Magic Liquid #SERIES ~QueenX~

MAGIC LIQUID

“UNFORGETTABLE DINNER”

bts-ff-freelance-magic-liquid-series-2

Author

QUEENX

 

 

Genre : FLUFF, FANTASY

 

Length : SERIES

 

The Cast :

LEE EUNMI (OC)

BTS

 

 

Rating : Teen

 

Disclaimer : PLOT & OC BELONGS TO ME BUT BTS MEMBERS BELONGS TO THEIR FAMILY

 

 

.

“Oh ayolah, mendapatkan hukuman dari Guru Kang tidak membuatmu lupa aku ini kekasihmu, kan?”

.

 

Another Story from Magic Liquid :

TELL ME YOUR WISH

INSPIRED BY : WEB-DRAMA 7 FIRST KISSES

 

Eunmi terdiam dan ekspresinya masih sama seperti tadi. Datar. Ia merasa sudah sangat bodoh percaya dengan pria asing tersebut.

“Apa yang baru saja kulakukan? Dasar kau ini Lee Eunmi, mengapa kau jadi seidiot ini, huh? Tidak cukup menjadi bahan ejekan teman-temanmu, sekarang kau malah dibodohi oleh Kim Heechul Super Junior? Bisa saja tadi ia baru habis membeli parfum dan merasa aromanya kurang sedap makanya ia berikan padamu secara cuma-cuma. Bagaimana bisa dengan bodohnya kau percaya tentang semprotan ajaib itu?” gerutu Eunmi kemudian.

“Semprotan ajaib? Apa yang sedang kau bicarakan Mi-ya?”

Eunmi berbalik dan, “OMO!? J-J-JJ-JJJ-JUNGKOOK!?”

“Ya? Ada apa?” tanya Jungkook sambil menyerngit heran.

“Kau…kau sungguh-sungguh Jungkook? Jungkook BTS?” tanya Eunmi memastikan dengan mata yang ia kerjapkan berulang kali.

Aigooo, kiyeowo. Jungkook BTS apa maksudmu? Aku tidak mengerti, Mi-ya.”

Recommended Song : Jamie_Somehow

“M-Mi-ya?”

Jungkook mengangguk, “Ya, kau lupa? Aku biasanya memanggilmu dengan sebutan itu, sayang.” Ucap Jungkook lalu mengacak poni Eunmi.

“Sa-sayang!?”

“Oh ayolah, mendapatkan hukuman dari Guru Kang tidak membuatmu lupa aku ini kekasihmu, kan?”

Ini gila! Sejak kapan Jungkook BTS menjadi kekasihku? Tunggu dulu…

Eunmi melirik botol cairan merah jambu yang ada di genggamannya, ia menatapnya tidak percaya.

…cairan ini, apakah ini benar-benar cairan ajaib itu? Tapi…

Mata Eunmi kembali teralih pada banner yang ada di depannya, namun ia semakin terkejut saat melihat banner itu berubah menjadi banner café yang baru akan dibuka beberapa hari lagi.

“Bukankah tadi…a-aku yakin tadi ada banner BTS disini.” Gumamnya lagi.

“Kau berbicara apa, Mi-ya? Ayo kita pulang, hari sudah malam dan ibumu memintaku membawamu pulang. Ia mengira aku sedang bersamamu saat ini, maafkan aku, tadi setelah kelas berakhir, aku buru-buru menuju lapangan basket karena ada pertandingan melawan kelas lain. Aku juga cukup sedih sebenarnya karena tidak ada kau disana untuk melihatku. Biasanya kau pasti sudah duduk di deretan paling depan untuk menyaksikan pertandinganku.” Ucap Jungkook kemudian.

“Pertandingan basket?”

“Iya, kau lupa ya? Ah, kurasa ini efek hukuman Guru Kang, kau jadi linglung begini. Ah, begini saja, sebelum pulang bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar, hm?” tawar Jungkook.

Eunmi masih mencoba mencerna keajaiban yang luar biasa yang didatangkan oleh cairan yang awalnya ia sangka parfum biasa itu.

“Baiklah, kuanggap itu sebagai jawaban iya. Ini pakai helmnya dulu, ya.”

Jungkook kemudian memasang helm ke kepala Eunmi dan menarik tangan Eunmi untuk naik ke bangku penumpang skuternya.

“T-tapi…ibu akan marah padaku kalau—”

“Kau tenang saja, aku akan menghubungi ibumu untuk meminta izin.”

“M-menghubungi ibuku? K-kau? Bagaimana bisa? Apa kau punya nomor telepon rumahku?”

“Hahaha, tentu saja. Kan sudah kuceritakan tadi, ibumu memintaku membawamu pulang. Kupikir kau masih di sekolah, ternyata kau sibuk memperhatikan banner café yang akan dibuka beberapa hari lagi itu. Sampai lupa ini sudah malam. Kau benar-benar berhasil membuat orang rumah terutama diriku khawatir, Mi-ya.” Ucap Jungkook lagi.

Eunmi diam saja selama berada di atas skuter milik Jungkook. Ia masih tidak bisa mempercayai segala keajaiban yang tiba-tiba saja datang padanya dalam waktu sekejap. Jungkook BTS yang tiba-tiba datang mengaku sebagai kekasihnya, ibunya malah sudah mengenal Jungkook, Jungkook bahkan satu sekolah dengannya. Meski ia bukan seorang ARMY, tapi gadis manapun pasti akan terlampau bahagia bila Jungkook tiba-tiba saja datang padanya dan mengaku sebagai kekasihnya. Tapi hal ini bukan membuat Eunmi bahagia, melainkan bingung bercampur tidak percaya.

“Nah, sampai.” Tiba-tiba skuter Jungkook berhenti di depan taman hiburan di dekat sungai Han.

Eunmi kemudian melepaskan helm di kepalanya dan menyerahkannya pada Jungkook.

“Mau kemana kita?” tanya Eunmi kemudian.

“Emm, menurutmu kita kemana dulu?”

Tiba-tiba perut Eunmi berbunyi. Membuat gadis itu seketika menggigit bibirnya dan menatap malu pada Jungkook yang tertawa dengan sikapnya kemudian mengacak gemas poni Eunmi.

“Baiklah, sepertinya hal pertama yang kita lakukan adalah mengisi perutmu. Kajja!” ajak Jungkook kemudian menarik tangan Eunmi menembus kerumunan orang yang berebut memasuki taman hiburan.

Beberapa orang di sekitar Eunmi mulai membuat Eunmi merasa risih. Pasalnya, banyak pasang mata yang melirik padanya juga Jungkook ketika memasuki sebuah kedai makanan. Ia seperti merasa berjalan dengan seorang selebriti. Jungkook memang selebriti. Ia personil BTS yang sedang terkenal belakangan ini.

“Astaga, mereka benar-benar pasangan yang manis.”

“Jungkook yang tampan dan Eunmi yang manis. Mereka berdua sangat serasi.”

“Aku sangat iri setiap kali bertemu dengan mereka berdua.”

“Meski kekasihku juga melakukan hal yang sama seperti yang Jungkook lakukan pada Eunmi, tapi aku sangat iri melihat keromantisan mereka.”

Suara-suara itu terdengar terlalu jelas di telinga Eunmi, membuatnya merasa risih dan semakin merapatkan dirinya dengan Jungkook. Kedua tangannya kini ia kalungkan di lengan Jungkook.

“Bisakah kita pergi saja dari sini?” bisik Eunmi.

“Kenapa? Bukankah kau merasa lapar?” tanya Jungkook heran.

“Aku tidak suka dengan pandangan orang-orang, kurasa mereka semua sedang memandangi kita sekarang Jungkook-ah.” Ucapnya.

“Santai saja, bukankah biasanya kau tidak masalah? Inilah risiko menjadi pasangan kekasih yang paling diidolakan seantero Seoul.”

“Mwo? Seantero Seoul? Paling diidolakan?”

“Jangan bilang kau juga lupa kalau beberapa hari yang lalu kita baru saja terpilih menjadi pasangan yang paling diidolakan di seantero SMA yang ada di Seoul? Kita bahkan sampai diwawancarai oleh beberapa stasiun televisi, Mi-ya.” Jelas Jungkook.

Eunmi kembali tercengang. Ia menggeleng pelan dan meneguk salivanya. Sepertinya, cairan ajaib yang ia dapatkan beberapa saat yang lalu memberikan efek yang terlampau luar biasa. Hal-hal seperti ini ia pikir terlalu tidak masuk akal dan hanya ada di dalam drama yang biasanya ditonton oleh ibu juga adiknya di rumah.

“Ayo, kita cari tempat yang kosong kemudian kita habiskan makan malam kita.” Ajak Jungkook setelah selesai memesan makanannya.

Eunmi melahap makanannya sambil menatap tidak percaya pada pria yang tengah melahap seporsi rice cake di hadapannya. Ia masih tidak yakin apakah pria itu benar-benar Jungkook yang katanya kekasihnya ataukah Jungkook BTS yang sedang melakukan improvisasi aktingnya dengan berpura-pura menjadi kekasihnya.

“Eunmi-ya.” Panggil Jungkook tiba-tiba.

“Y-ya?”

“Meski aku sedang makan, tapi aku tahu kau memandangku sejak tadi, sebenarnya apa yang terjadi dengan dirimu seharian ini, huh? Kau baik-baik saja, kan?” tanya Jungkook memastikan.

Eunmi buru-buru menggeleng, kemudian ia mengangguk, membuat Jungkook tertawa dan kesekian kalinya mengacak gemas poni Eunmi.

“Yak! Mengapa kau senang sekali mengacak poniku? Rambutku jadi berantakan.” Protes Eunmi.

“Hahaha, baiklah maafkan ak—eh tunggu dulu.” Jungkook kemudian menahan salah satu tangan Eunmi dan menurunkannya kemudian mengambil tissue dari dalam tasnya.

“Ada noda tomat di pipimu, Mi-ya. Astaga, bagaimana bisa gadis sebesar dirimu makan seperti bayi, huh?” ujar Jungkook kemudian menyapukan tissue tersebut di pipi Eunmi.

Hal itu membuat Eunmi terkejut dan mengerjapkan matanya beberapa kali. Hal kecil seperti itu kerap kali Eunmi saksikan dalam drama di televisi, tetapi belum pernah ia alami sekalipun. Dan ketika Jungkook melakukannya langsung pada dirinya, hal itu membuat jantungnya tiba-tiba saja berdetak tak karuan. Seketika pipinya memerah dan iapun menunduk malu.

Ketika kepala Eunmi terangkat, betapa terkejutnya Eunmi mendapati dirinya yang ternyata sudah kembali berdiri di hadapan banner raksasa yang menampakkan gambar ketujuh personil BTS disana.

Mwo? Tadi itu…apa? Mimpi?” ucapnya terkejut.

Eunmi menatap botol cairan ajaib yang ada di tangannya. Kemudian menatap banner tersebut.

“Apa aku benar-benar bermimpi tadi? Mengapa rasanya sangat nyata?” gumamnya kemudian.

~~~

Setiba Eunmi di rumah, ia langsung menjatuhkan dirinya ke atas kasurnya kemudian menatap ke langit-langit kamarnya.

“Rasanya seperti nyata, perutku juga rasanya sudah kenyang, seperti baru saja memakan semangkok besar jjajjangmyeon. Ah, benar juga, tadi Jungkook mentraktirku semangkok jjajjangmyeon. Ah, apakah benar tadi itu Jungkook? Atau aku hanya berhalusinasi saja?”

Eonnie!” tiba-tiba saja adik dari Eunmi masuk ke dalam kamar Eunmi sambil membawa majalah di tangannya.

“Kau baru pulang? Kau belum mandi? Astaga, eonnie, kau benar-benar menjijikkan, cepatlah mandi sana! Sebelum ibu pulang dan mengomelimu lagi.” Cibir Eunhye kemudian.

“Apa yang kau lakukan di kamarku, huh? Aku tidak sedang mencuri koleksi kaset pria-pria idolamu itu, aku juga tidak membawa lightstick apapun sebagai penerang kamarku.” Balas Eunmi.

“Ini, aku titip majalahku disini. Jangan sampai lecet sedikitpun, ya! Aku mau ke kamar mandi sebentar.” Ucap Eunhye lalu berlari keluar setelah menaruh majalah di atas meja belajar kakaknya.

“Hey! Hey! Dasar bocah tidak sopan.” Umpat Eunmi lalu bangun dari tidurnya dan menarik tas sekolahnya kemudian menaruhnya di atas meja.

Tiba-tiba tatapan Eunmi teralih pada majalah yang ditaruh oleh Eunhye beberapa saat yang lalu.

“Edisi BTS?” gumamnya lalu melihat cover utama majalah tersebut adalah gambar personil BTS.

“Apakah aku perlu memastikannya lagi?” gumam gadis itu kemudian buru-buru membongkar tasnya dan menemukan botol tersebut dibawah tempat pensilnya.

Eunmi mengamati satu per satu personil BTS, karena ia masih merasa penasaran dengan kejadian yang baru saja ia lalui dengan Jungkook, ia kemudian mengarahkan semprotannya pada wajah Jungkook kemudian menyemprotkan cairan tersebut.

Mwo? Mengapa penyemprotnya tidak bekerja?” gumamnya heran.

Eunmi mencobanya sekali lagi namun tidak berhasil. Ia kemudian mencoba menyemprotkan pada wajah pria di sebelah Jungkook dan langsung berhasil. Namun ketika ia mencoba kembali menyemprotkan pada Jungkook, semprotannya seperti tertahan dan tidak mau mengeluarkan cairan tersebut. Hal itu membuat Eunmi kesal dan melemparkan botol tersebut ke dalam tong sampah.

Tak lama setelah itu terdengar suara bel pintu rumah berdering. Eunhye masuk ke dalam kamar kakaknya dan mengambil majalah dari atas meja.

“Sekalian buka pintu depan, ya. Siapa tahu itu ibu.” Perintah Eunmi pada adiknya.

“Aish, tidak bisakah eonnie saja yang membuka pintunya? Aku sedang sibuk dengan tugas sekolahku.”

“Dan aku baru kembali dari sekolah Lee Eunhye.”

Eonnie! Kau sajalah, jebaaal.”

“Aish, iya, iya! Sudah sana pergi ke kamarmu! Awas kalau kau menitipkan barang-barangmu lagi di kamarku, akan langsung kubuang ke tempat sampah!” balas Eunmi kesal lalu berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang tamu untuk membuka pintu depan.

Saat Eunmi membuka pintu ruang tamu,

“Kau kemana saja? Lama sekali, aku sudah memencet bel rumahmu bahkan lebih dari lima kali Lee Eunmi!”

“M-MWO? J-JJ-JHOPE?”

 

*

F I N ???

SORRY FOR TYPO(s)

Advertisements

10 responses to “Magic Liquid #SERIES ~QueenX~

  1. Kyaa~ keren banget. Aigo~ kookie neomu jinjja,,, meleleh aku baca fict ini. Lanjutkan cerita lainnya author. Fighting!

  2. jungkook sweet banget haha next chap ya ternyata feeling aku bener selanjutnya jhope :v penasaran gimana jhope kyaa cepet dinext yaa

  3. Pingback: Magic Luquid #SERIES | QUEENX | SAY KOREAN FANFICTION·

  4. Pingback: Magic Liquid #Series | QUEENX | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s