Love Fools (2) – QueenX

Love Fools (2)

 0

By

QueenX

 

Mini Series

 

Main Cast:

Jeon Jungkook

OC (Alice Lee)

 

Romance

 

Teen

 

Sebelumnya di LOVE FOOLS

“Dia datang.” Bisik Minggyu pada Jungkook.

“Hah…” Jungkook menghela napas sebelum berdiri dari duduknya dan membawa nampan di tangannya yang bahkan masih terisi makanan karena baru sebagian yang masuk ke perutnya.

“Hai Jeon Jung—kau sudah selesai?” tanya Alice menyerngitkan keningnya.

Minggyu dan Yugyeom yang melihat wajah kesal Jungkook hanya bisa menahan tawa dan saling menyikut satu sama lain. Pandangan keduanya kemudian tertuju pada Wendy yang juga menahan tawa melihat kesedihan di wajah Alice dan kemudian berkata ‘hai’ pada mereka berdua lalu mengambil tempat duduk di depan Yugyeom.

“Menurutmu?” balas Jungkook dingin.

“Kau bahkan belum menghabiskan makananmu. Ayo duduk lagi, habiskan dulu makananmu, baru kau boleh kembali ke kelas.” Ucap Alice menahan salah tangan lengan Jungkook.

Jungkook kemudian menepis pegangan tangan Alice. Awalnya Wendy tak suka melihat perlakuan kasar Jungkook terhadap Alice, setidaknya ia bisa menolak tawaran Alice dengan sedikit lebih lembut, Yugyeom dan Minggyu pun kadang merasa kasihan pada Alice. Namun Alice selalu membalas sikap kasar Jungkook dengan senyuman. Hal itu yang membuat mereka bertiga memilih diam dan berpura-pura tidak peduli terhadap interaksi Jungkook dan Alice—mungkin lebih terlihat seperti kegeraman Jungkook pada Alice.

“Aku sudah kenyang. Melihatmu datang kemari membuatku kehilangan selera makanku.”

Di saat itu rasanya Wendy ingin berdiri dan membentak Jungkook namun ia menahan dirinya. Alice berulang kali meyakinkan Wendy, dan memohon dengan sangat untuk tetap menahan emosinya sebelum keduanya pergi ke kantin, setiap harinya, karena Alice tahu, Wendy sangat tidak menyukai tingkah kasar Jungkook pada Alice.

“Hey, Jeon Jungkook. Keterlaluan sekali kau berkata seperti itu.” Tutur Yugyeom kemudian.

“Tidak apa-apa, emm mungkin kau bosan dengan makanan kantin, ah, jika ada waktu, aku akan memasakkanmu sesuatu yang membuat selera makanmu kembali.” Tutur Alice dengan ceria.

Hal itu jelas membuat Minggyu, Yugyeom serta Wendy menganga tidak percaya. Entah Alice berpura-pura tuli atau terlalu bermuka badak, ia bahkan sama sekali tidak mengerti maksud ucapan Jungkook kalau Jungkook kehilangan selera makan karena dirinya. Wendy menghela napas lalu menarik tangan Alice untuk duduk di sebelahnya.

“Kalau begitu pergilah. Lebih cepat lebih baik, masih ada dua pria baik yang hati bersedia menemani Alice untuk makan. Bukan begitu?” tutur Wendy lalu menatap Minggyu dan Yugyeom.

Dua pria di hadapan Wendy saling tatap sesaat lalu menganggukkan kepala mereka.

“I-iya Jungkook-ah, k-kau kembali saja ke kelasmu terlebih dahulu.” Tutur Minggyu.

“Aku bahkan akan pergi tanpa kalian menyuruhku.” Tutur Jungkook kemudian.

Setelah Jungkook pergi meninggalkan kantin, Alice mengenduskan napasnya lalu mendorong nampan makannya. Ia jadi kehilangan selera makannya setelah Jungkook meninggalkannya.

“Astaga, jangan bilang kau kehilangan selera makanmu juga?” tebak Wendy yang dijawab dengan anggukan kepala Alice.

“Kau sakit hati ya dengan ucapannya?” tanya Yugyeom hati-hati.

Alice menggeleng.

“Lalu?” tanya Minggyu kali ini.

“Aku khawatir, bagaimana jika nanti ia merasa kelaparan saat jam pelajaran berlangsung, bagaimana jika perutnya sakit dan ia pingsan di kelas?” gumam Alice yang terdengar oleh tiga orang di dekatnya.

Minggyu nyaris memuntahkan makanannya keluar, sementara Yugyeom tersendak minumannya, Wendy sendiri langsung membulatkan matanya sempurna. Ketiganya menatap Alice tak percaya.

“Itu berlebihan sekali Alice Lee. Pingsan katamu? Dia bahkan sanggup berlari mengitari sungai Han tanpa makan apapun.” Tutur Minggyu.

“Aku tidak habis pikir. Kau bisa-bisanya mengkhawatirkan dirinya sementara dirinya saja tidak pernah peduli tentang ucapannya yang menyakiti perasaanmu.” Ucap Wendy kemudian.

“Bukankah sudah kubilang? Aku sama sekali tidak sakit hati dengan ucapannya. aku sudah terbiasa dengan hal itu Wendy.” Balas Alice.

~~

Pukul tiga sore dan Alice sama sekali belum meninggalkan sekolahnya. Ia mendudukkan dirinya di pinggir lapangan basket sambil melirik Jungkook yang asyik mendrible bola di tangannya pada tim basketnya. Ya, begitulah kegiatan Alice sepulang sekolah, menunggu Jungkook yang tengah berlatih basket bersama dengan teman-temannya. Jika Jungkook sedang beristirahat, ia akan berlari menghampiri Jungkook dan memberikan sebotol air mineral. Tentu saja Jungkook akan mengabaikannya dan mengambil botol minum temannya yang lain kemudian membiarkan botol minum dari Alice tanpa menyentuhnya sama sekali.

“Lihatlah dia.” Ucap Minggyu pada Jungkook yang kini tengah beristirahat di tengah lapangan dengan teman-teman yang lain.

“Apa yang sedang ia lakukan?” tanya Yugyeom kemudian menyikut lengan Jungkook.

“Kau pikir aku peduli?!” balas Jungkook lalu berjalan menuju tempat duduknya dan mengambil tasnya.

Tanpa Alice sadari, Jungkook sudah pergi meninggalkan lapangan, kembali ke rumahnya. Alice kini tengah sibuk menggambar sosok pria yang memasukkan bola basketnya ke dalam ring. Ketika ia selesai dengan gambarannya, ia tersenyum puas sambil melihatnya sekali lagi. Ia kemudian menyimpan kertas hasil gambarnya ke dalam mapnya lalu ia masukkan ke dalam tas. Ketika ia memalingkan wajahnya ke tengah lapangan, ia terkejut tidak menemukan Jungkook dimanapun. Ia bahkan mencari-cari dimana keberadaan tas Jungkook namun ia tidak melihatnya karena di deretan tribun terbawah, hanya ada tas milik teman-teman Jungkook saja.

“Kemana perginya?” lirih Alice lalu berjalan turun ke bawah untuk menghampiri Minggyu dan Yugyeom.

“Apakah Jungkook sudah kembali?” tanyanya pada Minggyu.

Minggyu menatap Alice sejenak lalu menatap pada Yugyeom, ia menghela napasnya sesaat lalu mengangguk.

“Maaf tidak memberitahukanmu. Kami harus berlatih sekali lagi tapi dia langsung mengambil tasnya dan berjalan pulang.” Ucap Yugyeom.

Alice tersenyum lalu menganggukkan kepalanya, “Tidak apa-apa. Aku pulang dulu. Kalian hati-hati di jalan, ya.” Ucapnya lalu melambai pada Yugyeom dan Minggyu.

Setelah melihat kepergian Alice, Yugyeom kemudian menepuk pundak Minggyu, membuat Minggyu berbalik dan menatapnya.

“Aku tidak tahu kalau cinta bisa sebegitu membutakannya.” Ucapnya disusul anggukan kepala Minggyu.

“Apakah menurutmu suatu saat nanti Jungkook akan luluh pada Alice?” tanya Minggyu.

“Kau tahu sendiri ia menganggap Alice layaknya seorang sasaeng. Dia bahkan berkata alergi jika terlalu lama berada di sisi Alice.” jawab Yugyeom.

“Tidakkah itu terlalu berlebihan?”

Yugyeom mengangkat bahu, “Biarkan saja, suatu saat nanti aku yakin Jungkook akan merasakan bagaimana rasanya berada di posisi Alice.” tuturnya kemudian.

Minggyu mengangguk, “Dan aku juga yakin, suatu saat Alice akan sampai pada titik kesabarannya. Dan ketika ia sampai pada titik itu, aku harap Jungkook tidak akan pernah menyesal telah memperlakukan Alice seburuk ini.”

.

.

.

T B C

SORRY FOR TYPO

Advertisements

14 responses to “Love Fools (2) – QueenX

  1. Asyikkk bisa jadi temen sahur…
    Ehhh semoga aja perkataan yugyeom sama minggyu suatu saat terjadi…

  2. Waah kok perkataan mereka berdua berasa membuatku jadi ikutan setuju hihihi
    Duh kuki pls jangan dingin napa eh nggak ding kan jadi penasaran akunya hehehehe
    Alice bener bener jjang😉 semangat buat dapat perhatian si Kuki oke^^

  3. Mdh2an terjadi..biar jungkook ngerasain apa yg alice rasa hehehehe..salut bwt alice..gigih sekali…

  4. Aku baru baca chap ini dan langsung feelnya dpt banget, ikutan sakit hati serius deh
    Jungkook jahat banget sumpah

  5. Pingback: Love Fools (3) – QueenX | SAY KOREAN FANFICTION·

  6. Jungkook ko jahat bgt sii?? Sebegitunya sama Alice yg sabar + tulus bgt demi bisa dapetin Jungkook😭😭😭
    Ya ya ya semoga aja nantinya Jungkook bisa ngrasain gimana rasanya diposisi Alice 😂😂😂

  7. Ketika feel-nya mulai kerasa, sesaknya juga, dan rasa penasaran pun semakin membuncah,
    Aduhh bahasanya, jadi baper,,
    Alice keep strong yaahh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s