Honey Cacti [Epilog]

honey-cacti-poster-3-seohun

Ziajung’s Storyline©

Casts: Oh Se Hun | Choi Seo Ah

Genre: Romance, Comedy

Prev: Chapter 12

———————————————–

Epilog

“Osaka?”

“Aku sudah pernah ke sana.”

“Sydney?”

Pass! Jangan yang di dekat laut!”

“Madrid?”

“Aku sudah pernah ke Valencia, kurasa pemandangannya akan sama saja.”

Se Hun melempar tab di tangannya ke atas sofa. Semua kota di luar negeri yang ia sebutkan terus ditolak Seo Ah. Belum lagi wanita itu terlihat tidak peduli dengan usaha Se Hun yang ingin memberikan bulan madu romantis di kota-kota romantis itu. Seo Ah hanya menjawab seadanya sambil tangannya sibuk memasukan undangan pernikahan mereka ke dalam amplop berwarna cokelat. Tanpa ada niat untuk menoleh, atau paling tidak berkata manis pada Se Hun.

“Lalu kita harus pergi ke mana kalau semua tempat itu sudah kau datangi?!” tanya Se Hun jengkel. Ia duduk di atas sofa, sedangkan Seo Ah masih asik duduk di lantai, berhadapan dengan meja di ruang tamu.

Seo Ah sudah membuat Se Hun menunggu selama dua bulan, lima hari, tiga belas jam. Liburan yang katanya hanya berlangsung beberapa hari di Roma, ternyata menjadi sangat sangat panjang. Bukan hanya itu, Seo Ah bahkan melakukan perjalanan tidak terencana ke negara lainnya. Wanita itu berkilah kalau tiba-tiba saja ia tertarik dengan backpacker dan langsung bergabung dengan rombongan turis backpacker lainnya untuk keliling dunia.

Coba bayangkan, seberapa frustasinya Se Hun!

Menunggu tanpa kepastian kapan Seo Ah pulang karena wanita itu sedang dalam masa gilanya. Mereka hanya berhubungan lewat video call dan pesan singkat, itu pun tidak setiap saat. Parahnya lagi, setiap Se Hun ingin menyusul, wanita itu sudah berada di tempat lain—yang bahkan baru saat itu Se Hun tahu namanya.

“Memangnya harus pergi bulan madu, ya?” Seo Ah menoleh dan menatap Se Hun dengan tatapan polos, seolah tidak mengetahui kalau Se Hun sudah siap menggigit kepalanya karena sudah menanyakan hal bodoh itu.

Se Hun mendesah jengkel. “Memangnya apa lagi yang dilakukan pasangan yang baru menikah selain bulan madu, Sayang?”

“Apa saja,” jawab Seo Ah sambil mengangkat bahu, lalu kembali sibuk dengan undangan. “Kita bisa tetap di rumah, kan?”

“Lagipula… aku harus menyiapkan ujian masuk PNS-ku. Ujiannya akan diadakan sebentar lagi.”

Se Hun sudah lelah berdebat tentang Seo Ah yang ingin kembali bekerja. Kali ini bukan sebagai manajer atau apapun yang berhubungan dengan perusahaan, tapi menjadi PNS. Entah apa yang dicari wanita itu setelah menjadi PNS. Padahal Se Hun bisa memberinya uang berlimpah tanpa perlu Seo Ah minta, tapi dengan keras kepalanya ia terus melawan Se Hun. Seo Ah juga membeli banyak buku untuk tes masuk PNS untuk membuktikan kalau ia serius dengan ucapannya.

“Hanya di rumah?” Se Hun balik bertanya, mulai tertarik dengan ide Seo Ah.

Wanita itu mengangguk. “Iya. Bukankah banyak yang bisa kita lakukan di rumah?”

“Seperti mewujudkan fantasiku?”

“Apa?!”

Hal pertama yang dilihat Seo Ah adalah senyum Se Hun yang terlihat sangat menjijikan—seperti seorang mucikari yang mencari mangsanya. Tatapan matanya membuat Seo Ah merinding saat itu juga. Dengan posisinya yang duduk bersandar di sofa, dengan satu kaki yang ditumpangkan ke kaki lain, dan kedua tangannya yang sengaja di rentangkan di punggung sofa, Se Hun benar-benar menggelikan di mata Seo Ah. Meski harus Seo Ah akui, gerakan alis dan tatapan matanya itu cukup membuat jantungnya berdetak sangat cepat.

“Kau bisa kan mewujudkan semua fantasi priaku di rumah ini?” sambil masih tersenyum miring, Se Hun menjawab. “Aku punya lebih dari seribu fantasi liar di kepalaku.”

Seo Ah mendengus lalu terkekeh. “Heol, Oh Se Hun!”

 

-END-

 

—————————–

*KYAAAK KYAAAK AKHIRNYA HONEY CACTI TAMAT YESSHHHH

Terima kasih buat para pembacaqu yang setia muachh muachh kalian semua luar byasyaaahh!!! Terima kasih juga buat feedback yang kalian berikan T.T duuuh gak nyangka bisa tamat juga walaupun sangat sangat ngaret. Ini mungkin jadi cerita yang dibagian belakang-belakang itu plotnya keganti dengan sendirinya wkwkwk gak tau tiba-tiba udah kayak gini aja. Apalagi endingnya gaje kan yaakk

 

Dan maaf buat pecinta mesumqu… di sini gak ada adegan anu-anuannya yak. Gak ada yang diprotek juga karena salah satu alasannya aku lagi males ngasih tau kalo ada yang nanya wkwkwk #plakkk adegan kisseu nya juga gak kayak 10 Steps kan… gak tau nih, terlalu sibuk memikirkan masa depan di dunia nyata *eaaa boong boong

BIG THANKS BUAT HAWRA YANG MENYUMBANG IDE BUAT JUDUL DAN TEMAN-TEMANQU LAINNYA YANG SUDAH MAU REPOT-REPOT DITANYAIN INI ITU KALO LAGI BUNTU BAHAN BUAT NULIS WK

Yang mau request ff oneshot bisa mampir ke blog aku, trus kunjungi ‘Request FF’ yaa tapi jangan lupa baca baik-baik dulu rules-nya

Regards: Ziajung (vanillajune.wordpress.com / wattpad: ziajung)

11 responses to “Honey Cacti [Epilog]

  1. Aduh…pendwk si…
    tpi ga pp lah…
    semangat trus eon…
    duh…lucu dah ngebayangi sehun bergaya ky gitu aj udh bikin aku ngwakak abis eon kikikikkkkkkkkkk

  2. nikah weeh,,, akhirnya ya… setelah perjalanan panjang,
    Sehun kasian dirimu ditinggal seoah pergi,, merana niih,,,
    tapi keren banget, puas sama endingnya… 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s