Breath: Eternity

picsart_02-25-09-44-39

Breath: Eternity

I desperately think of you, think that you will know

aiveurislin’s © 2017 ; Lee Taeyong & Ahn Hanra ; a series [447 words] ; Kingdom-AU!, Angst, Romance, Dystopia, & War ; for parental guidance


Tubuhku terkucil di sudut ruangan pun meringkuk muram dalam cahaya temaram. Termenung anganku mengelana. Entah bagaimana kelamnya malam tak mampu menandingi keruhnya persepsi yang bersarang di benakku. Logikaku seakan terpasung. Naluriku dikungkungi beruntai aksara yang membuat lidahku seakan mati rasa.

“Aku akan menghujanimu dengan ciuman-ciuman setiap pagi. Seperti penguntit, aku akan mengikutimu kemana pun setiap hari. Aku akan membelikan semua yang kauinginkan. Aku tidak akan pernah mengkhianatimu. Hanya kau satu-satunya yang akan aku lihat. Mulai dari sekarang, aku tidak akan pernah membiarkanmu meneteskan air mata, bahkan setitik pun,sepasang tungkainya memijaki tanah, menepis sekian jarak mendekatiku. Lagi-lagi sepatah kata pun tak mampu kuulas tatkala sepasang obsidiannya mencitra rupaku. Ibu jarinya berintuisi menghapus jejak aliran air mataku, pun diikuti jemarinya yang menyentuh pipiku lembut.

“Aku akan membuatmu menjadi Putri Mahkota paling bahagia di dunia. Hingga dihari kematianku, aku hanya akan mencintaimu seorang. Itulah janjiku,hingga detik ini pun, motorikku seakan dibelenggu. Bibirku terkatup pun jua lidahku dibuat kelu. Ia berlutut di hadapanku dan aku hanya mampu memerangkap sosok itu dalam bingkai netraku.

“Apa kau meyakininya? Putri Mahkotaku?” binar sepasang siratnya menubrukku. Entah bagaimana, aku tak lagi bisa menembus lentera temaram itu. Tangisku kian membuncah, seakan aku dipaksa memikul sebuah batu besar di punggungku. Imajiku mengabur, terbias oleh gumpalan air mata yang bersarang di pelupuk mataku. Memikirkannya kembali pun membuat dada ini semakin sesak. Namun dalam keadaanku yang seperti ini pun, dia masih menghujamiku dengan tatapan yang tidak bisa kubalas.

“Sekarang, aku secara resmi melamarmu, Ahn Hanra,dia bangkit dan membawaku tenggelam dalam dekapannya. Hangat dan nyaman. Tanpa sadar, aku meluapkan semua perasaanku dalam dekapan itu. Malam ini, akan kuhiraukan desau angin yang menggeronggoti kulitku.

Asalkan Lee Taeyong ada di sisiku, segalanya tidak akan jadi masalah.

Semuanya terasa begitu indah dibayang pun terasa begitu nyata pula. Seandainya Tuhan dapat mengabulkan sebuah pinta, aku hanya ingin terbingkai dalam suatu angan semu bersamanya. Jikalau waktu melambatkan diri dan bersedia bergulir kembali, aku akan memilih untuk terpenjara di sana. Akan kukatakan jika aku sangat bahagia bisa menjadi bagian dalam ingatannya. Akan kulisankan beribu kata cinta untuk membalasnya. Sungguh, jika perlu, akan kupertaruhkan langitku untuknya.

Namun semuanya hanya ilusi belaka. Sekali lagi, aku hanya bisa menenggelamkan wajahku di kedua lututku. Tangisku menahan segala raungan dalam benakku. Dengan begitu bodohnya aku masih mengingat bagaimana untaian-untaian aksara itu diucapkan, bagaimana tangan-tangan Tuhan berkehendak dengan menggugurkan rerimbunan daun kekuningan malam itu, dan bagaimana jemari-jemarinya menyusuri pipi dan punggungku.

Kau bodoh, Ahn Hanra! Kau sangat bodoh karena membiarkan seorang Lee Taeyong memasuki hatimu terlalu jauh. Sadarlah, Ahn Hanra! Sadarlah akan betapa berbedanya kau dan dia. Lihatlah betapa langit dan seluruh isinya mengutuk takdir kalian. Jangan menjadi pungguk yang merindukan rembulan, atau kau selamanya akan tenggelam dalam kebimbangan.

 

–to be continued.


 notas :

um well, ini adalah remake dari fiksi lamaku ‘The White Tulips’. Aku putuskan untuk me-remake-nya dan mengganti seluruh cast-nya. Karena ini remake, jadi kerangka cerita sudah selesai dan tinggal merevisi saja. Kalo gak ada aral melintang, aku akan mem-posting-nya seminggu sekali, dihari sabtu atau minggu. Doakan agar rencana itu terealisasi ya 😀 oh ya, dan fiksi ini berbeda dari rencana fiksi ‘The Daisy Illusive’ (jika kalian pernah membacanya). Keduanya sama-sama Kingdom-AU!, namun plotnya berbeda.

if you are interested to read other YongAire fics, hit this!

kindly drop a review after read this and I will appreciate yours as well. thank you!

aiveurislin.

Advertisements

15 responses to “Breath: Eternity

  1. Berat dan cantik diksinya. Aku ga bisa bayangin isi cerita dgn diksi spt ini merentang ampe (-+) 2k words per chapter. XD atau bahkan bisa lebih kan yak?

    Mabok….

    Tapi aku suka… Taeyong keliatan puitis sepuitis puitisnya. Dilamar dgn cara seperti itu bisa terbang ampe ke cloud 9 😂🔫

    Sabtu? Sabtu ini berarti kan? Oke. Dicatat. Saking banyaknya, takut lupa sama judulnya :3

    • Halo. Well, diksi yang berat itu justru tantangan lho buat aku. Malahan ini ga ada apa-apanya dibanding fiksi orang lain. Dan aku sendiri bukan tipikal penulis yang seneng ngetik 2k words atau lebih. Mungkin series ini juga less than 2k words. Hehe, semoga kamu lebih nyaman bacanya ya 😉

      Aduh, sebenarnya ga bisa bayangin dilamar seorang Lee Taeyong kayak gitu. Apalagi kalo kalimatnya dipersingkat jadi ‘kupinang kau dengan bismillah’ dor! mati mati mati!

      Thanks for dropping your comment here! 😀

  2. emejing…😁
    daisy illusive nya kapan update ka di tungguin looh,,😊
    semangaaat kaa…!!!

    • Untuk daisy illusive, rencananya akan kuposting setelah white tulips ini selesai. Garis besarnya sih udah jadi, tinggal ngembangin aja. Cuman aku masih nyari waktu seluang-luangnya biar hasilnya ga mengecewakan. Semoga kamu cukup bersabar ya. 🙂

      Thanks for dropping your comment here! 😀

  3. Pingback: Breath: Separation | SAY KOREAN FANFICTION·

  4. Rayuan dan janji janji taeyong seakan alcohol yang memabukkan dan membust hanra lupa dengan halangan diantara mereka
    Seru bikin penasaran

    • Hanra tidak mempersalahkan kasta, ia hanya kecewa mengapa takdir tidak memuluskan jalannya.
      Hehe
      Thanks for dropping your comment here! 🙂

  5. Acara lamaran ala mas taeyong emang beda ya :’) yaampun tiwai aku juga pengen huhu. Aku sudah no komen lagi sama diksimu yang uwaw. Kalo ini challenge buat kamu, mungkin mission impossible kali ya buatku duh XD
    Semangat nulisnya!

    • Lah kalo ga beda bukan lee taeyong namanya kak 😉 nanti nunggu yang bersangkutan izin dulu sama papah ya kak wkwkwk.
      Lah ayo dong Kak Pat nulis Kingdom-AU! ala Taeyong-Hanra ((lah ni anak promosi xD)). Pasti bisa kok kak, ga ada yang impossible di dunia ini selagi kita mau coba. Sip kakak juga yap 😉

  6. Pingback: Breath: Bruise | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. bahasanyaaa kerenn,, diksinya bagus dan cantik… keren sumpah… sukses buat penasaran di to be continue nya.
    izin baca next chap nya yaa ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s