[Freelance] Prohibitied Love (Chapter 3)

32kfufr

Author:

 

Seinyeohyun(@Hyerimnim1)

 

Tittle:

 

Prohibitied Love (chapter 3)

 

 

Main cast:

 

-Oh Sehun(exo) -Park Hyojin(oc/you)

 

Support cast:

 

-All EXO member, -Kim Shinwa, -and other

 

 

Genre:

 

School life,Drama,Fluff, my be Sad, Romance.

 

 

Rating: M

 

PG:17+(warning for some MATURE contain)

 

 

Lenght: chapter

 

Prepost: Chapter 1 || Chapter 2

 

 

~Summery~

Seorang gadis bernama Park Hyojin mencintai sang idola. Memang itu wajar, tapi bagaimana jika sosok idola itu juga mencintai dirinya. Menurut hukum alam itu adalah cinta terlarang. Jadi dapatkah mereka mengatasi masalah itu dan akan kah mereka berdua bersatu.

 

 

Disclaimer:fanfiction ini murni dari otak saya tidak ada unsur plagiat atau apapun yg ada hanya inspirasi.kalau ada kesamaan dalam nama , maupun judul, saya mohon maaf sebanyaknya , karena seperti yg saya bilang tadi MURNI DARI OTAK SAYA.

Oke ….TOLONG BACA A/N SAMPE ABIS YAHHHHH:-D

 

 

Chapter 3

 

Hyojin keluar dari kamarnya dan Sehun , gadis itu mengedarkan pandangannya kesekeliling rumah megah itu.

 

“sayang , apa yang kau lakukan?” Ny.Oh menghampiri Hyojin sambil membawa segelas susu.

 

“a-anio eommoniem” Gadis itu menggeleng pelan

 

“minumlah ini na’ , ini baik untuk nya” Ny.Oh mengerling perut Hyojin yang masih rata.

 

“eo….gumawoyeo Eommoniem” Hyojin tersenyum sambil mengambil susu yang masih ditangan Ny.Oh.

 

“panggil Eomma saja sayang , Eomma sudah menganggapmu seperti anak Eomma sendiri. Istirahatlah Sehun akan menengokmu nanti malam , Aboji juga sudah tidak sabar melihatmu” Hyojin tersenyum , setelah itu Ny.Oh mengantar Hyojin kembali kekamarnya.

.

.

.

.

.

Tok-tok-tok

Hyojin melirik kearah pintu kamarnya , lalu memandang jam yang bertengger dinakas.

Pukul 23.43 .

 

Gadis itu menyibak selimutnya , lalu menghampiri pintu untuk membukakan nya.

 

Cleck~ Pintu terbuka . Tapi tidak ada seseorang disana, gadis itu kembali ingin menutup pintu tapi sebuah kaki besar menghalangi pintu. Gadis itu mendongak sedikit agar melihat siapa yang menghalangi pergerakannya.

 

“Sunbae ,..” Sehun tersenyum lalu masuk dan tak lupa mengunci pintu.

 

“k-kenapa sunbae mengunci pintunya , bagaimana jika Eomma tau-” sebelum selesai Hyojin mengakhiri kata-katanya Sehun sudah menempelkan bibirnya pada bibir gadis itu.

 

“aku merindukanmu” ucap Sehun begitu lembut nyaris berbisik , sambil mengusap pipi gadisnya.

 

“Apa kau suka kamar ini? Ahh…sudah lama sekali aku tidak tidur ditempat ini. Tunggu disini aku akan menunjukkan sesuatu padamu” Sehun berjalam menuju lemari sambil melepaskan kemejanya.

 

Namja itu mengambil sebuah kotak lalu kembali menghampiri Hyojin.

 

Sepasang sepatu mungil , baju , dan celana berwarna biru langit.

 

“i-ini untuk siapa sunbae?” tanya gadis itu polos , Sehun terkekeh kecil lalu mencium gadisnya gemas.

 

“tentu saja untuk anak kita sayang” blush~~ pipi Hyojin langsung memerah layaknya kepiting rebus.

 

“aku akan menyimpan ini , apa kau tidak mau meminta sesuatu kepada su-” Sehun terdiam sejenak lalu kembali berucap. “ayah dari anakmu ini eo?” Hyojin merasakan itu , disaat seseorang tidak bisa menyebut dirinya sendiri seorang suami.

 

“eobseoyeo , aku hanya ingin tidur” Hyojin kembali kekasur king size mereka , merebahkan tubuhnya menghadap jendela. Sehun juga tau perubahan yang dialami gadis itu.

 

“miannheyeo” ucap Sehun tiba-tiba membuat Hyojin mengerutkan alisnya.

 

“ayo kita menikah besok” Hyojin membelalakkan matanya lalu bangun dari tidurnya.

 

“a-apa yang sunbae katakan , ini semua akan berdampak buruk pada karirmu sunbae. Aku tidak mau semua itu terjadi” Hyojin menatap lirih kearah Sehun.

 

“aku tidak peduli , asal aku bisa menyebutmu sebagai istriku dan kau bisa menyebutku suamimu.” Hyojin menggeleng.

 

“biarkan seperti ini dulu , sampai waktu yang tepat” Hyojin terdiam sejenak .

 

“atau tidak sama sekali” kalimat terakhir gadis itu membuat emosi Sehun melonjak keubun-ubun.

 

“apa maksudmu eo?jadi kau menganggapku hanya main-main , kau tidak percaya denganku. Seburuk itu kah aku dimatamu?” Sehun menatap Hyojin dengan mata yang memerah.

 

“entahlah , aku tidak akan pernah percaya kepada orang yang merusak masa depanku” bagai disambar petir , Sehun sungguh terkejut dengan kata-kata yang gadis itu lontarkan.

 

“kau menyesal berhubungan denganku , kau menyesal mengandung anakku. Katakan PARK HYOJIN apa yang kau inginkan?” Sehun mulai berteriak sekarang , ia tidak peduli teriakannya akan didengar seluruh anggota keluarganya.

 

“apa yang ku inginkan? Kenapa kau baru bertanya sekarang setelah semua terjadi , kau hanya memikirkan dirimu sendiri. Bahkan saat kau kacau aku rela menyerahkan seluruh jiwa dan ragaku untukmu , lalu kenapa kau baru bertanya itu sekarang SEHUN_AA?” teriak Hyojin tak kalah sengit , Sehun bahkan terkejut. Baru kali ini Hyojin menyebutnya dengan nama aslinya.

 

“maafkan aku” Sehun meraih tubuh ringkih gadisnya yang terisak dalam.

 

“besok kita keAmerika , aku akan menikahimu disana. Jangan membantah , aku tau aku egois tapi ini demi kebaikan anak kita” Hyojin hanya mengangguk dalam pelukan Sehun.

.

.

.

.

.

.

Pagi begitu cerah , para maid sibuk mengemasi barang-barang yang akan dibawa Sehun dan Hyojin.

 

“kau baik-baik saja kan na’?” tanya Ny.Oh pada Hyojin.

 

“ne Eomma aku baik-baik saja” gadis itu tersenyum menenangkan calon mertuanya itu.

 

“istirahatlah dengan baik disana , eomma sudah menyuruh maid untuk membawa susu untuk kau minum disana nanti” Ny.Oh mengelus surai Hyojin.

 

“nde…gumawoyeo eomma” Ny.Oh hanya mengangguk. Sehun datang menghampiri mereka.

 

“ayo…kita harus berangkat” Sehun memeluk Ny.Oh lalu mereka berdua pergi kebandara.

 

 

Pemberangkatan mereka kali ini bisa dibilang mendadak , jadi tidak ada orang yang tau. Tapi Sehun harus tetap menutup identitasnya , begitu pula dengan Hyojin.

 

Ya…semua staff maupun CEO S.M.Entertaiment sudah mengetahui kalau Sehun memutuskan menikah. Namun tidak banyak yang tau mengapa alasan ia menikah muda. Para staff juga sudah memperingati Sehun kalau ini akan berdampak pada karirnya. Tapi keputusan Sehun sudah bulat , beberapa member exo pun datang kepernikahan Sehun.

Diantaranya Baekhyun , SuHo , Chanyeol dan Kai.

 

Sehun memandang Hyojin yang sedang menatap kosong kearah jendela pesawat mereka. Dengan perlahan Sehun menggenggam tangan mungil gadis itu , sontak saja Hyojin langsung menatap Sehun.

 

“Gwenchana?” Hyojin tersenyum lembut menanggapi ucapan Sehun. Tak berapa lama pesawat lepas landas , menyisakan keheningan diantara mereka.

 

 

Sekitar 9-10 jam perjalanan mereka menuju negri Paman Sam itu , akhirnya mereka sampai. Beberapa orang suruhan Sehun sudah menunggu mereka , Hyojin terus diam entah mengapa moodnya kali ini sangat buruk.

 

Mereka meneruskan perjalanan mereka menuju sebuah resort yang jauh dari hiruk pikuk kota New York itu.

 

 

Sehun menatap punggung Hyojin yang sedang menatap bulan ditepi kolam resort mewah itu. Namja itu berinisiatif menggoda sang gadis.

 

“mau berenang bersama?” sontak saja Hyojin langsung menolehkan wajahnya menuju asal suara itu.

 

“su-sunbae …kau ada-ada saja.” Hyojin tertawa canggung menutupi kegugupannya.

 

Sehun duduk disebelah Hyojin sambil merangkul pinggang gadis itu.

 

“aku bahagia Hyojin_aa.” suara Sehun terdengar begitu riang.

 

“Jijjaro , waeyeo?” tanya Gadis itu dengan tatapan polosnya , membuat Sehun ingin menerkam bibir pink nan tipis didepannya itu.

 

“pertama kita akhirnya bersama. Kedua tidak lama lagi kau akan menjadi milikku dimata Tuhan dan orang lain. Ketiga kau sedang mengandung malaikatku” Hyojin seketika tersipu mendengar penuturan Sehun.

 

Gadis itu meraih leher sang namja dan menenggelamkan wajahnya dileher putih Sehun. Sehun pun membalas dengan memeluk pinggang ramping Hyojin.

 

“aku mencintaimu sunbae…bolehkah?” tanya Hyojin disela-sela pelukannya. Sehun tertawa pelan.

 

“hei…apa yang kau katakan . Tentu saja kau boleh mencintaiku , aku juga mencintaimu. Tak perlu izin darimu kan Mrs.Oh” wajah Gadis itu memanas mendengar panggilan Sehun padanya.

 

“ini sudah malam , kau mau kita berpelukan seperti ini sampai pagi eo?” Hyojin malah mengeratkan pelukannya , mulai mengecup perlahan leher putih Sehun. Membuat namja itu terperanjat seketika dengan perlakuan gadisnya.

 

“Hyo_aa , apa yang kau lakukan eo?” Hyojin menggeleng pelan , masih terus mengecupi leher Sehun. Bahkan meninggalkan jejak disana.

 

“molla … Aku seprti dikendalikan , apa ini karena adik bayi?” Sehun terkekeh mendengar sebutan imut dari Hyojin kepada anak mereka.

 

“mungkin…ayo kita masuk” namja itu menggendong tubuh mungil Hyojin bridal style , menuju kamar mereka.

.

.

.

.

.

.

.

Pukul 07 . Hyojin sedang dirias oleh beberapa pengrias profesional yang mengurusi pernikahannya dan Sehun.

 

“Your So beautiful miss” puji penata rias itu sambil terus memoles wajah cantik Hyojin.

 

“Thank you , Alice” Alice -penata rias itu- tersenyum lebar kearah Hyojin.

 

“Nona…tuan Kim joon myeon sudah menunggu anda” Hyojin mengangguk , ya…Suho yang akan mengantarnya menuju altar , karena Tn dan Ny Park tidak dapat berhadir dikarenakan mereka sedang mengurus proyek baru , yang tidak bisa ditinggalkan.

 

Suho tersenyum kearah Hyojin yang menghampirinya. Gadis itu begitu cantik dibalut dengan gaun berlengan panjang dibagian belakangnya terekspos memperlihatkan punggung putihnya yang begitu sexy.

 

“kau sangat cantik Hyojin_aa” Hyojin tersenyum hangat kearah Suho.

 

“gumawoyeo Sun-”

 

“panggil aku oppa , aku sudah menganggapmu sebagai adikku sendiri” gadis itu tersenyum penuh haru kearah Suho.

 

“ayolah jangan menangis , nanti riasanmu rusak. Kau harus terlihat cantik dihadapan suamimu eo.” Hyojin mengangguk lalu mulai merangkul lengan kekar Suho

 

 

“Mempelai wanita segera datang dimohon para hadirin untuk berdiri” Semua orang berdiri , Sehun sudah begitu tampan dengan Tuxedo putih membalut tubuh kekarnya , serta rambut hitam legamnya ditata keatas . Terlihat begitu dewasa.

 

Tak berapa lama , Hyojin mulai memasuki area pemberkatan bersama Suho yang berada disisinya. Sungguh Hyojin saat ini benar-benar gugup , terbukti ia meremas begitu kuat Tuxedo yang Suho pakai.

 

“op-oppa aku gugup” bisik Hyojin , Suho tersenyum maklum.

 

“itu wajar Hyojin_aa , tenangkan lah dirimu ini tidak akan lama. Coba kau lihat Sehun begitu tampan. Dia memandangmu tanpa berkedip Hyo_aa.” Hyojin memberanikan diri untuk menatap Sehun yang sudah berada dialtar sejak tadi.

 

Benar kata Suho , namja itu begitu tampan. Tersenyum hangat kearahnya.

 

Akhirnya mereka sampai dialtar itu , setelah Hyojin diserahkan kepada Sehun para hadirin mulai duduk kembali. Namja itu terus menatap gadisnya dengan senyum hangatnya.

 

Pendeta mulai membaca beberapa do’a dial-kitab , sebelum melakukan pemberkatan.

 

Setelah selesai Hyojin dan Sehun mulai berhadapan. Menatap dalam satu sama lain.

Dan mulai membaca janji suci mereka.

 

“aku Oh Sehun . Mempersuntingmu Park Hyojin sebagai istriku , disaat susah dan Senang selalu mendampingimu. Disaat sakit dan Sehat selalu ada untukmu. Dan mempertahankan pernikahan ini hingga ajal menjemputku.”

 

“aku Park Hyojin . Bersedia dipersuntingmu Oh Sehun sebagai istrimu , disaat susah dan Senang selalu mendampingimu. Disaat sakit dan Sehat selalu ada untukmu. Dan mempertahankan pernikahan ini hingga ajal menjemputku.”

 

Mereka saling tersenyum , Baekhyun dan Chanyeol membawa nampan yang sudah dihias bunga berisikan sepasang cincin pernikahan.

 

Mereka berdua saling bertukar cincin.

 

“dengan ini saya menyatakan bahwa pernikahan Oh Sehun dan Park Hyojin , sudah resmi pada tanggal 27 januari 2016. Silakan beri dia kecupan”

 

Sehun menatap Hyojin dengan tatapan hangatnya , membuat Hyojin seolah terlarut dalam pesona namja itu. Dengan perlahan Sehun mendekatkan wajahnya kearah Hyojin. Dengan taburan bunga mawar pink soft mereka mulai memberi kecupan-kecupan manis tanda kebahagiaan mereka.

 

Beberapa mengabadikan moment itu, seperti Suho dan Chanyeol yang sengaja membawa kamera mereka. Sedangkan Baekhyun dan Kai hanya fokus pada 2 orang yang saling membagi kebahagiaan mereka dialtar sana.

 

Beberapa kali Sehun mengganti posisi kepalanya , berusaha mencari sensasi yang lebih nikamat saat menikmati bibir mungil nan manis didepannya itu.

 

 

Terdengar kikikan dari kedua pasangan itu didalam sebuah kamar luas yang saat ini dihias oleh bunga mawar merah yang ditabur diatas kasur yang sudah dibungkus sprei berwarna maroon itu. Serta di kelilingi lilin-lilin beraroma terapi yang menambah suasana romantis didalam sana.

 

Hyojin sedang memegang sebuah Handycam . Terlihat menyetelnya sebelum berpose disana.

 

“huaa…hai aku Park Hyojin , hari ini adalah hari yang melelahkan sekaligus bersejarah bagiku. Kenapa? Karena hari ini adalah hari pernikahanku bersama namja itu” Hyojin menghampiri Sehun yang sedang serius dengan ponselnya.

 

“apa yang sedang kau lakukan?” gadis itu duduk sambil mengarahkan Handycam itu pada sang namja.

 

“membalas pesan Jongdae Hyung” Hyojin mendengus kesal.

 

“kau membosankan sunbae , kalau begitu malam ini aku akan tidur dikamar eomma” Sehun langsung mematikan ponselnya mendengar penuturan gadis itu.

 

“heii…ini malam pertama kita , kau mau pergi kemana eo?” Hyojin masih mengarahkan Handycam itu kepadanya.

 

Hyojin berjalan menghampiri stop kontak lampu kamar lampu itu , lalu mematikannya. Sehingga kamar itu sekarang hanya diterangi oleh lampu tidur dan lilin-lilin yang ada dikamar itu.

 

“aku lelah sunbae” kentara sekali suara gadis itu sedang marah.

 

“Arraseo…aku akan mengikuti apa keinginanmu , sweetheart” Hyojin tersenyum mendengar kata-kata Sehun.

 

“oke…” gadis itu kembali mengarahkan handycam itu kearahnya.

 

“Namanya adalah Oh Sehun. Siapa yang tidak kenal eo? Awalnya aku kira semua ini hanya mimpi semata. Tapi saat itu dia meyakinkan ku bahwa semua ini nyata” Sehun sesekali tersenyum kearah kamera.

 

“Sunbae… Apa yang kau bahas dengan Jong dae oppa?” Hyojin menatap kearah Sehun yang begitu dekat dengannya.

 

“heii…kau masih saja memanggilku dengan sebutan itu , sekarang akukan suamimu. Jadi panggillah aku dengan panggilan sayangmu. So’al yang ku bahas dengan Jong dae Hyung , dia hanya memberi tauku kalau mereka sudah memberesi kamar kita diSeoul” gadis cantik itu hanya mengangguk-angguk mengerti.

 

“kau tau kenapa alasanku membuat film dokumenter ini?” Sehun hanya menggeleng lalu mendekatkan tubuh kekarnya kearah Hyojin.

 

“Agar nanti anak kita bisa melihat , betapa tampan dan cantik orang tuanya.” Hyojin menatap wajah Sehun lalu mengecup singkat bibir namja itu.

 

“atau kau ingin membuat film dokumenter dewasa bersamaku?” gadis cantik itu langsung terbelalak dengan gerakan cepat Sehun yang menciumnya dengan ganas.

 

Gadis itu tak bisa berbuat apa-apa lagi , hingga dengan pasrah ia menaruh handycam itu di atas nakas tanpa mematikan benda perekam itu.

.

.

.

.

.

.

Hyojin bangun dan menatap kesekeliling kamar mereka begitu berantakan , saat matanya meneleng kesamping . Terpampang lah sebuah handycam yang sudah mati diatas nakas. Awalnya gadis itu hanya acuh dengan benda itu , tapi kepalanya segera berputar dan mengingat kejadian tadi malam.

 

Gadis itu segera bangkit dan menarik selimut untuk menutupi tubuh naked nya , membuat Sehun yang juga memakai selimut itu mulai terjaga. Untung saja namja itu sudah mengenakan celana rumahannya , kalau tidak?.

 

Hyojin mengambil charger handycam itu dikopernya , kemudian mulai mencolokkan nya ke listrik. Gadis itu terduduk menunggu disamping handycam sambil menatap kosong kedepan namun sarat akan kecemasan.

 

“Ada apa sayang?” suara serak nan berat seseorang membuat Hyojin langsung menujukan pandangannya kepada orang itu.

 

“Su-sunbae..ani maksudku oppa , apa kau ingat aku mematikan handycam ini?” tanya Hyojin dengan cemas , sambil menatap expresi Sehun yang terlihat berpikir.

 

“ani” jawab Sehun singkat.

 

“oh Tuhan….HUAAAA , apa yang telah aku buat” Hyojin mengacak rambutnya frustasi.

 

“memang kenapa?” tanya namja itu masih bingung.

 

“benda ini merekam semua yang kita lakukan tadi malam” suara Hyojin begitu pelan , namun Sehun dapat mendengarnya dengan jelas sehingga mengundang tawa namja itu.

 

“Hahahahaa….jinjja?itu bagus Hyo_aa , kau bilang ingin memperlihatkannya nanti pada anak kita” gadis itu langsung menatap tajam Sehun.

 

“ohhh aku harus tahan dengan sifat mesum mu Sunbae” Hyojin mulai beranjak.

 

“ayo” Sehun menarik Hyojin menuju kamar mandi mereka.

.

.

.

.

.

.

.

Mereka menikmati Honey moon mereka begitu romantis , seperti saat ini mereka sedang duduk ditepi pantai dengan posisi Sehun memeluk Hyojin sambil mengelus lembut perut gadis itu yang mulai membesar.

 

“sepertinya adik bayi suka sentuhan sunbae” Sehun yang menenggerkan dagunya dibahu Hyojin pun tersenyum senang.

 

“jinjjaro? Bagaimana kau bisa tau?” gadis itu tersenyum.

 

“mana mungkin ada seorang anak yang tidak suka belaian orang tuanya” Sehun mendengus kesal.

 

“Sunbae aku mau kau menciumku” awalnya namja itu kaget dengan permintaan istrinya tersebut.

 

“apa ini permintaan adik bayi?” tanya Sehun dengan seringaian dibibirnya yang tentu saja tidak dilihat oleh Hyojin.

 

“eung” Hyojin mengangguk polos membuat Sehun tertawa.

 

“arraseo berbaliklah” gadis itu berbalik perlahan menghadap suaminya , menatap bola mata hitam itu dengan penuh kekaguman.

 

“berapa lama kau kita berciuman , 30 detik ,1 menit , 5 menit , atau sampai kau pingsan” Hyojin terbelalak mendengar kata-kata Sehun.

 

“Kalau begitu sampai kau pingsan” Sehun membuat keputusan sendiri , Hyojin langsung memukul tangan Sehun.

 

“Byuntae” Namja itu hanya tersenyum manis menanggapi ungkapan sang gadis.

 

“bisa aku mulai Ny.Oh?” Hyojin hanya mengangguk , kemudian dengan perlahan Sehun mendekatkan wajahnya sambil memeluk erat pinggang Hyojin , sedangkan gadis itu memeluk leher Sehun sambil menunggu bibir mereka bertautan . Ketika jarak mereka hanya 2 cm lagi. Tiba-tiba ponsel Sehun berdering dan membuat Hyojin memaksa namja itu untuk menghentikan aktivitas mereka.

 

“mungkin itu penting , angkatlah dulu. Kami bisa menunggu” ucap Hyojin tersenyum menenangkan Sehun.

 

‘Yeoboseo’

 

‘….’

 

‘ne…’

 

‘….’

 

‘MWO?APA MAKSUD KALIAN?’

 

‘….’

 

‘baiklah’

 

Hyojin menghampiri Sehun yang terlihat gelisah saat ini. matanya

 

TBC

 

 

 

 

A/N:

Huaaaa Chapter 3. Maaf kependekan yahhhhh. Author lagi banyak tugas sekolah . Dan maaf juga kalo gak ada feelnya.

Tapi mohon hargai kerja keras author neee…..

Semoga kalian suka

Dan mau menunggu chapter selanjutnya.

See you guys…..

 

Regrat

Sehun’s Wife a.k.a NorHalisa

Advertisements

One response to “[Freelance] Prohibitied Love (Chapter 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s