[Ficlet] Flying, Deep in The Night

moodboard_yongaire3

FLYING, DEEP IN THE NIGHT

35 Girls, 1 Crown. The competition of a lifetime finally has an end.

aiveurislin’s masterpiece © 2016 ; Lee Taeyong as Prince Maxon Schreave & Ahn Hanra as Princess America Singer ; a ficlet counts 576 words include kingdom-au!, fantasy, romance things for parental guidances

This fiction is inspired by Kiera Cass’s masterpiece, The Trilogy of The Selection.

 

Sepertinya definisi cinta menurut Ahn Hanra harus segera mendapat ancang-ancang revisi. Hanra yang merupakan sosok naïf jika bersangkut-paut dengan kesetiaan dan cinta abadi kini malah termakan omongannya sendiri. Itu dulu, sebelum ia membuang jauh-jauh pikirannya menyandang gelar Nyonya Jeon Wonwoo dan dianugerahi putusan menjadi milik Lee Taeyong yang agung.

Ia mematut satu opsi mengenai keterpilihannya menjadi seorang kasta satu di Illêa –calon ratu lebih tepatnya, terlebih lagi keistimewaan apa yang dimilikinya hingga Pangeran Lee Taeyong mengaku jatuh hati padanya. Hanra merasa biasa saja sebagai seorang kasta lima dulunya. Tidak spesial dan tidak menarik. Bahkan berkualifikasi sangat rendah dibandingkan kontestan lainnya.

“Kenapa, Ra?”

Hanra tersentak lalu menoleh dan mendapati eksistensi Taeyong berjarak sekitar dua puluh kaki dari pijaknya, “Tidak apa-apa. Hanya merasa sesak saja.”

Jawaban singkat itu cukup membuat Taeyong kehilangan aksara. Pewaris tahta Illêa itu merajut langkah mendekat pada calon istrinya. Sensoriknya berpikir keras kala motoriknya pun bertindak menjumput dagu gadisnya lalu menyapukan dua lipatan bibirnya dengan milik Hanra. Gadis Ahn itu pun tak menolak. Tak perlu unsur sarkastik maupun kenaifan, dirinya juga begitu merindukan sentuhan Sang Pangeran. Tak perlu suatu firman penjelas menginterpretasi fakta bahwa sosok itu  kelak akan menjadi miliknya seutuhnya.

“Bertahanlah sebentar. Berjuanglah menaklukan semua itu demi aku, Ra,” ungkapnya lirih di suatu jeda. Helaian surai kemerahan Hanra pun terayun angin kala Taeyong mengulur jemari untuk menjumputnya dan menyelipkan di belakang daun telinga gadis itu. Hanra nampak begitu cantik dengan balutan gaun berwarna pastel cream yang mengekspos bahu indahnya. Lusa nanti, ia akan secara resmi diperkenalkan sebagai calon istri Pangeran Lee Taeyong yang juga akan menjadi Ratu Illêa di masa mendatang.

Hanra masih gamang pun menenggelamkan diri dalam rengkuhan Taeyong. Terbesit secerca rasa bersalah tatkala imajinya mengimplikasi rupa Jeon Wonwoo. Tidak, dia tak lagi menaruh hati pada sosok cinta pertamanya itu. Ia hanya perlu fokus mendampingi Taeyong, bersama-sama membangun Illêa yang akan segera diampunya, memersiapkan diri menjadi Ratu Illêa dan Ibu pewaris tahta selanjutnya.

“Tolong bantu aku untuk jatuh cinta padamu, Taeyong,” lirih Hanra dalam dekapan Taeyong.

“Kau belum juga mencintaiku, Ra?” tanggap Taeyong. Ada secuil kekecewaan yang terbesit di benak Pangeran Illêa itu kala mendapati fakta yang baru saja mengudara.

Hanra membiarkan kehampaan itu mengais jeda parsial, memberi kesempatan angin untuk berbisik selagi ia semakin mengeratkan rengkuhannya, “Tidak tahu. Aku belum yakin dan masih menganggapnya sekadar ilusi belaka. Tolong bantu aku, Taeyong. Bantu aku untuk meyakinkan diriku sendiri jika aku pantas dan mampu untuk berada di sisimu untuk sisa hidupku.”

Perlahan, jemari Taeyong meraih surai kemerahan calon istrinya, membelai setiap helainya dengan lembut, “Aku pasti akan membantumu, Hanra. Masa di mana hanya ada aku di hatimu akan datang. Aku telah mempercayakan hatiku padamu. Walaupun kau menghancurkannya, itu akan tetap menjadi milikmu.”

Terpaan cahaya bulan purnama mendekap mereka dalam kehangatan, memberi sebuah kesempatan langka untuk mereka berbagi kasih sayang ditengah isu pergantian tahta pun pemberontakan. Hanra tahu tidak ada kepastian hari esok untuknya maupun Taeyong. Ia hanya ingin menikmati waktunya yang masih bisa ia bagi dengan calon pemimpin negeri ini, sebelum Taeyong benar-benar akan naik tahta dan meninggalkannya sendiri dengan status Ibu Negara.

Begitu pula dengan Taeyong. Pangeran Illêa itu akan terus menerjang perbedaan dengan Hanra di sisinya. Tak bermaksud menampik fakta bahwa mereka berbeda. Istana adalah tempat yang terlampau biasa untuknya. Tempat ini adalah tempat tinggalnya sejak ia pertama kali melihat dunia ini. Sedangkan Hanra yang lahir dan besar di luar sana tentu melewati hal yang berat. Namun bukan berarti ia tidak bisa. Ia membutuhkan Hanra di sini, bersamanya untuk menuju Illêa yang diimpikannya.

 

–finish.

notas ;

  • This book is awesomely interesting to read so I recomend it for you all. If you want to take a look, you can open this x. This is a translated-novel so the description is in English.
  • Jarang banget nongol di sini, jadi mungkin ga banyak dari kalian yang tahu saya. Saya juga maklum kok /hahaha/.
  • Ini adalah comeback saya setelah vakum empat bulan tanpa memroduksi karya. So, reviews are so meaningful ❤
  • for the last, if you want to read other fics whose are casted by them, I suggest you to open this x.

see you soon, ya!

aiveurislin.

Advertisements

8 responses to “[Ficlet] Flying, Deep in The Night

  1. Kayaknya ini harus dipanjangin jadi vignette ato oneshot deh, habis lagi seru bacanya eh udah end aja XD wonu kamu salah apa dek ditinggalin sama hanra. Pengen liat ceritanya dari pov nya wonu dah (eh, ini kok malah salfok terus)
    Sebelum ini apa ada cerita lainnya? Kaya sayembara cari jodohnya taeyong gitu ya? Kalo iya pengen baca deh, habis kingdom au itu fav banget :)))))))))))
    Oh ya salam kenal, Pat disini, seline sama markeulee hoho
    Keep writing!

    • Waah maunya si gitu, tapi apa daya niatnya cuma mau dibikin ficlet /kekeke/ wonu ga salah apa-apa kok, beneran. Kalo menurut cerita aslinya dia malah yang paling kasian soalnya udah nungguin si hanra, eeh ternyata doi jadinya nikah sama si pangeran. Padahal mereka janji mau bareng-bareng terus T.T
      Sebenernya sih aku mau bikin versi series atau chaptered nya mengenai sayembara ini. Cuma belum ada aja waktunya /kekeke/ aku juga suka kingdom-au! for lyfe 😀
      Halo Kak Pat, aku Bintan. has the same line as Jeno’s. Nice to know, ya!

  2. Hai, Bintan♥

    Kamu ih, katanya masih webe, tapi kok hasilnya kece? Gaya menulis Bintan gak berubah-berubah deh, masih sama. Dipenuhi dengan diksi-diksi mutakhir yang tetep enak dibaca. Me likey♥
    Ashlaire harus cinta sama Taeyong, biar mas wonu sama aku *eh

    Maafkan komentar tidak berfaedah ini. Keep writing Bintan💕

    • Halo, Renna!
      Yakali ini udah ngendep agak lama di lepi, tinggal revisi dikit trus jadi /kekeke/ jadi ya aku kebiasaan banget ga bisa nulis sekali duduk langsung selese. Jadi nulisnya bertahap, kalo ada ide nulis kalo mutung ditengah ya gitu, so banyak banget stok cerita yang belum selese padahal udah lama ditulisnya xD
      Ih wonu sama aku aja #digampardeka mas wonuku sabar ya aku nistain T.T makanya jangan suka orang yang udah ada yang punya :p mending sama aku aja, kan aku jomblo /lalu ditendang chanu/
      Kamu juga ya, Ren! Kutunggu fic-mu juga ❤

  3. Yawla kak keren bgt ini. Kalo bisa remake novelnya kierra cass semua the selction series doonngg. Ceritanya seru kemarin ada author yg remake tp discontinued padahal lagi asik. Mumpung kakak penulisannya bagus remake aja sekalian kak hehhe. Abisnya cari novelnya susah:((

    • Halo! Aku baru ngeh kalo ada fans Kiera Cass selain aku omaigaddd ❤
      Waah aku sih ga tau mau remake atau ga ya. Soalnya aku sering stuck di tengah jalan /wkwkwk/ tapi kalo mau bikinin series memang ada rencana sih, yeah tapi tetep ada perubahan untuk kepentingan publikasi juga. Kalo kamu mau baca, bisa buka https://descenteselene.wordpress.com/2016/12/22/prolog-and-introduction-the-daisy-illusive/ keseluruhan sih memang isinya mirip The Trilogy of The Selection, tapi aku buat beda di beberapa titik 😉
      Waah, kalo semisal ada author yang nge-remake boleh kasih link-nya? Mungkin aku bisa baca juga nanti 😀
      Thanks for dropping your comment here ^.^

  4. Pingback: [Prolog and Introduction] The Daisy Illusive – heavenly sky·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s