Catch Me-Chapter 1

Catch Me – Chapter 1

Author: Kainear | Main Cast: EXO’s Kai & OC’s Kang Yeon Wo

Other Cast: EXO’s member | Genre: School life & Roomance

Yeon Wo kini berjalan santai menuju halte bus dekat sekolah-nya. Ia kemudian memasangkan earphone pada kedua telinganya sambil mendengarkan musik. Beberapa menit berlalu akhirnya gadis itu menaiki bus dan duduk paling belakang tepat berseblahan dengan jendela. Gadis itu kemudian melipat lengannya bersilangan lalu menutup matanya mencoba melepaskan kepenatan yang ia alami disekolah tadi.

Cukup dengan rencana konyol milik Chanyeol membuat kepala Yeon Wo kini pusing memikirkannya, tidak berselang beberapa menit Yeon Wo merasakan seseorang kini duduk tepat disampingnya, ia meliriknya sebentar lalu mendengus kesal, jujur saja iasangat benci dengan keramaian dan ia juga benci kalau ternyata kini bus sedang penuh sesak akibat banyak penumpang.

“Hei” seseorang kini menengurnya namun Yeon Wo hanya tersenyum kecil terkesan memaksa.

“Kang Yeon Wo, bacci?” tanyanya dengan nada yang sedikit senang, Yeon Wo lalu menatap laki-laki itu dengan tatapan mengintimidasinya namun siapa sangka kalau ternyata laki-laki itu kini hanya tertawa dan berhasil membuat beberapa orang ribut dan menatap kearah mereka.

“Apa aku mengenalmu?” tanyanya dengan nada sedikit kasar.

Sebagian besar dari penumpang adalah siswa dari sekolah mereka jadi tidak heran kalau beberapa siswa kini memandang karah Yeon Wo sekarang. Mengapa? Yah tentu saja Sehun atau biasa dikenal dengan Oh Sehun itu kini duduk tepat disamping Yeon Wo dan lucunya gadis itu bahkan tak tau dengan siapa dia berbicara.

“Dia Oh Sehun, kapten tim basket” Yeon Wo memutar bola matanya seraya mendnegar beberapa orang memanggil nama Sehun.

Sehun lalu tersenyum kea rah Yeon Wo membuat gadis itu tambah keheranan, yah itulah sebabnya ia tak suka dengan orang macam Sehun, karena sedikit merepotkan bahkan baru saja Sehun mengajaknya bicara kini beberapa siswa yang satu bus dengan mereka menatapnya mengintimidasi.

Yeon Wo kemudian membuang tatapannya menuju keluar jendela lalu menikmati music ditelinganya seraya menutup matanya membiarkan ketenangan hadir.

Sedikit pertanyaan terbesit dikepala Yeon Wo, untuk apa orang seperti Sehun naik bus? Yah maksudnya baru pertama kali Yeon Wo melihat laki-aki ini naik bus sehingga membuat bus ini penuh sesak padahal dulu ia merasa bus ini biasa-biasa saja.

Deringan telepon Yeon Wo membuat gadis itu sadar kemudian melihat layar Handphone-nya. Dia mengerutkan dahi-nya melihat nomor tak dikenal-nya.

yeoboseo

“Kang Yeon Wo?” suara serak nan bas memenuhi indra pendnegaran Yeon Wo.

Nuguya?” tanyanya balik tanpa menjawab pertanyaan dari si penelpon. Yeon Wo bisa mendengar tawa kecil dari seseorang di balik telepon membuatnya semakin bertanya-tanya. Oh bahkan hari ini ia mendapat telepon iseng yang semakin membuatnya lelah.

“Cukup mendengar suaramu membuatku senang, see yah for sweet Sunday” ucap penelpon dengan nada yang menurut Yeon Wo sangat menjengkelkan kemudian menutup teleponnya secara singkat.

“Apa-apaan, dia kira siapa” gerutu Yeon Wo.

Sehun yang melihatnya hanya tersenyum mengejek, yah tentu saja Sehun tau siapa yang baru saja menelpon Yeon Wo. Kemudian laki-laki itu berdiri dan turun di halte bus, bisa Yeon Wo dengar beberapa siswa menjerit saat Sehun tersenyum kearah mereka.

Yeon Wo hanya memutar bola matanya meihat kepergian Sehun namun tidak lama kemudian Sehun melihat kearahnya lalu sebuah mobil kini telah menjemputnya dan pergi begitu saja membiarkan berbagai tanda tanya yang ada di benak Yeon Wo.

Namun gadis itu peduli apa, rasa penasarannya tidak terlalu besar dibanding rasa tidak pedulinya, ia merasa tak pernah mempermasalahkan apapun selama hidupnya tenang-tenang saja.

……………………………..

 

“Jadi kau akan benar-benar melakukannya Kai?” tanya Baekhyun dengan raut wajah tak percaya.

Kai hanya diam dan mengangguk menanggapi pertanyaan Baekhyun sedangkan Sehun hanya tersenyum memainkan PSP miliknya. Sejujurnya Sehun dan Baekhyun tak tau mengapa Kai sangat tertarik dengan Kang Yeon Wo, yah gadis yang bahkan tak masuk dalam deretan perempuan-perempuan populer di sekolah mereka namun siapasangka dibalik itu Kai sejujurnya tau kalau gadis itu hanya sedang bersembunyi.

Baru-baru ini Baekhyun mencari info mengenai siapa Kang Yeon Wo dan betapa terkejutnya Baekhyun saat tau kalau ternyata Yeon Wo adalah pewaris tunggal dari King Cooperation. Keluarga konglomerat yang hampir menguasai industry diseluruh Korea, jika bisa diurutkan setelah keluarga Yeon Wo maka keluarga Kai dan Sehun lah yang menduduki peringkat kedua kemudian setelah itu keluarga Baekhyun yang menduduki industry IT di Korea.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah Yeon Wo sama sekali tak pernah terliput oleh media, hidupnya disekolah-pun terkesan biasa saja bahkan temannya Park Chanyeol adalah orang kaya baru sehingga membuat mereka tak terlalu diperhatikan.

“Dari segimana kau menyukai dia Kai?” tanya lagi Baekhyun

Kai diam dan tetap fokus membaca bukunya lalu Sehun memberi kode pada Baekhyun agar tetap diam. mereka berdua tau jika sedang membaca Kai juga sedang memikirkan rencana-nya dan rencananya pasti Licik.

Berselang beberapa menit keadaan hening menguasai suasana ketiganya. Kai yang lebih fokus membaca, Sehun yang sedang bermain PSP dan Baekhyun yang mengatur situ-situnya di tablet miliknya. Mereka kini berada di rumah Kai, sebagian besar waktu mereka berkumpul memang mereka habiskan dirumah Kai karena selain keluarga Kai yang easy going, mereka bertiga memang sudah terbiasa di rumah itu sejak mereka masih kecil.

Kai menutup buku-nya, mungkin hari ini sudah dua buku yang habis ia baca yang rata-rata tentang logika pemikiran dan politi ekonomi yang bisa membuat kepala Sehun dan Baekhyun bisa meledak dalam waktu yang singkat. Kai lalu turun dari ranjangnya dan mengambil gitanya memainkannya pelan.

Kai bernyanyi pelan membuat Sehun mulai meperbaiki letak tubuhnya, Sehun tak pernah memungkiri kalau Kai akan bernyanyi jazz maka ia akan bisa tertidur sedangkan Baekhyun selalu suka jika Kai bernyanyi.

I will meet u tomorrow

With your beautiful smile

I think I like u

For a million miles

Oh oh

With your beautiful smile

I can’t help falling in love with u

………………………………

 

Yeon Wo merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya lalu menarik nafasnya panjang-panjang mencoba menyadarkan membuat tubuh dan pikirannya dalam keadaan rilex belum cukup sepuluh menit Yeon Wo menutup matanya sebuah ketukan membuatnya bergeliat malas bangkit dari ranjangnya dengan setengah tenaga yang ia miliki.

Agassi, Young Do uisa sedang menunggu anda dibawa”

Yeon Wo mengangguk mengerti lalu menutup pintu kamarnya kemudian berganti baju lalu menuju ruang tamu. Dengan wajah yang lusuh Yeon Wo menatap menatap Young Do yang balik menatapnya dengan tajam.

Ah wae,wae,wae?” Yeon Wo merasa tatapan Young Do tajam menusuknya.

“Kau pasti lupa memakan obatmu lagi?” tanyanya masih dengan tatapan tajamnya.

Yeon Wo hanya memanyunkan bibirnya. Yeon Wo sebenarnya tak sakit hanya saja gadis mengalami depresi hebat bukan karena broken home or something like that tapi karena dia selalu mengalami mimpi aneh yang membuatnya susah tidur di malam hari.

Saat Yeon Wo masih kecil dan berumur kira-kira lima tahun, ia sempat diculik dan hampir dibunuh, seluruh media memberitakan penculikan itu sehingga membuat kejadian itu sangat terkenal, setelah pelakunya tertangkap dan Yeon Wo berhasil selamat keluarga memutuskan untuk mengedarkan berita bahwa gadis itu dibawa ke Amerika dan akan tinggal disana sampai saatnya ia siap dan pulang sebagai pewaris King cooperation, itulah mengapa beneradaan Yeon Wo sangat dijaga, selain keluarga Yeon Wo juga mengasingkan diri menjadi orang yang tampak biasa saja dan berbaur dengan yang lain agar rasa aman tetap padanya.

“Aku sudah tidak bermimpi buruk lagi Oppa” ucapnya bohong dengan raut wajah yang ia coba normalkan namun ayolah Young Do adalah seorang dokter mana bisa pasien menipu dokternya.

“Lingkaran hitam masih ada disekitar matamu, dasar mulai berbohong lagi” ucapnya.

Young Do atau Park Young Do adalah kakak dari Park Chanyeol, hanya mereka berdua dan keluarga Yeon Wo yang tau bahawa sebenarnya Yeon Wo masih berada di korea bukannya di Amerika.

“Ini obatmu, kau harus memakannya teratur, bagaimana mungkin tubuhmu sekurus ini Yeonni” Young Do menggelengkan kepalanya melihat keadaan tubuh Yeon Wo.

Yeon Wo hanya menganggu- angguk mendnegar ocehan dari Young Do. Jujur saja menurut Yeon Wo, Park bersaudara ini memang sangat berisik yang satunya sering membuat hidupnya repot dan yang satunya suka sekali mengomelinya tapi ia tetap bersyukur dengan kehadiran keluarga Park ini, hidupnya sedikit menyenangkan walaupun selalu menyebalkan.

“Apa ada hal-hal yang membuatmu pusing hah?” tanya Young Do melihat kegelisahan Yeon Wo.

“Chanyeol mengajakku kencan buta besok, menyebalkan kan?” gerutunya sednagkan Young Do tertawa mengejek, setelah mendnegar penjelasan dari Chanyeol tentang gagalnya kencan buta untuk kedua kalinya membuat Young Do tak pernah berhenti tertawa.

Oppa pikir lucu?”

Young Do berusaha menyudahi tawanya “Ceritakan padaku jika sudah yah! Anak itu tak akan berhenti kencan buta sebelum mendapatkan pacar.. hahahaha…” tawanya

Yeon Wo hanya mendengus mendengan tawa dari Young Do. Ia berdoa semoga besok adalah untuk terkahir kali-nya jika besok gagal lagi maka habis-lah Park Chanyeol akan dibunuh oleh Yeon Wo.

…………………….

Chanyeo kini sedang menunggu Yeon Wo mengganti pakaian yah benar saja tuan puti Yeon Wo terlambat bangun dan harus membuat Chanyeol susah payah membangunkannya.

“Yeonni, neo jinja kita sudah terlambat 15 menit” protes Chanyeol

Yeon Wo hanya tersenyum paksa melihat Chanyeol yang menatapnya dengan tatapan marahnya lewat pantulan cermin.

let’s go”

Yak-yak, apa kau yakin berpakaian seperti it?” tanya Chanyeol menatap Yeon WO dari atas sampai bawah.

Gadis itu membiarkan rambutnya terurai lalu dia menggunakan topi putih pada puncuk kepalanya. Kaos putih dia padukan dengan hotpans jeans lalu memakai sepatuh kets putih.

“Apa-apaan gayamu ini? Kau seperti penari jalanan”

Yeon Wo membulatkan matanya lalu meninju lengan atas Chanyeol.

“Ganti dan pakai dress, untuk apa kau kaya kalau tampilanmu seperti itu”

Yeon Wo mendengus lalu membuka pintu kamarnya membiarkan Chanyeol tetap mengomel.

“Kalau mau kutemani yah jangan memaksaku menggunakan dress… cih siapa juga yang menyangka kalau aku lahir di keluarag kaya pabo” gerutu Yeon Wo membuat Canyeol hanya menggelengkan kepalanya.

Yeon Wo bukalan tipe perempuan tomboy, ia bahkan tipe yang feminine tapi ia tak begitu suka menampirkan dirinya yang terlalu glamor dan menandakan kalau dia kaya, yah insiden itu cukup membuat Yeon Wo selalu belajar berkamuflase untuk menjaga-jaga dirinya. Ia bahkan tak pernah tau kalau menjadi orang kaya bisa semerepotkan itu.

Setelah beberapa menit mengendarai mobilnya keduanya kini berada dipusat perbelanjaan yang juga milik keluarag Yeon Wo.

“Kalau Appa melihatku disini, kita akan mati Chanyeol” ucap Yeon Wo sadar kalau ternyata mereka berada di King departemen store.

“Tenang saja, tidak akan ketahuan”

Yeon Wo mendengus, awas saja kau

“Memangnya apa kau tidak bosan dirumah terus? Sekolah-rumah saja yang kamu tahu” ucap Chanyeol.

Keduanya lalu berjalan kesebuah kafe. Chanyeol lalu tersenyum saat melihat sosok perempuan yang kini duduk dengan manis di salah satu bangku kafe.

“Joy” panggil Chanyeol hingga membuat gadis itu berbalik dan tersenyum kearah Chanyeol.

“Apa kau sudah lama menunggu?” tanyanya

“Belum lama”

Yeon Wo lalu tersenyum kearah Joy. Untuk kali ini bisakah sekarang Yeon Wo merasa lega, yah setidaknya Joy adalah cewek yang cukup ia kenal disekolah karena beberapa kali mereka terlibat kelompok yang sama dan Yeon Wo mengakui kalau Joy adalah anak yang baik.

Ketiganya kemudian duduk. Chanyeo dan Joy berhadapan sedangkan Yeon Wo kini duduk disebelah Chanyeol.

Ahh batta, aku lupa memberi tahu-mu kalau teman kencanmu berhalangan datang Yeon Wo” ucap Chanyeol

Oke sekarang Yeon Wo bahkan lebih lega karena tak harus bersikap pura-pura manis disamping laki-laki yang ia tak kenal tapi akan lebih aneh lagi kalau mengganggu Chanyeol sedang menikmati kencannya.

Yeon Wo lalu menatap keduanya yang sudah asik berbincang.

“Aku sebaiknya pulang” ucap Yeon Wo

“Jangan dulu Yeonni, tetaplah disini”

Yeon Wo mendengus lalu meninjak kaki Chanyeol.

Dasar pabo, kau kira aku obat nyamuk?” ucap Yeon Wo dengan sedikit berbisik karena ada Joy yang memperhatikan mereka berdua.

Chanyeol masih tersenyum kearah Joy seraya menahan sakit kakinya yang diinjak Yeon Wo.

“Kau jalan-jalan saja dulu, nanti kalau sudah selesai aku akan menghubungimu” ucap Chanyeol

Yeon Wo melepaskan injakan kakinya lalu sedikit berpikir. Yah benar saja ia bahkan baru saja keluar dan menikmaati akhir pekan lagi pula berbelanja sedikit tak akan jadi masalah memangnya siapa juga yang mengenalinya sekarang?

Appa, biarkan putrimu ini jalan-jalan sebentar lagi pula rapunsel juga beberapakali kabur dari menara hahaha

Yeon Wo lalu pamit pada Chanyeol dan Joy kemudian mulai jalan-jalan serta berbelanja. Tak jarang ia mencoba beberapa baju dan kemudian membelinya, sejujurnya aura orang kaya Yeon Wo memang terlihat meskipun tampilannya biasa-biasa saja. Baju, sepatu, topi, dan jam tangan sudah berapa yang ia beli dan sadar kalau ternyata sudah lebih dari dua jam dia mengitari departemen store sendirian.

Yeon Wo berjalan sambil sumringan menuju WC namun tiba-tiba saja sebuah tangan besar berhasil menariknya dan menutup mulutnya dan membawanya kesebuah tempat yang tak ada orang.

Jantung Yeon Wo berpacu, darahnya berdesir, keringatnya berjatuan dipelipisnya. Bisa ia rasakan kini laki-laki itu menghimpitnya menuju sebuah tempok sehingga membatasi pergerakan dirinya. Ketakutan kini mulai memenuhi-nya, ia ingin menangis jika saja tangan itu kemudian membuka menjauhi mulut Yeon Wo dan mulai membuka topi yang Yeon Wo kenakan.

Nice to meet you princess” suara yang serak nan bass memenuhi indra pendnegaran Yeon Wo dan dengan gerakan pelan ia mendapati seorang laki-laki yang kini menatapnya dengan pandangan yang sulit ia artikan, bahkan laki-laki itu terkesan tesenyum namun bukan senyuman manis.

Neo… nuguya?” tanya Yeon Wo dengan suara yang bergetar.

Laki-laki itu tertawa kecil dan menjahui Yeon Wo beberapa langka memberikan ruang bernapas untuk gadis itu.

Nan Kai imnida”

Yeon Wo mengerutkan dahinya lalu melihat laki-laki yang bernama Kai kini berbalik menggunakaan topi miliknya.

Laki-laki dengan tinggi sekitar 180 cm, menggunakan kaos hitam polos yang dipadukan dengan celana jeans lalu menggunakan sepatu kets berwarna abu-abu. Rambutnya ia biarkan sedikit berantakan namun kini tertutupi oleh topi milik Yeon Wo.

“Apa kau lupa? Aku teman kencanmu” lanjut Kai dengan nada yang sedikit menekan kata ‘teman kencanmu’.

Yeon Wo membulatkan matanya lalu mencoba untuk kembali pada pikirannyayang normal, yah sekarang ia sudah tak ketakutan karena jika benar Kai adalah teman kencannya berarti dia bersekolah yang sama dengan Yeon Wo.

Neo jinja, kau pikir kau siapa?” tanya Yeon Wo menatap Kai dengan tajam. Yah walaupun rasa takutnya masih ada sedikit tapi setidaknya ini sudah bukan suasana yang seperti tadi.

Kai masih diam tanpa ekspresi menunggu kata-kata senjutnya dari Yeon Wo. Kai pikir membiarkan Yeon Wo banyak bicara sekarang tak apa-apa nanti dan tidak akan lama lagi Kai mungkin bisa membuat Yeon Wo kehabisan kata-kata untuk melawannya.

“Aku sudah tak ingin kencan-kencan bodoh itu, lagipula bukan aku yang mendaftar” gerutunya lalu mulai mengambil tas belanjaannya mulai melangka meninggalkan Kai namun siapa Kai yang akan membiarkannya begitu saja?

Tangan Kai berhasil menarik Yeon Wo dengan sekali tarikan dan membuat gadis itu menabrak tembok lagi. Tatapan Kai kali ini lebih tajam dan tak ada senyum dibibirnya namun siapa Yeon Wo? Yah gadis itu walaupun masih ada sedikit rasa takut, ia setidaknya masih bisa membalas tatapan Kai yang sama mengintimidasinya.

Mworaneun goya?” tanya Yeon Wo dengan nada menekannya.

Kai masih diam dan mengeratkan genggamannya pada tangan Yeon Wo membuat gadis itu berhasil meringis kesakitan.

“Apa yang coba kau lakukan huh?” tanya Yeon Wo lagi.

Namun Kai masih diam.

Beberapa detik suasana diantara keduanya semakin panas, tak ada satu pertanyaanpun yang dijawab Kai dan tatapan mereka masih saja saling bertautan.

Kai lalu merik nafasnya lalu melepaskan sedikit demi sedikit genggaman tangannya pada lengan Yeon Wo.

“Aku bisa saja menculikmu kalau aku mau…” ucap Kai seraya mendekatkan wajahnya pada wajah Yeon Wo.

“…Bukankah kau adalah pewaris tunggal King Coopertion? Seberapa banyak uang kau miliki?”

Yeon Wo membulatkan matanya mendengar ucapan Kai, ingin ia membalas tapi rasanya ada sesuatu yang menahannya sehingga ia tak bisa membalas perkataan Kai sedikitpun.

“Tapi aku tak butuh uangmu… aku hanya akan membuat kau jadi milikku”

Yeon Wo masih diam, tangannya mulai bergetar dan rasanya ia ingin sekali menampar laki-laki yang berada di hadapannya sekrang ini.

“Ini mudah… kau hanya harus berhenti bersembunyi dan membiarkan aku menangkapmu” lanjutnya.

Nafas Yeon Wo mulai memburu, tangannya ia kepalkan tatapannya tak sedikitpun ia alihkan dari mata Kai yang seperti monster.

Neo…Nuguya?” ucap Yeon Wo dengan nada yang bergetar namun tatapannya masih tajam.

Kai tersenyum kecil, “Mari buat kesepakatan… biarkan kau jadi milikku dan akan kujaga rahasia kecilmu” ucapnya

“Aku tidak peduli dengan ucapanmu, lagipula aku tak takut kalaupun kau ingin membocorkannya silahkan saja, apa peduliku”

Yeon Wo lalu menginjak kaki Kai lalu pergi meninggalkan Kai yang masih menahan rasa sakit. Gadis itu tak lalu berjalan menuju keraiamain yah untuk kejadian ini dua hal yang ia sesalkan. Pertama adalah mengikuti Chanyeol, kedua adalah mengikuti Chanyeol memang Chanyeo adalah akar masalah dari hidupnya.

Akan kubunuh kau Park Chanyeol

…………………..

 

“Kai?” tanya Chanyeol dengan nada yang terkejut.

Chanyeol tak menyangka setelah babak belur dipukuli oleh Yeon Wo dan gadis itu menceritakan bagaimana laki-laki aneh membuatnya benar-benar marah dan kepalanya sakit.

“Apa sakit kepalamu masih terasa?” tanya Chanyeol khawatir saat melihat Yeon Wo sesekali memijid jidatnya.

“Kau pikir apalagi hah? Ahh Chanyeol Pabo” Yeon Wo mulai lagi memukuli lengan Chanyeol yang kini sedang sibuk menyetir.

“Tapi daebak, bagaimana mungkin seorang Kai berbicara seperti itu padamu”

“Maksudmu?”

“Kai sangat populer di Sekolah kau tidak tau?…” Yeon Wo menggeleng

“Memangnya apa yang kau tau disekolah…”

PLAK

Yeon Wo menjitak kepala Chanyeol membuat laki-laki itu memohon ampun.

“Dia tampan, kaya, multitalen dan semua siswa perempuan pasti akan menyukainya tapi untuk apa dia menjadi teman kencamu? Lalu dia tau kalau kau ternyata pewaris King. Aku curiga saja kalau selama ini dia sudah lama memata-mataimu”

Chanyeol berucap sambil mendramatisir membuat Yeon Wo memutar bola matanya tapi apa yang dikatakan Chanyeol ada benarnya. Kai bagaimana mungkin dia tahu tentang jatidiri seorang Yeon Wo tapi lagi-lagi rasa penasaran Yeon Wo tidak lah sebesar rasa tak peduli jadi ia biarkan saja, toh mungkin karena dia dari anak orang kaya makanya dia tahu.

“Sepertinya kita harus memberitahu Appa mu tentang ini”

PLAK

Yeon Wo lagi-lagi menjitak kepala Chanyeol

“Kau gila? Appa tidak akan membiarkanku pergi sekolah kalau dia tahu, Chanyeo Pabo”

 

………………………….

 

Kai kini mulai memainkan gitarnya dikamarnya, tentu ia tak sendiri Baekhyun dan Sehun sedang berada disana. Baekhyun lalu melirik Kai dengan tatapan mencurigakan, Bakhyun berpikir bahwa kali ini adalah momen yang baik untuk dirinya bertanya mengapa Kai tertarik dengan Kang Yeon Wo.

“Jadi kau tadi menemuinya?” Sehun memulai pembicaraan, Kai hanya mengangguk dan tetap fokus pada gitarnya.

“Lalu?” Baekhyun mulai angkat bicara

Kai lalu menaikkan pandnagannya dan menatap Sehun dan Baekhyun yang tampak sangat penasaran dengan kejadian yang sempat terjadi dengan Yeon Wo dan Kai.

“Kau pikir bagaimana?” Kai balik bertanya.

Sehun tersenyum sedangkan Baekhyun tak mengerti.

“Yak…yak apa maksudmu?”

“Yeon Wo adalah perempuan yang tidak peduli dengan orang yang tidak ia kenal, maksudku ia tipikal orang yang malas berhubungan orang lain jadi kalau dilihat dari pertemuan Kai tentu saja Kai tidak berhasil hahaha….” Jelas Sehun membuat Baekhyun menganggu-angguk

“Yakk darimana kau tau?” tanya Baekhyun

“Kau pikir untuk apa aku bersusah-susah naik bus?”

“Ahhhh… ternyata untuk itu?”

Kai lalu kembali fokus ke gitarnya memetiknya dengan perlahan-lahan menciptakan nada yang sangat lembut.

“Tapi aku tak berpikir kau mendekatinya karena kau ingin uangnya?..”

Baekhyun lalu duduk tepat disamping Kai dan mengambil gitarnya dari pangkuan Kai dan menatap Kai dengan tajam.

“Sebenarnya ada apa kau dengan Kang Yeon Wo?” tanya Baekhyun

Kai diam namun karena tatapan Baekhyun bukannya mereda malah semakin menajam bahkan Sehun kini tampak tertarik dengan topic pembicaraan mereka dan juga ikut duduk di ranjang sekarang.

“Aku… dan Kang Yeon Wo dijodohkan”

1

2

3

MWO?”

 

SEE YA!!! NEXT CHAPTER

 

Hallo!

Maafkan kalau typooo beterbangannn hahaha~~~

Kok sedihyah, ia Catch me jadi top post tapi ko Feedbacknya kurang yah? Jadi sedikit kecewa aja but aku tetap akan nunggu kalian kasi RLC pokoknya RLC yah supaya ceritanya tetap berlanjut!!!!!

See yah!!!

Advertisements

12 responses to “Catch Me-Chapter 1

  1. Wahhh.. aku sampek bayangin sehun naik bus gantengnya ga ketulungan.
    Yeon wo sama chanyeol teman atau sodara?
    Kok yeon wo tinggal 1 rumah sama kakaknya chanyeol?
    Ooo ternyata dijodohkan, tapi kenapa kai sampek kyk gitu?

  2. Suka sama karakter yeon wo disini, cuek nya gak kegulungan. Ternyata yeon wo anak orang kaya, aku kira dia cuma dari kalangan biasa-biasa aja. Ternyata kai sama yeon wo dijodohkan makanya kai jadi tertarik dengan yeon wo. Ditunggu next nya.

  3. Ya ampunnn aku suka aku sukaa… Kai sama yeon wo??? Hahaha udah nggak sabar baca next epsodenya 😀 awalnya aku kira si sehun juga tertarik sama yeon wo.. Tapi kayaknya nggak eh 😀 ahhh yg smangat nulisnya thor.. Klau bisa nextnya jangan lama” 😀

  4. kebayang sehun naik bes yah didiemah, di samping kuh #AlayModeOn
    ohhhh karena itu kai bela-belain ikutan kencan buta walau telat apa gak niat sih, ijin baca ya….

  5. Sehunnya lucu amat😂😂😂😂
    DAN TERNYATA MEREKA DIJODOHIN WAWWWWWWW
    Ga kepikiran masa;”’)

  6. Ah jadi Kai sama Yeon wo dijodohkan, tapi Yeon Wo kayaknya gak tahu.
    Pantas aja Sehun naik bus, nyatanya mata matain si Yeon Wo 😀
    Tetap semangat ya buat terus lanjutin ceritanya! 🙂

  7. ohh begini ceritanyaaa wkwk , btw nantinanti trauma nya yeonwoo pasti bsa hilang karna kai semoga aja cpet jatuh cinta nya mreka berdua ucul sekali , okelahh next nya ditunggu .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s