OTHELLO SYNDROME [ IS IT LOVE? 1 ] – BY ASIH_TA

kuyjy.jpg

Author : Asih_TA||Tittle : Othello Syndrome||Main Cast : Park Chanyeol(exo) & Han Saeri( as you ) ||Genre : Psyco, Romance, Mistery, Fantasy||Rating : PG 17+|

WARNING!! HANYA UNTUK ANAK DI ATAS 17 TAHUN.

Sebelumnya

The Phobia ][ I’m Park Chanyeol][You’re Mine][ Long Night ][ Hurt ]The Sinner ][You’re ][ The Power ][ Something ][ Diagnosis ][ Forest ][ The Cave ] [ The Reason ][ Why? ]

————————————————————————–

“ Aku tau rasanya tidak memiliki, walau hanya seberkas rasa yang terpendam, kau bukan untukku.

————————————————————————–

Senja menjelang, di satu sisi bagian barat semua orang masih berkumpul. Mengalihkan perhatian Saeri yang masih diam di ujung kursi dengan menghadap jendela luar. Chanyeol disana, diatas panggung kayu dengan menunjukkan wajah serius. Saeri dapat merasakannya, ketika alpha itu sedikit meliriknya. Saeri mendesah sebelum akhirnya menegakkan tubuhnya, berjalan melewati lorong di bagian belakang rumah tersebut. Tanpa sadar ia menatap manik mata milik Kaehi yang tengah menjemur beberapa sprei merah jambunya.

“ Oh hai.” Ucapnya kaku.

Saeri tau mungkin masalah waktu itu, rasa canggung yang tiba-tiba menghampiri “ Hai, kau menjemur pakaian?”

“ Oh iya, sprei tempat tidur kami.”

“ Bukankah itu sprei kemarin?”

“ Ya?”

“ Waktu kau dan Jongin bersetubuh?”

Kedua pipi Kaehi merona hebat, ia sempat berhendem sebelum mengalihkan pandangannya lagi ke arah jemurannya. Saeri menggaruk tekuknya, merasa tidak enak dengan pembicaraan mereka barusan.

Well, aku bukan bermaksud seperti itu hanya saja kau tau, aku terlalu panik waktu itu.” Ujar Saeri.

“ Tak apa aku mengerti.” Ucap Kaehi maklum.

Saeri berjalan mendekat kearah Kaehi. Kaehi sempat bingung dengan tindakan Saeri ketika gadis itu langsung menangkup kedua tangannya. Seolah memohon sesuatu, bahkan Kaehi dapat melihat itu dari pundi-pundi kedua bola mata Saeri “ Kaehi-ah bisakah kau menolongku?”

“ Menolong?”

“ Benar! Kau tau aku sudah berhari-hari disini dan pekerjaanku disana sudah terbekalai atau mungkin masyarakat di tempatku sudah berpikir aku mati. Dapatkah kau memulangkan aku?”

Kaehi membulatkan matanya, lantas menghepaskan tangan Saeri dari genggamannya “ Aku tidak bisa, maaf. Bisa-bisa ketua akan langsung membunuhku.” Ucapnya dengan nada ketakutan.

Saeri menyeritkan dahinya, tidak mengerti dengan jalan pikiran Kaehi “ Dia tidak akan membunuhmu.”

“ Dia bisa melakukan apapun yang dia mau!”

“ Dia bukan Tuhan!” Saeri mencoba menahan emosinya yang siap meledak.

“ Kau benar! Tapi dia pemimpin kami!”

“ Aku tidak percaya ini.” Saeri memijit-mijit pelipis kepalanya. Ia tidak ingin lepas kendali dan malah menyakiti perasaan wanita di hadapannya dengan emosi labilnya. Ia menghembuskan nafasnya sejenak dan kembali menatap Kaehi yang masih berada di hadapannya “ Katakan padaku, Apa benar aku matenya Chanyeol?”

“ Apa?”

“ Apa aku yang pertama baginya?”

Kaehi terdiam dan menurunkan pandangan matanya kearah tanah. Saeri tau Kaehi mengetahui sesuatu.

“ Bisakah kau memberitau ku?” Bujuk Saeri.

“ Aku tidak bisa mengatakannya.”

“ Apa?”

Kaehi mengambil keranjang yang sudah kosong di samping tubuhnya. Ia tidak lagi menatap Saeri namun Saeri tidak mau kalah, ia menahan bahu gadis tersebut “ Aku mohon.” Ucapnya.

Kaehi menghela nafasnya dan membalikkan tubuhnya. Ia melihat Saeri dengan kesungguhannya “ Baiklah akan aku beri tau satu hal padamu.”

Kaehi menatap manik mata milik Saeri “ Chanyeol pernah mencintai begitu dalam.”

Saeri terdiam.

“ Dia pernah bahagia oleh anggan namun itu tidak berlangsung lama dan ia seakan di hempaskan ketanah setelah mengetahui kebenaran bahwa cintanya berkhianat. Chanyeol pernah mencintai seorang Luna

Deg

Saeri menurunkan pandangannya, ia merasakan sesuatu di dadanya, seperti di ada yang menekan dadanya kuat. Ia tidak tau perasaan apa itu. Namun satu hal yang telah ia dapatkan, hal yang akan menghancurkan hubungan mereka yang tidak bisa di jelaskan.

Chanyeol hanya ingin memperalatku.

***

Saeri berjalan dengan lemah menuju kamarnya. Ia terduduk di atas ranjangnya. Matanya berkaca-kaca, ia mencoba untuk menahan air mata itu namun tetap saja rasa sakit di dadanya menyuruhnya untuk dapat melampiaskannya. Ia mulai terisak pelan dengan menutup mulutnya, ia menangis dengan hebat. Tangan kanannya beralih ke arah sprei putih dan mencekramnya kuat. Tak lama setelah itu percikan api keluar melalui cela-cela jari kanannya hingga membakar sprei tersebut. Si mungil terkejut dan menjauhkan tubuhnya dari kobaran api masih belum membesar tersebut. Gadis itu terlihat bingung dan mencoba mencari air yang ada di dekatnya. Namun tak lama setelah ia berjalan mondar-mandir di ruangan tersebut. Api itu mati secara tiba-tiba, Saeri berhenti dalam pergerakan dan ia merasa lega ketika api itu sudah mati.

“ Apa yang terjadi?”

Sebuah suara bass yang sangat ia kenali berada di belakang punggungnya. Saeri merasakan seluruh persendian tubuhnya tidak bisa di gerakkan. Suara itu seakan memberikannya mantra untuknya.

“ Aku dapat merasakan kekuatanmu dari sana. Apa yang terjadi?”

Saeri masih enggan menggerakkan tubuhnya. Namun satu kali hentakan dari bahunya membuatnya membalikkan tubuhnya secara perlahan. Saat itu matanya bertemu dengan sapasang manik mata sepanas api itu, ia dapat merasakan ketegangan yang menghinggapi dirinya.

“ Kau menanggis?”

Saeri terdiam.

“ Bukankah sudah aku katakan. Bahwa kekuatanmu akan keluar ketika kau merasa takut, tertekan dan -.” Chanyeol menggantungkan kalimatnya dan menatap Saeri lekat.

“ –saat kau menanggis begitu kuat.” Lanjutnya.

Saeri tiba-tiba merasa gugup “ Aku tidak apa-apa.”

“ Benarkah? Tapi aku rasa tidak seperti itu.”

Saeri meremas kedua tangannya kuat.

“ Kau mengalihkan pikiranmu, agar aku tidak bisa membacanya bukan?” Chanyeol menatap si mungil dengan tajam.

“ A-aku tak apa sungguh, bisakah kau keluar. Aku ingin beristirahat.” Saeri berujar dengan pelan, tidak bermaksud memulai pertengkaran dengan Chanyeol. Namun Chanyeol tidaklah bodoh. Ia menahan pergelangan kanan Saeri sebelum gadis itu membalikkan tubuhnya. Si mungil terlihat bingung, tak lama setelah itu Chanyeol menariknya kuat hingga memotong jarak diantara mereka. Alpha tersebut sedikit membungkukan tubuhnya untuk dapat meraup bibir merah milik Saeri.

“ Kaehi-ah bisakah kau menolongku?”

“ Kau benar! Tapi dia pemimpin kami!”

“ Katakan padaku, Apa benar aku matenya Chanyeol?”

“ Aku tidak bisa mengatakannya.”

“ Chanyeol pernah mencintai begitu dalam.”

“ Dia pernah bahagia oleh anggan namun itu tidak berlangsung lama dan ia seakan di hempaskan ketanah setelah mengetahui kebenaran bahwa cintanya berkhianat. Chanyeol pernah mencintai seorang Luna”

Chanyeol hanya ingin memperalatku.

Chanyeol melepaskan ciumannya sepihak. Saeri dapat melihat kedua bola matanya yang tengah memerah bersamaan dengan sebuah api yang berasal dari belakang tubuhnya. Dapat ia rasakan kedua lengannya seakan di remas dengan kuat, ia meringis namun kobaran api itu semakin besar ketika ia dapat melihat kekecewaan dari kedua bola mata merah tersebut.

“ C-chanyeol.”

~ TBC ~

FOLLOW MY IG : @asih_ta97

Insyaallah besok update cepat. maaf kemarin sakitnya nggak selesai2.

tumblr_ognfdtYQba1r3hdhfo1_540.gif

Beberapa chapter bakal di protek dengan word 5k, jd jangan lupa syaratnya ya. syaratnya harus komen di semua chap.

See you

Puja Kerang Ajaib

Advertisements

113 responses to “OTHELLO SYNDROME [ IS IT LOVE? 1 ] – BY ASIH_TA

  1. Sebetulnya apa maksud chanyeol memaksa saeri menjadi mate nya? Makin seru aja nih.
    Penasaran dg ibu saeri. Jgn2 dy luna yg disukai chanyeol

  2. Aaaaaa ngga puas dikit bgt ini chal wkwk, author nya pinter bikin readers nya penasaran ih😂😂 semangat Thor😉😎

  3. Thor cepet bgt si udah tbc 😢 aku nunggunya udah lama 😢😢😢 penasaran ihh , thor lanjut thor ! Semangat

  4. Aku tuh udah nunggu lama tapi authornya upload cuma dikit dikit.. Aku tuh ngga bisa diginiin 😣😣😅

  5. Aaaaa kenapa mesti ada kata “TBC”? Padahal lagi seru2nya baca😣 next juseyo thor😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s