Hello School Girl [Chapter 10] ~ohnajla

tumblr_okve56dbmp1qzckj1o1_500

ohnajla || romance, schoollife || Teen || Chaptered ||

Min Yoonji aka Agust D aka Suga BTS

BTS members

Oh Sena (OC)

other cameo

Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5||Chapter 6 ||Chapter 7 || Chapter 8 || Chapter 9 || Chapter 10

**

Sena jadi makin aneh sekarang. Terkadang dia mengibarkan bendera perdamaian, tapi belum 24 jam sudah kembali mengumumkan perang. Hm … sebenarnya ada apa dengan gadis itu?

Yoonji lah sasarannya. Aneh memang. Dia padahal tidak melakukan apa-apa. Menjahati tidak, bersikap terlalu ramah juga tidak.

Mungkin memang karena sikapnya yang netral itu Sena juga menjadi tukang plin plan.

Tapi meskipun dia laki-laki, dia tidak suka menjahati orang. Dia hanya berkata kasar pada orang-orang yang sudah sangat mengganggunya, yah … seperti Park Jimin contohnya.

Di sisi lain, dia juga bukan wanita seutuhnya. Jadi buat apa dia terlalu ramah pada wanita? Dia masih punya insting pria. Nyaris dia tidak punya satu pun teman perempuan di kelas. Ya untuk apa juga. Kalau mau kemana-mana sendirian juga santai.

Pokoknya simple-lah.

Tapi reaksi Sena sangat rumit seperti pikiran CEO-nya.

Apa jangan-jangan mereka ayah dan anak?

Mungkin saja.

Tapi nggak lah.

Wajah mereka beda.

Sena tidak punya unsur ke Shihyuk-Shihyuk-an. Begitu pula sebaliknya.

Dan kali ini sepertinya Sena sedang mode damai.

“Mmm~~ aku punya chicken tapi terlalu banyak untuk dimakan sendiri. Kira-kira ada tidak ya orang yang mau makan bersama?”

Dengan suara yang sengaja dikeras-keraskan membuat Yoonji yang sedang mencoba mengkomposisi musik pun memutar bola mata bosan. “Panggil saja tiga teman berisikmu.”

“Haaah! Iya juga! Kenapa tidak kepikiran?” Sena pun mengeluarkan ponselnya berniat untuk menghubungi Irene, Lisa dan Jenny. Tapi tiba-tiba dia teringat sesuatu.

“Aaaah ~ aku baru ingat kalau mereka sedang diet. Wah … sepertinya aku harus mencari teman lain….” Pekiknya lagi sambil mencuri-curi pandang pada Yoonji.

Yoonji meliriknya sekilas sambil menyeringai. “Park Jimin mungkin.”

Sena merapalkan sumpah serapah di kepalanya. Kapan pekanya sih anak ini? Tapi wajahnya memaksa senyum sambil mengetikkan nama Jimin di ponselnya. Begitu ketemu, bukannya segera dihubungi tapi dia malah membuat monolog baru. “Yah … ponselnya tidak aktif… siapa lagi ya??”

“Kim Taehyung,” sahut Yoonji cuek.

Kali ini bibir Sena komat kamit sendiri tapi tanpa suara. “Aku baru ingat kalau Taehyung selalu belajar di jam-jam segini….”

“Jung Hoseok.”

Sena mengepalkan tangan kanannya. Kemudian memaksa senyum lagi. “Uh … katanya sedang sibuk baca novel.”

“Kim Seokjin.”

“Dia masih di perusahaan….”

“Kim Namjoon.”

Sena sudah hampir di batasnya. Kedua tangannya meremas ujung bajunya kuat. Tapi dia tetap tersenyum. “Haduh … dia sedang pulang ke rumah ibunya….”

“Jeon Jungkook.”

Aku tak bisa menahan ini lagi.

YAA!!”

Otomatis Yoonji pun menoleh. Dilepasnya satu bagian earphone-nya. “Wae?”

“Kau ini memang tidak peka ya, dasar batu!” Sena langsung turun dari ranjangnya sambil membawa kotak chicken itu. Sambil memasukkan paha ayam ke mulut Yoonji, dia pun melanjutkan, “maksudku aku ini ingin mengajakmu makan bersama, cabe! Dasar penolak rejeki!”

Yoonji hanya bisa mengerjap-ngerjap. Dia mengerang pelan saat gadis itu mendorongnya menepi lalu duduk di sampingnya. Ia pun menarik daging ayam di mulutnya. “Siapa suruh kau duduk di sini, ha?”

Tapi Sena berpura-pura tidak dengar dan malah mengintip apa yang dilakukan Yoonji dengan laptopnya. “Wah … itu bukannya aplikasi pembuat musik ya? Jadi kau ini suka membuat musik ya?”

Yoonji masih menatap Sena intens. “Kembali ke ranjangmu sekarang juga.”

“Kau paham dengan semua tulisan ini? Daebak. Bisa ajarkan aku? Aku juga bercita-cita sebagai producer.”

“Oh Sena.”

“Aku mau membuat musik juga!!”

Oke fix, Yoonji mengaku kalah.

Akhirnya mereka makan sekotak chicken itu bersama sambil belajar bagaimana mengoperasikan aplikasi pembuat musik itu. Sena sangat-sangat antusias, tidak beda jauh dengan Yoonji yang sama antusiasnya.

Bahkan saat chicken-nya sudah habis mereka masih saja sibuk mengobrol.

Mode damai pun berakhir setelah pengeras suara tiba-tiba berbunyi. Waktunya pengabsenan malam.

.

.

.

Sena yang baru saja keluar dari kamar mandi, tersenyum saat melihat Yoonji sudah tidur. Tumben ya sudah tidur. Biasanya kalau dia keluar Yoonji pasti masih sibuk mengutak-atik ponselnya. Pasti cewek itu kelelahan.

Kesempatan. Melihat ruang kosong di tempat tidur Yoonji, ia pun berjalan ke sana dan berbaring di ruang kosong itu.

Sebut saja dia gila.

Di awal dia mati-matian membenci Yoonji.

Akhirnya justru seperti ini.

Ssst, dia itu sebenarnya ingin menjadi dekat dengan Yoonji.

Karena Yoonji masuk tipe idealnya.

Eh? Bukan! Mana mungkin. Dia ini masih normal, masih suka pria.

Tapi harus dia akui. Yoonji benar-benar cocok dengan seleranya.

Andai Yoonji adalah pria….

Lihatlah, sekarang dia bahkan tersenyum-senyum aneh melihat mulut Yoonji yang terbuka sedikit. Kelelahan sekali ya, pastinya.

Disentuhnya pipi hangat Yoonji yang halus. Senyumnya makin mengembang.

Bayangkan kalau Yoonji adalah pria….

Bayangkan kalau dia berbaring di sebelah Yoonji versi pria….

….

Ah, hentikan pikiran-pikiran itu.

Mau sampai kiamat pun, Yoonji tetap tidak akan berubah sebagai pria. Kecuali kalau Yoonji berniat menjadi transgender, itu mungkin saja terjadi.

Ya ampun, Sena rasanya ingin masuk ke rumah sakit jiwa saja.

Dengan alasan, “aku menyukai roommate-ku, seorang yeoja.”

Dipeluknya tubuh Yoonji dengan erat sambil menghirup dalam-dalam aroma cherry blossom dari tubuh gadis itu.

Oh shit!

Eomma, maafkan anakmu.

TBC

Advertisements

19 responses to “Hello School Girl [Chapter 10] ~ohnajla

  1. ciee.. ciee.. sena dah mulai sukakan:) truss yoonji’a kapan?? truss kapan identitas yoonji terbuka ?? gasabar nunggu:) next ya thor: )

  2. Kyaaaa Sena daebak! Ini mah lebih dari sekedar damai hahaha keren~ udah mulai cenat cenut gitu ya deket Yoonji kkkk. Ciee yang tidur bareng dan pleasee Sena gemes banget disini, apalagi pas ngaku kalo dia emang suka sama Yooji kkkk.

  3. Sena OMG…kamu itu normal menyukai yoongi :p..jd sena duluan yg suka sm yoongi..ngak apa,siapa tau yoongi jg suka cm dipendam…semoga yoongi tahu klo sena suka sama dia..

  4. Pingback: Hello School Girl [Chapter 11] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  5. Pingback: Hello School Girl [Chapter 12] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  6. Pingback: Helo School Girl [Chapter 13] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Pingback: Hello School Girl [Chapter 14] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  8. Pingback: Hello School Girl [Chapter 15] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

  9. yaampun jangan bilang sena suka yoonji ya gapapa sih yoonji emang cowok tapi kan setidaknya/?

  10. haahhaaa sena oh sena ketawa aku bacanya sena suka sm yoonji dan dia berharap yoonji pria, iyasih yoonji emang pria wkwkwkw kwkwkw…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s