[Freelance] Because I’m Ugly (Chapter 3)

download

Title : Because I’m Ugly chapter.3

Author/twitter : Intan98

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Eunji [OC]

Support Cast:

-Kwon Yul as Kwon Yul(Brother In Law Cho Kyuhyun)

-Lim Ji Yeon as Cho Ji Yeon (Little sister Cho Kyuhyun)

-Choi Siwon

Genre : Romance, comedy

Rating : General

Length : Continue

Disclaimer : ALUR CERITA MILIK SAYA SEORANG, PLAGIAT BE BETTER TO DIE?

  1. Would You Marry Me?

 

 

 

 

Lee Eunji, Point Of View

Keadaan rumah benar-benar kacau setelah pria gila itu pergi.Perabotan yang selama ini ibuku rawat begitu apik dan telaten kini-hancur tak bersisa.

Ayah terdiam diujung dudukan jendela,ibuku sibuk mengelus pelan kepala kedua saudara kembarku samar-samar dapat kudengar ia menangis.Bagaimana denganku? Aku terjatuh kelantai, menatap kartu warna emas yang pria itu berikan sebelum ia pergi begitu saja bersama ayahnya.

Aku berusaha menahan air mataku.Warga disamping rumahku kini sudah pergi sembari mengumpat terhadap kami.

Aku tak pernah khawatir akan umpatan mereka terhadapku tapi sekarang kata ‘aku’ menjadi ‘kami benar-benar membuatku takut.Pasalnya Aku tidak yakin kedua orangtuaku akan diperlakukan sebaik sebelumnya jika mereka masih berada didesa ini.

Pria itu, aku bersumpah akan meminta pertanggung jawabannya atas kejadian ini…

Aku bersumpah..

END

 

***

Cho Kyuhyun,Point Of View

Wuaahhhh hari terindah dalam hidupku tiba.Usai mendung yang menyelimuti emosiku sekitar tiga hari lalu.Akhirnya hari dimana aku….

Bermain golf, permainan kesukaanku dan beberapa pejabat yang bekerjasama dengan perusahaan kami.Cahhhh…

Ini benar-benar menyenangkan bayangkan saja,aku punya lebih dari sehektar lapangan golf pribadi didaerah perbatasan Seoul lalu memiliki pelayan yang ikhlasnya menyumbangkan diri mereka sebagai asisten golfku disini.Yah, hari ini aku bermain golf bersama Siwon.Sepupu jauhku.

‘Takkk!’ Pria berotot tersebut mengayunkan tongkat golfnya terlatih, aku tersenyum setengah melihat kelihaiannya bermain salah satu bola kecil ini.Tunggu, hei bukankah keluarga terpandang lebih identik bermain golf ketimbang sepak bola atau semacamnya? Aku bukan menyombongkan diri tapi itulah kenyataanya.

Kuberikan pria itu tepuk tangan cukup keras, ia menoleh sejenak sembari tersenyum tipis.Siang nyaris menanjak kepermukaan hari itu pertanda kami harus segera berganti pakaian dan pergi ke klub.”Sedikit lagi kemampuanmu menyamaiku hyung.”Kulemparkan sebotol air mineral kepadanya, langsung saja pria itu menangkapnya.

Cihh, beginilah susahnya punya lapangan golf sendiri, pelayan-pelayan bodoh itu tidak tahu sama sekali cara melayani tuannya.Antara enggan dan ingin memarahi pelayan wanita yang sibuk mengambil beberapa bola golf hampir satu kilometer dari tempatku dan Siwon berdiri-heol, aku merasa tidak puas terhadap pelayanan mereka.

Usai meneguk habis sebotol air mineral yang kuberikan, pria itu mendekatiku yang sekarang memilih tidak ikut bermain. “Terdengar aneh saat kau memanggilku hyung.”

“Terdengar aneh bagaimana?Bukankah itu yang kau inginkan??” Tanyaku sembari merebut botol plastik pada tanganya kemudian meremasnya hingga mengerucut lalu melemparnya ketong sampah.

“Yah, kau tahu sedikit menjijikkan.Aku merasa sangat…Tua.” Keluhnya terhadap diri sendiri, aku tertawa mencemooh komentarnya.

“Kau memang tua Choi Siwon.” Kutepuk bahunya dan berbalik hendak keruang ganti.

Tak lama pria itu menyusulku.”Heh,malam nanti ada pesta dirumah Hwang Il Woo.” Ucapnya, sedangkan diriku sibuk berkaca sebelum membuka lokerku untuk mengambil tisu dan lotion kulit sensitif mengingat kini awal musim gugur.

“Hwang Il Woo? Siapa??”Tanyaku berusaha mengingat nama yang cukup familiar tersebut.

“Eihhh, kau benar-benar bodoh untuk seukuran CEO.Hwang Il Woo teman satu kamp ku ketika wamil.” Ucapnya, ciri khas seorang Siwon saat menjelaskan suatu hal yang menurutkan rumpang maupun kurang kuingat.

“Kenapa aku harus ingat teman-teman satu kampmu hyung?” Kembali aku bertanya disertai nada sindiran.Ia berdecih.

“Hwang Il Woo salah satu investor terbesarmu di perusahaan cabang Cho Corporation Busan bodoh! Auuu kau benar-benar ya.”

Heumm, begitukah?Oh~~ Aku baru ingat, dia pria seumuranku dan mempunyai wajah diatas rata-rata.”Pesta?Apa??”

Siwon tersenyum setengah padaku sambil membuka pakaiannya, sialan dia memiliki tubuh lebih menakjubkan dariku.Tubuhnya benar-benar terbentuk, tunggu saja aku akan mengikuti jejakmu.Wamil lalu mempunyai tubuh kotak-kotak itu lalu mempertunjukannya padamu.

“Wanita,Winston dan penenang kesukaanmu.”Heumm penenang?Bukan ide buruk.Beberapa hari ini aku memang belum menyesap apapun yang bersifat menenangkan.

 

END

 

***

Lee Eunji,Point Of View

[Beberapa jam sebelumnya,Gochang]

 

Pagi itu aku berinisiatif mengambil kerang-kerang laut yang terdapat di laut berlumpur sekitar daerah Gochang.Aku tak mempedulikan lagi larangan penduduk desaku untuk tidak keluar dari desa karena akan berakibat pada turunnya hasil pertanian tahun ini (aku,sebagai simbol malapetaka bila keluar dari desa),aku terlanjur sakit hati terhadap mereka.

Untuk apa mempedulikan tahayul itu kalau orangtuaku juga ikut tersakiti?Susah payah aku melindungi mereka dari hinaan pedih dari bibir-bibir penuh berbisa penduduk desa umpatkan dibelakang mereka namun apa? Kemarin secara jelas mengatakan bahwa tidak ada satupun lagi dari penduduk desaku yang akan menghormati keluargaku disini.

Diam-diam aku keluar dari desa,mencari tumpangan gratis untuk pergi kepantai berlumpur.Nekat memang,mengingat sekarang awal bulan musim gugur berlangsung tanpa perlengkapan sewajarnya dan jaket musim gugur.Aku ingin melihat dunia luar sekaligus melihat respon mereka atau bahkan tahayul mereka mengenai aku yang tidak boleh keluar dari desa ini apakah itu benar?Aku ingin melihat semua hal yang mulai jengah kuhadapi seorang diri.

 

 

“Terimakasih paman atas tumpangannya.” Paman pengemudi truk beras itu tersenyum lembut kearahku.

“Eo? Kau ingin masuk kearea pantai berlumpur??” aku hanya mengangguk sebagai kata ‘ya’.

“Bukannya pemerintah sudah mengklaim pantai berlumpur sebagai salah satu aset negara dan hanya digunakan ketika hari-hari besar saja?” Benarkah? Aku sama sekali tak tahu itu.

“..Kau akan didenda 10.000 won jika kau masuk.”Lanjutnya.Hanya 10rb won? Kurogoh saku celana taniku kemudian…Nasib buruk menimpaku,uang 10.000 saja aku tak punya.Bagaimana ini?

Tak lama kurogoh celanaku, paman tersebut menyodorkan uang 50.000 dari dalam mobil dan menyodorkannya padaku.”Ini,mungkin sekitar pukul 11 siang ada beberapa petugas keamanan yang melihat sekitar pantai.Kalau beruntung larilah tapi kalau tidak kau bisa gunakan uang ini.”

“Tap..tapi paman ini terlalu.”

“Tidak apa, aku tahu kau gadis baik.Berjuanglah eo?” Senyumnya.

Sepulangnya aku dari pantai berlumpur.Cukup banyak kudapatkan kerang cina putih sekitar 2 ember dan lebih anehnya penduduk desa lain tidak menganggapku sejelek tanggapan penduduk desaku.

Baru sampai keperbatasan desa, warga-warga mulai berjalan kearahku.Ada yang membawa sapu,garpu rumput bahkan obor.Hei, ini masih pagi?Apakah ada harimau tersesat didesa kami??Tak kalah mengejutkannya kedua orangtuaku juga ada dalam kerumunan tersebut.

“Nah benarkan dugaanku?Anak ini keluar desa.” Iya,iya ucap warga lain.Mungkinkah…

“Yakh! Karena kau keluar dari desa pembayaran padi yang dikirim ke provinsi Busan tertunda.”

“Benar!”

“Kami sudah peringatkan agar kau tidak keluar desa kan!!”

“Dasar tak berguna.”

Aku terpaku mendengar ucapan mereka.Jadi, benar?Jadi benar tentang ta…

“Tapi itu pasti bukan karena diriku!Selama ini juga ada beberapa panen gagal dan penggelapan dana sejak kepala desa diganti!Itu bukan karena aku.”

Apakah aku salah bicara? Kepala desa yang mendengar ucapanku langsung maju kedepan dan menunjuk-nujuk wajahku dengan obornya.Sontak saja aku mundur kebelakang dan ibuku berteriak.”Yakh! Kau bicara apa eo?? Jangan mentang-mentang ayahmu ini (menunjuk ayahku yang ada dibelakang tubuh kecilnya) pernah menjadi kepala desa kau bisa menuduhku sembarangan ya? Siapa kau ha?? Aku sudah terlalu sabar dengan tingkahmu yang membuat warga setempat sengsara eo?!”

“Iya, dia benar-benar pembawa sial.”

“Kenapa dia tidak mati saja.”

“Hmm, agar panen kita tidak rugi lagi kan?”

Kukepalkan tanganku kuat, aku bukan siluman yang perlu ditakuti.Aku hanya seorang manusia!!Kulihat ayah yang tidak bisa bicara lagi.

Benar ucapan mendiang nenekku dahulu. “Berhati-hatilah terhadap 1000 mulut daripada satu fakta.”

Apapun bisa diangkat sebagai hal yang menjerumuskanku asal hal itu dibenarkan oleh 1000 orang ketimbang fakta secuil yang hanya beberapa orang anggap itu benar.

Beberapa penduduk pun ada yang berbicara agar kami keluar dari desa ini.Hei, siapa kalian?Ini desa kelahiranku! Keluarga ayah sudah tinggal disini dari 4 generasi hingga keluargaku.

Aku tak dapat membela keluargaku, aku merasa gagal menjadi anak seorang Lee Jaesuk.aku mencoba menahan perih pada mataku akibat air yang mendesak ingin keluar.

Ekor mataku tak sengaja melihat mata sendu ayah yang mengarah ketubuhku.Tatapan itu berkata,bahwa aku harus kuat demi keluargaku.Iya!Ayah,ibu,adik-adikku…Aku harus melawan mereka!

Tapi..

“Pria itu akan bertanggung jawab!!” Penduduk yang membicarakanku terdiam.Astaga! Kenapa kata-kata ini yang harus terlontar!! Mereka pasti mengira tidak-tidak.

“Ma…Maksudku, aku akan menyuruh Kyuhyun-ssi kesini dan menjelaskan semuanya bahwa ini salah paham.”

“Apa maksudmu?!”

“Yakh!Bicaralah dengan baik.”

Aduh kenapa sekarang aku grogi?Oh Tuhan bantu aku. “Kami sudah kenal! Bertahun-tahun lalu!! Waktu itu dia hanya shock melihat perubahanku dan dia…Dia pacarku.”

Apa yang kubicarakan? Semua perkataan random kucoba susun menjadi satu kalimat.Hasilnya, benar benar hancur lalu catat! Aku hanya mengarang ucapan mengenai kami pacaran dulu..Aku gila aku bahkan tidak mengenalnya!

Banyak penduduk seperti ikan makarel (mengikuti kemana arus pergi) menyetujui penjelasanku.

“Mungkin saja, dulu kan Eunji cantik.”

“Iya dia cantik dan masa-masa itu memang banyak siswa pertukaran kedesa kita.”

“Jika aku jadi Kyuhyun aku pasti juga shock melihat cinta monyetku berubah total tanpa penjelasan.”

Mereka sungguh mirip ikan makarel, rasanya aku mau memeluk pengubah-pengubah persepsi itu lalu memberi mereka 10 buah kerang cina/kerang laut ini.Kepala desa terlihat shock, aku rasa selama ia menjabat dan sebelumnya ia salah satu biang keladi keributan ini.

“Lalu, bagaimana caramu menunjukkanya pada kami?” Tantang salah satu penduduk pria.Aku berpikir keras untuk sesaat, bagaimana?

“Izinkan aku pergi ke Seoul dan pulang esok hari membawa kabar kepada kalian!!”

Demi Tuhan, itu bukan diriku.Aku rasa ada yang merasukiku saat berbicara seberani ini.

Apapun jalanku nanti, aku harap semuanya berjalan lancar setidaknya pria gila itu meminta maaf kepada orangtuaku dan hidup kami kembali normal lagi bahkan egoisnya aku berharap tidak ada lagi penduduk yang meremehkanku,aku harap.

Yah, disinilah aku.Rumah besar berlantai 2 yang begitu mewah.

Maksudku didepan pagarnya.Berulang kali kujelaskan kepada keamanan yang ketatnya menyamai blue house bahwa aku Lee Eunji.Awalnya mereka terkejut lalu mereka menganggap aku orang gila dan menunjukkan foto gadis bernama Lee Eunji-apa pria itu yang memberikannya?

Ah, aku tahu alamat rumah Cho Kyuhyun dari kartu gold pemberiannya-tertulis dibelakang kartu serbaguna yang kugunakan untuk makan siang serta naik bis selama beberapa jam alamat rumah pria itu.Dan, aku terdampar disini.

Aku tidak pernah mengetahui bahwa pria kaya gila itu mengenalku sejak aku SMP.Siapa dia?Bagaimana dia bisa mengenaliku??Haa… Akibat terlalu banyak mengingat masa kelam aku melupakan masa normalku sebagai manusia.

Tubuhku mulai limbung, 2 jam lamanya aku menunggu didepan pagar sombong milik pria sombong itu pula tapi aku tidak melihat batang hidung tegasnya.Aku jadi mengingat ucapan ibu dan ayah sebelum memutuskan berangkat dari Jeolla ke Seoul pagi tadi.

‘Ibu dan ayah selama ini tahu bagaimana kau diperlakukan secara tidak baik.Ibu dan ayah minta maaf karena tidak bisa membelamu Ji-yah.Kekuasaan kita disini sangat terbatas, keluarga kita tidak lagi menetap didesa.Maafkan kami.” Ucap ibu.

‘Bodoh! Seharusnya kau berbicara seperti itu dari dulu! Ayah tahu, suatu hari nanti kau akan berubah menjadi gadis secantik bunga peony lagi ayah yakin.Ayah menyesal nak, ayah berjanji akan membelamu dan berhenti menjadi pengecut.Ayah berjanji.’ Lanjut ayahku.

Mendengar penyesalan mereka tanpa sadar membuat mataku lagi-lagi berlinang.Oh tidak lagi! Kini penampilanku lebih rapi ketimbang penampilanku saat di desa.Kau pasti bisa Lee Eunji.

Udara dingin angin musim gugur membuatku melemah seketika, god bibirku membeku karnanya.

‘Broom..Broom’ tak lama sebuah mobil Hyundai Equus melewati pagar.Nyaris 5cm tubuhku terlindas mobil mewah tersebut.

Tanpa menebak-nebak siapa yang barusan lewat aku langsung diam-diam mengedap masuk ke pelataran rumah besar pria gila itu.

Inilah rencanaku.

***

Cho Kyuhyun,Point Of View

Aku pulang sekitar pukul 4 sore, sebelumnya kami ke klub paradise dan makan siang di pusat kota Seoul-restoran favoritku.Siwon ikut pulang kerumahku, aku harus menjelaskan kepada kalian bahwa putra pemilik saham paling besar Lotte world dan Hyundai ini baru pulang wajib militer dan baru hari ini ia resmi bekerja sebagai general manager perusahaan Choi Company.

Jadi ia belum punya tempat tinggal resmi kecuali rumah orangtuanya.Ha, aku saja yang masih menumpang biasa-biasa saja.Intinya pria itu numpang tidur di rumahku beberapa hari -_-

Kamipun keluar dari mobil,Siwon yang berbeda beberapa tahun dariku terus berceloteh mengenai wanita-wanita sexy yang akan hadir dalam pesta pribadi Hwang Il Woo malam nanti.Baru selangkah aku keluar dari mobil tiba-tiba telingaku kesakitan memanggil suara tak mengenakan seorang wanita memanggil dari belakang.Sialan, siapa orang it…

Saat kepalaku menoleh kebelakang mataku hampir keluar dari cangkangnya dia…

“Kau…”

“Lepaskan aku! Lihat, dia mengenaliku kan?” Ucap gadis jelek yang pernah ayah jodohkan padaku dan gilanya gadis itu cinta pertamaku.Siwon yang berada disebelahku mengerutkan alisnya aneh seakan alisnya bertanya ‘kau kenal gadis kumal itu?’

Aku mengumpati pengawal-pengawalku yang dengan bodohnya melepaskan gadis jelek itu.Apa-apaan ini! Ia mendekatiku, tubuhnya sedikit… lemah?

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanyaku tak suka, ia semakin mendekatiku.

“…Hei menjauhlah, aku tak pernah memandang jenis kelamin orang yang menggangguku.” Ancamku.Ia menegak ludahnya sukar lalu mundur teratur cih, selain wajahnya tak beraturan ia juga punya mental buruk juga?

“Siapa dia?” Bisik Siwon kepadaku.

“Masuklah duluan, dia tunawisma yang kutemukan di jalan kemarin.” Kataku sembarangan.Gadis itu kelihatan tak suka dengan bisikanku,Siwon mengangguk paham dan pergi kerumah terlebih dahulu.

Setelah Siwon pergi aku langsung mendekatinya.”Tanpa kau beritahu,aku sudah tahu kenapa kau bisa kesini jadi…Katakan apa maksud kedatanganmu?”

“Aku…”

“Ingin permintaan maaf dariku?Jangan harap itu terkabul karena apapun yang aku katakan itu benar adanya.Aku tidak salah kan?” Kataku, ia kembali membuka suara.

“Tapi bukan itu saja kau harus bertanggung jawab…Hat…Hatchim!!” Gadis ini..Ia menyebarkan virusnya kearahku! Dengan geramnya kudorong tubuhnya hingga ia hampir terjatuh.

“Sialan, kurang ajar sekali kau!!” Baru ingin melayangkan tamparanku gadis itu mengucapkan kata-kata tak masuk akalnya.

“Maukah kau menikah denganku!!” Ia menunduk sedalam mungkin dan setelah itu dia terjatuh pingsan.

TBC

 

 

Alohhaaa~~ Ada yang rindu cerita ini? Mueheheheheheh tambah gaje ya?? Hidup mereka baru dimulai nih.pantengin terus yeeee awas jadi siders #NgancamCeritanya

 

 

 

Advertisements

2 responses to “[Freelance] Because I’m Ugly (Chapter 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s