IMAGINE PCY πŸ’ – by sasarahni

IMG_20170624_020739.jpg

Just Missing mine 🌹

Song : Rose – If it is you~

Happy reading dear..

IMAGINE

Park Chanyeol & Kim Ja Young (you)
.
.
.
“Chagi ah..” Kata Chanyeol dengan wajah bangun dari tidurnya.
“Wae?” Kamu menatapnya dengan semburat wajah bingung. Chanyeol dengan tulusnya menatap wajahmu dengan begitu banyak tanda tanya yang kamu pikirkan. Kamu diam berdiri seperti patung melihatnya yang hampir mendekat selangkah demi selangkah kepadamu yang sedang membuatkan sebuah kopi hangat untuknya.

“Chagi ah,” Kata Chanyeol kembali dengan senyuman manisnya. Setelah beberapa detik kemudian Chanyeol sudah berada disampingmu berdiri.

“Chanyeol, apa yang ingin kau katakan? Kau terus saja memanggil sayang tanpa kata setelahnya” Akhirnya kamu menatap wajah Chanyeol dengan tatapan penuh perhatian. Setelah itu, Chanyeol mengangkat kedua tangannya kemudian mengusap-usap kedua pipimu dengan telapak tangannya yang begitu hangat pagi ini.

“Aku hanya ingin memanggil kesayanganku saja” Chanyeol masih mengusap-usap pipimu dengan tatapan yang masih terlihat mengantuk.

“Apa kau mencariku? Tidurlah kembali wajahmu masih terlihat mengantuk” Katamu dengan perhatian terdalam. Chanyeol hanya membalas dengan menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak ingin. Kemudian Chanyeol mencium keningmu dengan begitu sempurna karna kedua tangannya masih berada dibagian kedua pipimu. Chanyeol sangat menyayangimu, Chanyeol sangat menyukaimu, hidupnya begitu berharga karena kehadiranmu disetiap pagi hingga malamnya.

“Eum, Chanyeol?” Katamu seusai Chanyeol mencium keningmu.

“Aku ingin sekali mencium keningmu setelah aku bangun dari tidurku. Saat malam aku berbicara dengan diriku sendiri untuk melihat wajahmu saat pagi tiba dan aku akan langsung menciumnya saat kau masih berada disampingku. Tapi aku tidak melihat wajahmu setelah aku terbangun dari tidurku..” Chanyeol merundukkan kepalanya setelah berbicara. Hingga diam beberapa detik kamu mulai mengangkat satu tanganmu dan meraih bagian rambut Chanyeol. Kamu membelai rambut hitam miliknya yang begitu terlihat berantakan akibat bangun tidur. Terus membelainya dengan sebuah senyuman tercantikmu. Chanyeol mulai mengangkat kepalanya lalu menatapmu kembali.

“Kau seperti anak kecil saja, Chanyeol berhentilah mencariku.” Katamu dengan wajah senyuman menawan. Tapi wajah Chanyeol terlihat murung untuk saat ini. Sepertinya Chanyeol tidak menyukai kata-katamu saat ini. Chanyeol diam beberapa menit hanya untuk menatap wajahmu, tepatnya Chanyeol menatap penuh kedua bola matamu setelah puas Chanyeol kemudian mengatakan..

“Jika itu yang kau inginkan baiklah.” Dengan wajah penyesalan Chanyeol langsung meninggalkanmu tanpa rasa ketulusan yang tersirat sedikitpun seperti saat Chanyeol memanggilmu dengan kata kesayangannya.

Kamu pun tetap diam ditempatmu seusai Chanyeol meninggalkanmu, menatap punggung Chanyeol yang begitu lebar. Chanyeol berjalan kearah kamar saat ia bangun dari tidurnya tadi. Sesampai didepan pintu kamar Chanyeol berhenti disana. Kamu masih setia menatap Chanyeol yang berhenti tanpa kamu tahu alasannya terdiam disana.

“Kim Ja Young,” Chanyeol memanggil namamu tanpa membalikkan tubuhnya. Β Nama yang tidak pernah Chanyeol lupakan dalam hidupnya. Kamu tidak manjawabnya melainkan kamu diam-diam menghampiri Chanyeol dan tepat berdiri kembali dihadapan Chanyeol.

“Kau marah? Kau cepat sekali marah Tuan Park? Kau tidak berubah sedikitpun. Dingin sekali. Seperti saat kita bertemu. Tapi aku sangat menyukai hal itu” Kamu tersenyum manis lalu mencium pipi Chanyeol. Chanyeol masih memasang wajah dinginnya, menatapmu dengan tatapan penuh keseriusan. Jantungmu tiba-tiba berdetak dengan rasa kegugupan mendalam. Tatapan Chanyeol semakin menyudutkanmu.

“Kim Ja Young, berhentilah bermain-bermain denganku.” Chanyeol menegaskan dengan kata-kata begitu dingin yang terdengar ditelingamu.

“Chan–“

“Tidak bisakah perkataanmu itu tidak untuk mempermainkan perasaanku. Kau tahu aku begitu tulus disaat mencintai seseorang. Tidak bisakah kau melihat itu. Baik itu dari wajah, ucapan, atau bahkan dari tatapanku.” Chanyeol menatapmu sungguh-sungguh. Kamu tidak sama sekali memalingkan wajahmu untuk tetap menatap kedua bola mata Chanyeol saat ini.

“Jangan seperti anak kecil kau bilang itu padaku tadi bukan?” Chanyeol kembali menjelaskan dengan penuh rasa kesakitan tanpa kamu sadari. Kedua matamu berlinang tiba-tiba. Kamu merasakan perasaan yang tidak biasanya dari perasaan Chanyeol terhadapmu.

“Aku hanya–” Kamu ingin sekali berbicara tapi rasanya bibirmu terus bergetar karena perasaan gugup.

“Ja Young ah, biarkan aku sendiri. Jagalah dirimu untuk sementara waktu, aku akan mencoba mejadi seperti apa yang kau ucapkan tadi.” Chanyeol mencium keningmu sesaat tanpa perasaan apapun. Tidak seperti yang kamu rasakan saat pertama kali Chanyeol menciumu tadi.

Perkataannya, tatapannya, bahkan hatinya terasa begitu dingin hingga kamu pun hampir tidak bisa merasakan ketulusannya kembali.

-THE END-

Maafkan penulisan ficlet imagine yang tidak jelas ini πŸ˜‚ karna lagi kangen kangen sama dunia fanfic jadi tbtb muncul dan gakjelas gini haha

TAPI TAPI AKU BAKALAN BIKIN IMAGINE KEMBALI DENGAN JONGIN NANTI. WAIT YA πŸ™‚ yang gak mau nunggu jg gpp sih.

ig: sasarahni yuk berteman. Yg mau REQUEST IMAGINE BIAS MUπŸ’ž

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s