[Freelance] Because I’m Ugly (Chapter 4)

download

Title : Because I’m Ugly chapter.4

Author/twitter : Intan98 (Fb: Rizky Monica Intani or Lee Eunji)

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Eunji [OC]

Support Cast:

-Kwon Yul as Kwon Yul(Brother In Law Cho Kyuhyun)

-Lim Ji Yeon as Cho Ji Yeon (Little sister Cho Kyuhyun)

-Choi Siwon

Genre : Romance, comedy

Rating : General

Length : Continue

Disclaimer : ALUR CERITA MILIK SAYA SEORANG, PLAGIAT BE BETTER TO DIE?

 

  1. Yeah,You Can Married With Me.

|KILAS BALIK Gochang,Provinsi Jeolla|

Kyuhyun (18 tahun) baru kemarin melakukan pertukaran pelajar dari Seoul ke Jeolla.Akibat kepintarannya bocah remaja tersebut menerima permintaan gurunya apalagi peluang bakatnya lebih menyebar mudah didesa kecil ini.

Desa yang mempunyai hasil panen semangka dan padi kebanggan kota Gochang ini memiliki sekolah gabungan (SD-SMP-SMA) hingga Kyuhyun kemarin melihat beberapa siswa SMA pulang berjalan bersama siswa SMP.

Kini, ia tengah bersiap pergi kesekolah barunya.Rambut klimis sedikit berantakan,kacamata minus dan gaya elegan ala siswa perkotaan umumnya.Huh, ia begitu membanggkan sekolahnya dan ingin secepat mungkin pergi dari tempat terpencil ini kemudian kembali menjalani aktifitas biasanya.

“Tuan muda ini.” Kyuhyun remaja mengambil tas yang pelayannya berikan-ia tinggal sendiri selama 6 bulan di desa ini.Kyuhyun berjalan lagi, sembari menunggu pintu mobilnya terbuka.

Lama,Kyuhyun menatap sopirnya heran.”Yakh! Kau tunggu apa lagi?” Bentak Kyuhyun menunggu selama hampir 5 menit didepan pintu mobil keluarganya.Sopir tersebut menunduk dalam kemudian berkata.

“Maaf tuan muda,tuan besar menyuruh anda berjalan kaki karena…” Sang sopir menunjuk kerumunan siswa SMA dan SMP yang berjalan santai sembari mengobrol dan bercanda.Kyuhyun menatap arah telunjuk sang sopir lalu ia melihat seorang gadis berpakaian SMP diantara mereka.

Gadis remaja itu selalu tersenyum senang.Dia… Adalah Lee Eunji.

 

 

***

Hari berlalu, Kyuhyun pun mencari dimana rumah gadis cantik itu.Ia berkeliling desa hingga matahari nyaris tergelincir dan para pengawal kewalahan dalam mengawalnya mencari seseorang yang tidak punya identitas jelas.

“Tuan, hari sudah..”

“Diamlah, kalau tidak mau menemaniku kalian pulang saja duluan.” Kesal Kyuhyun, ia kembali berjalan.Kali ini rute perjalanannya adalah sawah.

Kyuhyun mengernyit bingung ketika ia menatap seorang gadis membelakanginya sembari berjongkok menghadap ke satu petakan sawah cukup besar.

Matahari memberikan bayangan gelap bertitik kearahhnya,penasaran..Kyuhyun mendekati gadis itu.”Permisi…” Ia tak menyahut.

Begitu lelahnya seorang Kyuhyun akhirnya pria itu melempar gadis tersebut dengan lumpur disekitar bibir petakan sawah-takut takut gadis ini jelmaan iblis menuju malam.”Pakk pakk!”

Dua kali, Kyuhyun mengotori baju belakang gadis itu.Ia membalikkan tubuhnya kesal dan…Sekali lagi Kyuhyun terperanjat.”Yakh! Apa yang kau lakukan!!” Pekik gadis yang sekali lagi ternyata Lee Eunji.

“Yakh!! Kau punya mulut kan untuk berbicara!!” Kyuhyun masih terpanggu, ia menatap Eunji remaja yang kian mendekat.

Eunji mengernyit bingung.” neo Nuguya (Siapa kau)? Aku belum pernah lihat.”

‘GREP’ Tiba-tiba Kyuhyun memeluk erat tubuh Eunji remaja.Lelah yang ia derita akibat mencari gadis itu hilang juga.

“Yah, kau dapat menikah denganku suatu hari nanti…” Eunji remaja berontak, ia terus memukul tubuh kurus sepucat kapas pria itu.

“Yah, kau berhasil memikat hatiku gadis kecil…”

|NOW|

Cho Kyuhyun,Point Of View

Kupandang wajah tak enak dipandang gadis bernama Lee Eunji ini, ia sedang tertidur pulas dibawah pengaruh obat tidur yang dokter pribadiku berikan.Benar-benar, karenanya bukan aku yang memilih jas untuk pesta malam ini.Pasalnya aku begitu khawatir..Hei jangan salah sangka dulu! Maksudku khawatir gadis jelek ini kabur dan tepat saat itu ayahku pulang dari luar kota.

Aku tak tahu bagaimana ekspresinya bila ia tahu anak sahabatnya yang kurendahkan beberapa waktu lalu disini.Bisa-bisa ia langsung membawaku kegereja bersama gadis ini.uwaahhhh, itu benar-benar mimpi terburuk.

Mataku tak pernah lepas dari wajahnya.Hei, kenapa aku harus menyukai gadis sepertinya?Spontan kusentuh rambutnya…Seingatku rambut gadis jelek ini dahulu begitu lembut bahkan sutra termahal kalah oleh kelembutannya,kujauhkan  segera tangan sterilku takut-takut gadis ini belum keramas dan minyak pada rambutnya menempel disela-sela jariku.

Wajahnya, seingatku dulu kerutan antara belahan pipinya tidak ada-ahh ini wajar mengingat ia perempuan kampung yang tidak tahu perawatan diri dan umurnya kini berapa ya?Saat kami bertemu dulu ia sekitar 14 tahun dan aku 18 tahun…Ohh, 28 tahun jadi wajar kerutannya semengerikan ini.

Pipinya, heol… Ketika aku memeluknya pipi ini bersemu merah, halus dan begitu terawat.Kini? Haa…Ia seperti habis berjemur di hawai bersama penduduk setempat.

God! Memikirkan perubahan mengejutkan yang terjadi pada gadis ini membuatku frustasi saja.

Kenapa aku bisa menaruh hati kepada gadis ini?Salahkan mataku yang waktu itu tidak bisa membedakan cinta monyet dan cinta pertama sejati.Kuharap memori wajah cantiknya menghilang dari otakku berganti memori wajah super anehnya agar aku bisa menampar bibir gilanya yang berkata “Maukah kau menikah denganku?”

Memikirkannya membuatku ingin muntah.Dia?Aku?? Hei, kita beda tempat…Ia perlu tahu itu kecuali ia secantik bayanganku.

Sejak hari itu aku telah menarik omonganku.

Memangilnya sayang,

Menjadikan orangtuanya calon mertuaku.

Memuji es jeruk buatan ibu gadis jelek ini,

Terakhir,bersumpah agar ia tidak lagi menginjak lumpur kotor.Cih, ia lebih pantas berteman dengan lumpur itu layaknya binatang  yang sering dijadikan daging panggang di restoran-restoran pinggir jalan… Aku tak akan pernah mengangkatnya dari kesengsaraan itu.

Kemudian, aku berdoa agar wajahnya lenyap dari muka bumi ini.

Hei,hei…Aku tidak sekejam bayangan kalian.Apa kalian tidak pernah mengalami hal sepertiku?Yah maksudku dalam artian luasnya.

Jika kalian disukai oleh orang yang kalian enggan lihat.

Tambahan, ia berwajah aneh dan tingkahnya aneh… Apa kalian betah orang itu berada didekat kalian?Tidak kan!! Kalian pasti berdoa hal sama sepertiku tapi iya…Kuakui doa kalian lebih halus ketimbang doaku diatas.

Mungkin contohnya.”Tuhan,jauhkan pria/wanita aneh itu dariku.” Atau “Tuhan semoga pria itu membenciku…bla,bla,bla”

Aku bukan psikolog yang tahu jalan pikiran kebanyakan kalian.

‘Cklek’ Seseorang mengalihkan perhatianku.Ia Choi Siwon, sepupuku.Pria itu tersenyum kearahku.

Ia sudah berganti pakaian sembari membawakan satu stel jas mahalku.

“Jangan menatap gadis itu terus-menerus.Kau akan jatuh cinta nanti.”

“Tidak akan pernah!”

***

Selesai mengganti pakaian,aku langsung kekamar tempat gadis itu dirawat.

Sudah ada beberapa pelayan wanita menunggu gadis itu.

Kudekati mereka.”Kalian…Kemarilah.” Mereka menunduk hormat.

“Jaga gadis itu hingga ia bangun.Jangan sampai ia berkeliaran diluar.Lalu…Jika kudapati salah satu dari kalian membiarkan ia keluar aku tak segan-segan memecat mereka.” Mereka mengangguk paham,aku berbalik hendak menyusul Siwon tapi…Aku ingat sesuatu.

“..Pagi buta kalian harus mengusirnya dari rumah ini dan bersihkan sprei kamar tamu, apapun yang ia tiduri buang ketong sampah.Aku tak mau aura sialnya menyebar keseluruh rumah penuh keberuntungan keluarga Cho.”

“Tapi bagaimana kalau gadis ini belum bangun juga?” Aku berpikir sejenak.

“Cabut saja selang infusnya agar ia terbangun.Jika ia mati diluar kawasan rumah keluarga Cho aku tak peduli  dan itu bukan urusanku bahkan mayatnya dimakan anjing liar sekalipun.”

Kejam?Haa…Ucapan seperti itu sudah biasa kuberikan kepada pelayan-pelayanku.

END

 

***

Lee Eunji,Point Of View

Mungkin sekitar pukul 5 pagi aku terbangun.Entah aku sudah berada di akhirat atau kini aku berada diujung kematianku.

Terakhir hal yang kuingat hanya dorongan keras pria itu terhadap tubuhku.Ia benar-benar manusia yang tak punya belas kasihan,mengingatnya saja ingin kutarik semua omongan pujianku mengenai dirinya.

Tempat ini nyaman kutiduri,bantalnya pun selembut bantal bulu angsa milik temanku di desa yang kini telah menikah dan dengar-dengar pindah keJepang usai acara pernikahannya, aroma seharum pohon pinus bercampur lavender menyeruak masuk kedalam hidungku—Ini jelas berbeda dari aroma kematian atau bahkan pula peti mati.

Kubiasakan perlahan mataku dengan sekitar,ini sebuah kamar.Sungguh besar,kurasa kamar ini luasnya melebihi lantai atas tempat aku dan sikembar Na-Eun  tidur.

Benda asing terasa dingin menusuk kulit terluarku.Aku angkat tangan kananku dan kagetnya mendapati selang infus tertancap sempurna disana serta cairan obat tinggal setengah pada gantungannya.

Aku kini di rumah sakit akibat penyiksaan atau ini di rumah pria angkuh itu dan ia merawatku??

Ahh~~ aku ingat sekarang! Kemarin aku pingsan akibat belum makan dan mencari-cari alamat rumahnya ditambah cuaca musim gugur sedang tidak baik kala itu kutunggu si Cho Kyuhyun didepan rumahnya.

Ruangan ini sepi, pencahayaan hanya ada ketika kuhidupkan lampu tidur.Kupaksakan tubuhku berdiri.

Ouhh lumayan membaik, aku harus berterimakasih padanya! Meskipun ucapan terimakasihku akan terabaikan dan setidaknya ia akan berbaik hati mengikutiku kedesa dan minta maaf tentang kejadian waktu itu kemudian…Semuanya kembali normal, keluargaku tidak terancam diusir serta aku?Aku kembali pada hidupku sebelumnya.

Walau dicaci tapi orangtuaku tetap terlindungi dari kejamnya penduduk desa.

Aku berjalan keluar ruangan,membawa tasku untuk persiapan secepatnya ke Jeolla-aku ingin pria sombong itu menumpangiku sampai rumah dan ia langsung meminta maaf pada orangtuaku.

Semuanya beres,lalu mengenai ucapanku itu…

Pikiranku benar-benar kacau saat itu.Yah, aku mengajaknya menikah hanya sebagai pilihan kedua dan sebenarnya (lagi) ucapanku belum selesai tapi aku malah pingsan.Pria gila itu pasti berpikir lain—Siapa juga yang mau menikahinya?pria sombong,kasar itu??

***

Kenapa jam segini para pelayan belum bangun? Rumah sebesar ini bukankah sangat sibuk dari fajar naik hingga malam pergi??Ohh, mungkin karena aku orang desa dan ini masih terlalu pagi.

Kubuka kulkas dua pintu milik pria itu…Woww, bahan-bahannya lengkap!

Let’s cooking!!

30 menit kemudian…

Semuanya selesai!Sup kimchi, tofu goreng,daging goreng asam manis,nasi.. Semuanya selesai!!

Salah satu kelebihan diantara kekuranganku adalah cara masakku.Ibu bilang aku masak bagai angin sehingga ia selalu memberi tugas pentingnya kepadaku dan berkata rasa masakanku tidak secepat (maksudnya ‘tak enak’) aku membuatnya.

Kenapa cepat?? Beberapa bahan telah tersedia seperti kimchi serta beberapa bahan  lainnya.Suatu hari nanti aku punya impian memiliki dapur sebesar dan selengkap ini supaya hobi memasakku tersalurkan hingga ambisi terakhir.

Aku hendak menghidangkan makanan dalam jumlah besar ini tapi seseorang dengan suara serak dibelakang tubuhku mengejutkan. “Siapa kau?”

Suara bibi-bibi itu nyaris membuatku jantungan.Kuelus dadaku berulang kali lalu berbalik kebelakang kemudian membungkuk hormat padanya.”Selamat pagi, aku…”

‘Braakkk!!’

“Wuhuuu~~ Aku pulang!!” Teriak suara bass menyebalkan yang aku tahu itu.Jarak suaranya cukup jauh dari area dapur.Bibi berwajah datar itu mengalihkan perhatiannya kebelakang kemudian ia melihat hasil masakanku tak suka.

“Bila anda berencana menghidangkan sarapan ini kepada tuan muda hasilnya akan sia-sia karna tuan muda tidak suka masakan Korea.”Ujarnya sembari mengangkat rebusan kimchiku dengan satu tangannya.Eh? Pria sombong itu hidup berapa lama di negera ini?? Satupun??Ingin rasanya kutanyakan pertanyaan terakhir tapi lagi-lagi suara seperti orang mabuk Cho Kyuhyun menghentikkan pertanyaanku.

“Yakh!! Kalian!!! Gadis itu sudah pergi kan??!!” Maksud Kyuhyun-ssi aku?Kedengarannya ia bertanya pada pelayannya.

“……” suara pelayan yang jumlahnya lebih satu tidak kudengar jelas.Selanjutnya Kyuhyun-ssi menjawab dengan nada tinggi khas pria kaya sombong.

“AHAHAHA!! Dia tahu diri juga eo??Benarkan??Hee…Heee…..Kenapa kalian senyum-senyum?!Apa yang kusuruh kemarin pada kalian haaa?!!Cepat buang sprei,alas bantal dan guling yang gadis itu gunakan lalu bersihkan sisa jejak kaki kotor gadis itu dari rumahku!! CEPATTT!!!” Teriaknya, aku terenyuh.ap..Apa yang ia barusan bilang?? Kotor???Bibi pelayan menatapku datar.

Tak terima aku buru-buru melangkah ketempat ia bersuara, bibi pelayan berwajah dingin hendak menahanku tapi terlambat sekarang… Pria itu kaget melihat wajahku, disebelahnya ada pria lainnya-aku ingat pria disebelahnya adalah pria berwajah dewa-dewa yang kemarin turun dari mobil Cho Kyuhyun sombong ini tapi kupastikan sifat mereka sama buruknya.

Lihatlah, jas mereka berantakan lalu bau ini…Alkohol,mereka pulang sepagi ini dari klub malam kupastikan.Dengan tak takutnya aku menatap pria itu.

Tuhan, ini kali pertama aku begitu berani menatap seorang pria.Apalagi menurut pandangan para pelayan yang ketakutan pria ini memang pantas ditakuti dari depan namun bisa terjatuh dari belakang.

Kenapa aku seberani ini?Sadarlah Eunji ini daerah kekuasaanya.”Aku begitu berterimakasih terhadap kebaikan secuilmu yang telah menolongku malam tadi tapi ingat! Tubuhku tidak sekotor  hewan liar yang seenaknya kau samakan!! Yakh tuan Cho aku cuma mau pertanggungjawabanmu saja mengenai beberapa hari lalu,apa minta maaf itu begitu susah keluar dari bibirmu?!” Teriakku.Hooo Eunji kau mulai berubah ternyata.Ia terkesiap sebentar begitu pula temannya yang sempoyongan lalu ia tertawa remeh.

“Akan kuluruskan masalahmu ini.Kau tak perlu berterimakasih padaku sebab yang memaksaku memanggil dokter pribadi sampai menginfus tubuh tak bergunamu itu kakak sepupuku jadi berterimakasihlah padanya.Aku rasa kau belajar kelas drama saat SMA?Hei, sadarlah ini dunia nyata,bukan drama-drama yang selalu kau tonton atau bahkan novel romansa menjijikkan di luar sana dengan pemeran gadis yang punya ambisi setinggi langit untuk satu kata maaf dari pria yang mencampakkanya kemudian mereka berakhir jatuh cinta kembali dan mereka hidup bahagia.Ini dunia nyata! Jangan berlebihan.

Lalu apa kau bilang tadi? Permintaan maaf?? Bukankah sebelum kau pingsan aku secara jelas menegaskan padamu bahwa semuanya nyata???Apa yang kukatakan itu nyata???Sekarang, keluar dari rumahku sebelum aku mengeluarkanmu bersama ratusan pengawalku.” Ancam Kyuhyun.Aku bergetar,Aku…tak bisa membalas ucapannya.

Pria disamping Kyuhyun-ssi menegakkan tubuhnya. “Meski begitu, kau harus menghargai usahanya Kyu.”Heh? Dia berada di pihak siapa sekarang,kutatap wajahnya-ia balik menatapku.Heissh, ia juga tampan.

“Hyung..” Geram Kyuhyun-ssi.

“Namaku Choi Siwon, aku tidak tahu permasalahan kalian apa tapi…Aku minta maaf atas namanya.” Choi Siwon, baiklah aku akan memanggilnya lebih nyaman (dalam hati saja) Siwon.

“Kenapa kau minta maaf pada gadis aneh ini Hyung.” Marah Kyuhyun-ssi, masih untung ada yang berbaik hati minta maaf atas namamu Kyuhyun-ssi.

“Aku tadi mencium aroma sup kimchi dari belakang, mungkinkah kau mau berterimakasih padaku atas hal kemarin? Ayo kita sarapan.” Siwon mendorong tubuh Kyuhyun-ssi kearah dapur.

“Hyung!! Apa-apaan kau!! Berhenti kubilang!!!”

***

Kami di ruang makan, aku mengunyah nasiku tak nafsu pasalnya, pria itu mendelik kearahku tajam.

“Cih, berterimakasih? Dia pikir aku mau makan ini semua??aku rasa ia menambahkan bubuk sianida kedalam setiap hidangannya.” Ucap Kyuhyun tajam.

“Setelah ini kita langsung mengantar..Hei, siapa namamu?” Pria tampan itu bertanya padaku? Oh iya mereka baru selesai mandi sedangkan aku menunggu mereka di ruang makan.

“Lee…Eunji.”Gumamku pelan.Siwon tersenyum padaku.Haaa…Senyuman pria tampan sepertinya sudah lama tak kulihat.

“Ahh..Eunji, rumahmu dimana? Dan kenapa kau kesini.” Dugaanku salah, ternyata dia pria baik-baik.

“Hyung bukankah kau keluarga pemuka agama yang tiap minggunya selalu memberi makan tunawisma ibukota?Kau tidak tahu aturan makan bagaimana?” Makan dalam diam maksudnya?Berdosalah aku berkata iblis berjenis kelamin laki-laki ini tahu agama?

“Tidak apa-apa sesekali Kyu,nah karena aku mendengar sedikit pembicaraan kalian kemarin.Nah, kami akan mengantarmu kesana dan meminta maaf pada keluargamu.” Hah?Benarkah?? Kyuhyun-ssi terlihat melotot tidak suka.

“Hyung,jangan campuri urusanku.”

“Malam  tadi aku sudah memberikanmu wanita terbaik yang Hwang Il Woo tunjukkan dan balasannya kau harus menuruti keinginaku satu ini.Hmm?” Bisik mereka, aku tidak terlalu dengar apa yang mereka bicarakan.

Intinya, mereka akan pulang kedesa bersamaku.

Ibu, ayah tunggu aku! ^_^

“Aku yang akan mengantarnya sendiri hyung.” Siwon berkerut mendengarnya,begitu juga aku.Hah?Benarkah pria gila itu mau mengantarku pulang?terpenting, Kyuhyun-ssi mau minta maaf.

***

Dalam perjalanan menuju Jeolla—Kami berdua, baiklah kami hanya berdua.Dari sekian banyak cerita romansa yang kudengar baik itu dari ibuku,teman-temanku semasa SMP atau mungkin mereka berkendara bersama paman mereka sekalipun-pasti mereka disuruh duduk didepan untuk menghindari hubungan bahwa yang mengendarai adalah sopir sedangkan dibelakang adalah tuan mereka.

Tapi ini? Pria itu rela mengemudi didepan dan menyuruhku duduk sendiri dibelakang.Hei?Bukankah pria sepertinya tidak mau berkendara sendiri??Yah, maksudku kebanyakan dari manusia arogan serta kaya raya tak mau mengemudikan mobilnya sendiri untuk mengantar seseorang?

Haa…Aku tidak tahu dia bagaimana terpenting ia mengerti kenapa aku rela-rela datang jauh hingga pingsan kemarin.

“Kemarin aku mengatakan hal mengenai pernikahan, bisakah kau melupakannya?” Ucapku pelan, aku tak terlalu berharap pria itu menyahut ucapan terlampau kecilku.Tak kusangka ia melihat dari balik kaca salah satu diantara 10/lebih koleksi mobil berbajet monsternya.

“Aku memang tak pernah berpikir kau berani mengucapkan hal yang tak akan pernah terwujud itu.” Katanya, haa…Serendah apapun nada bicaranya tetap saja menusuk relung hati—Maksudku ucapannya menyakitkan.Aku mengangguk paham.

“Aku hanya memberimu dua pilihan.Pilihan pertama agar kau bertanggung jawab atas ulahmu kemarin yaitu minta maaf kepada kedua orangtuaku dan kedua…Itu terjadi spontan saja,apalagi aku selalu teringat niat kalian kerumah kami…Yah hanya ancaman.”

“Oh~~ Kau mengancamku?” Aku sedikit merinding mendengar nada remehnya.

“Maafkan aku.”

“Ahh… Sudah terlambat.” Gumamnya, apa maksdunya?

Tiba-tiba mobil berhenti di terowongan perbatasan daerah,kenapa? Apa ini berhubungan dengan perkataan terakhirnya??

“Turun…” Hah?

“Ap..Apa mobilnya rusak?”

“SUDAH TURUN SAJA!!” Ketakutan, aku langsung.

Tanpa mengucapkan kata-kata lagi pria itu membalikkan mobilnya dan pergi meninggalkanku.Aku berusaha mengejarnya.

“KYUHYUN-SSI!!! KYUHYUN-SSIII!!!!!” Teriakku, nafasku habis..Bagaimana ini?

“Hoshhh…Hosshhhh.”

Siapapun tolong,disini…Disini benar-benar sepi.

 

Pria kejam itu…

Meninggalkanku sendirian.

Siapapun… Air mataku mendadak keluar, pipiku memerah.

Jika orang yang menolongku adalah pria..Aku akan.

 

“Lee Eunji? Kaukah itu??” Suara itu, deruan mobil mendekatiku tempatku mengejar Kyuhyun.

Kwon Yool,Seniorku Kwon Yool.

 

TBC

 

Pernah nonton Remember:War of the son? Yups, saya dapat karakter arogan Kyuhyun dari sosok Nam Gyu Man (Nam Gong min) yang juga main bareng Yoo In Ah (pokoknya tentang hotel gitu) terus aktor terakhir yang saya perkenalkan disini adalah… Kwon Yool!! Wihiii~~ Ada yang kenal Kwon Yool? Dia main di Let’s Eat 2 kekekekekkkk wajahnya baby face banget padahal udah semakin berumur (?) abaikan. Masih ingin dilanjutkan?Tunggu aja ya ^^

 

 

 

Advertisements

2 responses to “[Freelance] Because I’m Ugly (Chapter 4)

  1. kenapa ga abang Dujun si pemain utama di Let’s eat aja, thor, yg jd cast tambahannya? hahaha.mm #Ngigau Eh ini smakin seru! 😀 Semangat buat nulis ceritanya ya… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s