Remembrance (Prologue) – by aaahraaa

remembrance_poster

.

.

REMEMBRANCE

Han Soowan – Park Chanyeol

Romance, Angst, Marriage Life, Supranatural

PG-17

aaahraaa©2017

.

.

.

 

Bandara Internasional Jeju, April 2017.

     Han Soowan bersenandung pelan sambil mendengar alunan musik tradisional korea terkenal yaitu arirang melalui earphone putih miliknya. Sepintas Soowan melihat derasnya hujan yang membasahi lintasan pesawat yang sebentar lagi akan ia naiki. Soowan juga memperhatikan beberapa orang yang tengah mengantri untuk menunjukkan boarding-pass mereka kepada petugas bandara. Soowan membatin mungkin karna saat ini musim semi, tak heran suasana boarding-lounge─tempat yang ia duduki saat ini─sangatlah ramai.

     Matanya kembali menatap layar ponselnya, membaca sebait-dua bait lirik tanpa bersuara. Soowan terlalu tenggelam dalam dunianya sampai ia tak menyadari Hyejin memanggil namanya berkali-kali. Hyejin yang terlihat kesal akhirnya dengan paksa melepas earphone Soo Wan untuk menarik perhatiannya. “Soowan sayang, kau rakus mengambil dua tempat duduk sekaligus!”

     Tanpa mengucapkan apapun, Soowan bergeser ke kiri kemudian memasangkan earphone-nya kembali dan bersiap masuk ke dalam dunianya. Namun dirinya harus menahan amarahnya saat Hyejin memaksanya kembali bergeser dengan alasan terlalu banyak orang yang ingin duduk. Soowan hanya bisa menghela nafas saja. Ia tak tahan sebenarnya duduk berimpitan karna membuat dirinya tidak bisa menikmati musiknya.

     Beberapa menit kemudian, suara petugas bandara memberikan pengumuman agar penumpang memasuki pesawat, menggema ke seluruh penjuru pesawat. Hyejin yang menyadari bahwa itulah pesawat yang akan mereka naiki, akhirnya menyiku Soowan.

     Karna Hyejin yang terlalu terburu-buru akhirnya membuat Soowan dengan cepat memasuki ponsel serta earphone-nya ke dalam tas lalu memakainya. Baru saja Soowan berdiri, Hyejin telah menarik lengannya. Namun hal tak terduga terjadi. Soowan mendengar suara robekan entah itu apa ia tidak tahu. Oleh karna itu ia menoleh cepat ke belakang, ingin mengetahui apa yang telah terjadi.

     Matanya membulat seketika saat melihat kaus milik seorang pria terobek. Robekan tersebut sangatlah panjang, bahkan sisa robekan tersebut masih terkait di gantungan miniatur kait pancing pemberian ayahnya. Baru saja Soowan ingin meminta maaf, ia mendadak diam saat menatap wajah pria itu.

     Menyadari bahwa dirinya diperhatikan, pria tersebut yang sebelumnya hanya diam tak bergeming melihat kausnya yang robek, akhirnya mendongakkan kepalanya menatap Soowan. Seketika keributan serta reaksi keterkejutan orang-orang tak terdengar di telinga Soowan, seakan ia tak peduli dengan sekitarnya. Soowan hanya bisa termenung menatap dalam-dalam wajah pria yang selama ini ia percayai hanya sebuah ilusi belaka.

     Rasanya Soowan ingin tertawa dan menangis dalam waktu yang bersamaan. Namun, ia tidak bisa berbicara, berkata sepatah katapun tidak.

     Yang ada di pikirannya saat ini adalah Wang Yeol.

     Pria yang begitu membekas di dalam hatinya.

.

.

continue or not?

Hallo, semuanya! Ada yang masih ingat aku? Atau bahkan ada yang baru tahu kalau aku salah satu penulis di skf? :’) HAHA ngga apa-apa kok. By the way, sudah berbulan-bulan aku ngga mampir ke skf dan sekalinya mampir langsung buat ff dengan cerita baru dengan cast Chanyeol–my baby after baekhyun.

Ada yang bisa menebak ini cerita tentang apa? Aku sengaja tidak memberikan summary di bagian prolog ini, biar kalian bisa menerka sendiri. (evil laugh)

Kalau begitu, sampai jumpa dalam waktu (mudah-mudahan) dekat!

Best regards, Ahra

6 responses to “Remembrance (Prologue) – by aaahraaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s