Love Fools (7) – QueenX

Love Fools (7)

0 

By

QueenX

 

Mini Series

 

Main Cast:

Jeon Jungkook

OC (Alice Lee)

 

Romance

 

Teen

 

Sebelumnya di LOVE FOOLS

M-mian…” gumam Alice.

“Masuklah.” Tutur Jungkook ketika keduanya sudah berdiri di depan pagar rumah Alice.

“S-sekali lagi, terima kasih Jungkook-ah.” Ucap Alice lalu sedikit membungkukkan badannya.

Jungkook masih berdiri di depan pagar rumah Alice, memastikan Alice benar-benar sudah masuk ke dalam rumahnya lalu ia berjalan menuju ke rumahnya.

~~

Alice bangun dengan perasaan yang lebih tenang. Ia kembali teringat saat dimana Jungkook datang menyelamatkannya. Diingatnya dengan baik setiap tindakan Jungkook yang meski terlihat dingin namun sangat menghangatkan perasaan Alice. Alice kemudian tersenyum dan menyembunyikan dirinya di dalam selimut sambil menendang kakinya ke udara.

“Alice Lee! Apa kau sudah bangun?!” teriak sang ibu dari luar kamar Alice.

“Aku akan turun dua puluh menit lagi, bu! Bersiap akan mandi.” Jawabnya lantang.

“Lebih cepat lebih baik.” Balas sang ibu sebelum kemudian berjalan menjauhi depan pintu kamar putri tunggalnya itu.

Alice kemudian membuka jendelanya. Dari atas, ia melihat Jungkook sedang berada di pekarangan rumahnya sambil memberi makan anjing peliharaannya. Alice langsung tersenyum, ia kemudian meneriakkan nama Jungkook, membuat Jungkook menghentikan kesibukannya dan menatap Alice dari kamarnya yang tengah melambai pada dirinya. Jungkook yang seperti biasa menampakkan sisi ketidakpeduliannya, kembali menyibukkan dirinya dengan anjing peliharaannya.

“Jungkook-ah! Nanti berangkat ke sekolah bersama, ya!” ajak Alice.

Dan sama sekali Jungkook tidak merespon ajakannya. Alice merengut, namun ia tidak berhenti berusaha. Ia sekali lagi mencoba menarik perhatian Jungkook.

“Jungkook-ah! Kau mendengarkuuuu?”

Yah! Jeon Jungkook! Aku tahu kau pura-pura tidak mendengarku sekarang!”

“Jeon Jungkook!!! Aku mencin—”

Yah Alice Lee! Cepatlah mandi dan jangan meneriaki nama orang sepagi ini!” terdengar pekikan sang ibu dari lantai bawah.

Alice buru-buru menutup kembali tirai jendela kamarnya lalu segera berlari menuju kamar mandi. Sementara tanpa Alice sadari, di pekarangan rumahnya Jungkook tengah menahan tawa karena tindakan konyol Alice pagi ini. Setidaknya kekonyolan Alice sudah kembali, dan itu sedikit membuat Jungkook tenang daripada harus melihat ekspresi ketakutan Alice saat ia pulang bersama dengan gadis tersebut kemarin.

~~

“Aliceeee!” pekik Wendy saat Alice tiba di dalam kelas.

Tanpa menunggu Alice menghampiri bangkunya, Wendy berlari menyambut Alice lalu mendekap Alice dengan erat. Ia melihat seluruh tubuh Alice dari atas sampai ke bawah, memastikan tidak ada lecet sedikitpun dalam tubuh Alice kemudian menarik tas milik Alice dan melemparnya ke meja milik sahabatnya itu dan menyeret Alice keluar dari kelas.

Yah! Yah! Yah! Ada apa ini?!” tanya Alice kebingungan.

“Diamlah dan ikut denganku. Ada masalah penting yang harus kita bicarakan.”

“Tapi sepuluh menit lagi bel masuk akan berbunyi nona Wendy Choi!” tutur Alice.

“Aku tidak peduli, keadaanmu lebih penting dari apapun saat ini. Kajja! Kita bicarakan ini di taman belakang saja.” Ucap Wendy.

FLASHBACK

“K-kau?!”

Wendy terkejut setiba ia di rumah setelah bepergian bersama dengan Hyungsik, ada Jungkook yang menunggunya di teras rumahnya.

“Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu. Bertanya lebih tepatnya.” Tutur Jungkook dingin.

Bisa Wendy rasakan tatapan mata Jungkook tidak seperti biasanya, dia memang memiliki tatapan yang menusuk dan mengintimidasi, tapi kali ini bercampur dengan kemarahan yang mendalam. Hal itu jelas membuat Wendy was-was, ia tidak sekelas dengan Jungkook, Jungkook bahkan tidak pernah menggubrisnya setiap kali Wendy berbicara kasar padanya karena perlakuan Jungkook terhadap Alice, sahabatnya. Namun kali ini, meski tidak tahu apa salahnya, sepertinya Jungkook menatapnya seolah menatap seorang tersangka pembunuhan yang harus dijatuhi hukuman yang sangat berat.

“B-baiklah. Masuklah dulu.”

“Tidak perlu.” Tandas Jungkook, membuat Wendy menarik napasnya dalam untuk menahan rasa takutnya pada Jungkook.

“Kapan terakhir kali kau bersama dengan Alice?”

“A-apa?”

“Apakah kau orang terakhir yang bersama dengannya di sekolah hari ini?” tanya Jungkook.

Wendy awalnya ingin marah, apa peduli Jungkook ikut campur dengan persahabatannya dengan Alice. Tapi dari pertanyaan Jungkook yang sarat akan rasa penasaran bercampur khawatir, membuat Wendy menelan rasa marahnya dan memilih untuk menganggukkan kepalanya.

“Mengapa kalian tidak pulang bersama? Mengapa kau membiarkannya untuk pulang sendirian?”

“A-aku…aku memintanya menemaniku menunggu seseo—”

“Lalu setelah kau bertemu dengan seseorang itu kau meninggalkannya pulang sendirian?! Setidaknya pastikan dia sampai di halte bus baru kau pergi dengan seseorang itu! Apakah orang itu jauh lebih penting dari sahabatmu sendiri?!” Jungkook langsung mengeluarkan amarah yang ia tahan sejak tadi.

“Y-yah! Mengapa kau malah jadi membentakku begini?! Kau datang tiba-tiba ke rumahku, tidak mau masuk ke dalam dulu, dan sekarang…kau tiba-tiba memarahiku dan membuatku kebingungan. Lagipula bukankah dia sudah cukup dewasa untuk pulang sendiri? Aku sudah menawarinya pulang denganku dan orang yang kutunggu, aku bahkan bersedia mengantarkannya pulang ke rumah. Tapi dia yang menolak untuk kuantar!” balas Wendy geram.

“Kau! Pastikan ini adalah kali terakhir kau memintanya menemanimu menunggu siapapun orang yang kau temui.”

“Apa maksudmu berkata begitu?! Apa hakmu atas dirinya?! Kau bahkan tidak pernah peduli dengan perasaan Al—”

“DIA NYARIS DILECEHKAN OLEH MIN YOONGI DAN TEMAN-TEMANNYA! KALAU BUKAN KARENA MENUNGGUMU, DIA PASTI SUDAH KEMBALI SEJAK SIANG HARI! DAN SEMUA ITU TIDAK AKAN TERJADI!”

Wendy bungkam seketika. Tubuhnya terhuyung ke belakang, kedua telapak tangannya ia gunakan untuk membungkam mulutnya yang masih terbuka sekalipun sudah ia tutup dengan telapak tangannya. Wendy menggelengkan kepalanya dan menatap Jungkook nanar.

Tanpa menunggu reaksi Wendy dan apa yang akan Wendy katakan, Jungkook kemudian berjalan menjauhi kediaman milik Wendy. Ia tak berbalik sedikitpun ke belakang, membiarkan Wendy dengan keterkejutannya.

FLASHBACK END

 

“D-dia…berkata begitu?” tanya Alice nyaris tak percaya.

Wendy menganggukkan kepalanya pelan. Ditatapnya Alice yang malah tersenyum girang sambil menepuk tangannya, layaknya seekor singa laut yang bahagia setelah diberi ikan segar oleh pelatih sirkusnya. Wendy kemudian mendekap tubuh Alice dengan erat.

“Kau tidak apa-apa, kan? Aku benar-benar minta maaf padamu Alice, aku adalah sahabat yang buruk untukmu, aku bersenang-senang di luar sana dengan Hyungsik oppa tanpa mengetahui kalau ada hal buruk yang terjadi padamu.” Tutur Wendy tulus.

Alice tersenyum dan melepaskan dekapan Wendy, ia kemudian menghapus air mata yang menetes dari sudut mata Wendy.

Gwaenchana, tidakkah kau lihat aku baik-baik saja sekarang? Aku bahkan sudah bisa tersenyum dengan lebar. Semua ini berkat Jungkookie tentu saja. Sekarang kau percaya kan kalau dia sangaaattt perhatian pada diriku.” ucap Alice senang.

.

.

.

T B C

SORRY FOR TYPO

Advertisements

11 responses to “Love Fools (7) – QueenX

  1. Aih! Kookie mah gitu orngnya pura2 gk peduli sm alice pdahal ckck
    tpi lebih baik gitu dripda kebalikannya
    Alice pasti senang bgt tuh pas tahu dianya dikhawatirkan sm jk 😀

  2. ugh makin sweet nih jk
    tapi masih penasaran kenapa jk dingin kayak gitu, dulunya kan gak dingin sama alice
    banyakin part sweet moment jk-alice ya authornim terus dipanjangin dikit lagi lah yaaa 😉 😉

  3. Ternyata..hehehe..diam2 jk sbnrnya perhatian sama alice…sampe bilang gitu ke wendy…hmmm..kaya y tanda1 tuh sbnr y suka ma alice..

  4. Uuuuhhh jungkook perhatian banget, klo suka mah bilang suka aja
    Greget sumpah, gengsi sih jungkooknya
    Alice juga lucu banget deh hehe
    Dia mah traumanya bentar doang heemm paginya udh tergila” sam jk lagi

  5. diam – diam jungkook perhatian juga sm alice, makin sweet aja…next di tungguin….
    salah id komen….

  6. Wahhh setelah dapat big news, dapat lagi kabar baik dari kookie…
    Udah tambah perhatian aja ama alice…
    Semoga aja setelahnya dapat leabih baik lago ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s