Pain of Love (11) – QueenX

Pain of Love (11)

c1

Author

QUEENX

Genre : FLUFF

Length : Series

The Cast :

OC

Jeon Jungkook

Rating : Teen

 

Sebelumnya di PAIN OF LOVE

 

Di tengah kesibukannya menyelesaikan catatannya. Alice kembali teringat dengan Jungkook yang menariknya menjauh dari pria asing yang telah menolongnya untuk yang kedua kalinya itu. Alice tersenyum lalu buru-buru menggelengkan kepalanya. Namun pada akhirnya ia tersenyum lagi dan langsung menutup bukunya.

Dibukanya jendela kamarnya malam itu, tidak seperti beberapa hari kemarin, malam ini langit Seoul tidak menampakkan awan mendung melainkan bertaburan banyak bintang. Ia terkejut saat mendengar bunyi pesan masuk di ponselnya. Pesan dari Jungkook.

From : Kookie

Biar kutebak, kau pasti sedang menatap bintang sekarang.

 

Alice menyerngitkan kening. Sejak kapan Jungkook bisa mengetahui apa yang sedang ia lakukan? Buru-buru Alice menurunkan ponselnya, melihat ke bawah, melirik ke kiri dan ke kanan, tidak ia temukan siapapun yang berwujud Jungkook di bawah sana.

From : Kookie ♥

Tidak perlu mencariku begitu. Aku tidak sedang memata-mataimu, kok.

Alice tersenyum, ia kemudian membalas pesan Jungkook.

To : Kookie

Baiklah tuan yang tahu segalanya, sekarang aku mau tidur dulu, sampai jumpa besok.

From : Kookie

Tunggu dulu! Sebelum tidur, bukalah akun kakaotalkmu. Aku mengirimkan sesuatu untukmu

Merasa penasaran, Alice kemudian membuka kakaotalknya. Ada pesan suara dari Jungkook, dengan segera Alice membukanya, belum sempat memencet ikon play, masuk pesan kakao lain dari Jungkook.

“Dengarkan lewat headset lebih baik.” Gumam Alice.

Ia tersenyum dan kemudian membuka kotak lacinya dan mengambil headset dari dalam sana dan kemudian memasangnya di ponselnya lalu ia putar pesan suara yang Jungkook kirimkan untuknya.

Alice terkejut saat mendengar nyanyian Jungkook yang melantun dengan merduanya di kedua telinganya. Tanpa sadari dengan perlahan ia memejamkan matanya hingga tertidur di atas meja belajarnya sambil mendengarkan lagu yang Jungkook persembahkan untuknya.

#

“Selamat pagi.” Ucap Jungkook pada Alice saat mereka bertemu di koridor sekolah menuju ke lantai atas.

Alice membalas sapaannya dengan senyuman, “Aku tidak pernah tahu kau punya suara semerdu itu. Terima kasih, benar-benar pas untuk dijadikan lagu pengantar tidur.” Ucap Alice to the point.

Jungkook mengangguk, ia senang jika Alice suka dengan lagu yang ia nyanyikan.

“Kapanpun kau butuh lagu pengantar tidur, request saja padaku.” Ucapnya.

“Serius?”

Jungkook mengangguk, “Akan kulakukan semua untukmu.” Ucapnya lalu mencubit gemas pipi Alice dan berjalan terlebih dahulu.

Alice tersenyum melihat tingkah Jungkook, ‘Jika aku memintamu berpura-pura mencintaiku dan menjadi kekasihku sehari saja…apa kau juga akan melakukannya?’ batinnya kemudian.

#

“Kapan turnamennya dilaksanakan?” tanya Alice pada Jungkook di kantin siang itu.

“Lima hari lagi. Hari ini sampai tiga hari ke depan aku harus berlatih keras dengan teman-teman, mungkin sampai malam.” Ucap Jungkook sambil menghabiskan makan siangnya.

Alice menatap wajah Jungkook yang tampak bersemangat. Dibalik senyum merekah Jungkook, Alice tahu pasti ia menyimpan rasa lelah yang luar biasa, belum lagi Jungkook memiliki kebiasaan tidur di tengah malam. Itu bisa terlihat dari kantung matanya yang semakin besar karena pasti dalam tidurnya pun ia tertekan dengan turnamen yang tidak lama lagi akan ia hadapi. Ini pertama kalinya Jungkook masuk dalam tim utama, dan dia benar-benar berlatih dengan keras apalagi dipercaya sebagai center dalam kelompoknya.

Tanpa Alice sadari, tangannya terulur menyentuh puncak kepala Jungkook dan mengelusnya lembut. Hal itu membuat Jungkook seketika menghentikan kegiatan makannya. Ia terpanah melihat sikap Alice yang tiba-tiba saja jadi semanis ini padanya. Alice tersenyum padanya, senyuman yang sangat manis dan juga tulus.

“Aku tidak mengharapkan kemenangan darimu seperti yang lain, yang aku harapkan adalah kau tetap sehat sampai hari turnamen itu datang. Semangat, ya.” Ucap Alice yang seketika membuat Jungkook tak dapat berkata apa-apa lagi.

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

Ola~

Makin greget ya pasti sama dua pasangan unyu ini? Sama kok, aku juga.

Lama gak nyapa dan basa-basi sama kalian nih readernim.

Oiya, aku sempat baca komen di postingan Pain of Love (lupa chapter berapa) ada yang minta ceritanya dipanjangin. Maaf ya sebelumnya, tapi ini ceritanya udah komplit, beres di chapter 19 (SPOILER ALERT) dan semuanya tersusun dari words yang emang aku sengaja kurang dari 1000 words, sebelumnya di chapter paling awal (kalo gak salah, kalo gak lupa) aku udah kasih warning kalau cerita ini sangat pendek, tidak sama dengan cerita chapter dan series kebanyakan. Jadi mohon maaf kalau ceritanya terlalu irit hehe. Oke, selamat menunggu chapter selanjutnya, annyeong!

 

Advertisements

9 responses to “Pain of Love (11) – QueenX

  1. Kapan saling ngungkapin perasaan masing2
    Ihhh….. greget bgt sma pasangan ini
    Gpp thor apa kak? Ceritanya pendek justru bikin penasaran. Semangat FIGHTING!!!!

  2. Greget pake banget..hehehe..ihh pdhl sbbr nya udh ngsh sinyal2 hehehe..tp g pada peka..kira2 lagu apa yah yg d nyanyiin jungkook..wah sisa 8 crt lagi nigh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s