Stay [Chapter 8] #HSG Book 2 ~ohnajla

ohnajla || romance, drama || Teen || chaptered

Sequel dari Hello School Girl 

Terinspirasi dari: Missing You (Lee Hi), Say You Won’t Let Go (John Arthur), Treat You Better (Shawn Mendes), When I Fall in Love (Bolbbalgan4), Wish You Were Here & My Happy Ending (Avril Lavigne)

Cast: Oh Sena (OC), Oh Sehun (EXO, cameo), BTS Member, EXO member, Yoon Hee Joo (OC), etc.

**

Previous Chapter

Sena datang lagi ke apartemen Agust D.

Padahal dia sendiri tahu kalau tempat itu pasti akan kosong, dan dia juga tahu kalau dia hanya akan disambut dengan benda-benda mati di sana.

Tapi bukan Sena namanya kalau dia dengan begitu mudahnya menyerah meskipun hanya mendapat hasil kosong saja atas kepergiannya ke sana.

Dia seperti biasa akan berbaring di sofa kesayangan Yoongi.

Dulu, mungkin Yoongi akan mati-matian mengusirnya, dan mengomel macam-macam karena sudah dengan seenak jidat masuk ke apartemen orang.

Tapi sekarang, jangankan diomeli atau diusir, mau mencoret-coret dinding saja yang punya apartemen tidak akan protes.

Karena memang sudah tidak ada siapa-siapa lagi di sini.

Dia menghela napas berat.

Sekarang hubungan mereka benar-benar sudah berakhir. Sudah tidak ada komunikasi dalam bentuk apa pun lagi. Dia tidak menghubungi Yoongi, begitu juga dengan Yoongi. Meskipun dia masih sering datang kemari dan memastikan keadaan pria itu dari semua akun sns-nya.

Mungkin pria itu telah melupakannya.

Tentu saja tidak sulit bagi Yoongi untuk melupakan dia.

Bahkan tidak heran juga kalau Yoongi sudah mendapat gandengan lain dalam waktu dekat.

Drrt. Drrrt.

Cepat-cepat dia mengambil ponselnya yang barusan bergetar dari dalam saku.

Apa mungkin dari Yoongi?

Harapan yang tinggi itu mendadak berubah menjadi kekecewaan kala nama Kook-lah yang muncul di layar ponselnya.

Sekali lagi dia menghela napas.

Ogah-ogahan membuka pesan dari pria itu.

Kau ada di apartemen sekarang? Kalau kau tidak ada acara aku ingin mengajakmu makan di rumahku.

Tanpa pikir panjang Sena pun mengetikkan balasan.

Mian, aku sedang tidak di apartemen. Mungkin lain kali.

Ya, mungkin lain kali dia akan menerima tawaran pria itu untuk makan di rumahnya bersama keluarga Jeon. Sekarang ini dia masih tidak mau diganggu karena dia sangat rindu dengan apartemen yang sudah tidak dikunjunginya selama 5 hari ini –karena jadwal kuliah yang begitu padat.

Dia pun membalik badannya ke kiri.

Memutuskan untuk memejamkan mata sebentar sebelum kembali ke apartemennya sendiri.

Tanpa sadar dia jatuh tidur. Begitu lelap sampai-sampai dia juga tidak menyadari bahwa di tengah malam ada seseorang yang masuk ke apartemen itu.

Orang itu berjalan pelan-pelan sampai nyaris tidak membuat suara.

Langkahnya terhenti begitu sampai di dekat sofa yang ditiduri Sena.

Tidak ada pergerakan apa pun dari orang itu. Hanya terdengar suara deru napas yang teratur dari mereka berdua.

Kemudian kaki itu melangkah mendekati sebuah buffet di mana alat pemanas ruangan berada. Alat itu dalam keadaan mati sebelum akhirnya dinyalakan olehnya. Setelah mengatur alat itu untuk mampu menghangatkan seluruh ruangan ini, ia pun kembali ke dekat sofa itu.

Kali ini dia tidak hanya diam di tempat. Namun mengulurkan tangannya sampai menjangkau kepala Sena. Sampai tangan besarnya mampu merasakan bagaimana lembutnya rambut navy black tersebut.

Sena menggeliat kecil karena merasa tidak nyaman.

Orang itu buru-buru menarik tangannya dan berusaha menahan napas.

Bibir mungilnya membentuk garis tipis setelah Sena kembali tenang.

Ia mengusap kembali rambut tebal Sena yang masih memberikan sensasi geli di perutnya.

Lalu pergi lagi setelah mendaratkan kecupan ringan di dahi gadis itu.

.

.

Sena terbangun esok paginya. Dia tidak langsung pulang ke apartemen, melainkan pulang ke rumah ayahnya. Karena hari minggu memang, kuliah sedang libur. Dia selalu disibukkan dengan pembinaan khusus tentang mengurus perusahaan dari ayahnya setiap sabtu minggu. Baru kembali ke apartemen lagi hari Senin.

Dan di hari itulah dia tidak menemukan batang hidung Jungkook di lift, maupun di kampus. Awalnya dia tidak peduli. Paling-paling Jungkook ada di rumah orangtuanya.

Nyatanya….

Orangtua Jungkook meninggal tepat hari itu juga.

Jungkook melambaikan tangannya tepat di depan wajah Sena yang sejak tadi terus saja menatapnya. Saat ini mereka sedang ada di apartemennya. Sena ingin menonton DVD bersamanya, kata gadis itu. Dan mereka pun berakhir di sini. Tapi bukannya menonton DVD, Sena justru menatapnya tanpa henti.

Yaa, DVD-nya di depan. Kenapa malah melihatku?”

Sena tersenyum geli. Dia pun menangkap tangan Jungkook lalu menyampirkannya kembali di bahunya. Sementara dia sendiri menyandarkan kepalanya di bahu Jungkook dengan nyaman, masih tetap bertukar pandang dengan pria itu.

“Wajahmu yang jelek itu jauh lebih menarik dari filmnya, Kook-a. Salah sendiri punya wajah jelek seperti itu.”

“Begitu ya? Wajahmu juga terlalu cantik, aku sampai tidak bisa berpaling dari film-nya.”

BUG!

“Jadi kau lebih suka pemeran wanita di film itu daripada aku?”

Jungkook tersenyum lebar sambil mengusap perutnya yang menjadi korban pukulan Sena barusan.

“Tentu saja aku lebih menyukaimu. Tidak mungkin aku tidak menyukai cinta pertamaku sendiri.”

Jawaban itu sukses membuat Sena terkekeh malu dan mencubit pipi Jungkook dengan gemasnya. “Kau ini terlalu pintar ya mengambil perasaanku. Membuatku jadi benci sekali padamu.”

Jungkook ikut-ikutan mencubit pipi Sena sambil mengikis jarak di antara wajah mereka. “Salahmu kenapa kau selalu tampak cantik di depanku.”

Mereka pun tertawa bersama.

Tahu-tahu mereka sudah mengabaikan film tersebut secara sepihak.

Tawa Sena pun pudar ketika dia menyadari sesuatu. Sesuatu yang menjadi alasan kenapa tadi dia lebih memilih menatap Jungkook daripada menonton filmnya.

Jungkook sepertinya menyadari itu dari raut wajah gadisnya. Dia pun tersenyum dengan lembut dan melalui tatapan matanya mempersilahkan Sena untuk bicara.

“Jungkook-amianhae….”

“Untuk?”

“Harusnya aku menerima tawaranmu untuk makan di rumahmu. Sekarang aku menyesal. Kalau saja aku tahu kalau hari itu adalah detik-detik terakhir orangtua dan kakakmu di dunia ini … aku….”

Sena menatapnya nanar, yang hanya dibalas dengan senyum hangat yang belum pudar di wajah tampan Jungkook. Dia sungguh menyesal telah mengabaikan ajakan Jungkook waktu itu. Malah mementingkan urusan yang meaningless padahal ada urusan lain yang lebih penting. Itulah kenapa sejak hari itu dia sudah tidak datang ke apartemen Yoongi lagi. Datang ke sana hanya akan mengingatkannya pada hari itu. Yang kemudian membuatnya makin menyalahkan diri sendiri, menyesal dan tentu saja merasa bersalah pada Jungkook.

“Itu bukan salahmu. Gwaenchana. Lagi pula semuanya sudah berlalu. Aku juga tidak tahu kalau itu adalah hari terakhir aku melihat mereka hidup dan baik-baik saja. Toh aku juga hanya iseng mengajakmu. Aku sering menceritakan tentangmu pada mereka, kurasa dengan membawamu ke sana mereka akan tahu kalau aku menyukai orang yang benar. Kuharap juga, kita bisa bertemu mereka lain waktu, tapi ternyata takdir berkata lain. Tidak ada lagi lain waktu. Semuanya sudah selesai.”

Pernyataan Jungkook itu makin membuat Sena menyalahkan dirinya sendiri. Bayangkan betapa jahatnya dia telah menolak ajakan Jungkook waktu itu. Pasti keluarga Jungkook sangat penasaran seperti apakah rupa seorang Sena yang selalu diceritakan maknae mereka. Apakah mungkin dia sebaik yang Jungkook ceritakan? Atau malah sebaliknya? Brengsek dan tidak tahu diri?

Sudah pasti opsi kedualah yang paling cocok untuk mendeskripsikan dirinya.

Gadis yang tidak tahu diri. Di mana dulu dia malah memperjuangkan orang-orang yang berusaha menjauhinya, memanfaatkan perasaan cinta Jungkook untuk kesenangan pribadinya lalu sekarang dia tidak ingin Jungkook beralih pada siapa pun selain dia. Jungkook hanya harus melihatnya. Hanya boleh mencintainya, dicintainya dan dimilikinya tentu saja.

Betapa egoisnya seorang Oh Sena.

Sentuhan Jungkook di pipinya akhirnya menyadarkannya bahwa air matanya mengalir sekarang. Dia pun menyandarkan kepalanya kembali di atas bahu Jungkook. Memejamkan mata sambil menikmati skinship service yang diberikan pria itu.

Bagaimana jika waktu itu dia menerima ajakan Jungkook? Apakah ending-nya juga akan sama seperti ini?

TBC

Maaf sering ga fast update akhir-akhir ini T^T lagi sibuk banget akuh T^T mau UAS, ngurusin kerjaan kantor, kursus ._. Semoga kalian tetep terhibur ya sama ceritanya :”) 

 

Advertisements

12 responses to “Stay [Chapter 8] #HSG Book 2 ~ohnajla

  1. Sena nya jadi nyesal sendiri deh, itu yang datang yoongi bukan ?
    Jangan merasa bersalah lagi sena, jungkook aja udah gak apa-apa kok.

  2. Hihihi… maaf ya ak muncul komenx d bbrp part aj..
    Ak maraton baca ff nya dri book 1
    Ak jrg bgt baca ff yg castx bts
    Ceritax bgs kok…
    Jgn d rubah laahh.. udh oke ini..
    Klw book 1 senax kekanak2an khas cinta2an ank sekolah klw book 2 dya makin dewasa
    Wajar lah klw dya lebih milih jungkook dri pda august d.
    Well, cwek btuh kepastian kan..

    Suka sm km yg critainx pake flash back d tiap chapter
    Mulai ngerti knp mreka mulai brg2 but ak hrp it bukan simpati sena aj kan ya? Hahahahaha

    Jd penasaran cra jadianx gmn sii? Bukanx jungkook ga mau d bantu? Ko mlh jd asistenx sena?

    Oia 1 lgi ak pnasaran..
    D book 1 km terinspirasi dri mana critanya? Dri drama ma boy kah?
    Soalx critax mirip… tp endingnya beda

    Waahh maaf ya kepanjangan..
    Haha
    D tunggu chap slanjutnya…

    • iya, di book 1 aku terinspirasi dari drama ma boy, lupa gak kutulis 😀
      komenmu panjang banget sumpah ._.
      loh, berarti sampe chapter ini belum diceritakan gimana mereka jadian yak? ._.
      para readers-ku mesti agak ‘gila’ :v #maaf #ngambil_dari_omongannya_suga :v kalian itu rela baca maraton padahal cast-nya bukan cast favorit :”)
      pokoknya makasih ya udah komen :* aku suka komen panjang lebar kayak gini, jadi aku ngerti gimana pikiran para readers soal tulisanku :”) ditunggu aja ya kelanjutannya ^^

      • Hahahaha…
        Naahh bner ternyata dari maboy…
        Iyaa belum d critain gmn jadianx jungkook sena.. ato ak yg kelewatan? 🤔🤔
        Awlx ak baca chap 6 book 2
        Trus mundur k chap 1 book 2 akhirnya baca maraton book 1 krna penasaran sm Cinta ga move on nya sena
        Iyaa

        bts yg ak tau cm jungkook sm v
        Makax wkt book 1 ak skip ga baca..
        Walaupun sering lihat updatetanx d recent post… 😅 *peace
        maapp yaa..
        Hahaha..
        Ak bca krna tertarik sm critanya.. walopun ga bsa bayangin castx tp suka sm karakter tokohx mkx ttp baca

        Komenanx panjang amat yaa..
        Soalx ak tumpuk 1 sii..
        Ak rangkum smwx abs nyelesain baca
        😅😅😅😅

        Okeoke.. d tunggu..
        Km author yg plg sering update kykx..
        Jjang!!!😄👍

  3. Yang waktu itu dateng ke apartemen yoongi kah?
    Aku jadi berharap udahlah sena nikah sama jungkook aja biar sama yoongi cuma kakak adek doang 😀 tapi itu sih ya terserah author wkwk

  4. Jadi ssperti yang udah kakak bilang diawal. Yang inti nya “mungkin kalian bakal pindah bias karna main cast nya ganti” daaaaaan well.. Tebakanny benar. Aku merasaaaaaaaa mulai berpaling lagi ke Jk. 😂😂😂 #memang lah aku ini labil tingkat dewa.
    Daaan… Aku masih tetap akan berharap kalau yoongi bakal balik dan kembali merebut cinta Sena 😂😂
    Tapi itu nyakitin buat Jk sih kak. Aduh bimbang deh bimbang.

  5. Itu siapa yang dateeeng?yoongi?jungkook?apa chanyeol?heeemm
    Dugaan kuat yoongi
    Jadi itu ya alesan sena ga dateng ke apartment yoongi lagi
    Tapi sena skrg sukanya sama jungkook kan yaa
    Sena jgn sampe nyesel yaa, jaga jungkook baik” hehehe
    Selamat UAS eonni, semoga dimudahkan dlm semua urusan dan cepet updatenya heheheh

  6. aku penasaran siapa yg datang ke apartement yoongi waktu sena ada di situ bikin penasaran aja, sena sama jungkook aja aku ikhlas – aku ikhlas #Bener

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s