Pain of Love (15) – QueenX

Pain of Love (15)

c1

Author

QUEENX

Genre : HURT

Length : Series

The Cast :

OC

Jeon Jungkook

Rating : Teen

 

Kemarin ada yang ngomong (sorry lupa IDnya apa hehe) cukup dengan Alice ngomong “aku menyukaimu” dan dijawab sama Jungkook, “aku juga menyukaimu” udah beres. Dan yappp! (SPOILER ALERT) sama seperti dia, ending yang akan aku bikin nanti emang sesimpel itu, tapi sebelum jadi sesimpel itu, mereka emang dihadapkan sama banyak ketidak-pekaan dan misskomunikasi duluuu~ hehe.
Emm mau minta pendapat ajah~ ini ceritanya perlu aku buat season 2 nya nggak? Tapi kayaknya sih aku nggak janji ada, 75% yakin gak bakal aku buat season 2nya. Udah cukup mereka happy ending berdua, takutnya kalo ada season 2 nanti malah endingnya Alice gak sama Jungkook lagi hehe. Terima kasih ya atas dedikasi kalian yang masih setia dan ngomen karya aku meski gak aku balas. Tapi selalu aku baca kok ke-greget-an kalian. Selamat membaca~

 

Sebelumnya di PAIN OF LOVE

 

Jungkook mengepalkan tangannya dengan kuat, ia mengangguk dan menatap refleksinya di depan cermin. Ia menarik napasnya lalu menghembuskannya lagi. Sejak ia bangun tadi pagi, ia sudah meyakinkan dirinya untuk sesegera mungkin menyatakan perasaannya pada Alice. Hari ini harus berhasil, tidak boleh ia tunda lagi sebelum semuanya terlambat. Usai memenangkan pertandingan awal kemarin, ia dan tim basketnya mendapat libur dua hari sebelum kembali melakukan latihan yang intens, ia memanfaatkan dua hari tersebut untuk mengutarakan perasaannya pada Alice. Jika tidak bisa hari ini, maka besok adalah hari terakhir, namun ia lebih mengutamakan dan mengusahakan hari ini untuk mengutarakannya.

A day ago

Kan sudah kubilang pakai dua payung saja. Lihat! Tasku jadi basah karena payungnya terlalu kecil.” Protes Alice.

Kalau payung yang satunya tidak rusak, sudah pasti kita tidak akan seperti ini, masih saja mengomel. Harusnya kau berterima kasih karena aku sudah bersedia mengantarkanmu pulang.” Balas Jungkook.

Dia memang sengaja menggunakan satu payung untuk dua orang agar bisa merangkul Alice di bawah hujan. Itu terlihat begitu romantis, seperti adegan di dalam drama. Namun bukan Alice namanya kalau dia mendadak menyukai hal-hal picisan seperti itu. Dia malah mengomeli Jungkook sepanjang perjalanan kembali dari kediaman keluarga Jeon karena sekarang tasnya basah dan ia juga harus berjalan dengan melepas sepatunya dan menggunakan sandal jepit milik Jungkook agar sepatunya tidak basah terendam air.

Pembohong! Tadi ibumu mengeluarkan lebih dari dua payung untuk ditawarkan padaku.”

Tapi bagian atasnya bolong semua.” Dalih Jungkook.

Aku tetap tidak percaya!”

Ya sudah kalau begitu, pulang saja sana sendiri. Aku kembali.” Ucap Jungkook lalu berbalik arah dan melepas rangkulannya dari Alice.

Alice langsung berlari dan menarik tangan juga payung Jungkook, “Hey! Dasar pria tidak bertanggung jawab! Antar dulu aku sampai ke depan rumah!” protesnya.

“Makanya jangan cerewet terus sejak tadi!”

“Kau yang menyebalkan!”

“Aish, ya sudah iya-iya aku lagi yang salah. Cepat jalan!”

Tanpa Jungkook sadari, saat memorinya kembai teringat akan kejadian di malam ia mengantarkan Alice kembali ke rumah sudah berakhir, ia sudah berdiri di depan pintu rumah Alice. Saat tangannya terulur untuk mengetuk pintu rumah Alice, ia menahan diri kemudian menggeleng. Ia akan membalikkan tubuhnya untuk kembali namun tiba-tiba terdengar bunyi pintu rumah Alice terbuka. Jungkook langsung berbalik dan mendapati Alice menatap terkejut kepadanya, begitupula dengan dirinya sendiri yang terkejut melihat Alice sudah berada di hadapannya sekarang.

“Kau?” tanya Alice terkejut.

“E-eh. Hai.” Sapa Jungkook kaku.

“Sedang apa kau disini? Dan…mengapa berpakaian rapi seperti itu?” tanya Alice heran.

“H-ha? A-ah itu a-aku dari…emm dari—”

“Dari mana?” tanya Alice lagi.

“Ah, tidak. Aku tidak sengaja lewat sini tadi, emm maksudku tadi aku lewat sini ya, begitulah.” Ucap Jungkook sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Alice menyerngit lalu menggeleng heran, “Mau masuk?” tanya Alice.

“Y-ya? A-ah tidak perlu, aku…aku akan segera pulang. Sampai jumpa besok.” Tutur Jungkook sebelum akhirnya mengacak poni Alice dan segera berjalan pergi keluar rumah.

Alice menggaruk pipi kanannya kebingungan. Tidak seperti biasanya Jungkook se plin-plan ini. Tidak biasanya juga ia mendadak gagap dan salah tingkah di depan Alice sampai seperti itu. Awalnya Alice merasa mungkin Jungkook akan mengajaknya makan di sebuah café, sejenis kencan namun Jungkook akan beralasan ngemil sore bersama sahabat, tapi…sepertinya impian harapan Alice hanya jadi mimpinya saja. Mungkin saja Jungkook baru kembali dari merayakan keberhasilan tim basketnya lolos memasuki tahap selanjutnya untuk menuju babak semifinal.

Sementara itu dalam perjalanan pulang,

“Haish! Aku benar-benar benci pada diriku sendiri! Jeongmal! Mengapa kau jadi salah tingkah begitu di depan sahabatmu sendiri Jeon Jungkook?! Kau benar-benar memalukan! Mengajaknya menjalin hubungan lebih dari sekedar teman saja susah sekali, sih.” Rutuk Jungkook terhadap dirinya sendiri.

*

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

Advertisements

14 responses to “Pain of Love (15) – QueenX

  1. Gemeessss liat jk-alice..kpan sih mreka jadian??
    Keburu disosor chan bru tau si kookie -_-

  2. Oh ayolah kookie ? Kau mendukungmu.
    Keburu ada pria lain. Aduh kamu kok bikin aku gemes ya..
    Pokok next part Kookie segera mengungkap isi hatinya harus 😆
    Maaf jika aku maksa karena mereka berdua bikin aku gemes dan greget hehehe

  3. Gregeeeett banget sumpah
    Ni orang ya susah banget bilang suka doang wkwk
    Padahal klo kenyataan emang susah ya ngomong suka haha

  4. Ya allah ini kapan coba nembaknya, padahal dikit lg lohh kook. Ahhh… Makin greget aja thor ditunggu lanjutannya

  5. Pingback: Pain of Love (16) – QueenX | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s