itu meletakkan telapak tangannya ke dahi lelaki itu yang membuat Sungkyu seketika memejamkan matanya.

Dapat gadis itu rasakan, rasa panas pada telapak tangannya. “sejak kapan kau demam?”

Sungkyu membuka matanya dan menatap manik mata hitam didepannya dengan sayu, “sebenarnya aku terserah flu beberapa hari ini namun, tidak separah hari ini”

“tetapi kau demam saat ini. makan dengan teratur tidak?”

“jadwal operasi yang menumpuk. Makan setelahnya”

Minhee menghela nafasnya lalu memijat kecil dahi Sungkyu untuk meredahkan pusing dikepala itu. Sentuhan itu membuat Sungkyu seketika memejamkan matanya.

Lelaki itu mengangkat lengannya untuk memeluk Minhee sehingga membuat Minhee seketika memberhentikan pijatannya.

“biarkan seperti ini. aku merindukanmu. Setelah kau dipindahkan ke bagian UGD, aku merasakan kesepian…”Sungkyu menghela nafasnya

“aku ingin protes dengan Taehyun yang dengan seenaknya memindahkanmu. Tapi saat aku tahu bahwa Ayah yang menyuruhnya. Aku bisa apa…”

Minhee menghela nafasnya kembali. Dapat gadis itu rasakan deru nafas panas Sungkyu pada perutnya.

“hal itu membuatmu sakit sekarang?”tanya Minhee dengan mengusap rambut lelaki itu lembut

“bisa dibilang begitu. Bekerja memikirkanmu. Makan juga memikirkanmu. Yang awalnya makan bareng ini tidak bisa lagi. Setiap aku mengajakmu untuk makan siang bersama atau malam bersama. Kau selalu menolak karena tiba-tiba ada pasien darurat”jawab Sungkyu dengan paruh

Minhee merenggangkan pelukan itu. Tanpa melepaskan rangkulan Sungkyu pada pinggangnya. Gadis itu mengusap wajah yang tampat pucat itu lembut

“maafkan aku yang mengabaikanmu beberapa hari ini. Tetapi lain kali, tak perlu menungguku yang dapat membuatmu seperti ini. bukan hanya Taehyun dan Hyenjin yang khawatir. Tetapi aku pun begitu, kau mengerti?”ujar Minhee

Sungkyu menganggukan kepalanya mengerti. Lalu kembali memeluk Minhee, “aku janji tak akan membuatmu khawatir lagi”

Minhee tersenyum lalu membalas pelukan Sungkyu kemudian mencium puncak kepala lelaki itu. “sebaiknya kau istirahat dulu. Nanti akan aku bangunkan setelah buburnya siap” Sungkyu menganggukan kepalanya lalu kembali memposisikan badannya berbaring.

Minhee menyelimuti Sungkyu lalu setelahnya mencium dahi lelaki itu sejenak kemudian berjalan keluar kamar itu.

 

 

Chanyeol menatap Kai yang terduduk dengan diam menatap keluar jendela dengan pandangan lurus. Lelaki itu tahu apa yang baru saja dialami sahabatnya itu.

Namun, apakah yang bisa ia lakukan. Kedua orang yang memiliki perasaan yang sama namun mengikarkan semuanya.

“mau sampai kapan kau seperti ini? dan juga kenapa kau membuka infusmu?”

Tak ada jawaban itulah yang didapat Chanyeol. Lelaki itu menghela nafasnya segera.

“apa kau tahu? Setelah pertemuan denganmu, dia menangis”ucap Chanyeol

Kai menolehkan sedikit wajahnya tetapi tetap tak menjawab ucapan Chanyeol. “aku tahu diapun masih memiliki perasaannya kepadamu. Namun, kalian berdua tetap diam tak berusaha untuk memperbaikinya. Kesalahannya disana. Kemudian kejujuran juga yang tak dapat lakukan. Coba jujur dengan perasaan kalian”

“aku sudah jujur dengannya tentang perasaanku. Namun, apa yang aku dapatkan? Penolakan tentunya”

Kai membalik badannya. Menatap Chanyeol dengan mata yang berkaca-kaca. Mencoba menahan air mata yang ingin turun itu.

“aku berusaha sembu untuk dirinya. Memperbaiki semuanya yang aku lakukan untuk bisa kembali padanya. Namun, kembali penolakan yang aku dapatkan. Kau tahu chanyeol… mendengar bahwa dia memiliki kekasih saja membuatku down seketika, yang membuktikan bahwa aku harus mundur dengan semua. Muak. Itulah yang mungkin dia rasakan. Muak dengan semua permainan ini…”

Chanyeol hanya diam menatap Kai yang sekarang berdiri didepannya dengan air mata yang sudah meleleh di wajahnya.

“terus berusaha sembu hanya untuknya. Berdoa untuk semuanya kembali berjalan dengan baik dan diperbaiki dari awal. Namun, apa yang aku alami? Penolakan yang menyakitkan saat rasa ini yang sudah terlalu dalam. Menghilangkannya pun aku tak mengerti bagaimana…”ujar Kai lalu menundukan wajahnya sambil memegangkan dada kirinya

“mungkin dengan tak melanjutkan dan menyerah inilah yang dapat menghilangkan rasaku padanya”

Chanyeol mengkerut dahinya tak mengerti, “maksudmu?”

“dengan pergi untuk selama-lamanya…”

 

 

TBC

 

HAI SEMUAAAA…..AKU KEMBALIIII!!!

setelah sekian lama…hampir setahun ya gak nulis ini dan lupa dengan semua isi ceritanya, akhirnya nulis lagi.

aku minta maaf kepada kalia semua. maaf banget aku yang updatenya, subhanallah lama banget. bukan karena aku gak nulis lagi, tetapi waktu yang tak memungkinkan.

tugas.kegiatan eskul.kegiatan organisasi dan berbagai macam lainnya yang membuatku lupa dengan bahan tulisan ini. buat nulis ini aja harus buka chapter-chapter sebelumnya saking lamanya gak nulis.

mungkin nulis, tapi gak pernah di fanfiction lagi. mungkin ke wattpad yaitu cerita dengan visualnya orang indo. namun, gak membuat aku lupa dengan fanfiction ini. malahan kangen dengan cerita ini wkwkk (malah curhat).

makasih juga buat kalian semua yang komen di chapter sebelum-sebelumnya. semua yang kalian bilang adalah penyemangat buat aku. serius. kritik saran kalian itu membangun untukku. Makasih semuaaa….

mungkin chapter ini bakalan pendek dan absurdnya minta ampun. maklum nulis kembali setelah menghilang bersama Chanyeol *eh wkwkw enggak deng.

mungkin itu aja yang dapat aku katakan (ceilaa)…. kek nulis cerita author notenya wkwk…abaikan semuanya yang gak jelas diatas.

Sampai jumpah semuanyaaaa di Chapter selanjutnya.

insyaallah Chapter 10Bnya nanti malam atau besok akan aku Post yaa^^

oh iya, jangan lupa Mampir di Wattpad aku ya

unamenya : @-ntsyhvir

makasih hehe ^^

6 responses to “Kiss The Rain [Chapter 10A]

  1. akhirnya update jga TT aq sampe lpa ap dlu komen pke id yg sama ato ga, hehe
    semangat terus sekolahnya!! jang pokoknya, sekolah oke, update jga g lpa, pnting dlanjutin lah ceritanya g nggantung gtu :’)
    yaampun Kai bner” prcya klo Hyenjin uda pnya pacar -__- trus apa cba mksudnya pergi selamalamanya?? andwaeeeee!!!
    Jdi hbungannya Minhee sma Sunggyu tu g dpt restu ya dr bokapnya Sunggyu, hadeh psti gegara Minhee yg cma suster :’
    penasaran bgt, gasabar bca next chap, nnti mlem ya? aq cek lgi deh, bsok jg gpp ><
    fav scene nya wktu Sunggyu sakit :v (digampar Minhee, Hyenjin ama Taehyun berasamaan)
    see you next chap :* fighting!!!

  2. akhirnya nongol juga…..!!!
    gemes ama hyenjin😦 kok prtanyaan kai ngaa di jawab sih kan jadiny kai mikir dia itu menolaknya😦😦
    kai jadi putus asa deh😥 aduh pdahal krna hyenjin kai ingin sembuh😦
    pleaseeeee perbanyakin part kai-hyenjin dong!!!🙂
    and jangan lama-lama lagi updatenya😀
    dtunggu next’ny
    KEEP WRITING!!!

  3. astaga ini lama banget baru dilanjut lagi
    kemana aja saengi
    bagus aku masih inget cerita sebelumnya
    ayo dong hyejin kapan kamu mau maafin kai
    jangan sampai dia nyerah ama hidupnya hanya karna penolakan hyejin

    ini namanya hyejin atau hyenjin sich

  4. waaa… dah lama sekali nggk muncul ni ff padahal faforit aq
    dan akhirnya sekarang update juga haaa.. nggk sia2 pengobanan nungguin kiss the rain (paansih alayyy)
    dan satu lagi ditunggu next nya thor jan kelamaan ya thor nanti kelupaan hehehehehe,,….

    keepwriting^^

  5. Udah jarang buka ini website juga.. eh waktu iseng” buka ternyata ada update’an FF Kiss The Rain.. Yuhuuu..
    Welcome back… kekeke. Semangat untuk authornya..

    Uhhh Kai jangan nyerah dong…😦 Semoga Hyejin memberi Kai kesempatan kedua… huhuhu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s