Hello School Girl [Chapter 33] ~ohnajla

ohnajla || romance, schoollife || Teen || Chaptered ||

Min Yoonji aka Agust D aka Suga BTS

BTS members

Oh Sena (OC)

other cameo

Chapter 1-15 || Chapter 16-23 || Chapter 24-29 || Chapter 30 || Chapter 31|| Chapter 32 || Chapter 33

Setelah hari itu, Yoongi tampak berbeda. Terlebih sepulang dari fanmeet.

Dia sudah tidak pernah berlama-lama lagi di asrama.

Sepulang sekolah pukul 6 sore, dia akan langsung pergi ke apartemennya lalu ke Big Hit. Kembali jam 12 kurang sepuluh menit. Lalu berangkat ke apartemennya lagi sampai pukul 6 pagi.

Hal itu terus terulang sampai akhirnya Sena gerah sendiri.

Mereka hanya bertemu di sekolah dan saat pengabsenan, selain itu, tidak sama sekali.

Yoongi pun seperti menghindarinya. Nyaris tak ada percakapan di antara mereka.

Sampai hari itu akhirnya datang. Tepat ketika Big Hit mengumumkan kalau Agust D akan comeback full album pada akhir bulan November, Sena menarik baju Yoongi ketika pria itu akan kabur lagi dari asrama.

Yoongi yang masih dalam bentuk Yoonji dan bertopi baseball hitam, menoleh dengan ekspresi tak suka. “Lepaskan.”

Sena menggeleng tegas. “Aku harus bicara denganmu dulu.”

Yoongi menyentak tangan Sena dengan kasar sampai membuat gadis itu memekik tertahan. “Tidak ada yang harus kita bahas, Nona.”

Sena masih dengan keras kepala menarik baju Yoongi saat pria itu akan membuka pintu. “Tapi kita harus bicara, Oppa! Kau harus jelaskan padaku kenapa tiba-tiba kau begini.”

Pria itu terdiam beberapa saat sebelum berbalik sambil mencekal erat pergelangan tangan Sena. Air mukanya dingin, dengan sorot mata tajam. “Atas dasar apa aku harus menjelaskan ini padamu, huh?”

Sena mengerjap terkejut mendengar kata-kata Yoongi. “Oppa … apa maksud—”

“Kau bahkan bukan siapa-siapaku. Jangan lakukan ini lagi, Nona. Urus saja urusanmu sendiri.”

Yoongi melepaskan cekalannya, lalu buru-buru keluar dari kamar asrama itu. Sena akan beranjak untuk mengejarnya tapi langkahnya berhenti begitu saja ketika pintu itu dibanting tepat di depan wajahnya.

Dia memaku untuk beberapa detik sebelum menjatuhkan dahinya ke badan pintu.

“Kau bahkan bukan siapa-siapaku … kau bukan siapa-siapaku … kau … kau … hiks … nappeun namja….”

.

.

Saat menunggu taxi, ternyata ada bus terakhir yang lewat. Yoongi pun memutuskan untuk naik bus.

Dia duduk di kursi sisi kanan paling belakang. Bertemankan anak-anak SMA bergender laki-laki yang terlihat berandalan. Merokok, seragam tidak rapi, rambut berwarna-warni.

Anak-anak itu sibuk membicarakannya, membuat sebuah rencana. Tapi dia sendiri malah sibuk memikirkan yang lain.

Siapa bilang kalau dia sibuk memikirkan comeback.

Pikirannya bukan ke sana.

Tapi tertinggal di asrama.

Dia merasa sangat bersalah telah bicara begitu pada Sena.

Pasti kata-katanya sangat menyakiti gadis itu.

Setelah apa yang telah mereka lalui bersama … bukankah kata-katanya terdengar sangat jahat?

Dipandanginya tangan kanannya yang tadi mencekal tangan kecil itu. Sekilas tadi dia bisa merasakan rasa hangat yang selama ini sudah tidak pernah dirasakannya. Kalau saja tadi dia menggenggamnya sedikit lebih lama, mungkin pertahanan yang selama ini dibangunnya akan runtuh.

Tidak. Dia harus benar-benar menjauh dari gadis itu mulai dari sekarang.

Dia sudah bertekad untuk menumpas habis tunas perasaannya sebelum tunas itu tumbuh menjadi pohon yang besar.

Sekarang dia serius soal hubungan mereka yang tidak boleh berlanjut ke bentuk hubungan apa pun. Sena harus menjadi Oh Sena si gadis biasa. Yang tidak mengenal Agust D, yang hanya berkumpul dengan trio berisiknya, yang over tingkat kepercayaan dirinya, dan tidak harus ikut pusing memikirkan dirinya.

Sena harus hidup seperti itu.

Ia pun menghela napas.

Tak lama kemudian bus berhenti di halte dekat apartemennya. Segera dia turun.

Hanya perlu berjalan lima menit untuk sampai di apartemennya.

Sebelum.

“Oh hai, Nuna.”

Seorang remaja berseragam tiba-tiba menghadang jalannya. Otomatis dia pun berhenti sambil menatap remaja itu bingung.

“Sendirian saja?” Remaja lain datang dari belakangnya dan langsung merangkul bahunya.

“Tidak baik loh sendirian malam-malam. Apalagi nuna cantik sepertimu,” celetuk remaja yang lain.

Tahu-tahu Yoongi sudah dikepung oleh lima anak SMA. Mereka dengan santainya merokok di depannya seolah asap rokok itu tidak mengganggu sama sekali. Ia pun reflek menutup hidungnya untuk mencegah bau menyengat itu memasuki rongga dadanya. Bisa susah kalau dia sesak napas sekarang. Hanya terhitung harian lagi dia akan melakukan comeback stage singkatnya.

Ia pun langsung menampik tangan remaja berambut merah, kemudian mengambil langkah lebar-lebar menuju apartemennya.

“Eit! Mau kemana, Nuna? Masa baru bertemu sudah main tinggal saja? Sakit hatiku.”

Empat remaja lain tergelak mendengar kata-kata si rambut kuning. Yoongi sendiri mendesis kesal sambil berusaha menyentak tangan itu.

Sial. Tangan itu terlalu keras kepala untuk ditaklukan oleh kekuatan perempuannya.

Oke. Mereka memaksanya untuk menggunakan tenaga lelaki.

“Aw! Astaga. Ternyata kau kuat sekali, Nuna.”

Yoongi hanya berdecak sembari melanjutkan langkahnya.

Namun sekali lagi langkahnya dipaksa berhenti.

“Minggir.”

Si rambut kuning malah menyeringai. “Kalau tidak mau bagaimana?”

Yoongi memutar bola mata jengah. “Minggirlah sebelum kalian menyesal.”

Lima anak SMA itu justru tertawa meremehkan. “Menyesal katanya. Astaga, ternyata Nuna ini selain cantik, lucu juga ya. Memang apa yang akan Nuna lakukan kalau kami tidak mau?”

Diberi hati, malah minta jantung. Ia membenarkan letak topinya sebelum menatap anak-anak itu satu persatu. “Kalau kalian tidak mau minggir, terpaksa aku akan memotong habis ‘gajah’ milik kalian.”

Reflek anak-anak itu menutup kepemilikan mereka.

“Wah jinjja. Kau ini benar-benar berani ya, Nuna.”

Yoongi menggendikkan bahu tak acuh, lantas berjalan melewati mereka.

Dan lagi-lagi, meskipun anak-anak itu sudah diancam, mereka tetap saja melarangnya untuk pergi.

“Eit! Tapi sebelum Nuna menghabisi milik kami, kenapa tidak dicoba dulu saja?”

Sesama laki-laki, mendengar kata-kata itu membuat Yoongi bergidik sendiri. Anak jaman sekarang mengerikan sekali ternyata.

Dan saat salah seorang anak akan menyentuh dadanya.

DUG!

Reflek tangan kanannya menyikut wajah anak itu.

BRUK!

Anak itu terjungkal dengan darah yang mengucur deras dari hidung.

“Sialan! Yaa kalian! Jangan diam saja! Tangkap dia!”

Seorang anak tiba-tiba sudah ada di belakangnya, menahan kedua lengannya. Sementara tiga lainnya berlarian mendekatinya.

Dia hampir saja menyerah dalam beberapa detik sebelum akhirnya mendapat ide.

Dia pun mengangkat kakinya dan BUG! Berhasil menjatuhkan seorang anak.

Lalu kepalanya menyentak ke belakang dan DUG! Berhasil menjatuhkan anak yang di belakangnya.

Sekarang sisa dua anak lagi.

Satu tendangan ke perut.

Satu pukulan di wajah.

Dia tidak sadar kalau anak yang pertama sudah mengambil sepotong kayu dan akan dilayangkan ke kepalanya.

Ketika dia menoleh….

“HUP! Mau apa kau, hah?!” Seseorang menerjang si remaja pertama dan mereka berdua langsung berguling-guling di tanah. Berhenti saat si pahlawan berada di atas. Tanpa menghabiskan banyak waktu lagi dia melayangkan pukulan ke anak itu. Masa bodoh dengan teknik, yang penting dia berhasil membuat penyok di wajah orang tersebut.

Yoongi sendiri terdiam di tempat berusaha mencerna apa yang sedang terjadi di depannya.

Tahu-tahu si pahlawan kemalaman itu menoleh padanya, membelalak seperti melihat marabahaya.

Dan memang dia melihat marabahaya.

“Yoonji awas!!! Di belakangmu!”

Terlambat.

Yoongi sudah terbanting ke tanah dengan keras oleh teknik jatuhan si rambut cokelat. Parahnya setelah itu si rambut cokelat berniat membuka jaketnya.

Mampus. Bisa gawat kalau dia ketahuan.

Untungnya, sebelum itu terjadi, Jungkook sudah menarik paksa si rambut cokelat dan memukuli wajahnya habis-habisan. Setelah itu dia menjatuhkan anak tersebut ke tanah dan menatap satu persatu siswa lain dengan tajam.

“Siapa lagi yang ingin melawanku, hah?! Ayo maju!”

Tiga anak sisanya yang masih terbilang sehat-sehat saja langsung berlarian pergi sambil membopong dua kawan mereka.

“Nah begitu! Pergi saja kalian, anjing pengecut! Aish, menyusahkan saja.”

Jungkook pun langsung berbalik. Buru-buru menghampiri Yoongi yang sekarang terduduk sambil menarik resleting jaketnya.

“Kau baik-baik saja? Tidak ada yang berdarah ‘kan?”

Yoongi menggeleng pelan. Jungkook menghela napas lega. Dia pun ikut duduk di sebelah Yoongi sambil mengusap dahinya yang basah karena keringat. Tadi dia berlarian datang begitu melihat Yoonji berkelahi dengan lima anak barusan. Beruntungnya dia belum terlambat.

“Mau kemana malam-malam begini?” tanya remaja itu setelah beberapa detik mereka hanya diam.

“Pulang,” jawab Yoongi singkat, tanpa minat.

“Hanya sendirian? Bahaya keluar sendirian malam-malam begini.”

Yoongi memilih mengabaikannya dan bangkit. “Terima kasih sudah menolongku. Aku harus pergi sekarang.”

Jungkook juga ikut-ikutan bangkit. “Eum. Hati-hati.”

Di saat Yoongi akan beranjak, Jungkook tiba-tiba saja menahan lengannya. Pria dewasa itu mengerutkan dahi bingung sambil menatap tajam Jungkook.

“Ada kotoran di rambutmu.”

Yoongi tak bergeming saat Jungkook menyentuh rambut palsunya, mengambil kotoran yang dimaksud itu.

Tapi entah bagaimana tiba-tiba dia merasakan kepalanya bergoyang.

Segera dia memegangi topinya.

Namun….

Wig?”

Yoongi menelan ludahnya paksa.

TBC

Cuma mau beritahu, HSG 1 bakal tamat di chapter 35 :”) Trus spoiler buat HSG 2, ntar tokoh utamanya ganti :”) ceritanya ganti :”) genre-nya nggak komedi kayak di awal2 HSG, jadi lebih ke drama, sad gitu :”) Mungkin ntar kalian bakal pindah bias lagi :v Pokok dinantikan aja yak ^^ 

Advertisements

19 responses to “Hello School Girl [Chapter 33] ~ohnajla

  1. Ketauan lagi????
    Oemjiiii….
    Siapa kak pemeran utama nya? Cewe nya jg bukan sena lagi ya? Yaaaaaah

  2. aduhh jungkook bakal tau kaga ya ? Entahlah,
    sena kau harus seterong oke,, yoongi melakukan itu buat kebaikan kalian..
    Oke, aku tunggu HSG 2 nya.. Jadi ini mau END gtu… Hwaithing thor

  3. Wihh jangan bilang ketauan sama jungkook nihh thor😂
    Berati kurang 2 chap lagi tamat dong? Masi garelaa aku tu😢
    Plis deh thor hsg 2 tokoh utamanya siapa?author jahat ihh udh bikin aku berpaling dari mphi gegara suga. Nanti mau dibikin berpaling ke sp lagi?😢

  4. Aish ketahuan lagi? Reaksi jungkook kayak si swokjin gak ya?

    Kirain HSG 2 masih yoongi sena. Tapi siapa? Ganti bias ya? Aku setia kok yoongi setia kok. Gk ganti lgi heheheheh

    Yooooongiiiii kenapa dingin banget??

  5. Astagaaa itu wig selalu bermasalah heem
    Btw sena kasian digituin yoongi 😦
    2 chap lagi eonni berarti???waah penasaran sama akhirnya, semoga yg terbaek buat mereka hehe
    Ooh HSG 2 bakal beda karakternya, aku kira bakal lanjutan dri HSG 1
    Okelah sangat ditunggu karya eonni yg lain..
    Semangat eonni

  6. Yahhhh ketauan ma jongkook kaya y…knp yoongi malah ngejauhin sena…kasian sena y….wahh siapa kira2 main cast HSG2 yahh….

  7. Wig wig lagi…omo 2 chapter lg tamat,sesuai prediksi q kemaren…bertambah satu lg yg tau klo yoongi adalah cowok,gmana reaksi jongkook yah..tp q yakin klo jongkook t orngx dewasa,ngak ky hoesoek yg nangis bawang bombay sambil nulis puisi klo dia tahu yoongi cowok…siapa thor cast Hsg 2,q msh berharap yoongi sm sena,hikssss

  8. masa joongkok bakalan tau kaya yang laen nya:’v ahhh. yoonji ternyata kamu jago juga berkelahi nya:’v

  9. Aaaa demi apa sekarang jungkook tau? Reaksi jungkook bakalan gimana?
    Tapi sumpah tadi bang agus jahat banget sakit hati ini liat lu kasarin cewek next yaa semangat buat HSG 2 kira2 siapa? Tetep member BTS kan ya? Semangat 2 chapter lagi 🙂

  10. wihh ketauan lagi,-
    reaksi jungkook ggimna niehh
    demi apa cuma smpe 35 chap doang eon??
    castnya bts or exo? atau yg lain?
    genre nya jangan sad2 bngett ya eonn ntar nyelekittt
    atitt tauu :v

  11. yess ketauan lagi haha(?)
    ko sakit ya yoongi mau jauhin sena tapi ga gitu juga kan caranyaa yg disini sakit tau/? :”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s