Love Means Evil (1. Pride)

warning : harsh words.

Title : Love Means Evil

Cast : Kim Jongin, OC

Rating : PG17+

Genre : Psychology, Angst, Romance

Author : Jongchansshi

Previous : Prolog

***

Song Heejin, 27 tahun, seorang lawyer yang didiagnosa skizofrenia tahap berbahaya setelah melakukan pembunuhan terhadap anggota dewan legislatif secara keji. Dalam catatan psikiatriknya, gadis itu disebut-sebut menyiram asam klorida ke alat kelamin korbannya sebelum bagian itu ia potong-potong, korban yang merupakan lelaki berumur 53 tahun itu mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan, dengan seluruh bagian tubuh hancur karena cairan kimia keras tersebut.

Song Heejin dituntut jaksa hukuman mati, sayangnya tidak ada bukti yang mencukupi. Dia yang seharusnya diputus bebas dan tidak bersalah, berakhir mendapati rumah sakit jiwa sebagai tempat rehabilitasi mentalnya yang dianggap terganggu dan sebab utama atas kejadian mengerikan tersebut. Ini yang menjadi asal muasal kenapa gadis secantik Song Heejin berada diantara kerumunan orang gila di Dojeon.

Karena dia juga gila.

Well, Heejin sama sekali tidak memiliki teman di Dojeon. Jangankan teman, yang berani menatapnya lama-lama pun tak ada. Auranya dingin, ditambah desas-desus mengenai pembunuhan gila yang ia lakukan membuat beberapa orang terang-terangan menjauhinya, bahkan mengejeknya, apalagi yang masih merasa waras. Heejin tidak pernah menunjukkan kepeduliannya. Dia makan, mengikuti jadwal konsultasi, tidur, kemudian makan lagi. Begitu terus tiap hari. Sampai seorang Psikiater baru yang sinting datang dan mengganggu kehidupannya di Dojeon yang awalnya tentram.

“I still remember you, Song Heejin, the girl who was famous as the prettiest, the smartest, the richest and the kindest student at school.” Itu adalah kalimat pertama yang diucapkan Kim Jongin, psikiater baru yang telah dicap sinting oleh Heejin ketika pria itu mengunjungi kamarnya. Nada bicaranya ramah, Heejin mendengar desas-desus mengenai pria ini dari suster-suster berbadan besar yang bekerja setengah hati, dia idola baru di Dojeon. Ya, dia punya tampang dan style, tingkahnya juga seperti lelaki sopan dan baik-baik. Sayangnya, Heejin mengenal pria ini lebih awal dari siapapun yang ada di Dojeon. “Kau masih ingat siapa aku?”

Heejin hanya memberikan cibiran tidak tertarik. Dia merasa terhina melihat nametag yang menggantung di depan dada Jongin. Dr. Kim Jongin, M.D., menunjukkan bahwa pria itu lulusan kedokteran di Amerika ataupun Eropa. Fine, Heejin sangat yakin itu palsu. Dia menjawab dalam hati pertanyaan dari Jongin. Benar, Heejin masih mengingat pria itu. Lelaki paling nakal, brengsek, pembuat onar nomor satu, ranking terakhir di sekolah. Masa depannya diramalkan suram. Seharusnya dia menjadi gembel ataupun hal lain yang lebih buruk, bukannya berdiri dihadapannya dengan pekerjaan dokter.

“Jika kau lupa, aku akan memperkenalkan diri sebagai seseorang yang telah menghancurkan image sempurna-mu sewaktu sekolah.” Lanjutnya sembari mengeluarkan senyuman manis, membuat mulut Heejin yang sejak tadi membisu mulai bergerak ingin menyerapa.

Heejin tentu tidak akan pernah melupakan Kim Jongin dan kejadian menyebalkan yang disebabkannya. Kejadian yang membuat Heejin membenci Kim Jongin setengah mati. Pria ini tidak waras, doktrin tersebut bahkan sudah mendarah daging melekat dalam benak Sojin. Ayolah, Kim Jongin adalah si brengsek yang telah menghancurkan masa SMA-nya yang sempurna. Heejin yang awalnya menjadi pujaan di sekolah malah menjadi bahan cacian berkat pria gila itu,

Bagaimana tidak? Jongin, dengan brengseknya menyebarkan foto telanjang Heejin ketika mabuk, menghancurkan gambaran tanpa cacat darinya dalam sekejab! Heejin bahkan dimasukkan ke ruang bimbingan konsling waktu itu untuk yang pertama kali, anak sekolah dilarang minum alkohol. Heejin merasa dunia benar-benar tidak adil. Yang seharusnya mendapati hukuman moral itu Kim Jongin, dia yang menjadi akar masalah tersebut. Tapi kenapa malah Heejin yang harus menanggungnya?

Sebagai informasi, Kim Jongin adalah makhluk yang paling tidak ingin dia temui di dunia, Heejin bahkan lebih baik bertemu Lee Jinseok, anggota dewan yang menjadi korbannya dalam wujud hantu daripada Jongin yang selalu memberi kesialan untuk hidupnya.

“Bajingan.” Rutuknya.

Jongin mengeluarkan tawanya setelah mendapati raut Heejin yang semakin masam. “Siapa suruh menolak jadi pacarku? Lagipula aku masih baik hati karena masih menyensor setengah badanmu. Well, sebetulnya aku sama sekali tidak rela berbagi dirimu dengan siapapun. Tapi kau terlalu kurang ajar makanya harus diberi pelajaran.” Ceritanya santai, seperti yang diucapkannya barusan sama sekali bukan hal yang besar. “Omong-omong, aku masih menyimpan yang full version. Lumayan untuk menjadi mainanku jika merindukanmu.”

“Bisakah kau berhenti menggangguku?” Tanya Heejin berusaha tenang, emosinya sudah mencapai ubun-ubun. Jongin terang-terangan melecehkannya, lagi. Dia ingin sekali mencekek lelaki yang baru ditemuinya setelah bertahun-tahun ini sampai mati. Kim Jongin telah membuat darahnya mendidih di saat pertama kali mereka bertemu setelah hampir sepuluh tahun. “Kau tidak tahu siapa aku? Aku akan dengan senang hati menyiram penismu dengan HCL.” Ancamnya dengan raut dingin. Well, secantik dan semenarik apapun Song Heejin, tetap tidak ada satupun lelaki yang berani mendekatinya apalagi mengganggunya semenjak menyebarnya berita itu.

Jongin tertawa. Bukannya menjauh, ;elaki itu duduk di tepi ranjang Heejin dan menatap sinis ke arah nametagnya. “Catatan psikiatrikmu seperti cerita fiksi.” Balasnya santai. “Aku mengenalmu cukup baik untuk percaya kau bukan pelakunya.” Pria itu melanjutkan sembari menatap ke arah wajah cantik Heejin, sedangkan gadis itu langsung buang muka. “Kau bahkan pernah aku telanjangi.” Ingatnya.

“FUCK OFF!” Heejin menyerapah. Dia menggerakan tangannya untuk menampar wajah pria itu, sayangnya Jongin terlalu pintar mengelak. Tidak mudah untuk memukul pria itu. Jongin tertawa, lagi. Menikmati pemandangan dimana Heejin tengah menghembuskan napasnya yang memburu.

“Kau semakin cantik ketika marah.” Pujinya, disertai tawa mengejek. “Kuberitahu, kau akan terus-terusan melihatku. Aku psikiater tetap disini.” Ucapnya santai. Bisakah Jongin menyimpulkan kalau Heejin satu-satunya orang di Dojeon yang kentara tidak suka setelah dia memberitahu mengenai ini? Jongin berdiri, tangannya ia selipkan ke dalam saku celana. Pria itu menatap ke arah Heejin yang masih berada di atas tempat tidur. “Menikahlah denganku, aku akan mengeluarkanmu dari sini. Kau juga bisa menikmati keuntungan lainnya.”

“Tidak, brengsek.” jawab gadis itu langsung, tidak perlu berpikir. Di matanya, menikah dengan Jongin jauh lebih buruk daripada kematian.

Jongin berdecak, “kupikir aku sudah mengingatkanmu mengenai apa yang kulakukan ketika kau menolakku dulu.” Gumamnya disertai tawa yang masih santai. “Aku tidak pernah suka apabila gagal mendapatkan apa yang ku-mau.” Lanjutnya pura-pura sedih. Dia menatap Heejin lagi setelah memperhatikan ruang inap Heejin, salah satu ruangan terbaik di Dojeon, gadis ini belum kehilangan keluarganya yang kaya raya. “bolehkah aku tahu alasanmu menolakku?” dia bertanya dengan nada yang dibuat-buat, membuat Heejin semakin geram dan ingin melemparkan sesuatu ke wajahnya. Seharusnya Heejin tidak memiliki alasan apapun menolak Jongin. Dia sudah memiliki segala sesuatu yang diinginkan perempuan terhadap laki-laki sebagai calon suami.

“Kau sinting, Kim Jongin. Itu sudah menjadi alasan paling cukup.”

“Kau juga sinting.” Ingatnya. “Kalau begitu kita sama-sama sinting, benar? Kita cocok.”

“Tidak. Kita tidak akan pernah cocok. Aku lebih baik mati daripada berada dalam hubungan denganmu!” titah gadis itu telak.

Jongin tidak terlihat tersinggung, dia malah tersenyum lebar ke arah Heejin, mengeluarkan tawa meremehkan. “Baiklah jika itu pilihanmu.” Gumamnya pasrah, hanya belagak pasrah. Tapi Heejin tahu lelaki ini pasti memiliki rencana jahat untuknya. Dan dia tetap tidak menyesal dengan segala yang diucapkan ataupun dipilihnya.

Benar saja, tidak sampai satu jam Jongin meninggalkan ruangannya, gadis itu tiba-tiba dipindahkan ke ruang bangsal yang disebut sebagai penjara wanita yang suka melakukan kekerasan. Tentu saja Heejin menjadi sasaran empuk untuk dibully sekaligus dijadikan mainan oleh mereka yang kelaparan untuk memukul orang. Itu semua ulah Jongin. (yang diprolog)

Heejin tahu betul bagaimana Jongin. Dia melakukan segala hal kotor dan sinting untuk mendapatkan yang dia mau. Apalagi posisi mereka dalam keadaan yang sangat tidak adil seperti sekarang. Jongin akan menang telak, tapi Heejin tidak akan memedulikan hal itu. Dia tidak pernah takut kepada Jongin, dan dia tidak akan pernah mengalah kepada pria itu. Apalagi menuruti maunya untuk menjadi istrinya. Jongin gila, kan? Ya, Heejin tahu ini semua adalah jebakkan. Dan dia tidak terlalu bodoh untuk masuk perangkap secepat itu.

***
dont forget to do vomments ya. also posted on https://www.wattpad.com/story/103691984-love-means-evil-kai-exo

Advertisements

89 responses to “Love Means Evil (1. Pride)

  1. Writer-nim selalu khas dgn karakter jongin yg gila. but, i think kalo di kehidupan nyata dia itu sbnrnya cute. Aku suka dgn cara penulisan kamu. Walaupun agak mature tp aku suka. And im 19y.o now. Heheh..

  2. Itu sih kai karakter y serem, kayak psycho akut
    Tapi sih heejin juga serem
    Berarti dimasa lalu mrka pernah dkat, perlu kejelasan masalalu mrka
    Keep fighting 😀

  3. ohhhh ternyata jongin itu sudah terobsesi sama herjin saat sma
    kirain pas di rumah sakit jiwa dia mulai suka sama heejinnya
    aku suka banget sama karakter jongin yang kayak gini, cocok
    jongin oppa sering-sering muncul dong pake karakter kayak aku pasyi baca ffnya
    hhehehe
    maklum saya penggemar genre psicology dan psycopath
    gomawo<3<3

  4. Yaampun sama-sama gila haejin jongin. Bagaimana kisah mereka semasa sma? Knp jongin bisa sgtunya ingin menikah sama haejin

  5. author aku udah 17+ ko. jebal give me the password ya. ini aku tadinya bingung kenapa heejin benci banget sm jongin eh ternyata haha. jongin juga sama aja ya kaya heejin

  6. Wah jongin ga main main yah, haejin di masukin ke penjara bawah jg,
    Terbongkar sudah penasaran di prolognya,
    D tunggu kelanjutan nya,

  7. Keknya muka-muka jongin tuh pantes dibuat ff yang kek beginian, wkwk entah kenapa rasanyaaaa pas bangeet ama muka kurang ajar(ganteng) jongin. Btw kak, suka bahasa inggrisnya, jarang loh ff indo yang banyak inggrisnya

  8. Wah wah suka banget sama karakter si jongin yang gilanya keren abis. penyampaiannya juga bagus thor jadi feelny dapet

  9. aku suka ff ini kak..
    maaf aku malah lebih dulu koment di chapt 2..
    but, aku bener2 suka bngt sama ff yng gendrenya kaya gini..

  10. Baru part 1 aja udah keren gini,btw suka sama karakternya dan penasaran ntinya perasaan mereka berdua,duhh pengen baca terus nihh keep writing

  11. As always daebak tulisannya kak bina ngena di hati banget kalo udah soal blangsakin jongin dah. Author fav gue banget kalo soal psycho mah. Gaada duanya. Sadessss as always🖒🖒🖒🖒🖒

  12. Si jong tau kalo heejin ga mampu mlakukan itu why????
    Lah….si jong kejam juga ya mmbiarkn cw y di suka digituin….wah daebak….

  13. Baru baca! Wkwkwkw Selalu suka sama karakter jongin yg ‘gila’ kek gini wkwkwkwk, heejin tuh ga beneran gila kan ya? :’btw ceritanya bagus, selalu bagus dehhhh heheheh, aku lanjut baca yg part berikutnya kalo gitu

  14. Jongin lagi lagi jadi cowo br#ngs#k yaa.. tp disini cewenya juga rada deh, eh tapi kata jongin pelakunya bukan heejin ya? Hmm jadi penasaran baca kelanjutannya… btw sering deh ada kisah dokter jiwa di rsj ikutan gesrek wkwk, kali aja gegara tiap hari liat yg gesrek gesrek ya wkwk…

  15. Si jongin kalo udah di ff kaya gini nih .. gila.. btw ,, jalan ceritanya kaya di the wounded soul .. bedanya jongin lebih agresif, terang terangan brengseknya .. kalo sehun di the wounded soul lebih ke tipe cowo baik , cool, misterius .. tapi sama sama brengsek juga .. pokoknya aku suka ff buatan kamu .. apalagi temanya dokter dokter pshyco kaya gini ….

  16. nah yg beneran gila disini siapa??jongin apa heejin..itu beneran heejin punya penyakit kejiwaan dan bunuh orang?

  17. ohh jadi jongin itu udah kenal sm heejin dari sekolah dulu
    wahh jongin gila nju nyebar nakednya heejin keterlalulan, keknya obsesi yah? bukan cinta
    bayangin kalo mereka menikah heejin bakal mati berdiri mungkin yah😂😂😂

  18. Bagus kok, disini karakternya jongin mulai keliatan. Tapi sayangnya ceritanya kurang panjang hehehe, trs karakter si heejin yg begitu benci sama jongin kentara banget apalagi yg dia blg lebih baik mati dari nikah sama jongin atau apalah itu hehehe. Aku sukaaa!! Karena seru, menegangkan, dan bagus lah pokoknya. Tapi panjangin lg thor setiap part nyaa

  19. Waahh jongin bener” gilaaa!! Tapi aku suka karakternya 😀 pasti ada sesuatu yang terjadi nantinya. Hahaaha (tawa evil)

  20. Lagi lagi author buat cerita yang menistakan Jongin wkwk tapi so far aku suka banget sama ide ide cerita author yang beda dari yang lain hehe, laf laf deh

  21. Oo mulai dari sma toh suka Heejin kau kai. Keknya kai punya banyak rencana buat tahklukin hati heejin ini 😂 meskipun cara kotor 😂

  22. Di prolog aku fikir aku bakalan kebayang” sama si sehun, ya krena udah biasa bca ff kk psikiater itu ya sehun. Tapi pas udah bca part ini sehun sama kai itu beda, beda banget malah, kai itu tetep sama keberengsekannya dia yg mungkin jadi ciri khas karakter dia hhhah. Serius kk berhasih matahin argumen aku klo kai itu bkal kebayang-bayangin sehun 😂😂😂

  23. ngapa sib kak keren gini jongin kan aku makin suka.
    Initu masih awal jd masih bnyak teka teki, masa lalu mereka itulo yg bikin penasaran. kenapa heejin nolak kai? pokonya kenapa mereka bisa jd begini gitu kenapa kenapaa

  24. akhirnya ada penjelasan. kkk… ternyata mereka udah kenal lama. dan i see your typo writernim. namanya heejin kan. diatas ada yang namanya sojin. kang sojin bukannya pemain The Wounded Soul yang sama Sehun? kkk, dan kayanya masalahnya sama ya. sama sama di rsj. tapi levelnya kai bangsadnya diatas sehun kalo aku liat. disini kai terang terangan kalo sehun malah kek nyembunyiin rahasia gitu. hiatusnya di wattpad sampek kapan kak? udah kangen nih. fighting!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s