Pain of Love (9)- QueenX

Pain of Love (9)

c1

Author

QUEENX

Genre : HURT

Length : Series

The Cast :

OC

Jeon Jungkook

Rating : Teen

 

Sebelumnya di PAIN OF LOVE

 

“Mengapa seharian kemarin ponselmu tiba-tiba saja tak bisa kuhubungi?” tanya Jungkook saat Alice baru tiba di dalam kelas.

“Tanyakan saja pada ponselku, mengapa harus bertanya padaku.” Balas Alice ketus.

Jungkook menyerngit heran. Seingatnya ia sama sekali tidak berbuat hal jahil ataupun kejahatan pada gadis yang disukainya itu, mengapa tiba-tiba saja Alice berubah menjadi ketus padanya?

“Ponsel itu kan milikmu, jelas aku harus bertanya pada pemiliknya, lagipula ponsel kan benda mati, bagaimana mungkin bisa menjawab pertanyaanku.” Balas Jungkook kemudian.

“Kalau begitu anggap saja aku seperti ponsel itu, sama-sama benda mati. Tidak akan menjawab meski kau bertanya berulang kali!” tukas Alice.

Jungkook semakin kebingungan. Perempuan memang memiliki sejuta definisi, lebih dari itu mungkin. Salah satunya ya ini, ia akan meminta pria untuk menerka-nerka ada apa gerangan dengan dirinya hari ini. Perempuan memang rumit, tapi Jungkook merasa ibunya tak serumit itu, apalagi jika diajak berdiskusi tentang uang sakunya, ah tidak, ia segera menggeleng, ibunya lebih rumit dari Alice saat diajak membahas mengenai uang saku, apalagi meminta kenaikan uang saku.

“Apa yang terjadi denganmu? Mengapa tiba-tiba saja bersikap ketus padaku? Apakah aku melakukan kesalahan?” tanya Jungkook kemudian.

“Tanyakan saja pada dirimu sendiri!” jawab Alice singkat dan ketus.

Nah, kan? Lihat sendiri. Jungkook hanya bisa menggeleng dan menyerah. Ia kembali ke bangkunya namun tatapannya masih tertuju pada Alice yang memasang wajah kesal di pagi hari. Mungkin Alice sedang PMS, ya akhirnya Jungkook menyimpulkan begitu. Ibunya juga kadang akan mengamuk tidak jelas pada ayahnya saat mengalami PMS, meski Jungkook tidak tahu apa kepanjangan dan arti dari PMS, intinya PMS adalah saat dimana seorang laki-laki serba salah di depan seorang perempuan dan tidak ada cara lain selain membiarkan perempuan itu untuk sendiri dan diam tanpa gangguan dari siapapun sekalipun gangguan itu hanya berupa teguran.

#

Momentum saling diam satu sama lain itu berlanjut sampai jam pulang sekolah berlangsung. Seisi kelas juga dibuat bingung oleh Alice yang tidak seramah biasanya saat ditanya tentang pelajaran yang tidak mereka mengerti. Alice bahkan melemparkan tatapan tergalaknya pada orang yang berani menghampiri mejanya.

Saat pulang sekolah, diam-diam Jungkook membuntuti Alice dari belakang. Alice sudah mengetahui itu, ia sebenarnya tidak mau berlama-lama marah dengan sahabat sekaligus pria yang ia sukai, apalagi hanya karena Jungkook menyebut nama Hyejin, Jungkook sudah berjanji dan membuktikan pada Alice kalau ia sudah tidak lagi menyukai Hyejin, seharusnya Alice tidak perlu semarah itu, apalagi Jungkook dan dirinya sudah bersahabat lama.

Di tengah lamunannya, tidak sadar Alice menginjak tali sepatunya sendiri dan ia nyaris terjungkal karena ulahnya sendiri, namun sekali lagi, ia jatuh dalam tangkapan seseorang, orang yang sama yang menolongnya kemarin saat tertabrak oleh beberapa orang karena dia sedang melamun lagi, dan kali ini Jungkook kalah cepat dengan orang tersebut.

“Kau lagi.” Ucap pria itu sambil tersenyum.

“Suka sekali ya melamun sambil berjalan?” sambungnya.

Jungkook buru-buru menghampiri  mereka berdua dan melepaskan rangkulan pria tersebut dari pinggang Alice.

“Terima kasih sudah membantunya. Ayo pulang.” Jungkook kemudian menarik salah satu lengan Alice.

Chanyeol dibuat terpanah dengan kedatangan Jungkook yang tiba-tiba. Baru beberapa langkah berada di depan Chanyeol, Jungkook menghentikan langkahnya dan memperhatikan tali sepatu Alice yang belum terikat. Ia kemudian berjongkok dan mengikat tali sepatunya.

“Dasar ceroboh.” Lirihnya.

Dan tanpa Jungkook sadari, Alice dibuat tersenyum oleh ucapan dan tindakannya secara tiba-tiba barusan. Beberapa meter dari tempat Alice berada, Chanyeol dibuat terpanah oleh senyuman manis Alice.

Dia bahkan tidak tersenyum semanis itu saat kutolong kemarin.’ Batinnya.

Pandangannya ia alihkan pada pria yang berjongkok di depan gadis itu. Pria itu kemudian berdiri, menatap padanya sejenak lalu menggenggam tangan Alice dan membawa Alice pergi meninggalkan sekolah.

*

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

 

Advertisements

7 responses to “Pain of Love (9)- QueenX

  1. Aihh kapan coba kookienya ngungkapin perasaannya
    padahalkan alice udah ngode
    tapi jjk nya gak peka

  2. jungkook mulai cemburu nih, kapan mereka mengungkapkan perasaan masing-masing, bikin greget aja aku bacanya,

  3. Kookie kapan kamu bakal tau kalo alice itu cemburu sama kamu…
    Jangan lagi ngebahas yang namanya hyejin itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s