Hello School Girl [Chapter 1] ~ohnajla

hello-school-girl-aka-ma-beautiful-boy

ohnajla || romance, schoollife || Teen || Chaptered || Min Yoonji aka Agust D aka Suga BTS , BTS members, Oh Sena (OC), other cameo

Disclaimer: Ketika kelasmu kedatangan anak pindahan dan dia adalah cewek cantik yang berhasil bikin semua cowok yang suka kamu berpaling, tapi kamu mengetahui kalau ternyata dia ditempatkan di kamar yang sama denganmu….

Dunia seolah runtuh pada kita. Sakit. Kesel. Sebel. Marah. Jengkel.

Eh ternyata … bukannya balik benci, dia justru malah bantu kita.

Malu?

Jelas.

Yang paling memalukan lagi … dia jatuh cinta pada cewek cantik itu.

Ya Lord!! Aku masih normal, Tuhan!!!

Chapter 1

Kelas 3-1 terbilang sehat-sehat saja setiap sebelum bel masuk daripada kelas lain. Tidak ada yang membuat kekacauan, hanya duduk di kursi masing-masing sibuk dengan kegiatannya sendiri.

“Lemparkan tipe x padaku!” teriak Jeon Jungkook si tsundere tanpa sedikitpun menoleh. Seseorang yang duduk dua bangku di belakangnya langsung melempar tipe x yang ditangkap oleh Jungkook tanpa harus melihat.

“Nomor 3 bukan sepuluh, tapi duabelas!” pekik Kim Taehyung, laki-laki berkacamata kotak yang duduk di meja nomor dua dari depan sambil menghapus jawaban di bukunya.

“Aku butuh jawaban nomor sebelas sampai tigabelas,” sahut Kim Seokjin si tampan sembari mentransfer buku milik Hongbin ke meja Sanghyuk.

“Ini nomor sebelas sampai tigabelas,” balas Kim Namjoon yang hari ini memakai gaya rambut sarang burung sambil menyandurkan bukunya ke meja Seokjin dengan sopan.

“Jeon Jungkook! Tipe x!” teriak ketua kelas Park Jimin yang langsung menangkap lemparan benda lonjong kecil itu dari Jungkook.

“HATSYI!!”

“AKH!! My book!! Your dirty waterfall! Look! My book being so dirty!” pekik Jung Hoseok dramatis pada Shin Hoseok teman sebangkunya.

“Ah berisik, maaf sengaja,” balas Shin Hoseok cuek sambil mengusap ingus di hidungnya menggunakan blazer.

Ketenangan di kelas itu terus berlanjut sampai KRIIIIIIIING!!

“MAMPUS!! HOI NOMOR EMPATBELAS SAMPAI DUAPULUH BERIKAN PADAKU!! YAA PPALI!!!”

“PARK JIMIN!! TIPE X!!

“HOI NAMJOON! BERIKAN PENGHAPUSMU SEKARANG JUGA!”

OH MY BOOK! AH!! AKU TAK TAHAN! AKU TIDAK BISA DIGINIKAN!”

CKLEK!

SING!

Oh Sena menatap orang-orang di dalam satu-persatu, lalu dia menyeringai saat disadarinya bahwa semua tatapan itu berubah menjadi tatapan kesal.

“Hai.”

“NOMOR EMPATBELAS WOI!!”

“JEON JUNGKOOK TIPE X!!

“KIM NAMJOON!!”

“HUWAAAA!! BUKUKU!!”

“BERISIK!!”

“AH PPALI!!”

Sena menggeleng pelan lalu melenggang dengan santainya ke mejanya. Teman sebangkunya Irene juga sama sibuknya seperti yang lain. Yah … seperti biasa, PR matematika.

Tak lama kemudian pintu terbuka lagi dan menampilkan guru matematika. Sontak kelas pun sepi senyap, semuanya yang berdiri sudah duduk di tempat masing-masing. Guru cantik bermata kucing itu masuk sambil mengedarkan pandangan penuh intimidasi, kemudian berhenti setelah mencapai meja guru.

“Ketua kelas, silahkan.”

Park Jimin sebagai ketua kelas pun membenarkan blazer-nya dulu sebelum berdiri. “Beri salam!”

“Selamat pagi.”

“Ya, pagi.”

Jimin pun kembali duduk. Bertepatan dengan itu, seseorang mengetuk pintu. Go Hara seonsaengnim sepertinya sudah tahu siapa yang datang. Tanpa perlu menoleh dia mempersilahkan orang itu masuk.

Semua mata memandang ke arah pintu dengan takjub.

“Kalian kedatangan siswa baru hari ini. Dia pindahan dari Amerika. Kuharap kalian memperlakukannya dengan baik seperti yang lain. Cheon* haksaeng, silahkan perkenalkan dirimu.”

Gadis yang baru masuk itu tersenyum sambil mengedarkan pandangan. Dia tidak tahu kalau senyumnya itu berhasil menusuk hati setiap orang. Ia pun membungkuk, kemudian memperkenalkan diri.

Annyeong. Namaku Min Yoon Ji. Mohon bantuannya.”

Namjoon yang sejak tadi tersenyum-senyum lebar tiba-tiba mengangkat tangan. Dia menurunkan tangan kembali saat dipersilahkan oleh Go seonsaengnim. “Jomblo apa taken?”

Masih dengan senyum manisnya gadis itu menjawab, “jomblo.”

Tahu-tahu Jung Hoseok angkat tangan. “Apa kau suka novel?”

Yoonji mengangguk sambil tersipu. “Suka.”

Do you speak English?” sahut Taehyung cepat.

Yes.”

Do you know ‘I love you’?”

“Yeah, saranghae.”

“Nado,” balas Taehyung sambil memamerkan senyum kotaknya.

“Hah, basi,” sahut Jungkook sambil menyeringai.

Go seonsaengnim pun menepuk-nepuk meja meminta perhatian. “Kalian bisa tanyakan yang lain nanti. Min Yoonji, duduklah di kursi kosong sebelah Jeon Jungkook.”

Ne.”

Dengan anggunnya, Yoonji pun berjalan menuju satu-satunya meja kosong di kelas itu. Dia meletakkan tasnya dengan hati-hati di atas meja, lalu duduk. Jungkook sama sekali tidak meliriknya seperti yang dilakukan yang lain. Dia malah menatap lurus ke depan, menunggu Go seonsaengnim membuka kelas.

“Oke, masih ingat tugas rumah pertemuan kemarin? Sekarang juga kumpulkan di depan. Bagi yang tidak mengerjakan, tanpa perlu saya suruh, sekarang juga berbaris di depan sambil mengangkat kedua tangan.”

Jimin selaku ketua kelas pun berdiri untuk mengambil buku-buku yang lain. Dia sedikit melambatkan pergerakannya karena teman-temannya banyak yang belum rampung. Terlebih Seokjin yang harus menulis cepat karena masih ada 6 soal yang belum dia selesaikan. Semua buku pun sudah terkumpul di depan, hebatnya, tidak ada satu pun siswa yang tidak mengerjakan tugas.

Go seonsaengnim meneliti buku-buku itu satu persatu. Baru sedetik dibuka, dia langsung memanggil nama-nama pemilik buku untuk berdiri di depan. “Kim Taehyung. Kim Seokjin. Jeon Jungkook. Park Jimin. Jung Hoseok. Kalian berlima berdiri di depan.”

Jungkook memutar bola mata. Sial, kenapa namanya harus ada di daftar segala? Aish, bagaimana bisa dia tampak cool di depan Yoonji kalau dia sekarang harus berbaris di depan sambil mengangkat kedua tangan?

“Kalian mengcopy jawaban milik Kim Namjoon ‘kan? Kalau mau mencontek lakukan dengan benar. Pintarlah sedikit. Kalian pikir saya akan terkecoh dengan kebodohan kalian?”

Sena tersenyum geli melihat lima curut itu berdiri di depan seolah tak punya tujuan hidup. Tapi sesekali dia melirik si anak baru. Entah ya, kok kesel. Baru masuk aja udah bikin kesel, apalagi sekarang dia sedang menyibakkan rambut pendek sebahunya sok cantik. Hish, Kim Namjoon yang biasanya suka menatapnya dengan sepenuh jiwa raga, sekarang malah berpindah ke cabe cilik itu.

“Cantik ya dia,” bisik Irene tepat ke telinganya.

“Cantik juga aku,” balas Sena cuek yang kembali tersenyum melihat wajah-wajah flower boys di depan kelas.

“Yee … masih cantik juga dia.”

“Bodo.”

Irene memutar bola matanya kesal.

Lima curut itu baru kembali ke tempat masing-masing setelah jam matematika berakhir. Dan sekarang adalah waktunya pelajaran fisika. Baguslah, jam kosong. Tapi bagi Sena itu kabar buruk, karena apa….

“Yoonji-ya, kau punya akun kakaotalk?” tanya Jimin yang tahu-tahu sudah hinggap di meja Jungkook. Ketua kelas macam apa itu? Cih, Sena tak menyangka Jimin bisa sebegitu mudahnya berpaling darinya.

“Eum … sepertinya.” Jawaban Yoonji membuat kekesalan Sena makin memuncak. That hoe!

“Menyingkir kau.” Taehyung tiba-tiba datang, mendorong Jimin menjauh. Dia juga menarik paksa Jungkook untuk hengkang dari kursinya tapi gagal. Jungkook terlalu besar. Oke fix, dia berpindah ke sisi Yoonji. “Nanti mau makan siang bersamaku?”

“Makan siang?” tanya Yoonji memastikan sambil menggulung-gulung rambut pendeknya. Hish, rasanya Sena ingin sekali menonjok wajah sok cantiknya itu.

“Eum!! Makan siang. Mau ya?”

Yoonji tersipu lantas mengangguk.

Wajah Taehyung mendadak berubah menjadi Jung Hoseok. Laki-laki itu dengan agresifnya meraih tangan Yoonji lalu mendekapnya erat. “Yoonji-ya … sepulang sekolah … ayo kita kencan di toko buku. Akan kutraktir novel sebanyak yang kau suka, Yoonji-ya.”

Belum sempat Yoonji menjawab, seorang laki-laki yang sudah berdiri di sebelah Jungkook tiba-tiba menarik tangannya. Kim Seokjin. “Yoonji-ya, akhir pekan mau menonton bersamaku?”

“Ah menonton, boleh.”

Seokjin langsung mengepalkan tangannya dengan semangat. Lalu, “terima kasih Yoonji-ya. Mmuah!” Yoonji hanya tersenyum tipis mendapat kecup terbang dari seorang idola sekolah.

“Yoonji-ya.”

“Yoonji-ya~~”

Sena tak sadar sudah meremukkan satu kertas bukunya. Hish, that hoe sudah mengambil perhatian enam penggemarnya. Tidak akan ia biarkan begitu saja. Awas saja si cabe itu, dia akan membuat perhitungan dengannya.

TBC

Advertisements

53 responses to “Hello School Girl [Chapter 1] ~ohnajla

  1. Aku mau komen dlu sebelum baca..
    Ah pas liat potonya aku udah nebak pasti suganya nyamar jadi cwek..
    Mau bca dlu ah
    Btw authornim aku slalu menunggu karyamu yg #blood, tears and sweet klo gk salah baru smpe chap 7 yah.. umm mau dong di lanjuntin.. apa udah ada yah atau aku yg jarang apdet
    .. udah dulu yah authornim
    Aku mau baca dlu ^:)

  2. Pingback: Hello School Girl [Chapter 2] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  3. uwaaaaa yoonji~
    jujur…adek aja jatuh hati sama kecantikanmu~
    hahahahaha seenggaknya adek normal karna adek tau dibalik wig bobmu itu, kamu adalah mas yoongi tsundereku (((komentar apa sih ini)))

  4. Pingback: Hello School Girl [Chapter 3] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  5. Pingback: Hello School Girl [Chapter 4] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  6. Pingback: Hello School Girl [Chapter 5] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Pingback: Hello School Girl [Chapter 6] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  8. Pingback: Hello School Girl [Chapter 7] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  9. Pingback: Hello School Girl [Chapter 8] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  10. Pingback: Hello School Girl [Chapter 9] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  11. Pingback: Hello School Girl [Chapter 10] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  12. Pingback: Hello School Girl [Chapter 11] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  13. Pingback: Hello School Girl [Chapter 12] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  14. Pingback: Helo School Girl [Chapter 13] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  15. Pingback: Hello School Girl [Chapter 14] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  16. Pingback: Hello School Girl [Chapter 15] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  17. panasaran sama ff ini abis muncul panling atas mulu wkwk dan kyanya emang rame:3 tapi ko rada geli ya itu suga nya jadi cewe :’3

  18. Annyeong 😀 new reader 😀 izin baca okeh? :3
    abis ini ff muncul mulu dipaling atas tiap buka skf, jadi penasaran pengen baca. Pas baca eh…. Beneran ternyata seru wkwk. Semangat terus ya berkaryanya 😀 cukup syekian dan terima kasih. Sampai bertemu di chapter 2 lalala~ yeyeye~

    • maunya aku ngga update cepet, nunggu cerita lain update biar ngga numpuk. Tp kok kayak sepi banget, ya udah deh, aku update terus :v

      • Waah baguslah kalo update cepet, readernya kan jadi makin sayang sama authornya 😀 Abis begitu mengertinya betapa besar rasa penasaran kami kami ini wkw

  19. suka ffnya walaupun aku baca telat, udah lama juga aku gak ke skf #GakAdaYgNanya
    bikin penasaran, aku reader lm yg ganti id ijin baca ya….

  20. Daebakk. Jdi keinget sma run bts ep 11 wkwk. Biasa sider tapi sekarang mau ninggalin jejak hehe. Keep writing and fighting authornim 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s