[Year-End Special] Black Forest

mybestrecipes-eu

 

Blackforest

By seanaomi

“Selamat ulangtahun Taehyung-a, ini hadiah untukmu.”

 

.

.

.

 

Sudah berkali – kali pemuda Kim itu berjalan mondar – mandir di ruang kamarnya. Wajahnya kusut tampak berpikir keras akan sesuatu. Ya, hari ini adalah hari ulang tahunnya. Taehyung cukup bahagia ketika keluarganya memberikan sebuah hadiah kejutan berupa sebuah kamera polaroid. Oh, itu memang barang murah dan sederhana, namun Taehyung sangat menginginkannya.

Ah, alasan mengapa lelaki berusia 21 tahun berpikir keras adalah semua teman – temannya ikut merayakan hari lahir lelaki itu bahkan memberikannya banyak hadiah, mulai dari voucher makanan, snack, celana boxer, hingga barang – barang mahal lainnya. Tapi, salah satu sahabatnya bahkan tidak memberikan ucapan selamat atau memberikan sebuah kado kecil – kecilan.

 

Taehyung mengalihkan perhatiannya ke arah jendela kamarnya. Ada suara mengganggu dari luar. Ketika melihat siapa pelaku pembuat berisik itu Taehyung hanya menghela nafas lega sembari menggelengkan kepalanya. Dilihatnya seorang gadis yang tadi baru saja melempar sebuah batu ke arah kamarnya kini tengah berdiri kedinginan tanpa menggunakan mantel hangat itu tengah menampilkan cengiran bodohnya.

 

“Taehyung-a,” sapa gadis itu sembari menahan dinginnya suhu yang merasuk ke dalam tulang. Segera saja Taehyung menyambar mantel miliknya dan  keluar untuk menemui gadis itu.

 

“Dasar bodoh! Apa yang kau lakukan malam – malam seperti ini?” cerca Taehyung sembari memberikan mantel miliknya kepada gadis itu, sedangkan gadis itu hanya mengangguk saja.

 

“Aku lupa kalau hari ini ulang tahunmu. Jadi cepat – cepat aku kemari dan ingin mengucapkan selamat untukmu,” ucap gadis itu dengan mata berbinar. Taehyung tidak tahu harus memberikan reaksi apa atas kelakuan sahabat kecilnya itu.

 

“Selamat ulang tahun Taehyung-a.”

 

Taehyung hanya mengangguk dan mengucapkan terimakasih. Taehyung hanya tidak habis pikir, bagaimana bisa gadis bermarga Choi itu bisa selalu mendapat nilai tertinggi di sekolahnya, juga memiliki IQ sebesar 158, namun kelakuannya sangat aneh dan sering lupa akan hal – hal sepele.

 

“Karena aku tidak punya hadiah, jadi kau ingin hadiah apa untuk ulang tahunmu?” tanya gadis itu serius.

 

“Uhm.. bagaimana kalau kue blackforest. Aku hanya selalu mendapat kue tart biasa yang rasanya tidak enak.”

 

“Blackforest?” tanya gadis itu lagi.

 

“Ya, dan… Hey Choi Nahyun, kau akan memberikannya padaku?” tanya Taehyung mengulangi dan disambut anggukan mantap dari gadis itu.

 

“Kau spesial bagiku, jadi berikan yang spesial juga untukku. Okay?”

 

 

.

 

.

 

Minggu pagi ini terasa begitu memuakkan bagi Taehyung, sudah dua hari sejak dia belum bertemu lagi  dengan sahabat yang diam – diam ia sukai itu. Taehyung sudah beberapa kali menghubungi ponsel gadis itu namun tidak ada jawaban. Gadis itu bahkan membolos sekolah kemarin yang membuat Taehyung merasa benar – benar kesal. Hey, jika kau ingin membolos seharusnya ajak Taehyung juga. Lelaki itu pasti akan sangat menyukainya.

 

Hanya sendirian di rumah. Kedua orangtuanya bersama adik – adiknya tengah mengunjungi pamannya di luar kota. Taehyung sendiri tidak ingin ikut karena memang hanya ingin di rumah. Karena bosan, pemuda itu memutuskan untuk keluar. Hanya sekedar jalan – jalan di tengah kota atau pergi ke taman, memandang sekelompok pemuda yang tengah memainkan bola oranye itu untuk mencetak nilai.

 

Taehyung menghirup dalam – dalam udara musim dingin yang begitu segar. Pemuda itu tersenyum, namun baru akan mulai melangkah. Sesuatu yang keras menghantam kepalanya hingga pemuda Kim itu tak sadarkan diri.

 

.

 

Lambat laun Taehyung mulai mengerjapkan matanya. Memegang belakang kepalanya yang masih terasa nyeri karena hantaman benda keras itu. Belum sempat mengumpulkan semua kesadarannya, pemuda itu terkejut mengetahui dimana dia berada.

 

Taehyung sangat terkejut ketika mengetahui bahwa dia sekarang berada di tengah hutan dengan pohon – pohon rimbun di sekelilingnya yang membuat suasana di hutan itu sedikit gelap walaupun di siang hari.

 

“Taehyung-a.”

 

Taehyung mengerjap sesaat ketika mendengar suara lembut itu. Dilihatnya seorang gadis yang sangat ia kenal berjalan mendekatinya. Surai hitam panjangnya yang diurai, sneaker abu – abu yang dikenakannya dengan paduan sweater biru laut dan celana jeans yang melekat anggun pada tubuh ramping gadis itu.

 

“Nahyun..”

 

“Taehyung-a, selamat ulang tahun.”

 

Taehyung tidak menjawab. Taehyung merasa sedikit aneh pada gadis itu. “Kenapa aku ada disini?” tanya Taehyung langsung. Gadis itu kemudian memeluk tubuh Taehyung yang masih terduduk di atas tanah.

 

“Bukankah kau ingin hadiah ulang tahunmu? Ini dia blackforest,” jawab gadis itu kemudian tertawa renyah.

 

“Susah membawamu kemari. Untung aku ini gadis kuat hingga mampu menyeret tubuhmu yang berat itu kemari,” gurau gadis itu yang membuat Taehyung segera melepaskan pelukannya.

 

“Sekarang tinggal kita potong kuenya.”

 

Taehyung membulatkan matanya. Ia berusaha untuk tidak berpikiran yang macam – macam akan apa yang terjadi selanjutnya. Tidak. Tidak. Itu tidak mungkin. Dia sangat mengenal gadis itu.

 

“Choi Nahyun kau gila?!” bentak Taehyung dengan ketakutan saat gadis itu mengeluarkan sebuah pisau dari saku celananya. Segera saja lelaki itu bangkit dan berusaha melarikan diri dari tempat itu meninggalkan gadis itu sendirian dengan penuh tanda tanya di parasnya.

 

“Ada apa dengannya?” ucap gadis itu heran.

 

“Hah… sia – sia saja aku membawanya kemari jika dia pergi begitu saja,” rutuk Nahyun lemas.

 

“Apa dia pikir aku ini psikopat yang akan memotongnya?” ucapnya pada diri sendiri.

 

“Kekanakkan.” Gadis itu mengambil sebuah kantong plastik yang diletakkannya di bawah pohon dekat tempatnya berdiri. Ia mengambil sebuah kotak yang berisi kue blackforest yang di atasnya terdapat sebuah tulisan ‘Aku menyukaimu. Selamat ulang tahun’.

 

“Aku harus membolos demi mendapatkan ide agar hadiahku ini menjadi spesial seperti yang kau minta bodoh!” teriak gadis itu kesal entah kepada siapa.

 

“Kau bilang harus spesial? Jadi kita akan merayakannya di tengah hutan ini. Di tahun baru!”

 

“Kim Taehyung kau menyebalkan! Tunggu saja sampai aku menemukanmu bodoh! Akan kupastikan kau tersesat disini!” teriak gadis itu semakin keras.

 

“Ah! Kim Taehyung kau membuatku gila!”

 

Gadis itu melempar pisau kue yang tadi dibawanya dengan kesal. Oh, salahkan saja Kim Taehyung yang membuat gadis itu kesal, padahal dengan tulus gadis itu menyiapkan semua itu sendirian demi lelaki yang dia sukai itu. Bahkan gadis itu dengan susah payah meminta kakak lelakinya untuk menggendong Taehyung yang pingsan di punggungnya dan menyuruh kakaknya itu membawa Taehyung ke tempat ini.

 

“Kau ini gadis gila memang. Sama gilanya dengan Kim Taehyung,” ucap seseorang dari balik pohon.

 

“Diamlah kau Kakak!”

 

Oh, mood gadis itu sekarang benar – benar sangat buruk. Tamatlah kau Kim Taehyung.

 

 

 

Fin

Advertisements

6 responses to “[Year-End Special] Black Forest

  1. sebnr’a aku udh mikir yg aneh2 tadi xD
    aku pikir si nahyun bakal ngsi hutan itu..
    black = hitam
    forest = hutan
    hahaha xD
    abaikan pikiran itu xD
    si taetae udh negative thinking aja xD …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s