Hello School Girl [Chapter 21] ~ohnajla

ch20

ohnajla || romance, schoollife || Teen || Chaptered ||

Min Yoonji aka Agust D aka Suga BTS

BTS members

Oh Sena (OC)

other cameo

Chapter 1-15 || Chapter 16 || Chapter 17 || Chapter 18 || Chapter 19 || Chapter 20 || Chapter 21

Di saat Sena sibuk shopping sambil menghabiskan uang di dalam rekening Yoongi, Yoongi sendiri justru sedang menyibukkan diri dengan mengkomposisi lagu lain untuk diupload di media sosial. Sebulan lagi dia akan merilis teaser untuk comeback-nya. Jadi dia berniat membuat remix dari lagunya itu untuk menggoda para fans.

Sore harinya, Sena pun kembali ke asrama dengan membawa banyak tas belanjaan. Yoongi yang baru bangun pun menggeleng pelan. Pasti uang di rekeningnya sekarang sudah habis.

“Aku pulang!!” pekik gadis itu ceria sambil menjatuhkan tas-tas belanjaannya di atas ranjang. Begitu pula dia menghempaskan tubuh di sana.

“Sudah berapa yang kau habiskan hari ini, huh?” tanya Yoongi sambil mengamati satu persatu tas belanjaan tersebut. Oh astaga, semuanya merk Gucci dan PUMA. Oke, sekarang dia benar-benar yakin kalau dia akan bangkrut.

Sena pun duduk, mengeluarkan dompetnya, lalu melemparkan black card Yoongi pada sang empu. “Coba cek sendiri.”

Yoongi membolak-balik black card-nya sebentar, lalu memasukkannya ke dalam dompet. “Ini adalah pertama dan terakhir kalinya aku memberimu black card.”

Gadis itu hanya cengengesan. Dia pun bangkit untuk membongkar semua barang belanjaannya. “Aku beli banyak dress hari ini. Kubelikan dua pasang juga untuk kau pakai. Kau pasti akan menyukainya.”

Yoongi memutar bola mata. “Atas dasar apa aku akan menyukai dress. Sudahlah, pakai saja, aku bisa beli sendiri.”

Tapi Sena seolah tak peduli dan tetap mendatangi tempat tidurnya, memberinya dua dress wanita dan beberapa tas belanja lain yang entah isinya apa. “Aku juga membelikan barang laki-laki untukmu. Kau pasti akan berterima kasih padaku sebentar lagi.”

“Untuk apa aku berterima kasih padamu kalau kau membelinya dengan uangku.”

Sena menarik lengannya untuk ikut berdiri. Dengan ogah-ogahan ia pun turun dari ranjangnya dan berdiri di depan gadis itu. Sekarang, karena Sena sudah tahu identitasnya, dia tidak perlu lagi memakai wig atau dada palsu atau baju wanita saat sedang di asrama. Saat ini saja dia hanya memakai t-shirt putih bergambar kupu-kupu dengan tulisan L’Aveugle Pur Amour yang dipadukan dengan Contrast Open Pants warna hitam terbitan Puma.

“Sekarang coba kau pakai ini,” perintah Sena sembari mengulurkan GucciGhost Dress pada Yoongi.

Laki-laki itu menghela napas. Menerimanya tanpa minat, dan langsung dipakai di sana juga tanpa harus membuka baju atau celananya sekarang.

Sena terus mengamati. Kemudian bertepuk tangan bangga setelah dress itu sudah melekat pas di tubuh Yoongi. “Sudah kuduga kalau dress itu akan cocok untukmu.”

Yoongi memutar bola mata. “Kau hanya membuang-buang uangku, nona. Dress ini tidak akan berguna. Kau pikir aku akan ikut prom?”

Gadis itu menggeleng tak setuju dengan kata-kata Yoongi. “Aku membeli ini bukan untuk kau pakai saat prom, Tuan. Tapi aku beli ini untuk kau pakai sehari-hari. Sesekali lah tampil cantik. Kau ini Min Yoonji di sini, bukan Agust D.”

Arasseo.”

“Oke, sekarang lepaskan itu dan coba dress yang ini.”

Yoongi membelalak melihat dress kedua. “Yaa, apa maksudmu membelikanku dress seperti itu? Itu sama saja kau membuka rahasiaku pada yang lain.”

Ya, Sena membelikannya dress pendek yang juga tanpa lengan. Viscose Jersey Sleeveless Dress. Dengan tingginya yang ada di atas rata-rata tinggi ukuran wanita biasa, bisa-bisa dress itu akan berada di atas lututnya saja. Oh astaga … sepertinya gadis itu memang ingin membuka rahasianya pada yang lain.

“Aish, tidak usah banyak protes, sudahlah, pakai saja dulu.”

Dengan wajah cemberut Yoongi pun melepas dress pertama lalu menggantinya pada dress kedua. Anehnya, kenapa semua dress yang dipilih Sena selalu pas di tubuhnya?

“Nah … karena tidak mungkin kau akan keluar hanya dengan seperti ini, maka dari itu kusiapkan outer yang pas untukmu. Chan! Lihat. Bagus tidak?”

Yoongi memutar bola mata lagi. “Kau benar-benar menghabiskan uangku.”

Laki-laki itu hanya pasrah ketika Sena memasangkan outer itu sendiri di tubuhnya. Setelahnya gadis itu meneliti penampilannya lagi dan KLIK! “Sempurna.”

Yoongi langsung melepaskan semua itu dan duduk di ranjangnya. Memperhatikan Sena yang kini sedang sibuk mencoba-coba dress-nya sendiri.

“Bagaimana? Bagus tidak?”

Laki-laki itu menopang dagunya sambil menatap datar gadis muda yang sedang berputar-putar sambil memamerkan dress barunya. “Akan lebih bagus lagi kalau yang pakai bukan babi sepertimu.”

Reflek Sena berhenti dan menatap kesal pada laki-laki itu. “Jahat! Kenapa sih tidak bilang iya saja, huh? Aku ini bukan babi! Aku manusia!”

Yoongi mengangguk malas. “Ya ya ya, bagus.”

Bukannya senang, Sena justru menghentakkan kakinya ke lantai. “Aku benci padamu.”

Tch … dia mulai lagi.

Arasseo. Dress-nya bagus. Kaunya cantik. Kau tidak babi. Puas?”

Anehnya ekspresi Sena masih belum berubah. Dari sorot matanya, sepertinya dia minta pujian lebih. Sayangnya Yoongi tidak bisa menangkap sinyal itu. Laki-laki itu malah bangkit dan beranjak menuju kamar mandi.

Oppa!!

Reflek ia pun berhenti saat Sena tiba-tiba memeluknya dari belakang.

“Kau jahat! Bukankah aku sudah mengungkapkan perasaan padamu? Kenapa kau masih bersikap seperti ini padaku?”

Yoongi menghela napas. Masih sore, entah kenapa dia sudah sangat lelah sekali. “Hei, memangnya kalau kau sudah mengungkapkan perasaan, kau akan menjadi pacarku? Yang benar saja. Siapa yang bilang kalau aku akan menjadi kekasihmu setelah kau mengungkapkan perasaanmu,huh? Bukannya sudah kubilang kalau aku membuka identitasku hanya agar kau tidak merasa bersalah?”

Mendengarnya, entah kenapa kedua mata Sena mendadak memanas. Tapi dia tidak mau melepaskan pelukannya dari pria ini. “Nappeun namja.”

“Ya, terus saja salahkan aku.”

“Hiks. Nappeun namja.”

Yoongi terdiam.

Nappeun namja! Aku benci kau, brengsek! Aku benci sekali padamu!”

Yoongi mengambil napas dalam-dalam, lalu membuangnya perlahan.

“HUWAAAA!!! AKU BENCI MIN YOONGI! AKU BENCI MIN YOONGI!!”

Jujur saja, sebenarnya Yoongi sudah sangat lelah mengalah demi gadis ini. Tapi mau bagaimana lagi, dia sangat tak mengerti pada hatinya yang seolah menyuruhnya untuk kembali mengalah lagi. Untuk apa juga dia mengalah padanya? Apakah dia juga punya perasaan yang sama pada gadis ini?

Oh ayolah, mana mungkin dia punya perasaan pada si kekanak-kanakkan ini. Sena bukan tipenya. Sena adalah gadis yang lebih muda darinya, yang sangat sombong, yang tak tahu diri, yang selalu mencoba mempergunakan kekayaannya dan juga adalah gadis yang suka bertindak seenaknya sendiri. Itu sangat-sangat jauh dari tipenya. Seorang nuna, gadis yang dewasa, mandiri, rendah hati, bisa diandalkan….

Tch. Sekarang dia mengumpat pada dirinya sendiri yang berbalik untuk memeluk gadis itu.

“Ehey … berhentilah menangis. Kau ini bukan anak-anak. Tangismu itu menyebalkan, tahu.”

Sena memeluknya makin erat. Isakannya teredam setelah wajahnya tenggelam di dada Yoongi.

Arasseo, arasseo. Aku memang nappeun namja, brengsek dan kau boleh membenciku sepuasmu.”

Tangis Sena makin keras.

“Ah sudahlah. Berhenti menangis.”

Bodoh. Kalau dia bicara begitu, bukannya berhenti, Sena justu menangis lebih keras. Bagus, sekarang Yoongi harus puas terjebak bersama gadis cengeng ini.

TBC

Advertisements

19 responses to “Hello School Girl [Chapter 21] ~ohnajla

  1. Aaaakkkk. Oppa 😍😍😍😍
    Yeaay.. Sena manggil mas agus “oppa” 😘😘😘
    Ditunggu lagi kak scene romantis yg lain..

  2. jadiin dulu pacar baru berenti nangis :v dasar agus ga peka wkwk next yaa itu tetangga ga denger apa sena teriak teriak gitu :v

  3. hahahhaaaa…. sena manja juga… yoongi punya tingkat kesabaran sangat tinggi menghadapi sena..
    SENA AKU NITIP DRESS JUGA YG PASTI PAKE BLACK CARD YOONGI.. hehheee… 😀 😀 😀

  4. yoongi blm suka sama sena :p,padahal q berharap yoongi suka sm sena..hikssss..tp ngak apa,yoongi suka sama nuna,gimana sm q aja,q kan seorang nuna:p

  5. Hahaha Sena serius belanja ternyata XD dan hemmm, Yoongi masih gak tau sama perasaannya ya hemmm..
    Astaga mas, kasian loh anak orang ampe mewek gitu :3 tanggungjawab napa..

  6. anehh nih bangg yoonji, masa gk tau perasaan hatinya sendri gimna sama prasaan sena??? ckckck
    tapii sweet bangett 😘😍

  7. Pingback: Hello School Girl [Chapter 23] ~ohnajla | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s